Rakyat Nusantara News

Berita Terkini

Strategi Perencanaan Inovatif dari Sekda Cirebon untuk Peserta Pelatihan UNPAD

RN NEWS (Kota Cirebon) - Keterbatasan wilayah dan anggaran bukan alasan untuk berhenti berinovasi dalam pembangunan daerah. Dengan perencan...

Postingan Populer

Senin, 02 November 2026

Strategi Perencanaan Inovatif dari Sekda Cirebon untuk Peserta Pelatihan UNPAD


RN NEWS (Kota Cirebon) -
Keterbatasan wilayah dan anggaran bukan alasan untuk berhenti berinovasi dalam pembangunan daerah. Dengan perencanaan yang tepat, kreativitas, serta kolaborasi lintas sektor, pemerintah daerah dapat menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, saat menerima kunjungan lapangan peserta Pelatihan Fungsional Perencana Tingkat Pertama Program Magister Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (Unpad), Senin (2/11/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Prabayaksa, Gedung Sekretariat Daerah Kota Cirebon, dengan didampingi Kepala BKPSDM Kota Cirebon, Suwarso Budi.

Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mempelajari secara langsung praktik perencanaan pembangunan di lingkungan pemerintah daerah, termasuk strategi dalam mengoptimalkan potensi wilayah, mengelola keterbatasan sumber daya, serta membangun kemitraan untuk mendukung pelaksanaan program pembangunan.

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi kepada Universitas Padjadjaran yang telah memilih Kota Cirebon sebagai salah satu lokasi studi lapangan. Menurutnya, kunjungan akademisi dan para perencana dari berbagai daerah merupakan kesempatan untuk berbagi pengalaman sekaligus memperkenalkan praktik pembangunan yang telah dilakukan Pemerintah Kota Cirebon.


Ia menjelaskan, Kota Cirebon memiliki karakteristik wilayah yang relatif kecil, dengan luas sekitar 39,8 kilometer persegi dan jumlah penduduk sekitar 360 ribu jiwa. Kondisi tersebut menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam mengelola ruang, memenuhi kebutuhan masyarakat, dan mengoptimalkan potensi daerah.

Meski demikian, keterbatasan tersebut tidak menjadi penghalang bagi Kota Cirebon untuk terus mengembangkan inovasi. Iing menegaskan bahwa kemampuan pemerintah daerah dalam merancang program tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh kreativitas dalam melihat peluang dan menyusun solusi.

“Perencana jangan hanya berpikir bahwa program bisa berjalan ketika anggarannya tersedia. Kita harus mampu menciptakan peluang, mencari alternatif pembiayaan, dan membangun kolaborasi. Ketika sumber daya kita terbatas, bukan berarti kita berhenti bergerak. Justru di situlah kemampuan perencana untuk berinovasi benar-benar dibutuhkan,” ujar Sekda.

Ia menambahkan, perencanaan pembangunan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Karena itu, setiap program perlu disusun berdasarkan skala prioritas, dampak yang ingin dicapai, serta peluang kerja sama yang dapat dikembangkan.


Menurut Sekda, tantangan efisiensi anggaran yang dihadapi pemerintah daerah saat ini menuntut para perencana untuk semakin adaptif dan mampu melihat persoalan dari berbagai sudut pandang. Perencana tidak cukup hanya memahami aspek teknis penyusunan dokumen, tetapi juga perlu memiliki kemampuan analisis, komunikasi, negosiasi, dan pemecahan masalah.

Salah satu strategi yang terus didorong Pemerintah Kota Cirebon adalah memperluas sumber pembiayaan pembangunan melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Selain mengoptimalkan APBD dan memanfaatkan dukungan pemerintah pusat maupun provinsi, Pemkot Cirebon juga membuka peluang kolaborasi melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (TJSL), serta dukungan mitra pembangunan lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sekda mencontohkan penataan kawasan Sungai Sukalila dan Kalibaru sebagai salah satu upaya yang membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Melalui kolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung, penataan kawasan tersebut dapat didukung tanpa sepenuhnya membebankan kebutuhan pembiayaan kepada APBD Kota Cirebon.

Selain pembangunan infrastruktur, pendekatan kolaboratif juga diterapkan dalam pengembangan ruang usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satunya melalui Mal UKM yang menjadi wadah pemasaran produk UMKM Kota Cirebon dan daerah sekitarnya.

Fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya membantu pelaku usaha memperluas jangkauan pasar, tetapi juga memperkuat hubungan ekonomi antardaerah. Produk UMKM dari wilayah Ciayumajakuning dan daerah lain yang tergabung dalam kerja sama Kunci Bersama dapat memperoleh ruang promosi, sehingga potensi ekonomi masing-masing daerah dapat saling mendukung.

Bagi Sekda, praktik tersebut menunjukkan bahwa perencanaan pembangunan tidak harus selalu berangkat dari besarnya sumber daya yang dimiliki. Hal yang tidak kalah penting adalah kemampuan pemerintah dalam mempertemukan potensi, kebutuhan, dan kepentingan berbagai pihak untuk menghasilkan manfaat bersama.

