Rakyat Nusantara News

Berita Terkini

Cirebon Menjadi Saksi Al Azhar Cup XXV: Prestasi, Karakter, dan Semangat Sportivitas

RN NEWS (Cirebon) - Kota Cirebon kembali menjadi ruang pertemuan bagi generasi muda dari berbagai daerah. Kali ini, melalui gelaran Al Azha...

Postingan Populer

Kamis, 08 Oktober 2026

Cirebon Menjadi Saksi Al Azhar Cup XXV: Prestasi, Karakter, dan Semangat Sportivitas


RN NEWS (Cirebon) -
Kota Cirebon kembali menjadi ruang pertemuan bagi generasi muda dari berbagai daerah. Kali ini, melalui gelaran Al Azhar Cup XXV Futsal Se-Indonesia Tahun 2026 yang berlangsung di SD Islam Al Azhar 3 Cirebon, Kamis (8/10/2026).

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, hadir sekaligus membuka turnamen futsal yang mempertemukan para pelajar dari berbagai sekolah Al Azhar di Indonesia tersebut.

Wali Kota  menyampaikan apresiasi kepada YPI Al Azhar, Yayasan Siti Chodidjah Cirebon, SD Islam Al Azhar 3 Cirebon, serta seluruh panitia yang telah menjaga konsistensi penyelenggaraan Al Azhar Cup hingga memasuki edisi ke-25.

“Atas nama Pemerintah Kota Cirebon, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada YPI Al Azhar, Yayasan Siti Chodidjah, dan seluruh jajaran panitia. Bisa menyelenggarakan turnamen futsal berskala nasional hingga 25 kali tentu bukan sesuatu yang mudah. Dibutuhkan konsistensi, kerja keras, dan dedikasi yang tinggi,” ujar Wali Kota.


Menurutnya, penyelenggaraan turnamen tersebut tidak hanya memberikan ruang bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan di bidang olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter.

Wali Kota  menilai olahraga memiliki nilai pendidikan yang kuat. Melalui futsal, anak-anak belajar mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepatuhan terhadap aturan, sekaligus membangun mental untuk menghadapi kemenangan maupun kekalahan.

“Turnamen futsal ini adalah wadah edukasi yang sangat nyata. Anak-anak dilatih untuk disiplin, menaati aturan, dan yang paling penting belajar bekerja sama dalam sebuah tim. Untuk mencapai kesuksesan, kita tidak bisa berjalan sendiri. Kita membutuhkan orang lain dan harus mampu saling membantu,” katanya.

Karena itu, Wali Kota berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan Al Azhar Cup bukan semata-mata sebagai ajang mengejar kemenangan, tetapi juga kesempatan untuk membangun persahabatan dan pengalaman.


Ia meminta para pemain tampil maksimal, bermain dengan gembira, pantang menyerah, serta tetap menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.

“Hal yang paling berharga dari olahraga bukan hanya siapa yang mengangkat piala paling besar atau mencetak gol paling banyak. Yang jauh lebih penting adalah siapa yang mampu bermain dengan jujur dan sportif. Hormati keputusan wasit, patuhi aturan, dan hargai teman-teman dari tim lawan,” tuturnya.

Wali Kota  juga mengajak para pelatih dan orang tua untuk memberikan dukungan yang positif dari pinggir lapangan. Menurutnya, dukungan orang dewasa sangat penting agar anak-anak dapat menikmati pertandingan dalam suasana yang aman, sehat, dan menyenangkan.

“Kalah atau menang adalah hal yang biasa. Tetapi tetap tersenyum dan mau bersalaman setelah pertandingan selesai, itu baru mental juara yang luar biasa,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Siti Chodidjah Cirebon, Emirzal Hamdani, menyampaikan bahwa menjadi tuan rumah Al Azhar Cup XXV merupakan sebuah kehormatan bagi Kota Cirebon dan keluarga besar Yayasan Siti Chodidjah.

Ia menyambut kedatangan seluruh kontingen dari berbagai daerah sekaligus mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Cirebon dan berbagai pihak yang ikut menyukseskan kegiatan tersebut.

“Merupakan sebuah kehormatan luar biasa bagi kami dipercaya menjadi tuan rumah dalam perhelatan akbar edisi perak yang ke-25 ini. Kehadiran tim-tim dari berbagai penjuru Indonesia menjadi bukti eratnya tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah di antara keluarga besar Al Azhar se-Indonesia,” kata Emirzal.


Emirzal menekankan bahwa Al Azhar Cup tidak hanya berbicara mengenai pertandingan dan prestasi. Lebih dari itu, turnamen tersebut menjadi momentum untuk menanamkan nilai sportivitas dan membangun karakter anak.

Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadi anak yang sportif, menjauhi perundungan atau bullying, serta mampu menunjukkan sikap saling menghormati di dalam maupun di luar lapangan.

Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan tiga nilai utama olahraga Olimpiade, yakni excellence, friendship, dan respect.

“Berikan kemampuan terbaik kalian. Jadikan olahraga sebagai jembatan untuk saling memahami dan mempererat persahabatan. Dan yang tidak kalah penting, hormati diri sendiri, rekan satu tim, lawan, perangkat pertandingan, serta aturan yang berlaku,” ujarnya.

