Rakyat Nusantara News

Berita Terkini

Lapas Pasir Pangarayan Pastikan Kesiapan Genset sebagai Sarana Pendukung Pengamanan

Pasir Pangarayan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung keaman...

Postingan Populer

Selasa, 06 Oktober 2026

Lapas Pasir Pangarayan Pastikan Kesiapan Genset sebagai Sarana Pendukung Pengamanan




Pasir Pangarayan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung keamanan dan ketertiban. Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan kondisi generator set (genset) yang menjadi salah satu sarana pendukung apabila terjadi gangguan pasokan listrik.



Pemeriksaan tersebut dilaksanakan oleh Kepala Urusan (Kaur) Umum Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Meylli Olivia, pada Senin (5/10/2026).

Dalam pemeriksaan tersebut, Meylli Olivia melakukan pengecekan terhadap kondisi mesin genset serta memastikan ketersediaan dan kondisi bahan bakar minyak (BBM). Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan genset berada dalam kondisi siap digunakan sewaktu-waktu, khususnya dalam situasi yang membutuhkan pasokan listrik cadangan.

Menurut Meylli Olivia, pemeriksaan secara rutin merupakan bagian dari upaya menjaga kesiapan sarana pendukung operasional dan keamanan di lingkungan Lapas.

“Pemeriksaan genset ini kami lakukan untuk memastikan mesin dalam kondisi baik dan BBM tersedia dengan cukup. Genset harus selalu siap digunakan apabila sewaktu-waktu terjadi gangguan listrik, sehingga kegiatan pelayanan dan pengamanan di Lapas tetap dapat berjalan dengan baik,” ujar Meylli Olivia mewakili Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba.

Ia menambahkan, pemeliharaan sarana dan prasarana perlu dilakukan secara berkala agar setiap fasilitas pendukung dapat berfungsi secara optimal ketika dibutuhkan.

Kegiatan pemeriksaan ini menjadi bagian dari komitmen Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dalam menjaga kesiapsiagaan sarana pendukung, sekaligus memperkuat pelaksanaan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.

***Friska Manalu***

LAPAS PASIR PANGARAYAN BENTUK TIM PENCARIAN WARGA BINAAN YANG MELARIKAN DIRI DAN BERKOORDINASI DENGAN APARAT PENEGAK HUKUM




Pasir Pangarayan — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan membenarkan adanya 1 (satu) orang warga binaan yang melarikan diri dari Lapas Pasir Pangarayan, Kabupaten Rokan Hulu, Senin (5/10/2026) sekitar pukul 16.15 WIB.

Warga binaan tersebut diketahui berinisial RI, merupakan Tahanan dengan Status Tahanan A III dengan perkara tindak pidana narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Peristiwa tersebut terjadi setelah waktu Ashar. Berdasarkan informasi awal, warga binaan tersebut melarikan diri dengan cara memanjat atap kamar hunian, kemudian melompat ke tembok pagar Lapas Pasir Pangarayan, lalu melompat keluar pagar. Dan terlihat Petugas di Pos 6 dan langsung menghubungi Komandan Jaga, dan langsung melakukan pengejaran ke samping tembok luar Lapas, ke arah Perkebunan warga dan hutan rawa dibelakang Lapas.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Lapas Pasir Pangarayan langsung melakukan langkah-langkah pengamanan dan pencarian. Tim pencarian telah dibentuk dan personel telah disebar ke sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan warga binaan tersebut.
Kalapas Pasir Pangarayan, Efendi P Purba, menjelaskan bahwa pihaknya bersama jajaran terus melakukan upaya pencarian terhadap warga binaan tersebut.

“Saat ini jajaran Lapas Pasir Pangarayan terus melakukan pencarian terhadap warga binaan tersebut. Tim telah dibentuk dan disebar di beberapa titik untuk melakukan penyisiran dan pencarian,” jelas Efendi.

Efendi menegaskan bahwa pihak Lapas Pasir Pangarayan terus berkoordinasi dengan Polres Rokan Hulu dan Koramil 02 Rambah dalam rangka mempercepat proses pencarian dan memastikan warga binaan tersebut dapat segera ditemukan.

Kemudian, Lapas Pasir Pangarayan juga telah membentuk Tim Investigasi Internal, untuk mengisolasi area kejadian dan melakukan pemeriksaan internal terhadap petugas piket guna mengetahui kronologi pasti serta motif dan modus operandi nya serta apabila ada ditemui unsur keterlibatan dan kelalaian petugas, maka akan diberikan sanksi yang tegas dan terukur sesuai aturan yang berlaku. Kejadian ini juga telah dilaporkan ke ditjen Pas dan kantor wilayah ditjen pas Riau

Lapas Pasir Pangarayan juga mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan atau mendapatkan informasi terkait warga binaan tersebut agar segera menyampaikan informasi kepada petugas atau aparat penegak hukum terdekat.

Proses pencarian dan penanganan kejadian masih terus dilakukan. Lapas Pasir Pangarayan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut sesuai dengan hasil di lapangan.

***Friska Manalu***

LAPAS PASIR PANGARAYAN BENTUK TIM PENCARIAN WARGA BINAAN YANG MELARIKAN DIRI DAN BERKOORDINASI DENGAN APARAT PENEGAK HUKUM




Pasir Pangarayan — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan membenarkan adanya 1 (satu) orang warga binaan yang melarikan diri dari Lapas Pasir Pangarayan, Kabupaten Rokan Hulu, Senin (5/10/2026) sekitar pukul 16.15 WIB.


Warga binaan tersebut diketahui berinisial RI, merupakan Tahanan dengan Status Tahanan A III dengan perkara tindak pidana narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Peristiwa tersebut terjadi setelah waktu Ashar. Berdasarkan informasi awal, warga binaan tersebut melarikan diri dengan cara memanjat atap kamar hunian, kemudian melompat ke tembok pagar Lapas Pasir Pangarayan, lalu melompat keluar pagar. Dan terlihat Petugas di Pos 6 dan langsung menghubungi Komandan Jaga, dan langsung melakukan pengejaran ke samping tembok luar Lapas, ke arah Perkebunan warga dan hutan rawa dibelakang Lapas.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Lapas Pasir Pangarayan langsung melakukan langkah-langkah pengamanan dan pencarian. Tim pencarian telah dibentuk dan personel telah disebar ke sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan warga binaan tersebut.
Kalapas Pasir Pangarayan, Efendi P Purba, menjelaskan bahwa pihaknya bersama jajaran terus melakukan upaya pencarian terhadap warga binaan tersebut.