Ia juga menekankan pentingnya pendekatan pentahelix yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media. Melalui pendekatan ini, pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah.

“Pembangunan akan lebih kuat ketika pemerintah tidak bekerja sendiri. Kita perlu membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, dan media. Potensi serta sumber daya itu sebenarnya banyak tersedia di sekitar kita. Tugas perencana adalah menghubungkannya agar bisa menjadi program yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda turut memperkenalkan sejumlah potensi Kota Cirebon, mulai dari sektor perdagangan dan UMKM, kekayaan kuliner, hingga warisan budaya dan sejarah. Keberadaan empat keraton, tradisi batik Mega Mendung, serta berbagai destinasi wisata menjadi modal penting dalam memperkuat identitas daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Ia berharap kunjungan para peserta tidak hanya memberikan gambaran mengenai penyelenggaraan pemerintahan di Kota Cirebon, tetapi juga menjadi ruang pertukaran pengetahuan tentang bagaimana pemerintah daerah merumuskan kebijakan berdasarkan karakteristik dan kebutuhan wilayahnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Magister Ekonomi Terapan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran, Prof. Dr. Bayu Kharisma, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Cirebon atas penerimaan dan kesempatan yang diberikan kepada para peserta untuk belajar secara langsung mengenai praktik perencanaan pembangunan.


Ia menjelaskan, kunjungan lapangan merupakan bagian dari rangkaian Pelatihan Fungsional Perencana Tingkat Pertama yang diselenggarakan melalui program pelatihan perencanaan Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan Perencana (Pusbindiklatren) Bappenas.

Pada kesempatan tersebut, sebanyak 25 peserta dari lingkungan kejaksaan di wilayah Kalimantan mengikuti studi lapangan di Kota Cirebon. Kegiatan ini merupakan gelombang ketiga dari rangkaian pelatihan yang sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Garut dan Kabupaten Sumedang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Sekretaris Daerah Kota Cirebon beserta jajaran yang telah menerima kami dengan sangat baik. Kunjungan lapangan ini merupakan bagian penting dari proses pelatihan, karena para peserta perlu melihat secara langsung bagaimana perencanaan dilaksanakan dan bagaimana kebijakan diterapkan dalam praktik pemerintahan daerah,” tutur Bayu.

Menurutnya, pembelajaran langsung di daerah diharapkan dapat memperkaya pemahaman peserta mengenai proses perencanaan, mulai dari identifikasi persoalan, penentuan prioritas, hingga pelaksanaan program. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi para perencana untuk meningkatkan kualitas pekerjaan dan mendukung pengambilan keputusan di instansi masing-masing. 

“Kami berharap pengalaman yang diperoleh selama kunjungan ini dapat menjadi pembelajaran berharga bagi para peserta dalam memahami praktik perencanaan pembangunan secara langsung,” pungkas Bayu.

 

(elias) 

Perkuat Kekompakan dan Kerja Sama Tim, Kalapas Pasir Pangarayan Pimpin Apel Pagi




PASIR PANGARAYAN – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, memimpin apel pagi pegawai pada Senin (2/11/2026). Kegiatan berlangsung di lingkungan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dan diikuti oleh pejabat struktural eselon IV dan V, staf kantor, serta peserta Magang Nasional Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).



Dalam amanatnya, Kalapas Efendi P Purba mengingatkan seluruh jajaran agar senantiasa menjaga kekompakan dan meningkatkan kerja sama dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas organisasi tidak terlepas dari soliditas serta sinergi seluruh pegawai.

Ia menegaskan bahwa kerja sama tim merupakan hal penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, meningkatkan kinerja, serta mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

“Saya mengingatkan kepada seluruh jajaran agar selalu menjaga kekompakan dan saling bekerja sama. Jangan bekerja sendiri-sendiri, karena keberhasilan dalam melaksanakan tugas merupakan hasil dari kerja sama tim yang solid. Dengan kebersamaan, setiap tantangan dan pekerjaan akan lebih mudah kita selesaikan,” ujar Efendi P Purba.

Lebih lanjut, Kalapas berharap pesan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh pegawai, termasuk peserta Magang Nasional Kemenaker, untuk terus membangun komunikasi yang baik, saling mendukung, dan memiliki rasa tanggung jawab dalam setiap pekerjaan.

Melalui apel pagi ini, diharapkan seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan semakin memperkuat kedisiplinan, kebersamaan, dan semangat kerja dalam memberikan pelayanan serta melaksanakan tugas pemasyarakatan secara optimal.

***Friska Manalu***

Polsek Kepenuhan Ungkap Peredaran Sabu 6,14 Gram, Tiga Orang Diamankan




ROKAN HULU – Jajaran Polsek Kepenuhan, Polres Rokan Hulu, mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu seberat 6,14 gram di Desa Kepenuhan Raya, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.



Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga orang, masing-masing berinisial YS (53), SP (45), dan TSW (57). Ketiganya diamankan di sebuah rumah milik warga di Desa Kepenuhan Raya, Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 12.20 WIB.



Pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan maraknya peredaran narkotika di wilayah tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, Kapolsek Kepenuhan IPTU Jonnes, S.H., memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Heri Irnanda N., S.M., bersama personel untuk melakukan penyelidikan.

Setelah melakukan penyelidikan, petugas kemudian melakukan penggerebekan di rumah tersebut dan mengamankan ketiga orang yang berada di lokasi.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket plastik klip bening berisi diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 6,14 gram.

Selain itu, polisi turut menyita dua unit timbangan digital, tiga pak plastik klip bening, satu sendok yang terbuat dari pipet plastik, sejumlah kotak rokok, empat unit telepon genggam, satu unit sepeda motor Honda Revo, satu buku berwarna merah, serta dua lembar tisu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ketiga orang tersebut diduga terlibat dalam aktivitas peredaran narkotika. Sementara itu, hasil tes urine terhadap ketiganya menunjukkan negatif metamfetamina dan negatif amfetamina.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kepenuhan IPTU Jonnes, S.H., menyampaikan bahwa pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut atas informasi masyarakat mengenai dugaan peredaran narkotika.

Ia menegaskan, kepolisian akan terus melakukan upaya pemberantasan peredaran narkotika serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.

Selanjutnya, ketiga orang yang diamankan beserta barang bukti dibawa ke Polsek Kepenuhan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

**"Friska Manalu***
 *(Humas Polres Rohul)*

Tingkatkan Disiplin dan Etos Kerja, Babinsa Manahan Gembleng Linmas Jadi Garda Terdepan Pelayanan Warga


Uploaded ImageSurakarta – Guna meningkatkan kedisiplinan dan semangat kerja, Babinsa Kelurahan Manahan Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serma Saring dan Sertu Supriyadi memberikan arahan kepada anggota Linmas Kelurahan Manahan di Halaman Gedung Graha Kusuma, Jl. Manyar I No. 2, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Senin (02/11/2026)

Linmas merupakan ujung tombak petugas dari Kelurahan yang setiap harinya bersentuhan langsung dengan warga masyarakat. Setiap saat harus siap jika ada tugas, sehingga Linmas harus mempunyai kedisiplinan tinggi dalam melaksanakan tugasnya, apalagi saat ini sudah memasuki pergantian musim dari kemarau ke musim hujan yang rawan bencana.

Menyikapi tugas pokok Linmas yang tidak mudah, Babinsa Manahan memberikan arahan yang bertujuan untuk membentuk kedisiplinan dan motivasi kerja dalam melaksanakan tugas, serta memupuk rasa kebersamaan, persaudaraan, dan keamanan.

"Linmas harus bisa memberi contoh bagi masyarakat lainnya dalam penanaman disiplin dan semangat dalam melaksanakan tugas," ungkap Serma Saring.

Lebih lanjut Serma Saring menegaskan, kedisiplinan adalah modal pokok keberhasilan dalam melaksanakan tugas ataupun kegiatan, baik itu kegiatan pribadi maupun kegiatan dalam pekerjaan.

"Tanpa kedisiplinan, pekerjaan yang dilakukan hasilnya tidak akan bisa maksimal," pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas, Babinsa Pucangsawit Kawal Penyaluran Makan Bergizi Gratis di SDN Badran


Uploaded Image

Surakarta – Wujud nyata dukungan terhadap program pemerintah, Babinsa Kelurahan Pucangsawit Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka Suparno melaksanakan pendampingan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa-siswi SDN Badran, Jl. Ir. Juanda, Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Senin (02/11/202)

Pendampingan penyaluran Makan Bergizi Gratis ini sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya siswa-siswi di sekolah dasar.

Program Makan Bergizi Gratis ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan siswa-siswi, serta mendukung pembangunan generasi muda yang lebih sehat dan cerdas. Dengan dukungan Babinsa, program ini diharapkan dapat berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat.

Di sisi lain, melalui kegiatan ini, Babinsa berperan aktif dalam memastikan distribusi MBG berjalan lancar dan aman.

“Kami juga membantu memantau kualitas makanan dan memastikan bahwa semua porsi makanan bergizi diterima oleh siswa,” ungkap Serka Suparno.

“Program ini sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak dan meningkatkan prestasi belajar mereka. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini sehingga berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi siswa,” tambahnya.

Penulis : Arda 72

Wujudkan Wilayah Tetap Aman dan Kondusif, Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam


Uploaded Image

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa aman serta nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Kopka Eva Agus melaksanakan Patroli malam di seputaran wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Minggu ( 01 / 11 / 2026)

Dikatakan Kopka Eva Agus Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket koramil dengan sasaran objek vital pemerintahan dan tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal di wilayah kecamatan Jebres.

"Dalam patroli tersebut, kami selaku Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan lingkungan dan ketertiban,agar tidak terjadi nya suatu tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus selalu tanggap terhadap perkembangan situasi yang ada di lingkungan sekitar wilayah."tegasnya.

