Selasa, 20 Oktober 2026
HUT Humas Polri ke-75, Polres Rokan Hulu Gelar Donor Darah, Kumpulkan 34 Kantong Darah untuk Kemanusiaan
Penataan Sungai Sukalila Hampir Selesai: Wali Kota Cirebon Targetkan 100% Rampung di Akhir Tahun
RN NEWS (Kota Cirebon) - Penataan Sungai Sukalila terus menunjukkan perkembangan. Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, meninjau langsung progres pekerjaan di kawasan Sungai Sukalila pada Selasa (20/10/2026), didampingi Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, serta Plt. Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Yuliana.
Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota melihat langsung perubahan kondisi kawasan sungai yang kini mulai terlihat lebih tertata. Progres pekerjaan yang telah mencapai 75 persen menjadi salah satu capaian yang diharapkan dapat segera dituntaskan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat Kota Cirebon.
Wali Kota berharap seluruh pekerjaan dapat selesai pada akhir Desember 2026. Dengan demikian, kawasan yang telah ditata tersebut diharapkan bisa mulai diresmikan pada Januari 2027.
“Alhamdulillah, progresnya sekarang sudah mencapai 75 persen. Kita berharap akhir Desember ini pekerjaan bisa selesai, sehingga Januari nanti mudah-mudahan sudah bisa diresmikan. Perubahannya juga mulai terlihat jelas. Kawasan yang sebelumnya terkesan kumuh, sekarang sudah jauh lebih tertata. Semoga hasilnya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Cirebon,” ujar Wali Kota.
Menurutnya, pekerjaan penataan Sungai Sukalila menjadi bagian penting dari upaya memperbaiki kondisi kawasan sungai sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih nyaman. Dengan panjang penataan sekitar 1,8 kilometer di sisi kiri dan kanan sungai, pekerjaan tersebut membutuhkan proses dan koordinasi agar hasilnya sesuai dengan harapan.
Wali Kota juga mengapresiasi progres pekerjaan yang telah berjalan dalam beberapa bulan terakhir. Ia berharap penyelesaian penataan tidak hanya memperbaiki tampilan kawasan, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan ruang yang lebih baik bagi masyarakat.
Selain penataan fisik sungai, Pemerintah Kota Cirebon turut menjajaki rencana pembangunan jembatan khusus pejalan kaki yang menghubungkan kawasan Kalibaru Selatan dan Kalibaru Utara. Jembatan tersebut direncanakan memiliki desain menyerupai jembatan gantung dan diperuntukkan bagi pejalan kaki, bukan kendaraan bermotor.
“Kita ingin nanti ada variasi dan ruang yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Saya juga sudah meminta izin kepada BBWS untuk rencana pembangunan jembatan khusus pejalan kaki, yang menghubungkan Kalibaru Selatan dengan Kalibaru Utara. Harapannya, desainnya bisa dibuat menarik, seperti jembatan gantung, sehingga selain memudahkan akses warga, kawasan ini juga semakin nyaman untuk dinikmati,” katanya.
Rencana tersebut akan dikoordinasikan lebih lanjut bersama BBWS Cimanuk-Cisanggarung, dengan tetap memperhatikan ketentuan teknis dan kebutuhan penataan kawasan sungai. Kehadiran jembatan pejalan kaki diharapkan dapat menjadi akses penghubung bagi warga sekaligus menambah nilai guna kawasan yang sedang dibenahi.
Pemerintah Kota Cirebon berharap penataan Sungai Sukalila dapat diselesaikan sesuai target. Kolaborasi dengan BBWS Cimanuk-Cisanggarung menjadi bagian penting untuk memastikan pekerjaan berjalan dengan baik, sehingga kawasan sungai dapat berkembang menjadi lingkungan yang lebih tertata, nyaman, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Harapan kita, setelah selesai nanti, Sungai Sukalila bisa memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Bukan hanya lebih bersih dan tertata, tetapi juga menjadi kawasan yang nyaman dan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh warga Kota Cirebon,” Tuturnya.