“Saat ini jajaran Lapas Pasir Pangarayan terus melakukan pencarian terhadap warga binaan tersebut. Tim telah dibentuk dan disebar di beberapa titik untuk melakukan penyisiran dan pencarian,” jelas Efendi.

Efendi menegaskan bahwa pihak Lapas Pasir Pangarayan terus berkoordinasi dengan Polres Rokan Hulu dan Koramil 02 Rambah dalam rangka mempercepat proses pencarian dan memastikan warga binaan tersebut dapat segera ditemukan.

Kemudian, Lapas Pasir Pangarayan juga telah membentuk Tim Investigasi Internal, untuk mengisolasi area kejadian dan melakukan pemeriksaan internal terhadap petugas piket guna mengetahui kronologi pasti serta motif dan modus operandi nya serta apabila ada ditemui unsur keterlibatan dan kelalaian petugas, maka akan diberikan sanksi yang tegas dan terukur sesuai aturan yang berlaku. Kejadian ini juga telah dilaporkan ke ditjen Pas dan kantor wilayah ditjen pas Riau

Lapas Pasir Pangarayan juga mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan atau mendapatkan informasi terkait warga binaan tersebut agar segera menyampaikan informasi kepada petugas atau aparat penegak hukum terdekat.

Proses pencarian dan penanganan kejadian masih terus dilakukan. Lapas Pasir Pangarayan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut sesuai dengan hasil di lapangan.

***Friska Manalu**"

Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam


Uploaded Image

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Peltu Kwibiyanto melaksanakan Patroli Malam di seputaran wilayah binaan Koramil 03/Serengan, Senin (06/09/2026).

Dikatakan Peltu Kwibiyanto Patroli malam bersama Linmas  dilaksanakan ditempat rawan terjadinya kriminalitas dan bentuk kejahatan lainnya, melalui obyek-obyek vital Pemerintah serta kegiatan masyarakat yang ada diwilayah Koramil 03/Serengan juga termasuk  lingkungan maupun perumahan warga masyarakat.

"Patroli bersama Linmas bukan hanya sekedar kegiatan rutinitas Piket Koramil 03/Serengan,namun merupakan salah satu wujud tanggung jawab dan tindakan aktif Piket sebagai upaya menciptakan kondusifitas, meminimalisir terjadinya kriminalitas maupun kemungkinan terjadinya gangguan keamanan lainnya terhadap masyarakat khususnya di wilayah Koramil 03/Serengan."tegasnya.

Penulis : Arda 72

Kerajinan Tangan Jadi Sarana Pembinaan Kemandirian Warga Binaan Lapas Pasir Pangarayan




Pasir Pangarayan — Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan mengikuti kegiatan kerajinan tangan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian, Senin (5/10/2026).



Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dengan melibatkan WBP dalam proses pembuatan berbagai produk kerajinan tangan. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi WBP untuk mengembangkan keterampilan, kreativitas, serta kemampuan yang dapat menjadi bekal setelah selesai menjalani masa pidana.



Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, melalui Kasi Binadik dan Giatja Andi Rahman, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan.



“Melalui kegiatan kerajinan tangan ini, kami terus mendorong warga binaan untuk mengembangkan keterampilan dan kreativitas. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal yang bermanfaat serta mendukung mereka untuk kembali ke tengah masyarakat,” ujar Andi Rahman mewakili Kalapas.


Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan pendampingan petugas sehingga WBP dapat mengikuti proses pembelajaran dan praktik secara tertib. Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya Lapas dalam memberikan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan bagi WBP.

Melalui pembinaan kemandirian tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berupaya memberikan ruang bagi WBP untuk meningkatkan potensi diri, membangun sikap produktif, dan mempersiapkan diri agar dapat berkontribusi secara positif setelah kembali ke masyarakat.

***Friska Manalu*""

Senin, 05 Oktober 2026

Meningkatkan Kompetensi Pemuda Cirebon Melalui Pemagangan di Jepang


RN NEWS (Kota Cirebon) -
Pemerintah Kota Cirebon terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda, agar memiliki kompetensi dan daya saing yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Salah satunya melalui program pemagangan ke Jepang yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pengalaman, keterampilan, sekaligus memahami budaya kerja internasional.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, saat membuka kegiatan Diklat Pra-Keberangkatan Program Pemagangan ke Jepang melalui LPK Midori Gakuin Center, Senin (5/10/2026), di LPK Midori Gakuin Center Kota Cirebon.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2024–2029, Muhammad Asyrof Abdik, S.Hub.Int.


Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada LPK Midori Gakuin Center yang telah berkontribusi dalam membuka akses dan kesempatan bagi generasi muda Kota Cirebon untuk meningkatkan kompetensi serta mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

“Atas nama Pemerintah Kota Cirebon, saya menyambut baik dan mengapresiasi langkah LPK Midori Gakuin Center dalam menyelenggarakan program Diklat Pra-Keberangkatan ini. Sebagaimana kita ketahui, isu ketenagakerjaan adalah prioritas kita bersama,” ujarnya.

Menurutnya, program pemagangan ke Jepang tidak hanya memberikan kesempatan untuk bekerja dan memperoleh pengalaman di luar negeri. Lebih dari itu, program tersebut menjadi bagian dari proses transfer pengetahuan, keterampilan, kedisiplinan, serta etos kerja yang dapat menjadi bekal peserta dalam membangun masa depan.


“Program pemagangan ke Jepang ini tentu merupakan strategi penting untuk melakukan transfer pengetahuan, keterampilan, dan etos kerja. Diharapkan dari program pemagangan ini nantinya peluang kerja semakin terbuka di skala yang lebih luas,” katanya.

Wakil Wali Kota menilai pemerintah daerah membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk lembaga pelatihan kerja, untuk menjembatani lulusan sekolah dengan kebutuhan industri. Kolaborasi tersebut menjadi penting agar generasi muda tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga keterampilan yang relevan dengan perkembangan dunia kerja.