Penulis : Arda 72

Malam Penuh Kehangatan, Satgas TMMD ke-130 dan Warga Nikmati Ikan Bakar Bersama


RN NEWS (Subang) - Suasana malam  di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, terasa berbeda. Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang bersama masyarakat menikmati makan malam ikan bakar dalam suasana penuh keakraban, Minggu malam (1/11/2026).

Kebersamaan tersebut menjadi salah satu potret kedekatan antara prajurit TNI dan masyarakat selama pelaksanaan program TMMD. Di tengah kesibukan menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan, momen makan bersama menghadirkan ruang untuk berinteraksi dan mempererat hubungan kekeluargaan.

Tidak ada suasana formal dalam pertemuan tersebut. Anggota Satgas dan warga duduk bersama, menikmati hidangan ikan bakar sambil berbincang santai. Suasana sederhana itu memperlihatkan hubungan yang tumbuh melalui kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa kedekatan dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan TMMD. Menurutnya, hubungan yang baik akan semakin memperkuat semangat gotong royong selama kegiatan berlangsung.

“Melalui kebersamaan seperti ini, kami ingin terus menjalin silaturahmi dengan masyarakat. Kehadiran Satgas TMMD di desa ini tidak hanya untuk melaksanakan pembangunan, tetapi juga membangun hubungan yang harmonis dengan warga,” ungkapnya.

Momen makan malam bersama tersebut menjadi gambaran bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan secara fisik, tetapi juga mempererat hubungan sosial antara TNI dan masyarakat. Kehangatan yang terjalin diharapkan terus terpelihara, bahkan setelah seluruh rangkaian program TMMD ke-130 selesai dilaksanakan..

Sebelum Bekerja, Anggota Satgas dan Warga Cupunagara Jalani Pemeriksaan Kesehatan


RN NEWS (Subang) - Memastikan kondisi kesehatan tetap terjaga menjadi bagian dari perhatian Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang selama pelaksanaan pembangunan di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Sebelum memulai pekerjaan, anggota Satgas bersama masyarakat mendapatkan pendampingan pemeriksaan kesehatan dari personel kesehatan Satgas, PNS Mukmin. Senin (2/11/2026).

Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi fisik anggota Satgas dan masyarakat yang terlibat dalam berbagai kegiatan TMMD. Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak awal, potensi gangguan kesehatan selama beraktivitas di lapangan dapat lebih diantisipasi.

Dalam pelaksanaannya, PNS Mukmin memberikan pendampingan pemeriksaan kesehatan kepada anggota Satgas dan warga sebelum mereka menjalankan pekerjaan. Kehadiran personel kesehatan ini menjadi bagian dari dukungan pelayanan kesehatan selama program TMMD berlangsung.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan bahwa kesehatan personel dan masyarakat menjadi perhatian penting dalam mendukung kelancaran seluruh kegiatan di lapangan.

“Pelaksanaan pekerjaan membutuhkan kondisi fisik yang baik. Karena itu, kami memperhatikan kesehatan anggota Satgas maupun masyarakat yang ikut bergotong royong. Kami berharap seluruh kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan setiap orang tetap menjaga kondisi kesehatannya,” ungkapnya.

Sementara itu, PNS Mukmin menjelaskan bahwa pendampingan pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk mengetahui kondisi anggota Satgas dan masyarakat sebelum melaksanakan aktivitas pekerjaan.

“Pemeriksaan ini menjadi langkah awal untuk memantau kondisi kesehatan sebelum beraktivitas. Dengan begitu, apabila ditemukan keluhan kesehatan, dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Melalui pendampingan kesehatan tersebut, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang berupaya menjaga keseimbangan antara pelaksanaan pembangunan dan kondisi kesehatan orang-orang yang terlibat di dalamnya. Sebab, kelancaran pembangunan juga didukung oleh kesiapan fisik serta kesehatan para pelaksananya.

Dari Dalam hingga Luar, Satgas TMMD Percantik Rumah Emak Ruhimah


RN NEWS (Subang) - Proses rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Emak Ruhimah di Kampung Cilalay RT 03/RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, terus berlanjut. Setelah menyelesaikan pengecatan bagian dalam rumah, anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang kini melanjutkan pekerjaan pada bagian luar bangunan. Senin (2/11/2026).

Pengecatan bagian luar menjadi salah satu tahapan yang memberikan perubahan pada tampilan rumah. Dinding yang sebelumnya telah melalui proses pembangunan dan perbaikan kini mulai mendapatkan sentuhan akhir agar terlihat lebih rapi.

Pengerjaan tersebut dilakukan anggota Satgas TMMD sebagai bagian dari program rehabilitasi Rutilahu yang sejak awal melibatkan semangat gotong royong bersama masyarakat. Setiap tahapan dikerjakan secara bertahap hingga rumah dapat memberikan kenyamanan lebih baik bagi penghuninya.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa pengerjaan Rutilahu terus diarahkan agar setiap bagian rumah dapat diselesaikan dengan baik. Pengecatan bagian luar menjadi kelanjutan dari pekerjaan sebelumnya sehingga hasil rehabilitasi dapat terlihat semakin utuh.