(Elias)
Dewan pimpinan Cabang Perkumpulan Pers Daerah Seluruh Indonesia Kabupaten Rokan Hulu ( DPC PPDI Rohul )SELAMAT HARI ULANG TAHUN KE 52 TAHUN ANTON.,ST., MM Bupati Rokan Hulu
Ketua DPC LSM Penjara Rohul Bistok Sihombing ,Sekretaris DPC LSM Penjara Rohul Hobbi Pargaulan, WB. Dan Bendahara DPC LSM Penjara Rohul M Arifin Kabupaten Rokan Hulu staf beserta segenap Jajarannya Mengucapkan SELAMAT HARI ULANG TAHUN KE 52 TAHUN ANTON.,ST., MM Bupati Rokan Hulu
Klarifikasi Resmi PT Yujie Gufen Indonesia Blok Prongol Cirebon, Isu Viral di TikTok Tidak Benar, Jam Lembur Sudah Dihitung Sesuai Aturan
Pemkot Cirebon Salurkan Bantuan PKH dan Sembako
RN NEWS (Kota Cirebon) - Pemerintah Kota Cirebon terus memperkuat upaya perlindungan sosial melalui penyaluran bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menghadiri sekaligus menyerahkan secara langsung kartu ATM dan PIN Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako Tahun 2026 di Aula Kecamatan Pekalipan, Selasa (20/10/2026).
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat yang memenuhi kriteria dapat mengakses bantuan sosial dengan lebih mudah, aman, dan tepat sasaran. Melalui kerja sama antara Dinas Sosial Kota Cirebon dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Cirebon, bantuan disalurkan melalui sistem perbankan untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas, sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi keluarga penerima manfaat (KPM).
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial Kota Cirebon dan BNI Cabang Cirebon atas koordinasi serta kesiapan teknis dalam pelaksanaan penyaluran bantuan. Menurutnya, pengaturan jadwal berdasarkan wilayah kecamatan merupakan langkah penting agar masyarakat dapat menerima pelayanan secara tertib dan nyaman.
“Bantuan sosial ini bukan sekadar penyaluran dana, tetapi juga bentuk perhatian pemerintah untuk membantu keluarga memenuhi kebutuhan dasarnya. Kami mengapresiasi kerja sama Dinas Sosial dan BNI yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik, sehingga proses penyaluran dapat berjalan lebih tertib dan masyarakat terlayani dengan nyaman,” ujar Wakil Wali Kota.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan dilaksanakan secara bertahap. Pada Senin (19/10/2026), kegiatan telah dilaksanakan untuk wilayah Kecamatan Lemahwungkuk, Harjamukti, dan Kejaksan. Selanjutnya, penyaluran di Kecamatan Pekalipan dilaksanakan pada Selasa (20/10/2026), kemudian dijadwalkan berlanjut di Kecamatan Kesambi pada Rabu (21/10/2026).
Menurut Wakil Wali Kota, PKH dan Program Sembako memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan, kesehatan, dan pendidikan. Karena itu, bantuan yang diterima masyarakat diharapkan dapat dimanfaatkan secara bijaksana sesuai dengan peruntukannya.
“Kami berharap kartu ATM dan PIN ini disimpan dan dijaga sendiri oleh penerima manfaat, tidak dipindahtangankan kepada siapa pun, serta digunakan dengan bijak. Utamakan kebutuhan pokok keluarga, pemenuhan gizi, kesehatan, dan pendidikan anak. Harapannya, bantuan ini benar-benar membantu meringankan beban keluarga sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan mereka,” tuturnya.
Wakil Wali Kota juga meminta petugas Dinas Sosial dan BNI memberikan pendampingan yang ramah dan mudah dipahami, terutama terkait tata cara penggunaan kartu ATM serta keamanan PIN. Ia berharap evaluasi terus dilakukan selama rangkaian penyaluran berlangsung agar kendala administratif dapat segera ditangani dan seluruh penerima manfaat yang terdaftar memperoleh pelayanan sesuai ketentuan.
Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Kota Cirebon, Agus Syahron, menjelaskan bahwa penerima bantuan sosial harus memenuhi persyaratan dan kriteria yang telah ditetapkan. Data penerima juga perlu dipastikan melalui proses verifikasi, termasuk kesesuaian identitas dan domisili.
“Untuk memastikan bantuan diberikan kepada warga yang memenuhi kriteria, kami melakukan pengecekan dan asesmen sesuai kebutuhan. Kondisi tempat tinggal, termasuk warga yang masih mengontrak, perlu dilihat berdasarkan ketentuan program dan hasil verifikasi. Yang terpenting, data penerima harus sesuai dan bantuan diberikan berdasarkan persyaratan yang berlaku,” kata Agus.