“Kehadiran LPK Midori Gakuin Center di Kota Cirebon merupakan mitra strategis pemerintah dalam membekali generasi muda kita dengan standar kompetensi internasional,” tuturnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti masa diklat dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, tahapan pra-keberangkatan merupakan bagian penting untuk membangun kesiapan peserta sebelum memasuki lingkungan kerja di Jepang.


“Di tempat ini, para peserta tidak sekadar menghafal kosakata bahasa Jepang, tetapi sedang dibentuk untuk memahami budaya kerja, kedisiplinan, standar keselamatan, dan mentalitas pekerja di negara maju,” jelasnya.

Wakil Wali Kota menekankan bahwa kedisiplinan, integritas, kemampuan beradaptasi, dan profesionalisme menjadi bekal penting bagi peserta ketika nantinya berada di Jepang. Karena itu, setiap proses pembelajaran dan arahan dari instruktur perlu dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Ketika berangkat ke Jepang nanti, para peserta bukan hanya mewakili diri sendiri, melainkan membawa nama baik Indonesia dan Kota Cirebon. Tunjukkan bahwa pemuda-pemudi Cirebon adalah pekerja yang ulet, disiplin, dan berintegritas,” ungkapnya.

Ia berharap pengalaman selama mengikuti program pemagangan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi peserta. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat dibawa kembali ke Kota Cirebon dan menjadi modal untuk mengembangkan diri maupun berkontribusi di lingkungan masing-masing.


“Saya berharap setelah masa magang selesai, para peserta dapat membawa modal pengetahuan, pengalaman manajerial, dan etos kerja dari industri yang sudah maju. Semoga proses pelatihan berjalan lancar dan seluruh peserta dapat lolos ke tahap keberangkatan dengan bekal yang matang,” katanya.

Sementara itu, Direktur Diklat LPK Midori Gakuin Center, Iid Ubay, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kota Cirebon terhadap program yang diselenggarakan lembaganya.

Ia mengatakan, LPK Midori Gakuin Center dibangun dengan semangat memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengembangkan keterampilan dan mempersiapkan masa depan melalui pendidikan serta pembinaan yang terarah.

“LPK Midori ini kami bangun dengan sebuah keyakinan bahwa setiap anak muda memiliki kesempatan untuk berkembang, meningkatkan keterampilan, dan meraih masa depan yang lebih baik apabila mendapatkan pendidikan, disiplin, serta pembinaan yang tepat,” ujar Iid.

Menurutnya, kesiapan tenaga kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis. Peserta juga perlu memiliki karakter, kedisiplinan, integritas, kemampuan beradaptasi, serta sikap menghormati orang lain.

“Melalui pembelajaran bahasa Jepang, penguatan karakter, dan pelatihan keterampilan kerja, kami berupaya mempersiapkan generasi muda agar memiliki kompetensi, etos kerja, tanggung jawab, dan daya saing yang dibutuhkan di dunia kerja,” katanya.


Iid menambahkan, pembukaan kelas baru ini bukan sekadar menambah jumlah peserta didik, tetapi menjadi bagian dari upaya membuka kesempatan baru bagi generasi muda untuk meningkatkan kompetensi dan menyusun rencana masa depan.

“Kami juga berharap kehadiran lembaga ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendukung upaya pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan kerja,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses pelatihan dengan baik hingga siap memasuki tahapan pemagangan di Jepang.

“Semoga pembukaan kelas baru ini menjadi awal yang baik bagi lahirnya generasi muda yang terampil, berkarakter, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Kami berharap langkah kecil yang kami mulai hari ini dapat menjadi bagian dari upaya yang lebih besar untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas,” pungkasnya.

 

(Elias) 

Ketua DPC LSM Penjara Rohul Bistok Sihombing Dan Segenap Jajaranya Mengucapkan "SELAMAT DAN SUKSES" IRJEN POL ARMAN ACHDIAT Atas Amanah Kepercayaan Yang Di Berikan Sebagai KAPOLDA RIAU




Ketua DPC LSM Penjara Rohul Bistok Sihombing Dan Segenap Jajaranya 

Mengucapkan 

"SELAMAT DAN SUKSES"

IRJEN POL ARMAN ACHDIAT 

Atas Amanah Kepercayaan Yang Di Berikan Sebagai 

KAPOLDA RIAU 

Semoga Senantiasa  di berikan  Kelancaran,Kesehatan,Dan Kesuksesan Dalam Menjalankan Tugas Serta Pengabdian Kepada Masyarakat ,Bangsa Dan Negara.

Regu Damkar Kodim 0728/Wonogiri Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Kawasan Perhutani Alas Kethu




Uploaded Image

Wonogiri – Regu pemadam kebakaran (Damkar) Kodim 0728/Wonogiri bersama tim gabungan bergerak cepat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Perhutani Alas Kethu, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri. Senin (5/10/2026).

Kebakaran yang melanda kawasan hutan tersebut mendapat penanganan secara terpadu dengan melibatkan personel TNI, petugas pemadam kebakaran, Perhutani, serta unsur terkait lainnya. 

Tim gabungan berjibaku memadamkan titik api sekaligus melakukan upaya pendinginan untuk mencegah munculnya kembali bara api dan meluasnya area yang terbakar.

Dalam pelaksanaan pemadaman, personel di lapangan menghadapi medan yang cukup menantang serta kondisi vegetasi yang mudah terbakar. 

Dengan menggunakan peralatan pemadam yang tersedia, petugas melakukan penyekatan dan pemadaman secara bertahap hingga kobaran api berhasil dikendalikan.

Keterlibatan Regu Damkar Kodim 0728/Wonogiri merupakan bentuk respons cepat dan kepedulian TNI dalam membantu penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Wonogiri.

Selain pemadaman, tim gabungan juga melakukan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan tidak terdapat titik api baru yang berpotensi menyebabkan kebakaran kembali meluas.

Sinergi antara TNI, Damkar, Perhutani dan unsur terkait menjadi langkah penting dalam penanganan karhutla, khususnya di kawasan hutan yang memiliki vegetasi mudah terbakar. 

Masyarakat juga diimbau untuk turut menjaga kelestarian hutan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran.

Dengan kerja sama dan respons cepat seluruh unsur, kebakaran di kawasan Perhutani Alas Kethu dapat ditangani sehingga risiko meluasnya api dan kerusakan kawasan hutan dapat diminimalkan.