“Pengecatan bagian luar ini merupakan kelanjutan dari pekerjaan sebelumnya. Kami terus mengupayakan agar seluruh tahapan rehabilitasi dapat diselesaikan dengan baik, sehingga rumah ini nantinya dapat memberikan kenyamanan bagi Emak Ruhimah dan keluarga,” ungkapnya.

Bagi Emak Ruhimah, perubahan rumah yang ditempatinya bersama sang suami menjadi kebahagiaan tersendiri. Ia melihat langsung bagaimana kondisi rumahnya berangsur berubah sejak proses pembongkaran hingga memasuki tahap penyelesaian.

“Alhamdulillah, sekarang rumah sudah semakin bagus. Bagian dalam sudah dicat, sekarang bagian luarnya juga mulai dikerjakan. Emak sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu memperbaiki rumah kami,” ungkap Emak Ruhimah.

Melalui program TMMD ke-130, rehabilitasi Rutilahu ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima. Pembangunan yang dilakukan secara bertahap menjadi wujud kepedulian Satgas TMMD dalam membantu meningkatkan kualitas hunian masyarakat di wilayah pedesaan.

Satgas TMMD dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Penghubung Antar Dusun


RN NEWS (Subang) - Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang bersama masyarakat terus bahu membahu mempercepat pembangunan jembatan penghubung antar dusun di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Senin (2/11/2026).

Di tengah kondisi medan berlumpur, Satgas dan warga tetap bekerja menyusun batu serta mengerjakan bagian pondasi jembatan. Infrastruktur tersebut menjadi bagian penting untuk menghubungkan akses jalan baru sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa pengerjaan jembatan terus diupayakan agar akses jalan yang sedang dibuka dapat tersambung sesuai target.

“Pengerjaan ini kami kebut bersama masyarakat. Kami berharap jembatan dapat segera diselesaikan sehingga akses jalan antar dusun bisa terhubung dan memberikan manfaat bagi warga,” ungkapnya.

Irman, salah seorang warga, mengaku turut bersemangat membantu pengerjaan jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan akses jalan dan jembatan sangat dinantikan karena akan memudahkan mobilitas masyarakat.

“Kami senang bisa ikut bergotong royong bersama anggota TNI. Mudah-mudahan setelah selesai, jalan dan jembatan ini bisa memudahkan aktivitas warga,” ujarnya.

Kebersamaan Satgas TMMD dan masyarakat menjadi kekuatan dalam mempercepat pembangunan infrastruktur desa yang diharapkan memberikan manfaat bagi kehidupan warga Cupunagara.

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD Turut Bantu Petani Stroberi


RN NEWS (Subang) - Di sela-sela pengerjaan sasaran pembangunan, anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang turut membantu petani merawat tanaman stroberi di Kampung Cilutung, Dusun 1, RW 06, RT 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Senin (2/11/2026).

Bersama petani, anggota Satgas terlihat melakukan perawatan tanaman stroberi yang dibudidayakan dalam media tanam polibag. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap sektor pertanian sekaligus dukungan terhadap upaya penguatan ketahanan pangan.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa keterlibatan anggota dalam aktivitas pertanian merupakan bagian dari upaya menjalin kedekatan dengan masyarakat serta mendukung kegiatan produktif warga.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin hadir dan membantu masyarakat dalam berbagai aktivitas, termasuk pertanian. Harapannya, tanaman yang dirawat dapat tumbuh dengan baik dan memberikan hasil yang bermanfaat bagi petani,” ungkapnya.

Ibu Iwang, salah seorang petani stroberi, menyambut baik keterlibatan anggota Satgas yang turut membantu merawat tanamannya. Kebersamaan tersebut menjadi bentuk dukungan dan perhatian terhadap aktivitas pertanian masyarakat setempat.

Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat juga mencakup dukungan terhadap sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan di wilayah pedesaan.

Minggu, 01 November 2026

Tim Wasev TMMD ke-130 Salurkan Sembako untuk Warga Cupunagara


RN NEWS (Subang) - Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan Tim Wasev di wilayah pelaksanaan TMMD.

Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di sela-sela agenda kunjungan yang dipimpin Brigjen TNI Edi Yusnandar, S.A.P., M.I.P., CFrA., CGCAE. Dalam kunjungan tersebut, tim juga meninjau perkembangan sasaran fisik dan mengevaluasi pelaksanaan program nonfisik TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang.

Bantuan sembako menjadi salah satu bentuk perhatian kepada masyarakat di sekitar lokasi program. Kehadiran TNI di tengah warga diharapkan tidak hanya mendukung pembangunan desa, tetapi juga mempererat hubungan dan kebersamaan dengan masyarakat.


Melalui rangkaian kegiatan TMMD, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat terus diperkuat untuk mendukung pembangunan wilayah. Kebersamaan tersebut menjadi bagian penting agar manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Penyaluran sembako ini melengkapi kegiatan kunjungan Tim Wasev di Desa Cupunagara sekaligus menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD turut diwarnai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Tim Wasev Tinjau Pembangunan Sarana Air Bersih TMMD ke-130 di Cupunagara


RN NEWS (Subang) - Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD meninjau pembangunan sarana air bersih (SAB) di Kampung Cibulao, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Sabtu (31/10/2026). Peninjauan ini menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan sasaran fisik TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang.