Ia berharap nilai-nilai tersebut dapat menjadi bagian dari kebiasaan para peserta, sehingga mereka tidak hanya tumbuh menjadi atlet yang berprestasi, tetapi juga menjadi pribadi yang memiliki karakter kuat dan mampu menghargai orang lain.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah YPI Al Azhar Jakarta, Dra. Hj. Ai Kiki Rokiba, menyampaikan salam dari Ketua Umum YPI Al Azhar beserta jajaran kepada seluruh peserta dan tamu undangan.

Ai Kiki menjelaskan, YPI Al Azhar yang telah memasuki usia 74 tahun terus berkontribusi dalam pembangunan umat dan bangsa, khususnya melalui bidang dakwah, sosial, dan pendidikan.

Saat ini, kata dia, YPI Al Azhar menaungi 236 sekolah mulai jenjang TK, SD, SMP hingga SMA dengan lebih dari 64 ribu peserta didik dan 7.000 guru yang tersebar di 22 provinsi di Indonesia.

Menurut Ai Kiki, Al Azhar Cup menjadi salah satu bagian dari upaya menjaga mutu pendidikan sekaligus memberikan ruang bagi peserta didik untuk belajar melalui pengalaman di luar kelas.

“Turnamen futsal bukan hanya sekadar pertandingan di lapangan. Ini adalah lapangan pembelajaran yang sarat dengan nilai. Anak-anak belajar tanggung jawab, kemandirian, sportivitas, kejujuran, sekaligus nilai-nilai adab,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar kegiatan tetap menempatkan adab dan nilai keagamaan sebagai bagian penting dalam pelaksanaannya. Jika waktu pertandingan bertepatan dengan azan, panitia diharapkan memberikan kesempatan kepada peserta dan official untuk melaksanakan ibadah.

Ai Kiki juga berpesan kepada tim yang berhasil meraih juara agar tetap rendah hati. Sementara bagi tim yang belum berhasil menjadi juara, ia meminta agar menjadikan pengalaman tersebut sebagai pembelajaran untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.

“Mudah-mudahan kegiatan dari awal sampai akhir berjalan lancar, baik, sukses, dan berkah. Sesuai dengan tema Al Azhar Cup 2026, sukses dan berkah,” ujarnya.

 

(Elias) 

Sinergi TNI dan Warga, Babinsa Manahan Bersama Petugas Kebersihan Gotong Royong Ciptakan Lingkungan Bersih, Aman dan Nyaman


Uploaded Image

Surakarta – Wujudkan lingkungan yang sehat dan asri, Babinsa Kelurahan Manahan Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serma Saring dan Sertu Supriyadi bersama petugas kebersihan dan warga masyarakat melaksanakan kerja bakti pembersihan lingkungan di wilayah Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari,  Kamis (08/10/2026).

Berbagai kegiatan terus dilakukan oleh Babinsa bersama warga masyarakat maupun elemen masyarakat lainnya, salah satunya melalui kegiatan kerja bakti pembersihan sampah dan pemangkasan dahan pohon di wilayah binaan guna menciptakan lingkungan yang sehat, bersih dan nyaman.

Serma Saring menyampaikan bahwa di musim kemarau yang cukup panjang saat ini terkadang menimbulkan berbagai hal negatif, seperti gangguan kesehatan, bahaya kebakaran, maupun dampak negatif lainnya.

"Sehingga perlu adanya antisipasi dari aparat terkait maupun warga masyarakat, salah satunya dengan pembersihan semak belukar ataupun tumpukan sampah kering yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa, petugas kebersihan dan warga tampak kompak membersihkan sampah yang berserakan, menyapu jalan, serta memangkas dahan pohon yang sudah rimbun dan mengganggu akses jalan.

Kegiatan gotong royong ini tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih, namun juga mempererat sinergitas dan kemanunggalan antara TNI dengan rakyat. Kebersamaan seperti ini diharapkan terus terjaga demi kenyamanan dan keamanan bersama.

Dengan adanya kerja bakti ini, warga Kelurahan Manahan berharap lingkungan menjadi lebih sehat, terhindar dari penyakit dan potensi kebakaran, serta nyaman untuk ditinggali.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Pastikan Tepat Sasaran, Babinsa Purwodiningratan Dampingi Pendistribusian Makan Bergizi Gratis di SDN Purwodiningratan


Uploaded Image

Surakarta – Dalam rangka mendukung program pemenuhan gizi anak sekolah, Babinsa Kelurahan Purwodiningratan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka Suparno melaksanakan pendampingan pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bertempat di SDN Purwodiningratan Jl. Martolukutan, Kelurahan Purwodiningratan, Kecamatan Jebres, Kamis (08/10/2026).

Serka Suparno menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pendistribusian MBG merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam pemenuhan gizi anak-anak sekolah.

"Kami hadir untuk memastikan program ini berjalan lancar dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh siswa penerima manfaat berupa makan bergizi," ujar Serka Suparno.

Selain melakukan pendampingan pendistribusian, Babinsa juga aktif berinteraksi dengan para guru maupun siswa serta memberikan edukasi singkat mengenai pentingnya pola makan sehat dan bergizi. Harapannya, kesadaran akan pentingnya gizi yang baik dapat tertanam sejak dini.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala SDN Purwodiningratan Ibu Sri Wahyuningsih Basiroh, S.Pd. menyampaikan apresiasinya terhadap upaya Babinsa dan program MBG tersebut.

"Kami sangat terbantu dengan adanya program ini dan para siswa mendapatkan makanan bergizi yang tentunya berdampak positif terhadap kesehatan dan konsentrasi belajar mereka," ungkapnya.