Penulis : Arda 72

Gerak Cepat..! Regu Damkar Kodim 0728/Wonogiri Bersama Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla Alas Kethu


Uploaded Image

Wonogiri – Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Perhutani Alas Kethu, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, pada Senin (05/10/2026)

Mendapat laporan tersebut, Regu Pemadam Kebakaran Kodim 0728/Wonogiri bersama tim gabungan bergerak cepat melakukan pemadaman.

Penanganan kebakaran dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel TNI dari Kodim 0728/Wonogiri, petugas Damkar, Perhutani, serta unsur terkait lainnya.

Di lapangan, tim gabungan berjibaku memadamkan titik api sekaligus melakukan upaya pendinginan untuk mencegah munculnya kembali bara api dan meluasnya area yang terbakar.

Medan yang cukup menantang serta kondisi vegetasi yang kering dan mudah terbakar menjadi kendala tersendiri. Namun dengan menggunakan peralatan pemadam yang tersedia, petugas melakukan penyekatan dan pemadaman secara bertahap hingga kobaran api berhasil dikendalikan.

Keterlibatan Regu Damkar Kodim 0728/Wonogiri merupakan bentuk respons cepat dan kepedulian TNI AD dalam membantu penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Wonogiri.

Selain melakukan pemadaman, tim gabungan juga melakukan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan tidak terdapat titik api baru yang berpotensi menyebabkan kebakaran kembali meluas.

Sinergitas antara TNI, Damkar, Perhutani dan unsur terkait menjadi kunci penting dalam penanganan karhutla, khususnya di kawasan hutan yang memiliki vegetasi mudah terbakar.

Melalui kegiatan ini, masyarakat juga diimbau untuk turut menjaga kelestarian hutan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran.

Berkat kerja sama dan respons cepat seluruh unsur, kebakaran di kawasan Perhutani Alas Kethu dapat ditangani, sehingga risiko meluasnya api dan kerusakan kawasan hutan dapat diminimalkan.

Penulis : Arda 72

Perkuat Pengamanan, Lapas Pasir Pangarayan Tingkatkan Pemeriksaan Barang Pengunjung dengan Screening 3D X-Ray




Pasir Pangarayan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan memperkuat langkah pengamanan dengan meningkatkan pemeriksaan terhadap barang bawaan pengunjung melalui penggunaan screening 3D system (X-Ray) di area layanan kunjungan, Senin (5/10/2026).



Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Lapas Pasir Pangarayan dalam mencegah masuknya barang-barang terlarang maupun benda yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lingkungan Lapas.

Melalui pemeriksaan menggunakan screening 3D system (X-Ray), setiap barang bawaan pengunjung dapat diperiksa secara lebih teliti sebelum diperbolehkan masuk ke area Lapas. Sistem ini menjadi salah satu bentuk pengamanan ekstra yang diterapkan untuk memastikan seluruh proses kunjungan berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, melalui Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm. Kamtib) Moch. Subhan Zakaria, menyampaikan bahwa penguatan pemeriksaan merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas.

“Pemeriksaan menggunakan screening 3D system atau X-Ray ini merupakan bagian dari pengamanan ekstra yang kami lakukan. Setiap barang bawaan pengunjung harus melalui pemeriksaan secara teliti untuk mencegah masuknya barang-barang yang dilarang dan berpotensi mengganggu keamanan serta ketertiban,” ujar Moch. Subhan Zakaria mewakili Kalapas.

Ia menambahkan, pelaksanaan pemeriksaan dilakukan dengan tetap mengedepankan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Petugas diharapkan dapat menjalankan tugas secara profesional, humanis, namun tetap tegas dalam menerapkan standar pengamanan.

“Pengamanan dan pelayanan harus berjalan beriringan. Kami tetap memberikan pelayanan kunjungan dengan baik, namun aspek keamanan tidak boleh diabaikan. Karena itu, kami mengimbau kepada seluruh pengunjung untuk mematuhi setiap ketentuan dan mengikuti proses pemeriksaan yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Dengan penerapan pemeriksaan menggunakan screening 3D system (X-Ray), Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sistem pengamanan guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.

***Friska Manalu**"

Polsek Kepenuhan Tangkap Dua Pria di Kebun Sawit, Sita 0,70 Gram Sabu




ROKAN HULU — Tim Polsek Kepenuhan mengungkap tindak pidana narkotika jenis sabu dengan mengamankan dua orang pria di kawasan perkebunan kelapa sawit milik masyarakat, Kelurahan Kepenuhan Tengah, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.



Kedua pria yang diamankan masing-masing berinisial AP (38), warga Kepenuhan Tengah, dan HL (25), warga Kepenuhan Tengah. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita dua plastik klip bening berisi diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,70 gram.



Penangkapan dilakukan oleh tim Polsek Kepenuhan yang dipimpin Kapolsek Kepenuhan IPTU Jonnes, S.H. Setelah mengamankan kedua pria tersebut, petugas melakukan penggeledahan terhadap sepeda motor Honda Beat Street warna hitam yang dikendarai AP.

Dari dalam jok sepeda motor, petugas menemukan satu kotak rokok Dji Sam Soe warna hitam yang berisikan dua plastik klip bening diduga berisi sabu, satu pipet kaca, serta satu bong.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kepenuhan IPTU Jonnes, S.H., mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Rokan Hulu.

"Pengungkapan ini menunjukkan bahwa kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Setiap informasi masyarakat akan kami tindak lanjuti dan setiap pelaku yang terbukti terlibat akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tegas IPTU Jonnes.

Ia juga mengimbau masyarakat agar bersama-sama berperan aktif dalam memerangi peredaran narkotika dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan terkait narkotika.

Selanjutnya, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti dibawa ke kantor kepolisian untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan urine, AP dan HL sama-sama dinyatakan positif metamfetamina dan amphetamina.

Dalam perkara tersebut, AP berperan sebagai pihak yang menguasai barang diduga narkotika, sedangkan HL berperan sebagai pengguna.

Atas perbuatannya, kedua tersangka diproses berdasarkan Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Lampiran II huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana jo Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 

***Friska Manalu***
*(Humas Polres Rohul)*

Goes to School, Polsek Ujung Batu Edukasi Siswa SMPN 1 tentang Green Policing, Bahaya Narkoba Hingga Karhutla




ROKAN HULU — Kepolisian Sektor (Polsek) Ujung Batu melalui Unit Lantas kembali melaksanakan program Police Goes to School dengan menjadi pembina Upacara Bendera di SMPN 1 Ujung Batu, Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Senin (5/10/2026).