Pembangunan SAB merupakan salah satu sasaran fisik yang ditujukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat mempermudah warga memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Tim Wasev, Brigjen TNI Edi Yusnandar, S.A.P., M.I.P., CFrA., CGCAE, meninjau langsung fasilitas air bersih yang dibangun melalui program TMMD. Berdasarkan evaluasi pada 31 Oktober 2026, capaian pembangunan fisik TMMD ke-130 secara keseluruhan telah mencapai 82 persen.

Brigjen Edi menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD membutuhkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat agar hasil pembangunan memberikan manfaat berkelanjutan.

“Di lapangan, semua kegiatan TMMD dilaksanakan dengan dukungan dan sinergitas Pemkab, masyarakat dan kepolisian, sehingga manfaatnya bisa berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Brigjen TNI Edi Yusnandar.

Melalui pembangunan sarana air bersih ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Pemeliharaan fasilitas setelah pembangunan selesai juga menjadi hal penting agar manfaatnya dapat dirasakan warga dalam jangka panjang.

Tim Wasev Tinjau Pembangunan Jalan TMMD ke-130 di Cupunagara


RN NEWS (Subang) - Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD meninjau langsung pembangunan jalan dalam program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Sabtu (31/10/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan pengerjaan salah satu sasaran fisik utama program tersebut.

Jalan yang dibangun memiliki panjang 1.500 meter dan lebar 4 meter. Pembangunan ini diharapkan dapat memperbaiki akses warga, termasuk mempermudah mobilitas petani dalam mengangkut hasil pertanian.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Tim Wasev, Brigjen TNI Edi Yusnandar, S.A.P., M.I.P., CFrA., CGCAE, melihat langsung kondisi pengerjaan di lapangan. Berdasarkan evaluasi pada 31 Oktober 2026, capaian pembangunan fisik TMMD ke-130 telah mencapai 82 persen.


Brigjen Edi menyampaikan bahwa pembangunan jalan melalui program TMMD diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas perekonomian warga.

“Hasil TMMD ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat karena adanya akses jalan baru,” ujar Brigjen TNI Edi Yusnandar.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga dan merawat hasil pembangunan setelah diserahterimakan kepada pemerintah daerah. Dengan pemeliharaan yang baik, jalan tersebut diharapkan dapat digunakan dalam jangka panjang dan terus menunjang aktivitas masyarakat Desa Cupunagara.

Kades dan Camat Cisalak Dukung Keberlanjutan Hasil TMMD ke-130


RN NEWS (Subang) - Pemerintah Desa Cupunagara dan Kecamatan Cisalak mendukung keberlanjutan hasil pembangunan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) di Desa Cupunagara, Sabtu (31/10/2026).

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, mengapresiasi pelaksanaan TMMD yang menghadirkan pembangunan bagi desanya. Ia menegaskan pentingnya menjaga hasil program agar tetap bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami berjanji akan merawat semua hasil pembangunan TMMD ini. Karena ini bukan hanya bangunan, tetapi juga bentuk kepedulian TNI kepada desa kami,” ujar Wahidin.


Senada dengan itu, Camat Cisalak, Ida Halimah, S.Kep., Ns., M.A.P., menyampaikan apresiasi atas pembangunan fasilitas pendukung melalui program TMMD yang dinilai membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami merasa terbantu dengan kegiatan TMMD yang dilaksanakan di wilayah kami. Adanya tambahan fasilitas pendukung yang dibangun di desa ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Ida Halimah.

Dukungan pemerintah desa dan kecamatan diharapkan dapat mendorong pemeliharaan hasil pembangunan secara berkelanjutan. Dengan keterlibatan pemerintah setempat dan masyarakat, fasilitas yang dibangun melalui TMMD ke-130 diharapkan terus memberikan manfaat bagi warga Desa Cupunagara.

Tim Wasev Apresiasi Capaian TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang


RN NEWS (Subang) - Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev), Brigjen TNI Edi Yusnandar, S.A.P., M.I.P., CFrA., CGCAE., mengapresiasi sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Sabtu (31/10/2026).

Dalam kunjungannya, ia menyampaikan bahwa capaian sasaran fisik TMMD telah mencapai 82 persen, sedangkan sasaran nonfisik mencapai 86 persen. Capaian tersebut dinilai positif di tengah tantangan cuaca musim penghujan yang memengaruhi pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

“Saya mengapresiasi kegiatan TMMD ke-130 ini yang melalui proses cukup panjang dan melibatkan TNI, Polri, serta masyarakat. Pesan saya, tertib administrasi, profesional dalam bekerja, dan lakukan yang terbaik,” ujar Brigjen TNI Edi Yusnandar.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang baik antara Dansatgas dengan seluruh unsur terkait agar pekerjaan selesai sesuai rencana. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap masyarakat harus menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan kegiatan.

