Rakyat Nusantara News

Berita Terkini

"Susur Kampung" Bareng PMI, Babinsa & Tiga Pilar Nusukan Cek Kesehatan Warga Door to Door

Surakarta – Babinsa Kelurahan Nusukan Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serka Supadmo dan Serda Gayuh T, bersama Bhabinkamt...

Postingan Populer

Sabtu, 05 September 2026

"Susur Kampung" Bareng PMI, Babinsa & Tiga Pilar Nusukan Cek Kesehatan Warga Door to Door


Uploaded Image

Surakarta – Babinsa Kelurahan Nusukan Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serka Supadmo dan Serda Gayuh T, bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Mujiono dan Tiga Pilar Kelurahan Nusukan, mendampingi PMI Kota Surakarta melaksanakan kegiatan _Susur Kampung_. 

Kegiatan dilaksanakan pada Jumat (04/09/2026) pukul 09.00 WIB di wilayah RT 02 RW 24, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta.

_Susur Kampung_ merupakan kegiatan pemeriksaan kesehatan warga secara door to door yang digagas PMI Kota Surakarta. Tujuannya untuk memantau kondisi kesehatan masyarakat langsung di rumah warga.

Sebelum kegiatan dimulai, tim terlebih dahulu melakukan pengecekan dan pembagian tugas. Selanjutnya petugas kesehatan dari PMI Surakarta bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas dan perangkat kelurahan mendatangi rumah warga di sasaran RW 24 untuk melakukan pengecekan kesehatan.

"Harapan kami dengan terjun langsung ke lapangan bisa mengetahui kondisi kesehatan warga. Apabila ada yang sakit bisa segera ditangani dan mendapatkan pengobatan," tegas Serka Supadmo.

Sinergitas Tiga Pilar bersama PMI ini diharapkan dapat mempercepat deteksi dini penyakit, meningkatkan derajat kesehatan warga, serta mempererat hubungan aparat dengan masyarakat.

Kegiatan berjalan lancar, aman, dan disambut baik oleh warga. Warga merasa terbantu karena bisa cek kesehatan tanpa harus ke puskesmas.

Penulis : Arda 72

Kawal Gizi Anak Bangsa, Babinsa & Bhabinkamtibmas Nusukan Dampingi Distribusi Makan Bergizi Gratis di SD Muhammadiyah 3


Uploaded Image

Surakarta – Babinsa Kelurahan Nusukan Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serka Supadmo dan Serda Gayuh T bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Mujiono melaksanakan pendampingan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertempat di SD Muhammadiyah 3 Surakarta, Jl. Singosari 1 No. 13, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jum'at (04/09/2026).

Ditegaskan Serka Supadmo Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian TNI-Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan generasi muda. Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas di lapangan bertujuan memastikan distribusi MBG berjalan tertib, aman, tepat sasaran, dan sesuai standar gizi yang ditetapkan.

Dalam kegiatan tersebut, Serka Supadmo dan Aiptu Mujiono juga berdialog dengan pihak sekolah dan para siswa untuk mengetahui langsung manfaat dari program MBG. 

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap siswa menerima makanan bergizi yang layak. Gizi yang baik akan mendukung kesehatan dan meningkatkan semangat belajar anak-anak," ujar Serka Supadmo.

Pihak sekolah menyambut baik pendampingan tersebut. Dengan adanya pengawasan dari Tiga Pilar, proses penyaluran MBG berjalan lebih lancar dan tertib.

Diharapkan dengan monitoring yang berkelanjutan, program MBG dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan dan perkembangan anak sekolah, serta mendukung terciptanya generasi yang sehat dan cerdas di Kelurahan Nusukan.

Penulis : Arda 72

Semangat Gotong Royong, Koramil 04/Jebres Bersama Warga Gandekan Gelar Pra Karya Bakti Daerah Tahap III 2026


Uploaded Image

Surakarta – Wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terlihat. Koramil 04/Jebres bersama warga masyarakat Kelurahan Gandekan melaksanakan kegiatan kerja bakti dalam rangka Pra Karya Bakti Daerah (KBD)Tahap III TA. 2026. 

Kegiatan dipimpin langsung oleh Bati Tuud Koramil 04/Jebres Peltu Edi Yanto dan berlangsung Jumat [04/09/2026] pukul 07.30 WIB di Ds. Karangasem RW 02, Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.

Seluruh tahapan persiapan jelang pembukaan KBD terus dilaksanakan dengan semangat gotong royong. Hal ini bertujuan agar pelaksanaan KBD nantinya dapat berjalan maksimal dan memberikan hasil terbaik bagi masyarakat.

Sebelum kegiatan dimulai, terlebih dahulu dilaksanakan apel pengecekan dan pembagian tugas oleh Peltu Edi Yanto. Pembagian tugas dilakukan agar seluruh rangkaian penyiapan KBD dapat berjalan tertib, terarah, dan sesuai target.

Dalam arahannya, Peltu Edi Yanto menyampaikan motivasi kepada warga agar tetap semangat bekerja, namun tidak mengabaikan faktor keamanan dan keselamatan. 

"Tetap semangat. Mari kita wujudkan keharmonisan di lingkungan masyarakat dan terciptanya kemanunggalan TNI dengan rakyat,"ujarnya.

Kegiatan kerja bakti ini menjadi bukti nyata sinergitas TNI dan warga dalam membangun wilayah, mempererat kebersamaan, serta menyukseskan program Karya Bakti Daerah Tahap III 2026.

Penulis : Arda 72

Gerak Cepat Regu Pemadam Kodim 0735/Surakarta Padamkan Api Di TPA Putri Cempo


Uploaded Image

Surakarta — Respons cepat kembali ditunjukkan Regu Pemadam Kodim 0735/Surakarta bersama dengan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Surakarta, Kepolisian, BPBD, serta instansi terkait dalam menangani kebakaran yang terjadi di kawasan tempat pembuangan akhir (TPA) Putri Cempo,Jum'at (04/9/2026)

 Sinergi lintas instansi tersebut dilakukan sebagai langkah cepat untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kobaran meluas ke area di sekitarnya.

Dengan mengerahkan armada pemadam dan personel di lapangan, petugas berjibaku melakukan pemadaman. Setelah melalui proses penanganan, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan.