Kegiatan yang dipimpin Panit Lantas Polsek Ujung Batu IPDA Lisnawati, S.H., M.H., didampingi Aipda R. Tompul dan Aiptu Arosi Okdawtti, S.Sos., tersebut menjadi sarana edukasi dan pembinaan kepada para pelajar terkait pentingnya menjaga lingkungan serta menjauhi berbagai bentuk perilaku yang dapat merusak masa depan generasi muda.



Dalam kegiatan tersebut, para siswa dan siswi diberikan pemahaman mengenai Green Policing sebagai upaya kepolisian mengajak generasi muda untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan. Edukasi juga diberikan terkait bahaya narkoba, pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), serta kenakalan remaja.

Selain itu, Unit Lantas Polsek Ujung Batu turut memberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas. Para pelajar diingatkan untuk menjadi generasi yang disiplin, tertib berlalu lintas dan ikut menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Melalui kegiatan Police Goes to School ini, Polsek Ujung Batu mendorong pihak sekolah untuk terus membangun kerja sama dengan kepolisian dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat dan kondusif.

Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelajar terhadap pentingnya menjaga lingkungan, menjauhi narkoba, mencegah Karhutla serta menghindari berbagai bentuk kenakalan remaja.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Panit Lantas Polsek Ujung Batu IPDA Lisnawati, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan Police Goes to School merupakan salah satu langkah kepolisian dalam membangun kedekatan dengan generasi muda sekaligus memberikan edukasi sejak dini.

"Kami mengajak para pelajar untuk menjadi generasi yang disiplin, peduli terhadap lingkungan, menjauhi narkoba dan kenakalan remaja serta selalu tertib dalam berlalu lintas. Keselamatan dan masa depan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama," ujarnya.

Ia juga mengajak pihak sekolah dan para siswa untuk bersama-sama mendukung program Green Policing serta berperan aktif dalam menjaga lingkungan agar tetap sehat dan terbebas dari ancaman Karhutla.

Kegiatan Police Goes to School di SMPN 1 Ujung Batu tersebut berlangsung aman, tertib dan kondusif. Melalui kegiatan ini, Polsek Ujung Batu berharap terwujud lingkungan sekolah yang sehat, generasi muda yang sadar hukum dan tertib berlalu lintas, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

***Friska Manalu***
 *(Humas Polres Rohul)*

Minggu, 04 Oktober 2026

Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan Pupuk di Riau, 69,2 Ton Diamankan




PEKANBARU— Personel Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) XIX/Tuanku Tambusai mengungkap dugaan praktik penimbunan dan peredaran pupuk bermasalah di wilayah Provinsi Riau.



Pengungkapan tersebut bermula dari pemeriksaan terhadap satu unit truk bermuatan pupuk di wilayah Kabupaten Siak pada Jumat, 2 Oktober 2026. Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan informasi, personel kemudian bergerak ke wilayah Kabupaten Kampar dan menemukan lokasi yang diduga menjadi tempat penimbunan pupuk.



Di lokasi tersebut ditemukan 1.389 sak pupuk dengan total berat 69.275 kilogram atau sekitar 69,2 ton.

Adapun dugaan bahwa pupuk tersebut merupakan pupuk oplosan masih dalam tahap pendalaman. Kepastian mengenai jenis, kandungan, legalitas, serta ada atau tidaknya pelanggaran hukum masih menunggu hasil pemeriksaan dari instansi dan aparat penegak hukum yang berwenang.

Berawal dari Pemeriksaan Truk di Simpang Perawang

Pengungkapan bermula pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 00.25 WIB, ketika personel Deninteldam XIX/TT melakukan pemeriksaan terhadap satu unit truk Mitsubishi Canter HDL dengan nomor polisi *BM 8005 SQ* yang melintas di kawasan Simpang Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.

Dari pemeriksaan awal, ditemukan 129 sak pupuk dengan berat sekitar 6,5 ton yang diangkut menggunakan truk tersebut.

Personel juga menemukan adanya ketidaksesuaian pada dokumen atau surat jalan yang dibawa oleh pengemudi. Temuan tersebut kemudian menjadi dasar untuk melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap asal serta tujuan muatan pupuk.

Truk beserta muatannya kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pengembangan Mengarah ke Kabupaten Kampar Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan dari pengemudi serta pembantu pengemudi, personel Deninteldam XIX/TT melakukan pengembangan untuk mengetahui sumber serta lokasi yang berkaitan dengan muatan pupuk tersebut.

Pengembangan kemudian mengarah ke wilayah Kabupaten Kampar.

Sekitar pukul 17.30 WIB pada hari yang sama, personel tiba di wilayah Desa SP 2 Kijang Makmur, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar.

Di wilayah tersebut, personel berkoordinasi dengan pemerintah desa dan unsur keamanan setempat guna melakukan pendalaman terhadap informasi yang diperoleh.

Pada malam harinya, personel menemukan adanya aktivitas pemuatan pupuk ke sejumlah kendaraan.

Berdasarkan hasil pendataan awal di lokasi, terdapat enam kendaraan yang masing-masing diperkirakan memiliki kapasitas sekitar 10,5 ton, atau secara keseluruhan sekitar 63 ton.

Ditemukan 1.389 Sak Pupuk
Pengembangan selanjutnya mengarah ke sebuah lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan atau penimbunan pupuk.

Di lokasi tersebut, personel menemukan 1.389 sak pupuk dengan berat keseluruhan mencapai 69.275 kilogram atau 69,275 ton.

Temuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengembangan setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan dan pengamanan terhadap truk bermuatan pupuk di wilayah Kabupaten Siak.

Dengan demikian, angka 69,2 ton merupakan jumlah pupuk yang ditemukan di lokasi penimbunan di Kabupaten Kampar dan tidak dijumlahkan dengan 129 sak atau sekitar 6,5 ton yang sebelumnya diamankan dari truk di Kabupaten Siak.

Diserahkan kepada Ditreskrimsus Polda Riau
Dalam penanganan kasus tersebut, personel Deninteldam XIX/TT melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan pemerintah setempat.