Dengan adanya program Makan Bergizi Gratis ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan, semangat belajar serta kualitas generasi penerus bangsa di wilayah Kelurahan Purwodiningratan khususnya.

Penulis : Arda 72

Lapas Pasir Pangarayan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gigi, Wujudkan Pelayanan Kesehatan Optimal bagi Warga Binaan




Pasir Pangarayan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan gigi yang dilaksanakan secara rutin bagi warga binaan, Kamis (8/10/2026).



Pemeriksaan kesehatan gigi dilakukan oleh drg. Khairunnisa sebagai bagian dari layanan kesehatan di Lapas Pasir Pangarayan. Dalam kegiatan tersebut, warga binaan mendapatkan pemeriksaan kondisi gigi dan mulut, konsultasi kesehatan, edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi, serta penanganan awal terhadap keluhan yang dialami.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi sejak dini berbagai permasalahan kesehatan gigi dan mulut sehingga dapat segera ditindaklanjuti. Selain itu, pemeriksaan rutin juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga binaan akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan gigi sebagai bagian dari kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, melalui Kasi Binadik dan Giatja Andi Rahman, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan, termasuk kesehatan gigi, merupakan hak yang harus dipenuhi bagi setiap warga binaan.

"Pelayanan kesehatan merupakan salah satu hak dasar warga binaan yang menjadi perhatian kami, termasuk kesehatan gigi dan mulut. Melalui pemeriksaan yang dilakukan secara rutin, kami berharap kondisi kesehatan warga binaan tetap terjaga sehingga mereka dapat mengikuti seluruh program pembinaan dengan baik. Lapas Pasir Pangarayan akan terus berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas melalui sinergi dengan tenaga medis dan instansi terkait," ujar Andi Rahman mewakili Kalapas Efendi P. Purba.

Lapas Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui pelaksanaan pemeriksaan secara berkala serta kerja sama dengan tenaga medis, salah satunya drg. Khairunnisa. Dengan pelayanan kesehatan yang berkesinambungan, diharapkan tercipta lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan mendukung keberhasilan proses pembinaan menuju warga binaan yang lebih produktif dan siap kembali ke tengah masyarakat.

***Friska Manalu*""

Lapas Pasir Pangarayan Hadiri Penganugerahan Gelar Adat LAMR Rokan Hulu, Wujud Dukungan terhadap Pelestarian Budaya Melayu




Pasir Pangarayan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menghadiri kegiatan Penganugerahan Gelar Adat yang diselenggarakan oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Rokan Hulu pada Rabu (7/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Lapas Pasir Pangarayan diwakili oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja), Andi Rahman.



Penganugerahan gelar adat tersebut merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi kepada para pemimpin daerah atas dedikasi serta pengabdiannya dalam membangun Kabupaten Rokan Hulu dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Melayu. Gelar adat diberikan kepada Bupati Rokan Hulu, Wakil Bupati Rokan Hulu, Ketua DPRD Kabupaten Rokan Hulu, serta unsur pimpinan DPRD Kabupaten Rokan Hulu.

Kehadiran Lapas Pasir Pangarayan dalam kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi dan dukungan terhadap upaya pelestarian adat dan budaya Melayu sebagai bagian dari identitas daerah. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara instansi pemerintah dengan lembaga adat dalam membangun keharmonisan di tengah masyarakat.

Mewakili Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, Kasi Binadik dan Giatja Andi Rahman menyampaikan bahwa nilai-nilai adat dan budaya memiliki peran penting dalam membangun karakter bangsa, termasuk menjadi bagian dari semangat pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.

"Kami mengucapkan selamat kepada para penerima gelar adat. Semoga amanah yang diberikan menjadi motivasi untuk terus mengabdi kepada masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Melayu. Lapas Pasir Pangarayan siap mendukung setiap upaya pelestarian budaya sebagai bagian dari penguatan karakter dan kebersamaan di Kabupaten Rokan Hulu," ujar Andi Rahman mewakili Kalapas Efendi P. Purba.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berharap sinergi antara pemerintah daerah, lembaga adat, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus terjalin guna mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai budaya, persatuan, dan kearifan lokal.

***Friska Manalu***

Polsek Bonai Darussalam Tangkap Pengedar Narkotika, Enam Paket Sabu Seberat 1,50 Gram Siap Edar Disita




ROKAN HULU – Kepolisian Sektor (Polsek) Bonai Darussalam mengungkap dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu di wilayah Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.



Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial M (51 tahun) pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Penangkapan dilakukan di Pos Pemuda Pancasila (PP), Dusun II Kasang Salak, Desa Bonai.

Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K., M.H. sebelumnya menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan maraknya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Desa Bonai.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek kemudian memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Ade Eki Saputra, S.H., CPHR, bersama anggota untuk melakukan penyelidikan.

Saat berada di lokasi, petugas melihat tersangka inisial M berada di Pos PP. Polisi kemudian melihat yang bersangkutan membuang sesuatu ke arah semak-semak di belakang pos.

Petugas langsung mengamankan tersangka dan melakukan penggeledahan. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika.

Barang bukti yang diamankan antara lain satu buah dompet kunci mobil warna hitam, satu buah sekop yang terbuat dari pipet warna bening, satu buah kotak kecil warna bening, enam paket kecil narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klip bening dengan berat 1,50 gram, satu plastik klip sedang warna bening, serta uang tunai Rp100 ribu.

Kepada petugas, tersangka inisial M mengakui barang-barang tersebut merupakan miliknya. Ia juga mengaku memperoleh narkotika jenis sabu tersebut dari seseorang berinisial AS, yang disebut beralamat di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.