Uploaded Image

Selain melakukan pemadaman, petugas juga melaksanakan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang masih berpotensi memicu kebakaran susulan.

Kepala Staf Kodim(Kasdim) 0735/Surakarta Mayor Cpl Warji saat dikonfirmasi awak media menegaskan bahwa kecepatan dalam merespons setiap kejadian di wilayah merupakan bagian dari tugas aparat kewilayahan, terlebih ketika menyangkut keselamatan masyarakat dan lingkungan.

“Kami selalu mengedepankan koordinasi dan sinergi dengan seluruh instansi terkait dalam setiap penanganan kejadian di wilayah. Ketika terjadi kebakaran, kecepatan bertindak sangat diperlukan agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” tegasnya.

Menurutnya, keterlibatan personel Kodim dalam penanganan kebakaran merupakan wujud kepedulian dan kesiapsiagaan TNI dalam membantu masyarakat serta mendukung pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai kejadian di wilayah.

Penulis : Arda 72

Jumat, 04 September 2026

Polres Cirebon Kota Kenalkan AI kepada Pelajar, Dorong Generasi Muda Bijak dan Cerdas Bermedia Digital

CIREBON KOTA – Polres Cirebon Kota terus berkomitmen menghadirkan edukasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus memberikan perlindungan kepada generasi muda. Salah satunya melalui Program Paham AI (Artificial Intelligence) yang menyasar para pelajar SMA/SMK se-Kota Cirebon.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, mulai pukul 09.30 hingga 15.00 WIB, bertempat di Aula SMA Negeri 2 Kota Cirebon, Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon. Program ini diikuti perwakilan siswa-siswi dari sejumlah SMA/SMK di Kota Cirebon.

Program Paham AI merupakan inisiatif Polres Cirebon Kota untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai perkembangan kecerdasan buatan, cara pemanfaatannya secara positif, serta pentingnya memahami risiko dan etika dalam penggunaan teknologi digital.

Dalam kegiatan tersebut, hadir KBO Satreskrim Polres Cirebon Kota IPTU Ahmad Rofik, S.H., Paur Subag Binkar Polres Cirebon Kota IPDA Dr. Asep Hermawan, S.H., M.H., M.Kn., Kanit II Satreskrim IPDA Novan S., S.H., KBO Satlantas IPDA Rian Marfiliyanto, S.H., serta Tim Trainer AI Polres Cirebon Kota.

Turut hadir Koordinator Pengawas Pembina jenjang SMA KCD Pendidikan Wilayah X Jawa Barat Susilawati, S.Pd., M.Pd., Ketua MKKS Kota Cirebon Drs. H. Maman Darmawan, Kepala SMA Negeri 2 Kota Cirebon Dr. H. Nendi, S.Pd., M.M., Kepala IT SMA Negeri 2 Kota Cirebon Tedi Bahtiar, S.Pd., personel Bagian Sumda Polres Cirebon Kota, serta para peserta dari berbagai sekolah.

Dalam sambutannya, Paur Subag Binkar Polres Cirebon Kota IPDA Dr. Asep Hermawan, S.H., M.H., M.Kn., menyampaikan bahwa perkembangan kecerdasan buatan merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari sehingga generasi muda harus mampu beradaptasi dengan perkembangan tersebut.

“Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence tidak bisa kita hindari. Karena itu, para pelajar harus siap untuk belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” ujar IPDA Dr. Asep Hermawan.

Menurutnya, kemampuan menggunakan teknologi juga harus diimbangi dengan kesadaran terhadap berbagai risiko yang dapat muncul di ruang digital. Pelajar diingatkan untuk mewaspadai kejahatan siber, termasuk penyebaran hoaks, manipulasi data, hingga pelanggaran privasi.

“Generasi muda harus memahami bahwa teknologi memiliki manfaat yang besar, tetapi juga memiliki risiko. Hoaks, manipulasi data dan pelanggaran privasi harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya.

Apresiasi terhadap Program Paham AI juga disampaikan Koordinator Pengawas Pembina jenjang SMA KCD Pendidikan Wilayah X Jawa Barat, Susilawati, S.Pd., M.Pd. Ia menyambut baik langkah Polres Cirebon Kota yang memberikan edukasi AI secara langsung kepada para pelajar.

“Kami dari pihak Kantor Cabang Dinas Pendidikan sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Cirebon Kota atas terselenggaranya Program Paham AI ini,” ungkap Susilawati.

Ia menilai pengenalan teknologi AI sejak dini di lingkungan sekolah merupakan langkah yang sangat tepat. Menurutnya, AI dapat diposisikan sebagai mitra belajar yang mampu membantu meningkatkan kreativitas, inovasi, dan efisiensi dalam proses pembelajaran.

“Teknologi ini harus kita posisikan sebagai mitra belajar, sebagai alat bantu untuk memicu kreativitas, inovasi, dan efisiensi belajar,” katanya.

Susilawati juga mengajak para pelajar untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi memahami cara kerja dan batas-batas penggunaannya, khususnya dari sisi etika digital.

“Pahami bagaimana AI bekerja, pelajari batas-batas etika digitalnya, dan bersiaplah menjadi talenta masa depan yang tidak hanya mahir menggunakan teknologi, tetapi juga bijak dalam mengendalikannya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Kota Cirebon Dr. H. Nendi, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi atas dipilihnya SMA Negeri 2 Kota Cirebon sebagai tempat pelaksanaan Program Paham AI Polres Cirebon Kota. Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan dunia pendidikan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelajar menghadapi perkembangan teknologi.

“Kami menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan Polres Cirebon Kota ini. Edukasi mengenai AI sangat relevan bagi siswa karena teknologi tersebut sudah menjadi bagian dari kehidupan dan proses pembelajaran,” ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Tim Trainer AI Polres Cirebon Kota. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai perkembangan Artificial Intelligence, pemanfaatan AI secara positif, serta pentingnya menjaga etika dan keamanan dalam menggunakan teknologi digital.