Selanjutnya, barang bukti berupa pupuk yang diduga berkaitan dengan peredaran pupuk bermasalah tersebut diserahkan kepada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau untuk dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Pemeriksaan oleh aparat berwenang diperlukan untuk memastikan jenis dan kandungan pupuk, asal-usul, legalitas distribusi, serta ada atau tidaknya unsur pelanggaran hukum dalam peredaran pupuk tersebut.

Deninteldam XIX/TT terus melakukan koordinasi dan pendalaman terhadap informasi yang berkaitan dengan temuan tersebut guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa dapat ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

***Friska Manalu ***

Hari Libur Tetap Siaga, Babinsa Mojosongo Aktif Komsos Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kondusifitas Wilayah


Uploaded Image

Surakarta – Hari libur tidak menjadi kendala bagi Babinsa untuk terus menjalin kedekatan dengan warga binaan. Semangat pengabdian tersebut ditunjukkan oleh Babinsa Kelurahan Mojosongo Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka Maryadi.

Pada Minggu (04/10/2026);pukul 09.00 WIB s.d. selesai, Serka Maryadi melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial dengan warga di wilayah Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.

Kegiatan Komsos ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi serta memperkuat peran Babinsa dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan kondusif. Melalui komunikasi yang intens, Babinsa dapat mengetahui secara langsung situasi, kondisi serta permasalahan yang ada di tengah masyarakat.

Serka Maryadi menyampaikan bahwa meskipun hari libur, tugas pembinaan teritorial harus tetap berjalan. Kedekatan dengan warga adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas wilayah.

"Hari libur tidak menjadikan batas untuk Babinsa dalam menjalin kedekatan dengan warga binaan. Dengan Komsos ini kita bisa menjauhkan hal-hal negatif di lingkungan dan bersama-sama menciptakan wilayah yang aman dan kondusif," ujar Serka Maryadi.

Kegiatan Komsos ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian dan kedekatan TNI kepada masyarakat yang berada di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa di tengah warga diharapkan dapat memberikan rasa aman serta menjadi solusi dalam setiap permasalahan yang ada.

Sementara itu Warga Mojosongo menyambut baik kegiatan yang dilakukan Babinsa. Hubungan harmonis antara TNI dan rakyat semakin terjalin erat melalui komunikasi yang baik dan berkelanjutan.

Penulis : Arda 72

Tingkatkan Kondusifitas Wilayah Piket Koramil  03/Serengan Lakukan Patroli Bersama Linmas di Wilayah Kecamatan Serengan


Uploaded Image

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735 Surakarta, Peltu Sugianto melaksanakan giat patroli rutin pada malam hari bersama Satlinmas di wilayah Kec.Serengan, Sabtu (03/09/2026).

Dikatakan Peltu Sugiyanto kegiatan patroli ini rutin dilaksanakan guna meminimalisir tindak kejahatan dari gangguan kamtibmas di tempat  keramaian warga masyarakat dan sepanjang jalan veteran  khususnya pada malam Haul bagi pengunjung yang parkir disepanjang jalan Veteran dan tempat tempat rawan  terhadap gangguan kamtibmas.

*Patroli ini juga bertujuan untuk monitoring aktifitas warga masyarakat dan pengunjung Haul  pada saat malam hari serta untuk memberikan rasa aman nyaman dan terciptanya wilayah lingkungan yang kondusif dari gangguan kamtibmas."tegasnya.

Penulis : Arda 72

Peringati Hari Pramuka Ke-65, Kwarcab Rokan Hulu Gelar Pelantikan Pengurus dan Apel Besar




ROKAN HULU — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Rokan Hulu menyelenggarakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Halaman Kantor Bupati Rokan Hulu, Sabtu (03/10/2026). 



Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Rokan Hulu TV dan dihadiri oleh Ketua DPRD Rokan Hulu Hj. Sumiatini bersama unsur forkopimda lainnya, Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Pimpinan Perbankan di Kabupaten Rokan Hulu, jajaran pengurus, pembina, serta ratusan anggota Pramuka se-Kabupaten Rokan Hulu.  


Rangkaian kegiatan diawali dengan agenda ramah tamah dan sarapan pagi bersama. Suasana keakraban terlihat saat Bupati Rokan Hulu menyambut rombongan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Riau serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para undangan sebelum memasuki arena upacara.  



Agenda utama diawali dengan Pelantikan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Rokan Hulu Masa Bakti 2025–2030 yang dipimpin langsung oleh Ketua Kwarda Riau, Drs. H. Irwan, M.Si. Berdasarkan Surat Keputusan yang dibacakan oleh Staf Kwarda Riau Bidang Organisasi,  Mastomi, S.H., unsur Mabicab yang dilantik meliputi Bupati Rokan Hulu, jajaran Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pimpinan perbankan setempat.  



Prosesi pelantikan berlangsung khidmat ditandai dengan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan ikrar oleh Bupati Rokan Hulu, penandatanganan berita acara pelantikan, hingga penyematan tanda jabatan.  



Usai dilantik sebagai Ketua Mabicab, Bupati Rokan Hulu kemudian melantik Ketua dan Pengurus Pergantian Antar Waktu (PAW) Kwarcab Gerakan Pramuka Rokan Hulu Masa Bakti 2024–2029. Pembacaan SK pelantikan disampaikan oleh Sekretaris Kwarcab,  Budimin, S.Sos., dilanjutkan dengan pengucapan ikrar kepengurusan dan penandatanganan naskah pelantikan oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Rokan Hulu Alreza Ahyu, S.E., M.Si yang disaksikan oleh Ketua Kwarda Riau.  



Memasuki acara inti, dilaksanakan Apel Peringatan Hari Pramuka Ke-65 Tahun 2026. Pemimpin apel memasuki lapangan diiringi kumandang lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Satya Darma Pramuka. Dalam apel tersebut, pengucapan Dasa Darma Pramuka digaungkan oleh perwakilan peserta sebagai bentuk penegasan komitmen nilai-nilai kepramukaan.  



Bupati Rokan Hulu Anton, ST MM selaku Ketua Mabicab bertindak sebagai Pembina Apel. Dalam amanatnya, beliau menegaskan pentingnya peran Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda yang berdisiplin, berintegritas, dan bertakwa di tengah tantangan zaman.  