Ia menambahkan, PKH memiliki komponen bantuan yang disesuaikan dengan kondisi keluarga penerima manfaat. Selain dukungan untuk kebutuhan dasar, keluarga yang memenuhi kriteria juga berpeluang memperoleh pendampingan pemberdayaan sesuai ketentuan dan ketersediaan program.
Di sisi lain, Camat Pekalipan, Yoga Pramono, berharap penyaluran bantuan sosial dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar tercermin dalam angka statistik. Menurutnya, keberhasilan penanggulangan kemiskinan perlu dilihat dari perubahan kondisi keluarga penerima manfaat, termasuk ketika mereka mulai mampu memenuhi kebutuhan secara mandiri.
“Harapan kami, bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan menjadi salah satu jalan untuk mengurangi beban ekonomi keluarga. Keberhasilan penanganan kemiskinan tidak cukup dilihat dari angka, tetapi juga dari perubahan kondisi warga. Ketika keluarga semakin mandiri dan tidak lagi memenuhi kriteria penerima bantuan, itu menjadi tanda bahwa upaya yang dilakukan mulai menunjukkan hasil,” ungkap Yoga.
Melalui penyaluran PKH dan Program Sembako Tahun 2026, Pemerintah Kota Cirebon berharap perlindungan sosial dapat berjalan semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi keluarga yang membutuhkan.
“Semoga sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, petugas pendamping, dan masyarakat diharapkan terus terjaga agar bantuan tidak hanya meringankan beban saat ini, tetapi juga mendukung keluarga untuk tumbuh lebih mandiri dan sejahtera,” ujar Yoga.
(Elias}
Tanamkan Kedisiplinan Sejak Dini, Sat Lantas Polres Kuningan Sambut Ceria Kunjungan Siswa TKIT dan PAUD
Satgas TMMD dan Warga Gotong Royong Angkut Material Sarana Air Bersih di Cupunagara
RN NEWS (Subang) - Personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang bersama warga bergotong royong mengangkut material untuk pembangunan sarana air bersih (SAB) titik ketiga di Kampung Babakan Loa RT 01/RW 06, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Selasa (20/10/2026).
Anggota Satgas dan warga terlihat bekerja bersama menyiapkan serta memindahkan material yang dibutuhkan untuk pembangunan fasilitas tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan sarana air bersih bagi masyarakat setempat.
Komandan Kompi Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan keterlibatan warga dalam pengangkutan material membantu mendukung pengerjaan sasaran fisik TMMD.
“Pengangkutan material ini kami lakukan bersama warga agar kebutuhan pembangunan sarana air bersih dapat dipersiapkan dengan baik. Kami berharap fasilitas ini nantinya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Salah seorang warga, Husen, turut terlibat dalam kegiatan gotong royong tersebut. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bentuk dukungan terhadap pembangunan fasilitas yang diharapkan dapat digunakan bersama.
“Kami ikut membantu mengangkut material karena pembangunan sarana air bersih ini penting bagi warga. Mudah-mudahan setelah selesai, fasilitasnya bisa dimanfaatkan dan membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat,” kata Husen.
Pembangunan sarana air bersih merupakan salah satu sasaran fisik tambahan dalam TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Melalui kerja sama Satgas dan masyarakat, pengerjaan fasilitas tersebut diharapkan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi warga Desa Cupunagara.
Dapur Warga Dukung Kebutuhan Makan Satgas TMMD ke-130 di Cupunagara
RN NEWS (Subang) - warga Desa Cupunagara turut membantu menyiapkan makanan bagi personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang yang bertugas melaksanakan pembangunan di Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Selasa(20/10/2026)
Berbeda dengan kehidupan di barak yang memiliki petugas khusus memasak, pemenuhan kebutuhan makan Satgas di lokasi TMMD melibatkan warga setempat. Bahan makanan disiapkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi prajurit selama menjalankan pekerjaan fisik di lapangan.
Komandan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan makanan bagi personel selama bertugas.
“Kebutuhan makan prajurit perlu diperhatikan karena mereka melaksanakan pekerjaan fisik setiap hari. Menu yang disiapkan juga perlu memperhatikan kecukupan gizi, termasuk protein dan sayuran, agar kondisi fisik tetap terjaga,” ujarnya.