Adapun peserta berasal dari perwakilan SMK Wahidin, SMK Al Irsyad, SMK Presiden, SMK Al Hidayah, SMK Bina Insan Mandiri, SMKN 1 Kota Cirebon, SMAN 3 Kota Cirebon, dan SMAN 8 Kota Cirebon.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, Program Paham AI merupakan bentuk nyata komitmen Polres Cirebon Kota dalam menjalankan peran kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan edukasi dan pencegahan.

“Polres Cirebon Kota ingin hadir di tengah generasi muda, bukan hanya dalam konteks keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan edukasi agar para pelajar mampu mengikuti perkembangan teknologi secara cerdas, aman dan bertanggung jawab,” ujar AKP M. Aris Hermanto.

Ia menambahkan, pemanfaatan AI harus diarahkan untuk hal-hal yang produktif, terutama mendukung pendidikan, kreativitas dan pengembangan kemampuan generasi muda. Di sisi lain, pemahaman mengenai keamanan digital menjadi penting agar teknologi tidak disalahgunakan untuk merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Pesan kami kepada para pelajar, manfaatkan AI untuk belajar, berkarya dan berinovasi. Namun tetap kritis terhadap informasi yang diterima, jaga data pribadi dan jangan menggunakan teknologi untuk melakukan tindakan yang melanggar hukum,” pungkasnya.

Melalui Program Paham AI ini, Polres Cirebon Kota berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kecakapan digital, beretika, kreatif, serta mampu menggunakan perkembangan Artificial Intelligence sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan masa depan.
Kegiatan Program Paham AI Polres Cirebon Kota berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif. Program tersebut sekaligus menjadi wujud nyata Polri untuk masyarakat, khususnya dalam membangun generasi muda Kota Cirebon yang cerdas, adaptif dan bijak menghadapi perkembangan teknologi.

Kasus Kekerasan Pelajar Viral di Media Sosial, Polisi Cirebon Seltim Amankan Tiga Terduga Pelaku

Cirebon Kota - Kasus kekerasan terhadap seorang pelajar yang videonya viral di media sosial berhasil diungkap Unit Reskrim Polsek Cirebon Selatan Timur dengan mengamankan tiga terduga pelaku pada Jumat (04/09/2026), setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman video yang beredar luas di Instagram.

Peristiwa kekerasan tersebut terjadi pada Rabu (02/09/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Angkasa Raya, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, ketika korban T.F. diduga dikejar oleh tiga pelajar yang berboncengan menggunakan satu unit sepeda motor Honda PCX warna hitam.

Dalam pengejaran tersebut, para terduga pelaku kemudian mendekati korban dan salah seorang di antaranya diduga mengayunkan senjata tajam jenis celurit sebanyak tiga kali ke arah tubuh korban, sehingga pakaian korban mengalami robek dan korban mengalami luka yang kemudian mendapatkan penanganan medis berupa dua jahitan.

Perkara tersebut mulai dikembangkan polisi setelah video kejadian beredar dan menjadi viral di media sosial Instagram melalui akun @archives.baskot, yang memperlihatkan aksi kekerasan antarpelajar tersebut, sehingga informasi mengenai video dan dugaan kejadian tersebut menjadi petunjuk awal bagi Unit Reskrim Polsek Cirebon Selatan Timur untuk melakukan penyelidikan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Cirebon Selatan Timur yang dipimpin Panit I Reskrim Iptu Franciscus Heru P., S.H. melakukan pengecekan ke lokasi kejadian untuk memastikan tempat dan rangkaian peristiwa, sekaligus mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui maupun melihat kejadian tersebut.

Penyidik kemudian mencermati rekaman video yang viral, terutama ciri-ciri para pelajar, pakaian atau seragam yang digunakan serta kendaraan yang terlihat dalam video, sehingga petunjuk visual tersebut dapat dikembangkan untuk mencari identitas pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan.

Dari pencocokan ciri-ciri tersebut, penyidik selanjutnya berkoordinasi dengan pihak sekolah yang memiliki kesesuaian dengan seragam pelajar dalam video, kemudian melakukan pendalaman terhadap informasi yang diperoleh untuk memastikan identitas para pelajar yang diduga berkaitan dengan kejadian.

Petunjuk lain kemudian dikembangkan melalui penelusuran kendaraan yang digunakan dalam kejadian, dengan melakukan koordinasi bersama Samsat Polres Cirebon Kota untuk mencocokkan data kendaraan yang terlihat dalam rekaman dengan informasi hasil penyelidikan, sehingga rangkaian petunjuk mengenai identitas para terduga pelaku semakin mengerucut.

Hasil penyelidikan tersebut kemudian mengarah kepada tiga terduga pelaku yang masing-masing berinisial MA, ADB dan PFR, yang seluruhnya masih berstatus anak, dan pada Jumat (04/09/2026) ketiganya berhasil diamankan bersama satu unit sepeda motor Honda PCX warna hitam yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut.

Pengungkapan perkara dalam waktu sekitar dua hari sejak kejadian tersebut menunjukkan bahwa video yang viral di media sosial dapat menjadi petunjuk awal bagi kepolisian sepanjang dikembangkan melalui proses penyelidikan, sehingga informasi dari ruang digital dapat ditindaklanjuti dengan pengecekan lokasi, keterangan saksi, koordinasi dengan pihak sekolah dan penelusuran data kendaraan.

Karena para terduga pelaku masih berstatus anak, penanganan selanjutnya dilakukan dengan memperhatikan ketentuan peradilan pidana anak, dan ketiganya diserahkan kepada Sat Reskrim Polres Cirebon Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H. menegaskan bahwa video yang viral menjadi salah satu petunjuk awal yang segera dikembangkan melalui penyelidikan untuk mengungkap identitas pihak yang terlibat. “Kami menindaklanjuti informasi dari video yang viral dengan melakukan pengecekan lokasi, meminta keterangan saksi, mencocokkan ciri-ciri dalam video dengan pihak sekolah serta menelusuri kendaraan yang digunakan, hingga pada Jumat tiga terduga pelaku berhasil diamankan untuk proses lebih lanjut,” ujarnya.

Lapas Pasir Pangarayan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Rutin bagi Masyarakat




Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melalui Tim Klinik Pratama kembali melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat pada Jumat (4/9/2026). Kegiatan berlangsung di ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Lapas Pasir Pangarayan.