Selanjutnya, tersangka bersama seluruh barang bukti diamankan dan dibawa ke Polsek Bonai Darussalam untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dalam perkara tersebut, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana jo Lampiran II Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana jo Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. *(Humas Polres Rohul)*
*Polsek Bonai Darussalam Tangkap Pengedar Narkotika, Enam Paket Sabu Siap Edar Disita*

ROKAN HULU – Kepolisian Sektor (Polsek) Bonai Darussalam mengungkap dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu di wilayah Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial M (51 tahun) pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Penangkapan dilakukan di Pos Pemuda Pancasila (PP), Dusun II Kasang Salak, Desa Bonai.

Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K., M.H. sebelumnya menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan maraknya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Desa Bonai.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek kemudian memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Ade Eki Saputra, S.H., CPHR, bersama anggota untuk melakukan penyelidikan.

Saat berada di lokasi, petugas melihat tersangka inisial M berada di Pos PP. Polisi kemudian melihat yang bersangkutan membuang sesuatu ke arah semak-semak di belakang pos.

Petugas langsung mengamankan tersangka dan melakukan penggeledahan. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika.

Barang bukti yang diamankan antara lain satu buah dompet kunci mobil warna hitam, satu buah sekop yang terbuat dari pipet warna bening, satu buah kotak kecil warna bening, enam paket kecil diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klip bening, satu plastik klip sedang warna bening, serta uang tunai Rp100 ribu.

Kepada petugas, tersangka inisial M mengakui barang-barang tersebut merupakan miliknya. Ia juga mengaku memperoleh narkotika jenis sabu tersebut dari seseorang berinisial AS, yang disebut beralamat di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.

Selanjutnya, tersangka bersama seluruh barang bukti diamankan dan dibawa ke Polsek Bonai Darussalam untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dalam perkara tersebut, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana jo Lampiran II Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana jo Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 

***Friska Manalu*""
*(Humas Polres Rohul)*

Rabu, 07 Oktober 2026

Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Rapat Koordinasi Pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi Warga Binaan




Pasir Pangarayan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan mengikuti Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi bagi Warga Binaan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (6/10/2026).



Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam rangka memperkuat pelaksanaan rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan. Rapat dipimpin oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan dan diikuti oleh jajaran Kantor Wilayah Ditjenpas serta Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan.

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Jenderal Pemasyarakatan menyampaikan arahan terkait rencana tindak lanjut pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi bagi Warga Binaan. Pembentukan pusat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan pembinaan yang terarah dan berkelanjutan di lingkungan pemasyarakatan.

“Pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi merupakan langkah penting untuk memperkuat pelaksanaan pembinaan warga binaan agar berjalan secara terarah, terukur, dan berkelanjutan, sehingga dapat mendukung proses perubahan perilaku serta kesiapan warga binaan untuk kembali ke masyarakat,” ujar Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

Selain mengikuti rapat koordinasi, kegiatan dilanjutkan dengan agenda Rapat Analisis dan Evaluasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi pengarahan dan penguatan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta sesi diskusi dan tanggapan.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, menyampaikan bahwa pihaknya siap mengikuti arahan dan menindaklanjuti kebijakan yang disampaikan dalam rapat sesuai dengan tugas dan fungsi Lapas.

“Kami siap mendukung dan menindaklanjuti arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terkait penguatan rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan. Hal ini akan kami sesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan pembinaan di Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan,” ujar Efendi P. Purba.

Melalui keikutsertaan dalam rapat koordinasi dan analisis evaluasi tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berkomitmen mendukung penguatan sistem pemasyarakatan, khususnya dalam pelaksanaan pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku, peningkatan kapasitas, serta kesiapan warga binaan untuk kembali dan diterima di tengah masyarakat.

***Friska Manalu***

Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Rapat Analisis dan Evaluasi Pemasyarakatan Bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan




Pasir Pangarayan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan mengikuti Rapat Analisis dan Evaluasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang dipimpin oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan secara virtual, Selasa (6/10/2026).



Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB tersebut diikuti oleh Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, bersama jajaran dan Asesor Risiko dan Kebutuhan Narapidana dan Klien Pemasyarakatan. Seluruh peserta mengikuti kegiatan secara bersama-sama dari ruang rapat kantor sesuai dengan ketentuan pelaksanaan yang telah ditetapkan.

Rapat Analisis dan Evaluasi merupakan bagian dari upaya penguatan koordinasi, evaluasi, serta penyelarasan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Dalam kegiatan tersebut, jajaran pemasyarakatan mengikuti pengarahan dan penguatan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai bahan evaluasi serta tindak lanjut pelaksanaan tugas di masing-masing satuan kerja.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam arahannya menekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara konsisten serta penguatan koordinasi dan evaluasi di lingkungan pemasyarakatan.

“Kita harus terus memperkuat koordinasi, melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, serta melakukan evaluasi secara berkelanjutan agar penyelenggaraan pemasyarakatan semakin baik dan memberikan manfaat yang nyata” ujar Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam rapat tersebut menjadi bagian penting bagi jajaran Lapas dalam memahami arahan pimpinan sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di satuan kerja.

“Kami siap menindaklanjuti arahan dan hasil evaluasi yang disampaikan dalam kegiatan ini. Kami akan terus melakukan penguatan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan” ujar Efendi P. Purba.