Keterlibatan warga dalam menyiapkan hidangan juga menjadi bagian dari interaksi sehari-hari antara Satgas dan masyarakat. Makanan yang telah disiapkan kemudian disantap oleh para prajurit untuk menunjang aktivitas mereka selama menjalankan program TMMD.
Melalui dukungan tersebut, pelaksanaan TMMD ke-130 tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperlihatkan keterlibatan masyarakat dalam mendukung kebutuhan personel yang bertugas di wilayah mereka.
Babinsa Purwodiningratan Bersama Linmas Laksanakan Patroli Dan Sambang Wilayah

Satgas TMMD Pererat Kedekatan dengan Tokoh Masyarakat di Kampung Cinaga
RN NEWS (Subang) - Di sela istirahat pekerjaan fisik TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, personel Satgas menjalin komunikasi sosial bersama Pak Marwanto dan Abah Karman, tokoh masyarakat Kampung Cinaga RT 02/RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.
Pertemuan berlangsung santai di depan rumah warga. Momen ini dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dan menjaga komunikasi antara personel Satgas dengan masyarakat di tengah pelaksanaan pembangunan desa.
Komandan Kompi Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa komunikasi dengan tokoh masyarakat menjadi bagian dari upaya menjaga kedekatan Satgas dengan warga selama kegiatan TMMD berlangsung.
“Di sela pekerjaan, kami ingin tetap dekat dengan masyarakat dan mendengar langsung cerita mereka. Bagi kami, membangun desa juga perlu disertai komunikasi yang baik agar kebersamaan TNI dan warga terus terjaga,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.
Sementara itu, Abah Karman menyambut baik kehadiran personel Satgas yang menyempatkan diri berbincang dengan masyarakat di tengah kesibukan pekerjaan. Interaksi tersebut mencerminkan kedekatan yang terbangun antara prajurit dan warga selama pelaksanaan TMMD.
Melalui komunikasi sosial ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Dorong Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Masyarakat
RN NEWS (Subang) - Dinas Kesehatan Kabupaten Subang memberikan penyuluhan dan pembekalan mengenai pelayanan Posyandu, Posbindu, serta pencegahan penyakit tidak menular dalam rangka kegiatan nonfisik TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Kegiatan berlangsung di Aula Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Selasa, 20/10/2026.
Penyuluhan disampaikan oleh dr. Azka dari Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dengan materi seputar penguatan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat dan pentingnya upaya pencegahan penyakit tidak menular.
Dalam pemaparannya, dr. Azka menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini. Upaya tersebut perlu didukung dengan penerapan pola hidup sehat serta pemanfaatan layanan kesehatan yang tersedia di lingkungan masyarakat.
“Pencegahan penyakit tidak menular perlu dilakukan sejak dini melalui penerapan pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Dengan begitu, faktor risiko dapat diketahui lebih awal dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan,” jelas dr. Azka.
Danki Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa penyuluhan kesehatan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan nonfisik TMMD.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan memanfaatkan pelayanan kesehatan yang tersedia,” ujarnya.
Melalui kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pelayanan Posyandu dan Posbindu serta meningkatkan kesadaran untuk mencegah penyakit tidak menular.
Rehab Rumah Emak Ruhimah di Cupunagara Mulai Pasang Atap
RN NEWS (Subang) - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang terus menunjukkan perkembangan. Rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik Emak Ruhimah di Kampung Cilalay RT 03/RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, kini memasuki tahap pemasangan atap. Selasa (20/10/2026)
Personel Satgas TMMD bersama warga bergotong royong mengerjakan pemasangan atap rumah, sebagai wujud kebersamaan TNI dan masyarakat dalam mendukung percepatan rehabilitasi hunian warga.
Komandan Kompi Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan pengerjaan rehabilitasi dilanjutkan secara bertahap untuk mewujudkan hunian yang lebih layak bagi keluarga penerima manfaat.
“Pengerjaan terus kami lanjutkan sesuai tahapan di lapangan. Kami berharap hasilnya nanti dapat memberikan manfaat bagi keluarga Emak Ruhimah,” ujarnya.
Emak Ruhimah, yang tinggal bersama suaminya, Abah Casmita, menjadi penerima manfaat dari sasaran tambahan Rutilahu dalam TMMD ke-130. Perbaikan rumah tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan tempat tinggal keluarga agar lebih layak dan nyaman.
Melalui program ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang melaksanakan pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk perbaikan hunian warga di wilayah pedesaan.