Pemeriksaan kesehatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Subseksi Perawatan, Jaya Harsa, bersama tim Klinik Pratama Lapas Pasir Pangarayan. Layanan ini menjadi bagian dari komitmen Lapas dalam memberikan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara mudah dan tanpa biaya.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kepala Subseksi Perawatan Jaya Harsa menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan gratis tersebut rutin dilaksanakan setiap bulan.

“Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini rutin kami laksanakan setiap bulan sebagai bentuk kepedulian Lapas Pasir Pangarayan terhadap kesehatan masyarakat. Kami berharap layanan ini dapat memberikan manfaat dan membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya,” ujar Jaya Harsa.

Ia menambahkan, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut juga sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada poin layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan bakti sosial bagi masyarakat di sekitar unit pelaksana teknis imigrasi dan pemasyarakatan.

“Melalui kegiatan ini, kami turut mendukung pelaksanaan program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan menghadirkan layanan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di sekitar Lapas,” tambahnya.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini menjadi salah satu bentuk pelayanan Lapas Pasir Pangarayan kepada masyarakat sekitar, sekaligus upaya untuk terus menghadirkan pelayanan yang humanis, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

***Friska Manalu***

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Ujung Batu Panen 2,5 Ton Jagung Program Ketahanan Pangan




ROKAN HULU  – Polsek Ujung Batu Polres Rokan Hulu kembali mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui kegiatan Panen Jagung Program II Pemanfaatan Lahan Produktif Tahun Anggaran 2026. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat (4/9/2026) pukul 10.00 WIB di Dusun RK Harapan RT 004 RW 012, Kelurahan Ujung Batu, Kecamatan Ujung Batu.



Kegiatan dipimpin Kapolsek Ujung Batu Kompol Buyung Kardinal, S.H., M.H. Turut hadir Waka Polsek AKP Sintong Panjaitan, Panit Samapta Ipda Randhan, Panit Ops IK Ipda Andi Akbar, PPL Ujung Batu Idesril, Panit IK Aiptu Jonggi Pardede, Panit I Binmas Aiptu Hari Mulyono, Panit II Samapta Aiptu Sarianto, Panit III Samapta Aiptu Doni Mulyadi, Panit Yanmin IK Aiptu Arwan, Ka SPK II Aiptu Nofrizal, Banit Lantas Aipda R. Sitompul, Kanit Provos Aipda Carles, Bhabinkamtibmas Aipda Samsul Hamadi, Bhabinkamtibmas Bripka Prima Gemala, Banit Samapta Bripka Abdul Hanif, Pemilik Lahan Fisman Hendri, serta kelompok tani yang diwakili Sujiono.



Panen dilakukan di lahan seluas ±1.000 M² milik Bpk. Sujiono dengan titik koordinat 0,71534N 100.54095E. Jenis tanaman yang dipanen adalah jagung pipil.



Kegiatan ini merupakan wujud dukungan Polri terhadap Asta Cita Presiden RI dalam mewujudkan Swasembada Pangan melalui Program Ketahanan Pangan Nasional. Seluruh biaya kegiatan bersumber dari anggaran petani.

Dari hasil panen diperoleh jagung sebanyak 2.500 Kg yang kemudian dijual kepada pihak Gudang Bulog di Kecamatan Tandun. Selama masa tanam, kendala yang dihadapi adalah terbatasnya persediaan air.

Kegiatan berakhir pukul 11.30 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

***Friska Manalu***

Piket Koramil 03/Serengan Bersama Linmas Kecamatan Serengan  Patroli Malam Guna Tercipta Wilayah Aman dan Terkendali


Uploaded Image

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Peltu Sugianto melaksanakan patroli dan komunikasi  guna mengajak dan menghimbau  masyarakat di Jalan Veteran guna terciptanya kondisi  yang aman dan kondusif  di wilayah Kecamatan Serengan Kota Surakarta, Kamis (03/09/2026) Pukul 21.00 Wib.

Peltu Sugiyanto mengatasi kegiatan patroli dilaksanakan di tempat warung Hik ataupun keramaian di Jalan Veteran guna mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan dan juga memberikan himbauan kepada  warga masyarakat yang nongkrong dan menikmati hidangan hik agar tetep menjaga kenyamanan dilingkungannya masing masing

"Terutama musim kemarau yang panjang dengan cuaca yang panas  akan  berdampak pada lingkungan khususnya antisipasi adanya kebakaran dilingkungan terutama ketika membuang puntung  rokok ke tempat sampah kering / tempat yang mudah terbakar bahkan antisipasi terjadinya   konselting listrik dirumah / bangunan yang padat penduduknya."ujarnya.

Penulis : Arda 72

Kamis, 03 September 2026

Perkuat Sinergi, Lapas Pasir Pangaraian Gelar “Coffee Talk Bersama Insan Pers”




ROKAN HULU – Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian menggelar kegiatan “Coffee Talk Bersama Insan Pers” pada Kamis (3/9/2026) di area kunjungan Lapas. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi transparan antara Lapas dan media.



Acara diawali dengan sambutan Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian, Efendi Parlindungan Purba. Dalam arahannya, Kalapas menyampaikan informasi terkait pelaksanaan tugas, pengamanan, serta pelayanan kepada warga binaan yang seluruhnya dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.



Selain silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan pejabat baru Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian, Preddy Rinadi Siregar, kepada rekan-rekan media. Pengenalan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara Lapas dan insan pers ke depan.



Suasana berlangsung santai dan kekeluargaan. Jajaran pejabat Lapas bersama awak media duduk bersama sambil berdiskusi mengenai perkembangan pemasyarakatan, program pembinaan warga binaan, serta peran strategis media dalam menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat.



“Kami ingin membangun komunikasi dua arah yang sehat dengan insan pers. Media adalah mitra strategis kami dalam menyampaikan informasi pemasyarakatan yang transparan dan humanis kepada publik,” ujar Kalapas Efendi Purba.

Pada kesempatan yang sama, KPLP yang baru, Preddy Rinadi Siregar, juga menyampaikan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dengan media dan masyarakat guna mendukung keterbukaan informasi publik.

Para insan pers yang hadir menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi langkah proaktif Lapas Pasir Pangaraian dalam menjalin komunikasi dengan media.