Pelaksanaan rapat juga menjadi sarana untuk memastikan seluruh jajaran memahami kebijakan dan arah penguatan pemasyarakatan secara seragam. Kehadiran serta kepatuhan peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan menjadi bagian dari evaluasi pimpinan.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, memperkuat koordinasi internal, serta mendukung kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang semakin efektif, profesional, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.

***Friska Manalu***

Polsek Rambah Samo Gagalkan Transaksi Sabu, Amankan Dua Pria dengan Barang Bukti 16,30 Gram




ROKAN HULU - Polsek Rambah Samo menggagalkan dugaan transaksi narkotika jenis sabu di sebuah rumah yang berada di RT 02 RW 01 Dusun Surau Gading, Desa Rambah Samo, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Senin (5/10/2026) pagi.



Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua pria berinisial OP (30) dan RP (27), yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Rambah Samo IPDA Sarlose Mesra, S.H., mengatakan pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika di sebuah rumah di Dusun Surau Gading.

"Menindaklanjuti informasi tersebut, kami langsung melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi yang dimaksud. Saat dilakukan penggerebekan, ditemukan dua orang yang berada di dalam rumah," ujar IPDA Sarlose Mesra.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan tiga paket narkotika jenis sabu yang dikemas menggunakan plastik klip bening berles merah dan disembunyikan di bawah tempat tidur.

Dari hasil penimbangan, barang bukti narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat kotor 16,30 gram.

Selain sabu, petugas turut mengamankan dua unit telepon seluler, masing-masing merek OPPO warna hitam dan Strawberry warna biru dongker, serta uang tunai sebesar Rp350 ribu.

Dari hasil pemeriksaan awal, salah satu tersangka berinisial OP mengaku bahwa tiga paket sabu tersebut diperolehnya dari seorang pria berinisial D yang berada di Pekanbaru. Sabu tersebut kemudian rencananya diedarkan kembali di wilayah Kecamatan Rambah Samo.

"Kedua orang tersebut beserta seluruh barang bukti kemudian diamankan ke Polsek Rambah Samo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," jelas Kapolsek.

Sementara itu, hasil pemeriksaan urine sementara terhadap kedua tersangka menunjukkan positif mengandung methamphetamine.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 609 ayat (2) huruf a UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Lampiran II UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana jo Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolres Rokan Hulu melalui Kapolsek Rambah Samo menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polsek Rambah Samo.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba," pungkasnya. 

***Friska Manalu*""
*(Humas Polres Rohul)*

Cegah Bahaya Musim Hujan, Babinsa Banyuanyar & Satlinmas Gotong Royong Pangkas Ranting Pohon Mangga


Uploaded Image

Surakarta – Antisipasi bahaya pohon tumbang di musim penghujan, Babinsa Kelurahan Banyuanyar Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serka Yudha dan Sertu Daryono bersama dengan Satlinmas melaksanakan kerja bakti gotong royong pemangkasan ranting pohon mangga, bertempat di RT 02 RW 09 Kelurahan Banyuanyar, Rabu (07/10/2026).

Pemangkasan ranting pohon mangga di lingkungan permukiman ini dilakukan karena pohon tumbuh terlalu lebat dan menjulang tinggi, dikhawatirkan dapat mengganggu arus lalu lintas, merusak jaringan listrik serta berpotensi membahayakan warga saat hujan disertai angin kencang.

Serka Yudha menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap keselamatan dan kenyamanan lingkungan warga binaan.

"Kegiatan pemangkasan ini untuk mencegah pohon yang tumbuh terlalu lebat agar tidak mengganggu arus lalu lintas serta menghindari potensi bahaya di musim hujan, seperti ranting patah atau pohon tumbang," ujarnya.

Kegiatan berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Beberapa warga turut serta membawa alat pemangkas, gergaji dan membersihkan ranting-ranting yang sudah dipotong untuk kemudian diangkut agar lingkungan kembali bersih dan rapi.

Selain menjaga keamanan lingkungan, gotong royong seperti ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi antara aparat keamanan TNI dengan masyarakat serta meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Dengan adanya kegiatan ini, warga RT 02 RW 09 Kelurahan Banyuanyar merasa lebih aman dan nyaman, serta berharap kegiatan gotong royong terus rutin dilaksanakan.

Penulis : Arda 72

Dukung Swasembada Pangan, Babinsa Danukusuman Dampingi Petani Panen Padi dan Rawat Kebun Cabai di Tanggul


Uploaded Image

Surakarta – Dalam rangka mendukung program pemerintah mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan, Babinsa Danukusuman Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Sertu Tito melaksanakan pendampingan pertanian di wilayah binaan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (06/10/2026) pukul 09.00 WIB bertempat di lahan pertanian Tanggul RT 03 RW 14 Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta. Dalam kegiatan itu, Babinsa melakukan pendampingan panen padi sekaligus perawatan tanaman cabai bersama petugas taman korve dan kelompok tani setempat.

Sertu Tito yang terjun langsung ke lahan mengatakan bahwa pendampingan kepada kelompok tani menjadi agenda rutin Babinsa untuk memastikan proses pertanian berjalan optimal dan hasil panen meningkat.

"Ini sudah menjadi tugas kami sebagai aparatur kewilayahan. Kehadiran kami di tengah petani merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Kami ingin memastikan petani semangat dan hasil pertaniannya maksimal demi ketahanan pangan," ujar Sertu Tito.