Selain itu, ia berpesan agar hasil pembangunan TMMD dipelihara sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Personel Satgas juga diminta mengedepankan pendekatan humanis untuk memperkuat kedekatan TNI dengan rakyat.

“Satgas TMMD harus bisa mengambil hati dan pikiran rakyat. Laksanakan tugas dengan cara humanis dan menyentuh masyarakat, sehingga TNI semakin dicintai rakyat melalui program TMMD ini,” pesannya.

Melalui kunjungan evaluasi tersebut, diharapkan pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang dapat berjalan optimal hingga selesai, dengan hasil pembangunan fisik dan nonfisik yang memberikan manfaat nyata serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Cupunagara.

Tingkatkan Disiplin Berkendara, Polres Kuningan Gencarkan Sosialisasi dan Himbauan Kamseltibcarlantas Operasi Patuh Lodaya 2026



*KUNINGAN* — Kepolisian Resor (Polres) Kuningan terus mengintensifkan sosialisasi dan himbauan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) kepada masyarakat. Upaya edukatif dan preventif ini digelar dalam rangka pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 yang berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di berbagai titik strategis di wilayah hukum Kabupaten Kuningan, meliputi pusat keramaian, pangkalan transportasi umum, perempatan lampu merah, hingga menyasar langsung komunitas masyarakat dan sekolah. Petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan membagikan brosur, pamflet himbauan keselamatan, serta memberikan penyuluhan langsung mengenai pentingnya tertib berlalu lintas.
Kapolres Kuningan menyampaikan bahwa Operasi Patuh Lodaya 2026 berfokus pada upaya persuasif, edukatif, dan humanis guna menekan angka fatalitas kecelakaan serta meningkatkan kesadaran pengendara. Penindakan hukum, baik secara tilang elektronik (ETLE) maupun teguran simpatik, difokuskan pada sejumlah pelanggaran prioritas yang kerap menjadi pemicu utama kecelakaan.

*Sasaran prioritas dalam operasi ini antara lain:*
• Pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara.
• Pengemudi atau pengendara di bawah umur.
• Pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang.
• Pengendara dan penumpang sepeda motor yang tidak mengenakan helm standar SNI.
• Pengemudi roda empat yang tidak menggunakan sabuk pengamanan (safety belt).
• Pengendara yang melawan arus lalu lintas.
• Berkendara di bawah pengaruh alkohol atau zat terlarang.
• Melampaui batas kecepatan yang ditentukan.
• Penggunaan knalpot yang tidak memenuhi spesifikasi teknis (knalpot brong/bising).
Melalui momentum Operasi Patuh Lodaya 2026, Polres Kuningan mengajak seluruh lapisan warga Kuningan untuk menjadikan keselamatan berlalu lintas sebagai kebutuhan bersama, bukan sekadar kewajiban karena adanya petugas di lapangan. Disiplin berkendara yang dimulai dari diri sendiri merupakan langkah paling efektif untuk melindungi diri dan pengguna jalan lainnya.

(Firnas)

Ciptakan Wilayah Aman dan Kondusif Piket Koramil 02/Banjarsari Melaksanakan Patroli Malam



Uploaded Image

Surakarta - Piket Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serka Syukur melaksanakan Patroli malam bersama anggota linmas di seputaran Wilayah Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta, Sabtu (31/10/2026).

Ditegaskan Serka Syukur Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket koramil 02/bjs bersama anggota linmas dengan sasaran tempat - tempat keramaian yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal serta obyek-obyek vital dan Tempat-tempat keramaian di wilayah kecamatan Banjarsari

Dalam patroli tersebut, Piket Koramil bersama anggota linmas selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga serta menghimbau keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan lingkungan disekitar.

Penulis : Arda 72

Miliki 4,05 Gram Sabu, Pria di Tambusai Ditangkap Satresnarkoba Polres Rohul




ROKAN HULU – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Rokan Hulu kembali mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu. Dalam pengungkapan tersebut, seorang pria berinisial SS alias L (26) diamankan di sebuah warung di Desa Tambusai Timur, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.



Penangkapan dilakukan pada Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 19.00 WIB, setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut.

Menindaklanjuti informasi itu, Kasat Resnarkoba Polres Rokan Hulu memerintahkan personel untuk melakukan penyelidikan. Tim Opsnal yang dipimpin KBO Resnarkoba IPDA Ardiansyah, S.H., kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan tersangka.

Dari hasil penggeledahan di rumah tersangka, petugas menemukan empat paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 4,05 gram.

Selain sabu, polisi turut menyita tiga lembar plastik klip bening, satu bungkus plastik klip, satu dompet hitam, satu sendok plastik, satu kaca pirex, satu alat isap sabu (bong) yang terbuat dari botol plastik, serta satu unit telepon genggam merek OPPO warna biru.

Saat diinterogasi, tersangka mengakui bahwa narkotika jenis sabu tersebut berada dalam penguasaannya dan diperoleh dari seseorang berinisial L yang berada di Kecamatan Rambah.