Mengusung semangat “Bersama Pers, Bangun Informasi Pemasyarakatan yang Transparan dan Humanis”, Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian berkomitmen menjaga kolaborasi positif demi peningkatan pelayanan publik yang lebih baik.

Kegiatan ini berlangsung dengan aman kondusif dan di akhiri Poto bersama dengan insan pers .

***Friska Manalu ***

Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Warga Binaan




Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan kembali memperkuat langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) melalui pelaksanaan razia gabungan serta tes urine terhadap warga binaan, Rabu (2/9/2026).



Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan Lapas Pasir Pangarayan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif sekaligus mencegah adanya peredaran maupun penyalahgunaan barang-barang terlarang di dalam Lapas.

Razia gabungan dipimpin oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib (Kasi Adm. Kamtib) Moch. Subhan Zakaria bersama jajaran pengamanan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dengan melibatkan personel TNI. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Dalam pelaksanaannya, petugas menyusuri sejumlah kamar hunian warga binaan dengan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap lingkungan kamar serta barang-barang milik warga binaan. Pemeriksaan badan terhadap warga binaan juga dilakukan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Petugas melakukan pemeriksaan secara teliti dan humanis dengan tetap mengedepankan standar operasional prosedur dalam pelaksanaan razia. Setiap barang yang ditemukan dan tidak sesuai dengan ketentuan selanjutnya didata dan diamankan untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Selain razia, Lapas Pasir Pangarayan juga melaksanakan tes urine terhadap warga binaan sebagai langkah preventif dalam mendeteksi dini kemungkinan adanya penyalahgunaan narkotika di lingkungan Lapas.

Sebanyak 20 orang warga binaan mengikuti tes urine. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh hasil tes urine dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kasi Adm. Kamtib Moch. Subhan Zakaria, menyampaikan bahwa kegiatan razia dan tes urine merupakan langkah preventif yang dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen Lapas dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Kegiatan razia gabungan dan tes urine ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini yang kami lakukan secara berkelanjutan. Kami ingin memastikan kondisi Lapas tetap aman dan kondusif, sekaligus mencegah adanya barang-barang terlarang maupun penyalahgunaan narkotika di lingkungan Lapas,” ujar Subhan.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Freddy Rinadi Siregar menegaskan bahwa jajaran pengamanan akan terus meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sinergi dengan aparat terkait dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.

“Kami terus memperkuat sinergi dengan aparat terkait, termasuk TNI, sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Pengawasan dan deteksi dini akan terus kami tingkatkan secara konsisten dengan mengedepankan profesionalitas, humanis, serta tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku,” ujar Freddy.

Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan razia secara berkala menjadi bagian dari upaya jajaran pengamanan untuk memastikan kondisi blok dan kamar hunian tetap aman serta meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Pelaksanaan kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam upaya memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan).

Selain itu, kegiatan tersebut menjadi tindak lanjut atas arahan dan perintah pimpinan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam rangka meningkatkan kewaspadaan serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Melalui pelaksanaan razia gabungan dan tes urine secara berkala, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan deteksi dini, memperkuat pengawasan, serta membangun sinergi dengan aparat penegak hukum guna mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, bersih dari narkoba, dan kondusif.

***Friska Manalu***

Piket Koramil 03/Serengan Bersama Linmas Gencar Patroli Malam Guna Tercipta Wilayah Aman dan Terkendali

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serda Djoko Riyadi melaksanakan Patroli malam guna terciptanya wilayah yang aman terkendali di wilayah Kecamatan Serengan Kota Surakarta, Rabu (02/09/2026) Pukul 21.00 Wib.

Dikatakan Serda Joko Riyadi Pelaksanaan patroli tersebut dilaksanakan di wilayah keramaian dan obyek vital yang berada di wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta.

"Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna menciptakan lingkungan yang aman dan terkendali serta hal tersebut senantiasa dilaksanakan demi memastikan dan mengecek langsung kondisi wilayah di saat malam hari."ujarnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Polsek Kunto Darussalam Tangkap Kurir dan Pengedar Sabu, 7 Paket Narkotika Disita




ROKAN HULU – Polsek Kunto Darussalam berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis sabu di Desa Bagan Tujuh, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria yang diduga berperan sebagai kurir dan seorang lainnya yang diduga sebagai pengedar.

Kedua pria tersebut yakni RS alias OY (29) yang diduga berperan sebagai kurir dan R (28) yang diduga sebagai pengedar. Keduanya diamankan dalam rangkaian pengungkapan pada Senin (31/8/2026) malam.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kunto Darussalam AKP Joko Frasanta, S.H., mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya sebuah rumah di Desa Bagan Tujuh yang diduga kerap digunakan sebagai tempat transaksi narkotika jenis sabu.

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan di sekitar lokasi. Sekitar pukul 22.30 WIB, petugas melihat RS alias OY keluar dari rumah yang dicurigai menggunakan sepeda motor. Petugas kemudian mengamankan dan melakukan penggeledahan terhadap badan serta kendaraannya, namun tidak menemukan narkotika.

Petugas kemudian melakukan pengembangan dengan membawa RS alias OY kembali ke rumah yang dicurigai tersebut. Sekitar pukul 23.00 WIB, polisi menggerebek rumah tersebut dan menemukan R di dalamnya.

Dari hasil penggeledahan di kamar R, petugas menemukan tujuh paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 5 gram yang disimpan di dalam sebuah dompet. Polisi juga mengamankan dua alat hisap atau bong, satu pak plastik klip bening, dua kaca pirex, dua sendok, dua mancis, dua unit telepon genggam Android, uang tunai Rp2.118.000, satu timbangan digital serta empat buku yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, R memberikan informasi mengenai asal narkotika tersebut. Petugas kemudian melakukan pengembangan untuk mencari pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut. Namun, saat petugas mendatangi kediamannya, orang yang dimaksud tidak berada di tempat.

Sementara itu, dalam rangkaian pengungkapan tersebut, RS alias OY diduga berperan sebagai kurir. Polisi mengamankan satu paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,24 gram, satu unit telepon genggam Android dan satu unit sepeda motor.

Hasil tes urine terhadap RS alias OY juga menunjukkan positif mengandung Amphetamine dan Metamfetamin.