"Peringatan Hari Pramuka Ke-65 ini merupakan momentum penting bagi kita untuk merefleksikan kembali peran Gerakan Pramuka dalam membina generasi muda. Di tengah tantangan era digital dan perubahan zaman yang begitu cepat, Gerakan Pramuka harus tetap konsisten hadir sebagai garda terdepan dalam pembentukan karakter, kedisiplinan, serta penanaman jiwa nasionalisme dan Dasa Darma" ungkapnya 

Anton menyampaikan Pramuka tidak hanya mengajarkan tentang keterampilan hidup (life skills) di alam terbuka, tetapi juga membentuk watak tangguh, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong dalam bermasyarakat.  



Melalui kesempatan tersebut Anton  berharap seluruh anggota Pramuka Rokan Hulu terus mengasah kemampuan, tanggap terhadap perkembangan teknologi, namun tetap memegang teguh Pancasila, UUD 1945, dan Dasa Darma Pramuka.  

Kemudian Dirinya juga berpesan Pramuka harus selalu hadir memberi solusi dan bantuan di tengah-tengah masyarakat, baik dalam kegiatan kemanusiaan, penanggulangan bencana, maupun bakti lingkungan.  

Kepada pengurus Kwarcab dan Mabicab yang baru dilantik, Anton mengajak untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat untuk memajukan gugus depan di seluruh pelosok Rokan Hulu.  

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, panitia menyerahkan sejumlah penganugerahan dan penghargaan kepramukaan, di antaranya Hadiah Lomba Video Bulan Bhakti Pramuka Tahun 2026, Penyematan Lencana Pancawarsa (I–V) dan Lencana Karya Bhakti yang diserahkan secara simbolis kepada perwakilan dari total 35 penerima, Penyematan Lencana Garuda bagi 93 anggota Pramuka tingkatan Siaga, Penggalang, dan Penegak,  serta Penyematan Tiska Peserta Jambore Nasional XII 2026 kepada 48 perwakilan kontingen.  

Acara Peringatan HUT Pramuka ini juga diwarnai dengan Penampilan Tari Massal (Dance Semaphore) yang dibawakan oleh para peserta didik Pramuka Kwarcab Rokan Hulu dan ditutup dengan sesi foto bersama.
( Berita Galeri Poto )

***Friska Manalu***

Tim Monitoring Wilayah Riau Laksanakan Pengawasan dan Penertiban Barang serta Fasilitas Kamar Hunian di Lapas Pasir Pangarayan




Pasir Pangarayan — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menerima pelaksanaan monitoring, pengawasan, dan penertiban terhadap barang serta fasilitas pada blok dan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan Rumah Dinas Jabatan, Jumat (02/10/2026).



Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan barang, fasilitas, instalasi, dan perlengkapan pada blok serta kamar hunian WBP tetap sesuai dengan ketentuan keamanan dan ketertiban yang berlaku di lingkungan Lapas/Rutan/LPKA se-Wilayah Riau.

Tim Monitoring Pengawasan dan Penertiban Barang serta Fasilitas pada Kamar Hunian Warga Binaan di Lapas/Rutan/LPKA se-Wilayah Riau dipimpin oleh Suroto, Bc.IP., S.AP., selaku Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengawasan dan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kondisi barang dan fasilitas yang terdapat pada blok serta kamar hunian. Pemeriksaan mencakup penertiban terhadap kepemilikan, penguasaan, maupun penggunaan barang dan fasilitas yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Suroto, Bc.IP., S.AP., selaku Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan penertiban dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi hunian tetap sesuai dengan standar keamanan dan ketertiban.

> “Monitoring dan penertiban ini dilaksanakan untuk memastikan barang, fasilitas, serta instalasi yang terdapat pada blok dan kamar hunian sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami juga memastikan tidak ada perubahan atau penambahan fasilitas secara mandiri yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban,” ujar Suroto.

Pemeriksaan juga diarahkan untuk memastikan tidak terdapat penambahan, perubahan, atau pemasangan fasilitas secara mandiri pada kamar hunian yang dapat mengubah fungsi kamar, menimbulkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban, maupun memberikan fasilitas khusus kepada individu tertentu.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, menegaskan bahwa pihaknya mendukung pelaksanaan monitoring dan penertiban sebagai bagian dari penguatan pengawasan serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.

> “Kami mendukung penuh pelaksanaan monitoring dan penertiban ini. Pengawasan terhadap barang dan fasilitas di kamar hunian perlu dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh fasilitas digunakan sesuai ketentuan dan kondisi keamanan serta ketertiban di Lapas Pasir Pangarayan tetap terjaga,” ujar Efendi P. Purba.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berupaya memastikan setiap fasilitas pada blok dan kamar hunian dapat dipertanggungjawabkan keberadaan serta penggunaannya dan tidak bertentangan dengan ketentuan keamanan dan ketertiban.

Kegiatan monitoring, pengawasan, dan evaluasi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan penertiban barang serta fasilitas pada Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di wilayah Riau, sehingga tercipta lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.

***Friska Manalu***

Warga Binaan Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Senam Aerobik, Jaga Kebugaran dan Semangat Kebersamaan




Pasir Pangarayan – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan mengikuti kegiatan senam aerobik sebagai bagian dari pembinaan yang mendukung kesehatan, kebugaran, dan aktivitas positif selama menjalani masa pembinaan, Sabtu (3/10/2026).



Kegiatan dilaksanakan di area lapangan Lapas dengan diikuti warga binaan secara bersama-sama. Gerakan senam dipandu oleh instruktur sehingga kegiatan berlangsung aktif dan diikuti dengan penuh semangat.

Selain membantu menjaga kebugaran tubuh, senam aerobik menjadi sarana bagi warga binaan untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang sehat dan bermanfaat. Aktivitas bersama juga mendorong terciptanya kebersamaan, kedisiplinan, serta suasana pembinaan yang positif di lingkungan Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan Efendi P. Purba mengatakan bahwa kegiatan olahraga memiliki manfaat dalam mendukung kesehatan sekaligus proses pembinaan warga binaan.