Selain membantu panen padi, Babinsa juga ikut melakukan perawatan tanaman cabai mulai dari pembersihan gulma hingga pengecekan pertumbuhan tanaman agar terhindar dari hama. Lahan di bantaran tanggul tersebut dimanfaatkan secara produktif untuk ditanami padi dan palawija sebagai contoh pemanfaatan lahan kosong.

Kegiatan pendampingan ini mendapat apresiasi dari petani setempat. Kehadiran Babinsa di lapangan dinilai sangat membantu dan memberikan motivasi tersendiri bagi para petani untuk terus bercocok tanam.

Melalui kegiatan ini diharapkan ketahanan pangan di wilayah Kelurahan Danukusuman semakin kuat dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk memanfaatkan lahan yang ada menjadi lahan produktif.

Penulis : Arda 72

Perangi TBC di Jebres, Babinsa Kepatihan Wetan Dampingi Skrining Gratis ACF Bersama Puskesmas Purwodiningratan


Uploaded Image

Surakarta – Babinsa Kepatihan Wetan dan Kepatihan Kulon Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Budiono melaksanakan pendampingan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis melalui program ACF (Active Case Finding) TBC.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Puskesmas Purwodiningratan tersebut bertempat di Pendopo Kelurahan Kepatihan Wetan Jl. Sutan Syahrir No. 26, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, pada Selasa (06/10/2026).

Program ACF merupakan program skrining aktif untuk mendeteksi kasus Tuberkulosis [TBC] secara dini di lingkungan masyarakat sebagai upaya menekan angka penularan. Dalam kegiatan ini masyarakat mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bentuk kepedulian Puskesmas Purwodiningratan kepada warga.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Budiono menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan tenaga kesehatan dalam mendukung program kesehatan masyarakat.

"Pendampingan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan tenaga kesehatan dalam mendukung program kesehatan masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih. Kami berharap kehadiran Babinsa dapat membantu kelancaran kegiatan ini serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalani pemeriksaan kesehatan," ujar Sertu Budiono.

Warga Kelurahan Kepatihan Wetan tampak antusias mengikuti kegiatan skrining ini. Dengan deteksi dini melalui ACF, diharapkan kasus TBC dapat segera ditemukan dan ditangani secara cepat dan tepat.

Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan paru dan melakukan pemeriksaan rutin semakin meningkat, demi terwujudnya masyarakat yang sehat dan bebas TBC di wilayah Jebres.

(Arda 72)

Dukung Swasembada Pangan, Babinsa Danukusuman Dampingi Petani Panen Padi dan Rawat Kebun Cabai di Tanggul


Uploaded Image

Surakarta – Dalam rangka mendukung program pemerintah mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan, Babinsa Danukusuman Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Sertu Tito melaksanakan pendampingan pertanian di wilayah binaan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (06/10/2026) pukul 09.00 WIB bertempat di lahan pertanian Tanggul RT 03 RW 14 Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta. Dalam kegiatan itu, Babinsa melakukan pendampingan panen padi sekaligus perawatan tanaman cabai bersama petugas taman korve dan kelompok tani setempat.

Sertu Tito yang terjun langsung ke lahan mengatakan bahwa pendampingan kepada kelompok tani menjadi agenda rutin Babinsa untuk memastikan proses pertanian berjalan optimal dan hasil panen meningkat.

"Ini sudah menjadi tugas kami sebagai aparatur kewilayahan. Kehadiran kami di tengah petani merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Kami ingin memastikan petani semangat dan hasil pertaniannya maksimal demi ketahanan pangan," ujar Sertu Tito.

Selain membantu panen padi, Babinsa juga ikut melakukan perawatan tanaman cabai mulai dari pembersihan gulma hingga pengecekan pertumbuhan tanaman agar terhindar dari hama. Lahan di bantaran tanggul tersebut dimanfaatkan secara produktif untuk ditanami padi dan palawija sebagai contoh pemanfaatan lahan kosong.

Kegiatan pendampingan ini mendapat apresiasi dari petani setempat. Kehadiran Babinsa di lapangan dinilai sangat membantu dan memberikan motivasi tersendiri bagi para petani untuk terus bercocok tanam.

Melalui kegiatan ini diharapkan ketahanan pangan di wilayah Kelurahan Danukusuman semakin kuat dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk memanfaatkan lahan yang ada menjadi lahan produktif.

Penulis : Arda 72

Perangi TBC di Jebres, Babinsa Kepatihan Wetan Dampingi Skrining Gratis ACF Bersama Puskesmas Purwodiningratan


Uploaded Image

Surakarta – Babinsa Kepatihan Wetan dan Kepatihan Kulon Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Budiono melaksanakan pendampingan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis melalui program ACF (Active Case Finding) TBC.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Puskesmas Purwodiningratan tersebut bertempat di Pendopo Kelurahan Kepatihan Wetan Jl. Sutan Syahrir No. 26, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, pada Selasa (06/10/2026).

Program ACF merupakan program skrining aktif untuk mendeteksi kasus Tuberkulosis [TBC] secara dini di lingkungan masyarakat sebagai upaya menekan angka penularan. Dalam kegiatan ini masyarakat mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bentuk kepedulian Puskesmas Purwodiningratan kepada warga.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Budiono menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan tenaga kesehatan dalam mendukung program kesehatan masyarakat.

"Pendampingan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan tenaga kesehatan dalam mendukung program kesehatan masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih. Kami berharap kehadiran Babinsa dapat membantu kelancaran kegiatan ini serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalani pemeriksaan kesehatan," ujar Sertu Budiono.