“Kami masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika ini,” ujar AKP Joko Frasanta.

Atas perbuatannya, kedua terduga pelaku diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan disangkakan Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana juncto Lampiran II Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Tindak Pidana juncto Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Saat ini kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Kunto Darussalam untuk menjalani proses hukum dan pengembangan lebih lanjut.

***Friska Manalu***
 *(Humas Polres Rohul)*

Tanggap Bencal, Regu Pemadam Kodim 0735/Surakarta Berjibaku Padamkan Kebakaran di TPA Putri Cempo


Uploaded Image

Surakarta — Regu pemadam dari Kodim 0735/Surakarta bersama petugas gabungan dari Polri, BPBD, SAR, serta warga masyarakat berjibaku memadamkan kebakaran yang terjadi di kawasan tempat pembuangan akhir (TPA) Putri Cempo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Rabu, (02/9/2026)

Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama untuk mencegah api kembali meluas dan merambat ke area pemukiman penduduk.

Dalam kegiatan tersebut, personel gabungan melakukan penyemprotan air serta melakukan penyisiran di sekitar lokasi kebakaran untuk untuk mencegah api tidak merembet ke Pemukiman Warga.

Uploaded Image

Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., melalui Danramil 04/Jebres Kapten Cba Sugiono menyampaikan bahwa keterlibatan TNI bersama unsur terkait merupakan bentuk sinergi dalam membantu penanganan bencana kebakaran di wilayah TPA Putri Cempo sekaligus melindungi lingkungan serta masyarakat di sekitar kawasan terdampak.

“Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel."ujarnya.

Selain personel TNI, Polri, BPBD dan SAR, masyarakat sekitar turut membantu proses pemadaman dan pemantauan. Sinergi seluruh unsur tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan kebakaran serta meminimalkan dampak terhadap kawasan TPA Putri Cempo.

"Kami mengimbau kepada seluruh warga masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya di kawasan TPA Putri Cempo dan wilayah sekitar masing-masing."imbuhnya.

"Mari kita sama-sama berdoa semoga kebakaran yang terjadi di wilayah TPA Putri Cempo ini segera teratasi, api segera dapat dipadamkan dan situasi aman dan kondusif."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Rabu, 02 September 2026

Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Alas Kethu



Uploaded Image

Wonogiri – Personel Damkar Kodim 0728/Wonogiri bersama Damkar Kabupaten Wonogiri, tim gabungan, serta personel Yonif TP 448, melaksanakan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Alas Kethu, Lingkungan Seneng RW 07 dan Lingkungan Ngasinan RW 06, Kelurahan Giriwono, Kecamatan Wonogiri. Rabu (2/9/2026).

Petugas gabungan bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan adanya kebakaran yang melanda kawasan hutan dan lahan. Dengan menggunakan peralatan pemadam kebakaran serta perlengkapan pendukung lainnya, personel bersama-sama melakukan penyisiran dan pemadaman di sejumlah titik yang terdampak.

Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melalui Pasi Ops Kapten Inf Suraji menjelaskan, Kondisi medan yang merupakan kawasan hutan dan lahan dengan vegetasi yang mudah terbakar menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Selain melakukan pemadaman, petugas juga berupaya melakukan pendinginan guna mencegah munculnya kembali titik api dan meluasnya kebakaran ke area lainnya.

Uploaded Image

Sinergi antara Damkar Kodim 0728/Wonogiri, Damkar Kabupaten Wonogiri, Yonif TP 448, serta unsur tim gabungan menjadi langkah penting dalam mempercepat penanganan kebakaran dan menjaga agar api tidak semakin meluas.

Petugas mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di sekitar kawasan hutan, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api, terutama di tengah kondisi lahan yang kering.

Upaya pemadaman dan pemantauan terus dilakukan hingga kondisi di lokasi dinyatakan aman dan tidak terdapat lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Penulis : Arda 72

Kandang Ayam BUMDes Berhenti Beroperasi Sejak 2022, Keberadaan Aset Dan Pertanggungjawaban Dipertanyakan




 Pengelolaan unit usaha peternakan ayam yang dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) desa koto tandun kec tandun,menjadi sorotan. Kandang ayam yang diperkirakan dibangun atau mulai dikelola sekitar tahun anggaran 2021 atau 2022 tersebut, berdasarkan informasi yang diperoleh, diduga sudah tidak beroperasi dan kegiatan usahanya dihentikan pada 2022.

Berhentinya usaha tersebut menimbulkan sejumlah pertanyaan, terutama menyangkut kondisi usaha, penggunaan modal, laporan keuangan, serta keberadaan aset BUMDes setelah kegiatan peternakan ayam tidak lagi berjalan.

Informasi awal menyebutkan, usaha tersebut mengalami kondisi yang tidak menguntungkan atau mengalami kerugian sehingga akhirnya tidak dilanjutkan. Bahkan, terdapat penyebutan bahwa usaha tersebut mengalami kondisi "pailit" atau "tumpur"..
yang menjadi pertanyaan mengapa bisa mengalami kerugian sementara kandang ayam di kontrakkan kepada pihak ketiga oleh bumdes kotan mandiri dan sdr. Andi muhajir.

Namun, istilah tersebut masih perlu diklarifikasi dan dibuktikan melalui dokumen resmi, karena belum diketahui apakah penghentian usaha tersebut secara administrasi memang dinyatakan sebagai kerugian usaha, gagal usaha, atau memiliki status lain sesuai laporan pertanggungjawaban BUMDes.

Saat kegiatan usaha tersebut berjalan, pengelolaan BUMDes sekaligus unit usaha peternakan ayam disebut berada di bawah tanggung jawab Andi Muhajir, selaku pengelola BUMdes Desa koto tandun dan kepala unit.

Kondisi tersebut memunculkan sejumlah pertanyaan publik,sementara awak media SULTANMUDA TV,berupaya konfirmasi kepada saudari buk Nora selaku ketua BUMDES tersebut dengan melalu panggilan whatsAp tidak di angkat dan di chat blum mendapat kan jawaban yang kongkrit atau memuaskan

Di antaranya, berapa nilai modal yang digunakan untuk membangun dan menjalankan usaha kandang ayam tersebut? Dari mana sumber modalnya? Berapa jumlah ternak yang pernah dikelola? Berapa hasil penjualan dan biaya operasionalnya? Berapa nilai kerugian yang terjadi hingga usaha tersebut dihentikan?