Hasil pemeriksaan urine terhadap tersangka juga menunjukkan positif metamfetamina.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., S.H., M.Si., melalui Kasat Resnarkoba Polres Rohul IPTU Dendy Gusrianto, S.H menyampaikan bahwa pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat sekaligus bagian dari upaya kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Rokan Hulu.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.

Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Rokan Hulu untuk menjalani proses hukum dan pengembangan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Lampiran II Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 

***Friska Manalu***
*(Humas Polres Rohul)*

Sabtu, 31 Oktober 2026

FinExpo 2026 Apresiasi Cirebon: Literasi Keuangan Masyarakat Berbuah Prestasi


RN NEWS (Kota Cirebon) -
Komitmen Pemerintah Kota Cirebon dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, didampingi Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, menghadiri sekaligus menerima penghargaan kategori nominasi Pemerintah Daerah dengan Program Literasi Keuangan Terbaik Tingkat Kota se-Nasional Tahun 2026, dalam rangkaian puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) melalui kegiatan Financial Expo (FinExpo) 2026, Sabtu (31/10/2026), di Grage Mall Cirebon.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah Kepala Daerah se-wilayah Ciayumajakuning, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, serta jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan para pemangku kepentingan sektor keuangan.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas upaya Pemerintah Kota Cirebon dalam mendorong literasi keuangan melalui berbagai program edukasi dan kolaborasi dengan lembaga terkait. Di tengah perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat, kemampuan masyarakat dalam memahami produk dan layanan keuangan menjadi semakin penting, bukan hanya untuk mendukung aktivitas ekonomi, tetapi juga untuk melindungi diri dari risiko penipuan dan praktik keuangan yang merugikan.


Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan apresiasi kepada OJK Cirebon yang secara konsisten menginisiasi rangkaian kegiatan Bulan Inklusi Keuangan. Menurutnya, FinExpo 2026 menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, otoritas keuangan, dan pelaku industri dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang aman dan sesuai kebutuhan.

“Literasi dan inklusi keuangan merupakan bagian penting dari upaya kita meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Akses keuangan tidak cukup hanya tersedia, tetapi juga harus dapat dijangkau dan dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat akan lebih siap mengambil keputusan keuangan secara bijak dan terhindar dari berbagai risiko,” ujar Wali Kota.

Ia menegaskan, pemerataan akses keuangan harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan erat dengan kesempatan masyarakat untuk mengembangkan usaha, mengelola pendapatan, serta meningkatkan taraf hidup. Karena itu, upaya memperluas akses layanan keuangan perlu disertai edukasi yang berkelanjutan agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu memanfaatkan layanan tersebut secara produktif.


Wali Kota  juga menilai bahwa kemajuan teknologi dan digitalisasi sektor keuangan perlu diimbangi dengan pemahaman yang memadai. Tanpa bekal pengetahuan yang cukup, masyarakat berisiko mengambil keputusan yang kurang tepat, termasuk terjebak dalam penipuan berkedok investasi maupun layanan keuangan ilegal.

Atas penghargaan yang diterima, Wali Kota menyampaikan bahwa capaian tersebut bukanlah akhir dari upaya yang telah dilakukan, melainkan menjadi dorongan untuk memperluas jangkauan program literasi keuangan, khususnya bagi kelompok masyarakat yang masih memiliki keterbatasan dalam mengakses informasi dan layanan keuangan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat program literasi keuangan yang lebih inklusif dan tepat sasaran, termasuk bagi kelompok rentan. Kami ingin masyarakat Kota Cirebon semakin cakap dalam mengelola keuangan, mampu memanfaatkan layanan keuangan formal secara aman, dan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraannya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menjelaskan bahwa FinExpo 2026 merupakan bagian dari puncak rangkaian Bulan Inklusi Keuangan yang telah diinisiasi OJK sejak 2016. Selama satu dekade penyelenggaraannya, kegiatan ini terus diarahkan untuk meningkatkan pemahaman sekaligus mendorong agar layanan keuangan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Menurut Agus, perluasan inklusi keuangan tidak hanya menyangkut ketersediaan produk dan layanan jasa keuangan, tetapi juga memastikan bahwa masyarakat dari berbagai latar belakang memperoleh kesempatan yang sama untuk memanfaatkannya.


“Melalui Bulan Inklusi Keuangan, kami ingin memastikan bahwa akses terhadap layanan keuangan bisa dinikmati oleh semua kalangan. Karena itu, kolaborasi OJK, Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi sangat penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap industri jasa keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelas Agus.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan FinExpo 2026 tidak hanya diisi dengan edukasi dan sosialisasi keuangan, tetapi juga berbagai kompetisi, talkshow literasi keuangan, serta pameran lembaga jasa keuangan, perumahan, dan otomotif. Beragam kegiatan tersebut diharapkan dapat mendekatkan masyarakat dengan produk dan layanan keuangan sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas.

Penyelenggaraan kegiatan ini juga mengedepankan semangat inklusivitas dengan melibatkan penyandang disabilitas. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan bahwa kelompok masyarakat yang memiliki kebutuhan dan keterbatasan tertentu tetap memperoleh ruang, kesempatan, dan akses yang setara.

 

(elias)