Perbaharui Data Wilayah Babinsa Sewu Laksanakan Puldata Ter

Senin, 19 Oktober 2026
Wali Kota Ajak Baznas untuk Mewujudkan Manfaat Zakat yang Nyata bagi Masyarakat
RN NEWS (Kota Cirebon) - Pemerintah Kota Cirebon terus mendorong penguatan peran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus memperkuat kepercayaan publik agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari program-program Baznas.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, saat menghadiri sekaligus memberikan arahan dalam kegiatan pembinaan Baznas Kota Cirebon yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan mobil ambulans dari Baznas RI, Senin (19/10/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Baznas Kota Cirebon dan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan rasa syukur atas bantuan mobil ambulans yang diterima Kota Cirebon. Bantuan ini menjadi salah satu hasil dari komunikasi dan koordinasi yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut Wali Kota, Kota Cirebon menjadi salah satu dari tiga kabupaten/kota di Jawa Barat yang memperoleh bantuan ambulans tersebut. Kehadiran kendaraan layanan kesehatan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan, terutama bagi warga yang membutuhkan bantuan transportasi untuk keperluan medis.
“Alhamdulillah, ini merupakan hasil dari kebersamaan dan sinergi yang terus kita bangun antara pemerintah daerah dan Baznas. Bantuan ambulan ini nilainya tidak kecil dan manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Saya berharap kendaraan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membantu warga Kota Cirebon yang membutuhkan,” ujar Wali Kota.
Ia menambahkan, pembinaan terhadap jajaran Baznas menjadi bagian penting untuk memastikan lembaga tersebut terus berkembang, baik dari sisi tata kelola maupun kualitas pelayanan. Menurutnya, capaian yang telah diraih selama ini perlu dipertahankan dan ditingkatkan agar Baznas semakin dipercaya masyarakat sebagai lembaga yang amanah dalam mengelola dana umat.
Wali Kota menegaskan, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi Baznas untuk memperluas jangkauan program sosial dan pemberdayaan. Karena itu, pengelolaan zakat, infak, dan sedekah harus dilakukan secara profesional, transparan, serta berorientasi pada kebutuhan penerima manfaat.
“Kepercayaan masyarakat terhadap Baznas Kota Cirebon harus terus kita tingkatkan. Saya melihat sudah ada perkembangan yang baik selama ini, dan tentu kita ingin kemajuannya semakin terasa. Dengan pengelolaan yang semakin baik, masyarakat akan semakin yakin bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan benar-benar disalurkan untuk membantu mereka yang membutuhkan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Cirebon, H. Hamdan, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah seluruh jajaran Baznas, mulai dari pimpinan, staf, hingga Dewan Pengawas yang baru terbentuk. Ia menyebut, arahan Wali Kota menjadi dorongan bagi Baznas untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat kontribusinya dalam pelayanan sosial.
Hamdan menjelaskan, penyerahan ambulans pada hari yang sama menjadi kesempatan berharga bagi Baznas Kota Cirebon untuk segera mengoptimalkan bantuan tersebut. Kendaraan yang telah tiba di Cirebon sejak Sabtu itu diharapkan dapat mendukung pelayanan bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan bantuan transportasi untuk memperoleh layanan kesehatan.
“Alhamdulillah, ambulans ini sudah berada di Cirebon dan hari ini dapat diserahkan secara langsung. Kami berharap keberadaannya benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan. Ini juga menjadi amanah bagi kami agar fasilitas yang diberikan dapat dijaga dan digunakan sesuai peruntukannya,” ungkap Hamdan.
Ia juga menyampaikan bahwa kesadaran masyarakat terhadap keberadaan dan manfaat Baznas terus menunjukkan perkembangan dari tahun ke tahun. Berbagai program telah dijalankan untuk membantu penerima manfaat dari delapan golongan atau asnaf yang berhak menerima zakat, sesuai ketentuan yang berlaku.
Ke depan, Baznas Kota Cirebon berupaya memperkuat penghimpunan dana ZIS agar semakin banyak kebutuhan masyarakat yang dapat difasilitasi. Salah satu rencana yang tengah disiapkan adalah dukungan bagi warga kurang mampu yang rumahnya mengalami kerusakan berat atau ambruk melalui program rumah tidak layak huni (rutilahu), yang diharapkan dapat direalisasikan pada November atau Desember mendatang sesuai kesiapan program dan ketersediaan anggaran.