Kegiatan olahraga seperti senam aerobik ini merupakan bagian dari pembinaan yang kami berikan kepada warga binaan. Selain untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, olahraga juga menjadi sarana rekreasi, mengurangi kejenuhan, serta membangun kebersamaan dan kedisiplinan. Kami berharap warga binaan dapat mengikuti kegiatan ini dengan tertib dan menjadikannya sebagai kebiasaan positif selama menjalani masa pembinaan, ujar Efendi P. Purba.

Sementara itu, Kasi Binadik dan Giatja Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Andi Rahman, menyampaikan bahwa kegiatan senam aerobik menjadi salah satu aktivitas yang diberikan secara rutin agar warga binaan tetap aktif dan memiliki kegiatan yang terarah.

Kami berupaya memberikan kegiatan yang sehat, terarah, dan bermanfaat bagi warga binaan. Senam aerobik menjadi salah satu pilihan karena dapat menjaga kebugaran sekaligus menjadi aktivitas bersama yang membangun semangat dan kebersamaan. Harapannya, kebiasaan berolahraga ini dapat terus dilakukan secara rutin dan menjadi bagian dari pola hidup sehat warga binaan, ujar Andi Rahman.

Lapas Pasir Pangarayan terus berupaya menghadirkan berbagai kegiatan pembinaan yang sehat, produktif, dan bermanfaat bagi warga binaan. Melalui kegiatan olahraga, warga binaan tidak hanya diajak menjaga kesehatan fisik, tetapi juga membangun kedisiplinan, kebersamaan, dan pola hidup sehat.

Dengan kegiatan yang dilaksanakan secara rutin dan terarah, diharapkan olahraga dapat menjadi bagian dari kebiasaan positif warga binaan selama menjalani proses pembinaan sekaligus menjadi bekal untuk menerapkan pola hidup sehat setelah kembali ke tengah masyarakat.

***Friska Manalu***

Semangat Kepramukaan Perkuat Karakter, Lapas Pasir Pangarayan Hadiri Apel Hari Pramuka ke-66




Pasir Pangarayan, Sabtu (3/10/2026) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan turut berpartisipasi dalam Apel Peringatan Hari Pramuka ke-66 Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pelantikan Bupati Rokan Hulu sebagai Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Rokan Hulu, Sabtu (3/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, diwakili oleh Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja, Weddy, S.P., yang hadir bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi pemerintah, organisasi kepemudaan, serta jajaran Gerakan Pramuka Kabupaten Rokan Hulu.



Apel peringatan Hari Pramuka ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, kedisiplinan, kepemimpinan, serta pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, pelantikan Bupati Rokan Hulu sebagai Mabicab diharapkan semakin memperkuat pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka di Kabupaten Rokan Hulu.

Mewakili Kalapas Efendi P. Purba, Weddy, S.P. menyampaikan bahwa keikutsertaan Lapas Pasir Pangarayan dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap nilai-nilai positif yang diusung Gerakan Pramuka.

"Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan mendukung penuh semangat kepramukaan yang mengedepankan pembentukan karakter, disiplin, kepemimpinan, serta jiwa pengabdian. Nilai-nilai tersebut juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pembinaan warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat," ujar Weddy, S.P., mewakili Kalapas Efendi P. Purba.

Melalui kehadiran pada kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter serta memperkuat kolaborasi antarinstansi di Kabupaten Rokan Hulu.

***Friska Manalu***

Sabtu, 03 Oktober 2026

Polsek Ujung Batu Amankan Pria Usai Aniaya Anak Kandung dengan Pisau




ROKAN HULU — Polsek Ujung Batu mengamankan seorang pria berinisial Y (44) yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anak kandungnya yang masih di bawah umur. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 23.00 WIB di Jalan Lingkar Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.



Korban merupakan anak kandung tersangka berinisial RW (15), seorang pelajar. Dalam kejadian tersebut, korban mengalami luka setelah diduga ditusuk menggunakan sebilah pisau oleh ayahnya sendiri.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Ujung Batu Kompol Buyung Kardinal, S.H., M.H., menjelaskan, peristiwa bermula saat korban belum pulang ke rumah. Tersangka kemudian meminta istrinya mencari korban.

Setelah korban pulang bersama ibunya, terjadi pertengkaran antara tersangka dan istrinya karena tersangka menilai korban sering keluar rumah pada malam hari. Istri tersangka kemudian membawa korban ke rumah tetangga.

Tersangka selanjutnya mendatangi rumah tetangga tersebut dan meminta istri serta korban kembali ke rumah. Setelah mereka pulang, tersangka mengambil sebilah pisau dari dapur.

Saat korban kembali berpamitan hendak keluar rumah, tersangka menegur korban. Namun, korban disebut melawan sehingga tersangka emosi dan menusukkan pisau ke tubuh korban.

Korban kemudian melarikan diri menuju rumah saudara ipar tersangka yang berada tidak jauh dari lokasi. Tersangka mengejar korban dan kembali melakukan penusukan. Warga yang berada di lokasi kemudian melerai tersangka.

Setelah kejadian, korban dibawa oleh keluarga ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara tersangka meninggalkan rumah dan pergi dari lokasi.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Unit Reskrim Polsek Ujung Batu bersama Bhabinkamtibmas Desa Pematang Tebih melakukan pencarian terhadap tersangka.

Pada Kamis sekitar pukul 09.00 WIB, personel mendatangi rumah tersangka. Namun, keluarga menyampaikan bahwa tersangka sedang pergi ke Jalan Durian Sebatang untuk mengantarkan kambing.

Personel kemudian melakukan pemantauan di sekitar rumah tersangka. Karena tersangka tidak kunjung kembali, petugas melakukan pengecekan melalui nomor telepon tersangka dan diketahui keberadaannya berada di wilayah Tandun Barat.

Personel Polsek Ujung Batu selanjutnya berkoordinasi dengan Polsek Tandun untuk melakukan pengamanan terhadap tersangka apabila melintas di wilayah tersebut. Tersangka akhirnya berhasil diamankan oleh personel Polsek Tandun.

Personel Polsek Ujung Batu kemudian menjemput tersangka dan membawanya ke Mapolsek Ujung Batu untuk menjalani pemeriksaan serta proses hukum lebih lanjut.

Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu bilah pisau yang diduga digunakan dalam aksi penganiayaan.

Tersangka disangkakan melanggar Pasal 76C Jo Pasal 80 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 44 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

***Friska Manalu***
 *(Humas Polres Rohul)*