Warga Kelurahan Kepatihan Wetan tampak antusias mengikuti kegiatan skrining ini. Dengan deteksi dini melalui ACF, diharapkan kasus TBC dapat segera ditemukan dan ditangani secara cepat dan tepat.

Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan paru dan melakukan pemeriksaan rutin semakin meningkat, demi terwujudnya masyarakat yang sehat dan bebas TBC di wilayah Jebres.

Penulis : Arda 72

Wujudkan Wilayah Tetap Aman Dan Kodisif Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam Dan Himbaukan Kamtibmas

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Serka Joko riyanto melaksanakan Patroli malam dan Komsos himbauan Kamtibmas di seputaran wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta.Selasa ( 06/10/2026 ) Pkl 21.00 Wib s.d selesai.

Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket Koramil dengan sasaran tempat-tempat berkumpulnya warga di wilayah kecamatan Jebres.

Dalam patroli tersebut, Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Selasa, 06 Oktober 2026

Lapas Pasir Pangarayan Pastikan Kesiapan Genset sebagai Sarana Pendukung Pengamanan




Pasir Pangarayan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung keamanan dan ketertiban. Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan kondisi generator set (genset) yang menjadi salah satu sarana pendukung apabila terjadi gangguan pasokan listrik.



Pemeriksaan tersebut dilaksanakan oleh Kepala Urusan (Kaur) Umum Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Meylli Olivia, pada Senin (5/10/2026).

Dalam pemeriksaan tersebut, Meylli Olivia melakukan pengecekan terhadap kondisi mesin genset serta memastikan ketersediaan dan kondisi bahan bakar minyak (BBM). Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan genset berada dalam kondisi siap digunakan sewaktu-waktu, khususnya dalam situasi yang membutuhkan pasokan listrik cadangan.

Menurut Meylli Olivia, pemeriksaan secara rutin merupakan bagian dari upaya menjaga kesiapan sarana pendukung operasional dan keamanan di lingkungan Lapas.

“Pemeriksaan genset ini kami lakukan untuk memastikan mesin dalam kondisi baik dan BBM tersedia dengan cukup. Genset harus selalu siap digunakan apabila sewaktu-waktu terjadi gangguan listrik, sehingga kegiatan pelayanan dan pengamanan di Lapas tetap dapat berjalan dengan baik,” ujar Meylli Olivia mewakili Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba.

Ia menambahkan, pemeliharaan sarana dan prasarana perlu dilakukan secara berkala agar setiap fasilitas pendukung dapat berfungsi secara optimal ketika dibutuhkan.

Kegiatan pemeriksaan ini menjadi bagian dari komitmen Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dalam menjaga kesiapsiagaan sarana pendukung, sekaligus memperkuat pelaksanaan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.

***Friska Manalu***

LAPAS PASIR PANGARAYAN BENTUK TIM PENCARIAN WARGA BINAAN YANG MELARIKAN DIRI DAN BERKOORDINASI DENGAN APARAT PENEGAK HUKUM




Pasir Pangarayan — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan membenarkan adanya 1 (satu) orang warga binaan yang melarikan diri dari Lapas Pasir Pangarayan, Kabupaten Rokan Hulu, Senin (5/10/2026) sekitar pukul 16.15 WIB.

Warga binaan tersebut diketahui berinisial RI, merupakan Tahanan dengan Status Tahanan A III dengan perkara tindak pidana narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Peristiwa tersebut terjadi setelah waktu Ashar. Berdasarkan informasi awal, warga binaan tersebut melarikan diri dengan cara memanjat atap kamar hunian, kemudian melompat ke tembok pagar Lapas Pasir Pangarayan, lalu melompat keluar pagar. Dan terlihat Petugas di Pos 6 dan langsung menghubungi Komandan Jaga, dan langsung melakukan pengejaran ke samping tembok luar Lapas, ke arah Perkebunan warga dan hutan rawa dibelakang Lapas.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Lapas Pasir Pangarayan langsung melakukan langkah-langkah pengamanan dan pencarian. Tim pencarian telah dibentuk dan personel telah disebar ke sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan warga binaan tersebut.
Kalapas Pasir Pangarayan, Efendi P Purba, menjelaskan bahwa pihaknya bersama jajaran terus melakukan upaya pencarian terhadap warga binaan tersebut.

“Saat ini jajaran Lapas Pasir Pangarayan terus melakukan pencarian terhadap warga binaan tersebut. Tim telah dibentuk dan disebar di beberapa titik untuk melakukan penyisiran dan pencarian,” jelas Efendi.

Efendi menegaskan bahwa pihak Lapas Pasir Pangarayan terus berkoordinasi dengan Polres Rokan Hulu dan Koramil 02 Rambah dalam rangka mempercepat proses pencarian dan memastikan warga binaan tersebut dapat segera ditemukan.

Kemudian, Lapas Pasir Pangarayan juga telah membentuk Tim Investigasi Internal, untuk mengisolasi area kejadian dan melakukan pemeriksaan internal terhadap petugas piket guna mengetahui kronologi pasti serta motif dan modus operandi nya serta apabila ada ditemui unsur keterlibatan dan kelalaian petugas, maka akan diberikan sanksi yang tegas dan terukur sesuai aturan yang berlaku. Kejadian ini juga telah dilaporkan ke ditjen Pas dan kantor wilayah ditjen pas Riau

Lapas Pasir Pangarayan juga mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan atau mendapatkan informasi terkait warga binaan tersebut agar segera menyampaikan informasi kepada petugas atau aparat penegak hukum terdekat.