Melalui pembinaan dan penguatan sinergi ini, Pemerintah Kota Cirebon berharap Baznas semakin profesional dalam menjalankan tugasnya, sekaligus mampu memperluas manfaat dana umat bagi kesejahteraan masyarakat. Penyerahan ambulans menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi yang diharapkan terus berkembang, sejalan dengan upaya menghadirkan pelayanan sosial yang lebih dekat dan tepat sasaran bagi warga.
Hamdan juga mengajak kepada masyarakat untuk semakin meningkatkan kepedulian dan menyalurkan zakat, infak, serta sedekah melalui Baznas agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap kepercayaan masyarakat kepada Baznas Kota Cirebon terus tumbuh. Semakin besar partisipasi masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, semakin besar pula kesempatan kami untuk membantu warga yang membutuhkan. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan mengelola amanah ini dengan sebaik-baiknya, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kota Cirebon,” Tuturnya.
(Elias)
Penyerahan KKS oleh Wakil Wali Kota Cirebon untuk 279 Calon Penerima PKH di Harjamukti
RN NEWS (Kota Cirebon) - Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menyerahkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank BNI kepada 279 calon penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari lima kelurahan di Kecamatan Harjamukti. Kegiatan berlangsung di Aula Kecamatan Harjamukti, Senin (19/10/2026).
Wakil Wali Kota mengatakan, kehadiran Pemerintah Kota Cirebon bukan sekadar menyerahkan kartu, tetapi juga memastikan proses penyaluran bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan bantuan benar-benar sampai kepada warga yang berhak dan prosesnya tidak menyulitkan masyarakat. Karena itu, pembaruan data dan pendampingan kepada penerima manfaat harus terus dilakukan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, terdapat 4.813 calon keluarga penerima manfaat PKH di Kecamatan Harjamukti. Pemkot Cirebon terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial, kecamatan, kelurahan, dan pendamping PKH untuk memutakhirkan data berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), sehingga bantuan dapat diberikan sesuai kriteria yang berlaku.
Melalui KKS Bank BNI, bantuan disalurkan secara nontunai ke rekening penerima setelah proses aktivasi dan sesuai jadwal pencairan. Mekanisme ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan transaksi sekaligus meminimalkan risiko penyalahgunaan bantuan.
Wakil Wali Kota juga berpesan agar bantuan dimanfaatkan secara bijak, terutama untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan gizi keluarga. Ia juga meminta jajaran kecamatan, kelurahan, pendamping PKH, serta Bank BNI mendampingi penerima, khususnya lansia dan warga yang mengalami kesulitan menggunakan kartu.
“Harapan kami, bantuan ini tidak hanya meringankan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga membantu keluarga membangun masa depan yang lebih baik. Anak-anak harus tetap bersekolah, sehat, dan mendapatkan gizi yang cukup agar keluarga semakin mandiri,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Cirebon, Agus Syahron, menyampaikan bahwa pembagian KKS didahului proses pemutakhiran dan verifikasi data calon penerima. Pembaruan dilakukan secara berkala melalui berbagai mekanisme, termasuk Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) dan layanan pengecekan bantuan sosial.
“Data calon penerima terus kami perbarui setiap bulan agar bantuan tepat sasaran. Jika ditemukan ketidaksesuaian, kami akan melakukan pengecekan dan asesmen lebih lanjut sesuai kondisi di lapangan,” jelas Agus.
Ia menambahkan, penerima perlu mengaktifkan kartu dan menunggu informasi pencairan dana. Penyaluran PKH tahap keempat direncanakan berlangsung untuk periode Oktober hingga Desember 2026, dengan besaran bantuan mengikuti komponen dan ketentuan program.
Agus Syahron menegaskan, Dinas Sosial akan terus melakukan pembaruan data dan berkoordinasi dengan pendamping serta pemerintah wilayah untuk memastikan proses penyaluran berjalan sesuai ketentuan.
“Harapannya, pada tahap keempat ini bantuan dapat tersalurkan kepada seluruh penerima yang memenuhi persyaratan. Kami juga mengimbau masyarakat mengikuti proses aktivasi kartu dan berkoordinasi dengan pendamping apabila membutuhkan informasi terkait pencairan,” pungkasnya.