Selain itu, masyarakat juga patut mengetahui bagaimana kondisi aset kandang ayam setelah usaha berhenti. Apakah bangunan dan perlengkapan kandang masih ada, dialihkan, dijual, atau mengalami kerusakan?. yang sampai saat ini nilai keuangan bumdes dari baik uang tabungan tetap masyarakat, denda masyarakat yang sejak tahun 2016.

Pertanyaan lainnya adalah apakah seluruh aset dan keuangan unit usaha tersebut telah dicatat dalam laporan pertanggungjawaban BUMDes. karena masyakat khawatir DI DUGA ada nasabah dengan memakai nama fiktif sebagai peminjam di bumdes kotan.

Jika benar usaha tersebut telah berhenti sejak 2022, maka laporan mengenai kondisi terakhir unit usaha, neraca aset, arus kas, serta pertanggungjawaban pengelolanya menjadi penting untuk diketahui masyarakat desa.

Apalagi BUMDes pada prinsipnya merupakan badan usaha yang memiliki keterkaitan dengan kepentingan dan aset desa. Karena itu, pengelolaan modal dan asetnya semestinya dapat dipertanggungjawabkan secara transparan sesuai ketentuan yang berlaku.

Awak media berupaya melakukan konfirmasi kepada Andi Muhajir selaku pengelola BUMDes sekaligus kepala unit, pemerintah desa, serta pihak terkait lainnya untuk memperoleh penjelasan mengenai kronologi berdirinya usaha kandang ayam, besaran modal, kondisi usaha hingga penghentian pada 2022, serta keberadaan aset setelah usaha tidak lagi berjalan.

Pemberitaan ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebutkan.
(Sumber Sultan Muda TV)
Team

Pangdam IV/Diponegoro Tinjau Jembatan Gantung Merah Putih dan Resmikan Sumur Bor di Pati


Uploaded Image

Pati – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., meninjau pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih di Desa Kayen, Kabupaten Pati, sekaligus meresmikan penggunaan sumur bor di Desa Tanjungsekar, Kecamatan Puncakwangi, Kabupaten Pati, Rabu (2/9/2026).

Kehadiran Pangdam di Desa Kayen disambut antusias oleh warga dan para pelajar yang telah menunggu di sekitar lokasi pembangunan. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan jembatan sekaligus memastikan setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai standar dan ketentuan konstruksi yang berlaku.

Pangdam menegaskan, pengecekan dilakukan sejak proses pembangunan berlangsung agar kualitas dan kekuatan konstruksi benar-benar terjamin. Menurutnya, jembatan yang dibangun harus memberikan rasa aman bagi masyarakat ketika nantinya digunakan.

Uploaded Image

"Kami ingin melihat proses pembangunannya dan meyakinkan bahwa proses pembangunannya sesuai dengan standar yang berlaku. Kita tidak ingin nanti jembatan sudah jadi, kemudian timbul masalah karena tidak sesuai dengan konstruksinya," ujar Pangdam.

Jembatan tersebut nantinya diharapkan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 500 kepala keluarga di wilayah setempat. Selain memperpendek jalur transportasi warga, keberadaan jembatan akan memudahkan mobilitas masyarakat, termasuk para pelajar yang menuju sekolah serta warga yang beraktivitas menuju persawahan.

Pangdam menyebut pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih merupakan bagian dari program Presiden RI yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar aktivitas warga sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Pati.

Uploaded Image

Dari Desa Kayen, Pangdam melanjutkan kegiatan ke Desa Tanjungsekar, Kecamatan Puncakwangi, untuk meresmikan penggunaan sumur bor yang dibangun Kodim 0718/Pati sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi keterbatasan air, khususnya di tengah kondisi musim kemarau yang terjadi saat ini.

"Kita menerima informasi bahwa di daerah sini kekurangan air. Dalam situasi musim kemarau ini sulit masyarakat mendapatkan air, makanya kita berinisiatif untuk membangun ataupun membuat sumur bor. Alhamdulillah air sudah bisa jalan dan masyarakat sudah bisa menikmati air tersebut," ungkap Pangdam.

Sumur bor tersebut memiliki kedalaman sekitar 80 meter dengan kualitas air yang dinilai baik dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, seperti mandi dan memasak. Air ditampung dalam bak berkapasitas sekitar 5.000 liter, sehingga masyarakat dapat mengambil air sesuai kebutuhan setiap hari.

Warga tampak antusias memanfaatkan fasilitas tersebut. Sejumlah masyarakat terlihat mengambil air dari tempat penampungan yang telah disiapkan. Bagi warga, tersedianya sumber air menjadi bantuan yang berarti untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama ketika sumber air mengalami keterbatasan pada musim kemarau.

Pangdam menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan air bersih akan terus menjadi perhatian. Di wilayah Pati saat ini telah dibangun dua sumur bor dan direncanakan akan ditambah dua titik lagi. Program serupa juga akan terus dikembangkan di berbagai wilayah Jawa Tengah yang benar-benar membutuhkan sumber air, dengan target pembangunan sekitar 100 sumur bor.
Selain meninjau pembangunan infrastruktur dan meresmikan sumur bor, Pangdam juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap warga di wilayah tersebut.

Melalui pembangunan jembatan dan penyediaan sumber air bersih, Kodam IV/Diponegoro terus mendorong hadirnya manfaat nyata bagi masyarakat. Infrastruktur yang menghubungkan warga dan sumber air yang memenuhi kebutuhan dasar menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengabdian TNI yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat.

 (Pendam IV/Diponegoro)

Selasa, 01 September 2026

Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa



Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus memperkuat komunikasi dan membangun hubungan yang harmonis dengan warga binaan melalui kegiatan sambung rasa. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Lapas dalam membuka ruang dialog secara langsung untuk mendengarkan berbagai keluhan, saran, serta masukan dari warga binaan.