Proses pencarian dan penanganan kejadian masih terus dilakukan. Lapas Pasir Pangarayan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut sesuai dengan hasil di lapangan.

***Friska Manalu***

LAPAS PASIR PANGARAYAN BENTUK TIM PENCARIAN WARGA BINAAN YANG MELARIKAN DIRI DAN BERKOORDINASI DENGAN APARAT PENEGAK HUKUM




Pasir Pangarayan — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan membenarkan adanya 1 (satu) orang warga binaan yang melarikan diri dari Lapas Pasir Pangarayan, Kabupaten Rokan Hulu, Senin (5/10/2026) sekitar pukul 16.15 WIB.


Warga binaan tersebut diketahui berinisial RI, merupakan Tahanan dengan Status Tahanan A III dengan perkara tindak pidana narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Peristiwa tersebut terjadi setelah waktu Ashar. Berdasarkan informasi awal, warga binaan tersebut melarikan diri dengan cara memanjat atap kamar hunian, kemudian melompat ke tembok pagar Lapas Pasir Pangarayan, lalu melompat keluar pagar. Dan terlihat Petugas di Pos 6 dan langsung menghubungi Komandan Jaga, dan langsung melakukan pengejaran ke samping tembok luar Lapas, ke arah Perkebunan warga dan hutan rawa dibelakang Lapas.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Lapas Pasir Pangarayan langsung melakukan langkah-langkah pengamanan dan pencarian. Tim pencarian telah dibentuk dan personel telah disebar ke sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan warga binaan tersebut.
Kalapas Pasir Pangarayan, Efendi P Purba, menjelaskan bahwa pihaknya bersama jajaran terus melakukan upaya pencarian terhadap warga binaan tersebut.

“Saat ini jajaran Lapas Pasir Pangarayan terus melakukan pencarian terhadap warga binaan tersebut. Tim telah dibentuk dan disebar di beberapa titik untuk melakukan penyisiran dan pencarian,” jelas Efendi.

Efendi menegaskan bahwa pihak Lapas Pasir Pangarayan terus berkoordinasi dengan Polres Rokan Hulu dan Koramil 02 Rambah dalam rangka mempercepat proses pencarian dan memastikan warga binaan tersebut dapat segera ditemukan.

Kemudian, Lapas Pasir Pangarayan juga telah membentuk Tim Investigasi Internal, untuk mengisolasi area kejadian dan melakukan pemeriksaan internal terhadap petugas piket guna mengetahui kronologi pasti serta motif dan modus operandi nya serta apabila ada ditemui unsur keterlibatan dan kelalaian petugas, maka akan diberikan sanksi yang tegas dan terukur sesuai aturan yang berlaku. Kejadian ini juga telah dilaporkan ke ditjen Pas dan kantor wilayah ditjen pas Riau

Lapas Pasir Pangarayan juga mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan atau mendapatkan informasi terkait warga binaan tersebut agar segera menyampaikan informasi kepada petugas atau aparat penegak hukum terdekat.

Proses pencarian dan penanganan kejadian masih terus dilakukan. Lapas Pasir Pangarayan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut sesuai dengan hasil di lapangan.

***Friska Manalu**"

Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam


Uploaded Image

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Peltu Kwibiyanto melaksanakan Patroli Malam di seputaran wilayah binaan Koramil 03/Serengan, Senin (06/09/2026).

Dikatakan Peltu Kwibiyanto Patroli malam bersama Linmas  dilaksanakan ditempat rawan terjadinya kriminalitas dan bentuk kejahatan lainnya, melalui obyek-obyek vital Pemerintah serta kegiatan masyarakat yang ada diwilayah Koramil 03/Serengan juga termasuk  lingkungan maupun perumahan warga masyarakat.

"Patroli bersama Linmas bukan hanya sekedar kegiatan rutinitas Piket Koramil 03/Serengan,namun merupakan salah satu wujud tanggung jawab dan tindakan aktif Piket sebagai upaya menciptakan kondusifitas, meminimalisir terjadinya kriminalitas maupun kemungkinan terjadinya gangguan keamanan lainnya terhadap masyarakat khususnya di wilayah Koramil 03/Serengan."tegasnya.

Penulis : Arda 72

Kerajinan Tangan Jadi Sarana Pembinaan Kemandirian Warga Binaan Lapas Pasir Pangarayan




Pasir Pangarayan — Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan mengikuti kegiatan kerajinan tangan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian, Senin (5/10/2026).



Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dengan melibatkan WBP dalam proses pembuatan berbagai produk kerajinan tangan. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi WBP untuk mengembangkan keterampilan, kreativitas, serta kemampuan yang dapat menjadi bekal setelah selesai menjalani masa pidana.



Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, melalui Kasi Binadik dan Giatja Andi Rahman, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan.



“Melalui kegiatan kerajinan tangan ini, kami terus mendorong warga binaan untuk mengembangkan keterampilan dan kreativitas. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal yang bermanfaat serta mendukung mereka untuk kembali ke tengah masyarakat,” ujar Andi Rahman mewakili Kalapas.


Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan pendampingan petugas sehingga WBP dapat mengikuti proses pembelajaran dan praktik secara tertib. Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya Lapas dalam memberikan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan bagi WBP.

Melalui pembinaan kemandirian tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berupaya memberikan ruang bagi WBP untuk meningkatkan potensi diri, membangun sikap produktif, dan mempersiapkan diri agar dapat berkontribusi secara positif setelah kembali ke masyarakat.

***Friska Manalu*""