(Elias)
Cegah Banjir dan Jaga Lingkungan, Babinsa Joyotakan Bersama Warga Bersihkan Bantaran Sungai Jenes

Sat Lantas Polres Kuningan Gelar Minggu Kasih dan Pengamanan Ibadah di Dua Gereja
Satgas TMMD Mulai Bersihkan Dinding Musala, Siapkan Perbaikan Tempat Ibadah Warga
RN NEWS (Subang) - Perbaikan tempat ibadah menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Di Kampung Cinaga RT 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, anggota Satgas mulai menangani bagian bangunan musala yang membutuhkan perbaikan agar lebih terawat dan nyaman digunakan jamaah.
Pada Senin (19/10/2026), anggota Satgas mengerik lumut yang menempel pada dinding musala secara manual. Pembersihan ini menjadi langkah awal sebelum pengecatan ulang dilakukan. Selain memperbaiki tampilan bangunan, bagian dinding yang retak juga akan ditangani sesuai kondisi kerusakannya, termasuk kemungkinan pembongkaran dan penggantian apabila diperlukan.
Bagi Bapak A. Makmur, marbot musala, perbaikan tersebut menjadi harapan bagi warga yang menggunakan tempat ibadah itu dalam kegiatan sehari-hari. Kondisi musala yang lebih terawat diharapkan dapat mendukung kenyamanan jamaah saat beribadah.
“Alhamdulillah, musala ini mendapat perhatian untuk diperbaiki. Kami berharap setelah pengerjaan selesai, kondisinya menjadi lebih baik dan jamaah bisa beribadah dengan lebih nyaman. Mudah-mudahan hasilnya nanti dapat kita jaga bersama,” ujar A. Makmur.
Danki Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa penanganan musala dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan bangunan. Pembersihan lumut menjadi bagian dari pekerjaan awal, sedangkan perbaikan dinding akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang ditemukan.
“Pengerjaan kami lakukan secara bertahap, dimulai dari bagian yang perlu dibersihkan, kemudian dilanjutkan dengan penanganan bagian bangunan yang membutuhkan perbaikan. Kami juga berkoordinasi dengan pengurus musala agar pekerjaan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” jelas Letda Inf Anggriawan Rizki.
Rehabilitasi musala merupakan salah satu sasaran tambahan dalam program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Melalui pekerjaan ini, Satgas berupaya membantu merawat fasilitas ibadah yang digunakan masyarakat, sekaligus memastikan bagian bangunan yang membutuhkan penanganan mendapat perhatian.
Keluhkan Pusing Berulang, Ibu Diah Diperiksa Anggota Kesehatan Satgas TMMD
RN NEWS (Subang) - Keluhan kesehatan yang dialami warga menjadi perhatian anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Melalui pelayanan kesehatan keliling, personel kesehatan Satgas memberikan pemeriksaan kepada warga di Kampung Cinaga RT 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Senin (19/10/2026).
Salah satunya Ibu Diah, yang mengeluhkan dirinya terkadang mengalami pusing secara tiba-tiba. Menanggapi keluhan tersebut, anggota kesehatan Satgas, Serka Sugiarto, melakukan pemeriksaan, termasuk mengukur tekanan darah untuk mengetahui kondisi awal kesehatannya.
Serka Sugiarto menjelaskan bahwa keluhan pusing tidak boleh langsung dianggap sebagai gangguan ringan, terutama apabila terjadi berulang. Pemeriksaan tekanan darah membantu petugas menilai salah satu kemungkinan penyebab, meskipun penentuan diagnosis tetap memerlukan penilaian medis yang sesuai.
“Ketika warga menyampaikan keluhan seperti pusing yang berulang, kami melakukan pemeriksaan awal untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Hasil pemeriksaan menjadi pertimbangan untuk memberikan arahan dan menentukan apakah warga perlu mendapatkan pemeriksaan lanjutan,” jelas Serka Sugiarto.
Pelayanan kesehatan tersebut menunjukkan peran anggota kesehatan Satgas dalam merespons kebutuhan warga secara langsung. Dengan mendengarkan keluhan dan melakukan pemeriksaan, petugas dapat membantu warga memperoleh informasi awal mengenai kondisi kesehatannya serta memahami langkah yang perlu dilakukan berikutnya.












.jpeg)











.jpeg)