Kegiatan sambung rasa dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menciptakan suasana kehidupan yang aman, tertib, dan kondusif di lingkungan Lapas. Melalui komunikasi secara langsung, petugas dapat mengetahui kondisi maupun permasalahan yang dihadapi warga binaan sekaligus mencari solusi secara bersama-sama.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menegaskan bahwa sambung rasa merupakan bagian penting dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Menurutnya, komunikasi yang terbuka dapat membantu jajaran memahami kondisi warga binaan sekaligus mencegah munculnya permasalahan yang lebih besar.
“Sambung rasa ini penting untuk membangun komunikasi yang baik dengan warga binaan. Kita ingin mendengar secara langsung apa yang menjadi keluhan, kebutuhan, maupun permasalahan mereka, sehingga setiap persoalan yang muncul dapat segera kita tindak lanjuti dan carikan solusinya,” ujar Efendi.

Dalam kegiatan tersebut, warga binaan diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan dan pelaksanaan pembinaan di dalam Lapas. Setiap masukan yang disampaikan menjadi bahan evaluasi bagi jajaran untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan.

Kalapas juga menekankan kepada jajaran agar kegiatan sambung rasa tidak hanya dilakukan secara insidental, tetapi dapat dijadwalkan dan dilaksanakan secara berkesinambungan. Dengan demikian, komunikasi antara petugas dan warga binaan dapat terus terjaga.

Kita akan terus mendorong agar kegiatan sambung rasa dilaksanakan secara berkesinambungan. Dengan komunikasi yang intensif, kita dapat lebih cepat mengetahui kondisi di lapangan dan mengambil langkah yang tepat. Yang terpenting, warga binaan merasa didengar dan mendapatkan pelayanan serta pembinaan yang baik,” lanjut Kalapas

Selain menjadi sarana menyerap aspirasi, kegiatan sambung rasa juga menjadi bagian dari upaya membangun sambung rasa, sambung hati, dan sambung komunikasi antara petugas dengan warga binaan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih humanis dengan tetap berpedoman pada aturan dan ketentuan yang berlaku.

Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan kepada warga binaan. Melalui komunikasi yang terbuka, humanis, dan berkelanjutan, diharapkan berbagai potensi permasalahan dapat diantisipasi sejak dini serta tercipta situasi Lapas yang aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan sambung rasa tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dalam menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang lebih responsif, humanis, dan berorientasi pada proses pembinaan warga binaan.

Polsek Ujung Batu Tangkap Dua Orang Pengedar Sekaligus Pengguna Sabu di Kelurahan Ujungbatu



ROKAN HULU – Jajaran Polsek Ujung Batu, Polres Rokan Hulu, berhasil mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kelurahan Ujungbatu, Kecamatan Ujung Batu. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua orang tersangka, seorang laki-laki dan seorang perempuan, pada Senin (31/8/2026) dini hari.

Kedua tersangka masing-masing berinisial DRS alias D (28) dan RM alias R (32). Keduanya diamankan di belakang salah satu rumah warga di Gang Jalan Mangga, Kelurahan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima Kapolsek Ujung Batu, KOMPOL Buyung Kardinal, S.H., M.H., pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Masyarakat melaporkan bahwa wilayah Kelurahan Ujungbatu diduga kerap menjadi lokasi terjadinya transaksi narkotika.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Ujung Batu memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Ujung Batu, AKP Sudarto Sihombing, S.Sos., bersama tim untuk melakukan penyelidikan.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, petugas akhirnya mengamankan kedua tersangka pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 00.10 WIB. Penangkapan dan penggeledahan terhadap keduanya turut disaksikan oleh Ketua RT setempat.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dua paket narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klip. Selain itu, turut diamankan satu buah tas selempang merek Les Catino warna pink, satu unit telepon genggam merek Oppo A6X warna biru, serta satu unit telepon genggam merek Vivo Y21 warna biru.

Kedua tersangka diduga berperan sebagai penjual sekaligus pengguna narkotika. Mereka juga mengakui barang bukti yang ditemukan petugas tersebut merupakan milik mereka. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, keduanya juga dinyatakan positif narkotika melalui tes urine.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Ujung Batu KOMPOL Buyung Kardinal, S.H., M.H., menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan upaya pemberantasan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Rokan Hulu.

“Kami mengapresiasi informasi yang diberikan masyarakat. Pemberantasan narkotika membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat. Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika di lingkungannya,” tegasnya.
Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, para tersangka diproses sesuai dengan Pasal 609 Ayat (2) Huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana sebagaimana telah disesuaikan melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, juncto Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. *(Humas Polres Rohul)*

Kalapas Hadiri Kajari Rohul Cup, Lapas Pasir Pangarayan Turunkan Tim Terbaik



Rokan Hulu - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menghadiri pembukaan Kajari Rokan Hulu Cup, sebuah ajang pertandingan mini soccer yang turut diikuti oleh sejumlah instansi di Kabupaten Rokan Hulu, Senin (31/8).

Kegiatan pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri oleh Bupati Rokan Hulu bersama Wakil Bupati Rokan Hulu serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perwakilan instansi terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan turut memberikan dukungan kepada tim mini soccer Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan yang ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Lapas Pasir Pangarayan menurunkan tim terbaiknya untuk berkompetisi dan membawa nama baik satuan kerja dalam ajang olahraga antarlembaga tersebut.

Partisipasi Lapas Pasir Pangarayan dalam Kajari Rohul Cup tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun sinergi antarlembaga di Kabupaten Rokan Hulu.

Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan menyampaikan bahwa keikutsertaan jajaran Lapas dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan positif yang dapat memperkuat kebersamaan dan hubungan baik antarinstansi.

“Selain menjaga kebugaran dan semangat berkompetisi, kegiatan seperti ini menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan dengan instansi lain. Kami berharap tim Lapas Pasir Pangarayan dapat memberikan penampilan terbaik dan menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan,” ujar Kalapas.

Dengan semangat kebersamaan dan sportivitas, tim Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan siap memberikan kemampuan terbaik dalam setiap pertandingan Kajari Rokan Hulu Cup serta membawa nama baik Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan.
Berdasarkan hasil pertandingan pertama tim Lapas Pasir Pangarayan dengan nama tim L’Pasian FC berhasil unggul 1-0 dari tim Bank BPR Rokan Hulu. Gol tunggal dicetak oleh Al-Ashari.