Rakyat Nusantara News

Berita Terkini

Warisan Budaya di Gunung Jati: Harapan Warga untuk Menggelar Karnaval Tradisi Lagi

RN NEWS  || Kab Cirebon - Masyarakat di Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, sangat merindukan kembalinya tradisi budaya seperti Festival Sedeka...

Postingan Populer

Rabu, 16 September 2026

Warisan Budaya di Gunung Jati: Harapan Warga untuk Menggelar Karnaval Tradisi Lagi


RN NEWS  ||
Kab Cirebon - Masyarakat di Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, sangat merindukan kembalinya tradisi budaya seperti Festival Sedekah Bumi, arak-arakan, dan nadran. Tradisi ini dipandang sebagai bagian krusial dari warisan leluhur yang perlu terus dilestarikan.

Setiap aspek dari tradisi ini memiliki kaitan yang erat dengan area makam Sunan Gunung Jati, yang dikenal sebagai pusat penting bagi aktivitas budaya dan religi bagi masyarakat setempat.

Menurut Nasirudin, Juru Kunci atau Jeneng Makam Sunan Gunung Jati, beberapa tokoh masyarakat telah mengusulkan agar acara ider-ideran kembali diadakan.

"Intinya berdasarkan masukan-masukan dari tokoh-tokoh masyarakat yang menginginkan adanya acara ider-ideran itu diadakan kembali," kata Nasir, usai kegiatan rapat tersebut, Selasa (15/9/2026).

Menurutnya, pelaksanaan tradisi tersebut tetap harus memperhatikan kondisi lalu lintas dan aktivitas masyarakat. Karena itu, pihaknya berencana melakukan penyesuaian terhadap rute arak-arakan.

"Rutenya mungkin yang tadinya sampai batasan Taman Krucuk, saya akan rubah sampai batasan di Klayan atau di Pertamina saja," ujarnya.


Perubahan rute tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi kemacetan yang ditimbulkan selama kegiatan berlangsung.

Selain rute, waktu pelaksanaan juga akan disesuaikan. Jika sebelumnya keberangkatan acara direncanakan pada Sabtu, Nasir menyebut pihaknya akan mengusulkan pelaksanaan pada Minggu pagi.

"Dan harinya pun tadinya hari Sabtu keberangkatan acara, saya akan rubah menjadi hari Minggu pagi," katanya.

Nasir berharap rencana menghidupkan kembali tradisi tersebut mendapat dukungan dari masyarakat Desa Astana dan wilayah sekitarnya.

Menurutnya, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan bersama agar nilai-nilai yang diwariskan leluhur tetap terjaga.

Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam, Wujudkan Wilayah Tetap Aman Dan Kondusif


Uploaded Image

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Koptu Agus Eva melaksanakan Patroli malam bersama Linmas di seputaran wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Selasa,(15/09/2026)

Koptu Eva menegaskan Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket Koramil dengan sasaran tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal di wilayah kecamatan Jebres.

Dalam patroli tersebut, Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah.

"Harapan kami dengan adanya kegiatan patroli keamanan seperti ini akan berdampak pada situasi Kamtibmas tetap terjaga dan kondusif."tegas Koptu Eva.

Penulis : Arda 72

Selasa, 15 September 2026

Lapas Pasir Pangarayan Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana, Gandeng BPBD dan Damkar Rohul



Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menggelar Sosialisasi Peningkatan Kesiapsiagaan dan Kewaspadaan dalam Menghadapi Kondisi Bencana Alam sebagai upaya meningkatkan kemampuan petugas dan Warga Binaan dalam menghadapi situasi darurat pada Selasa (15/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hulu serta Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Rokan Hulu. Kegiatan diikuti oleh petugas Lapas dan Warga Binaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan Efendi Parlindungan Purba, Sekretaris BPBD Kabupaten Rokan Hulu Zuljandri Rosa, Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Rokan Hulu Marundung Tuah, Kabid Damkar Rokan Hulu Rasqi Galileo, serta jajaran pejabat struktural Lapas Pasir Pangarayan.

Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait peningkatan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam menghadapi kondisi bencana alam di lingkungan satuan kerja pemasyarakatan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai langkah-langkah menghadapi bencana, tetapi juga mengikuti praktik penanggulangan bencana kebakaran. Praktik diberikan untuk membekali petugas dan Warga Binaan dengan pengetahuan dasar serta tindakan yang tepat apabila terjadi kebakaran di lingkungan Lapas.

Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan Efendi Parlindungan Purba menyampaikan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan tanggung jawab bersama dan harus dipersiapkan sejak dini.

“Kesiapsiagaan bukan hanya tentang mengetahui apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi, tetapi juga bagaimana kita mampu mencegah, merespons, dan meminimalkan risiko yang ditimbulkan. Karena itu, kami memberikan pembekalan kepada petugas dan Warga Binaan agar memiliki pemahaman serta keterampilan dasar dalam menghadapi kondisi darurat,” ujar Efendi.

Ia menambahkan, kerja sama dengan BPBD dan Damkar Kabupaten Rokan Hulu menjadi langkah penting dalam memperkuat koordinasi serta meningkatkan kapasitas Lapas dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Sekretaris BPBD Kabupaten Rokan Hulu Zuljandri Rosa mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan kapasitas dan pemahaman mengenai mitigasi bencana perlu dilakukan secara berkelanjutan, termasuk di lingkungan Lapas.

“Kesiapsiagaan bencana harus menjadi perhatian bersama. Melalui sosialisasi dan praktik seperti ini, kita berharap seluruh peserta memahami langkah-langkah yang benar ketika menghadapi bencana, sehingga dapat mengurangi risiko dan mencegah timbulnya korban maupun kerugian yang lebih besar,” ungkap Zuljandri.

Sementara itu, Kabid Damkar Kabupaten Rokan Hulu Rasqi Galileo menjelaskan bahwa praktik penanggulangan kebakaran diberikan agar peserta memahami tindakan awal yang dapat dilakukan ketika terjadi kebakaran.

“Dalam penanganan kebakaran, kecepatan dan ketepatan tindakan awal sangat penting. Melalui praktik ini, kami memberikan pemahaman kepada petugas dan Warga Binaan mengenai cara menghadapi kebakaran dengan aman serta langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum bantuan pemadam kebakaran tiba,” jelas Rasqi.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, kewaspadaan, dan kemampuan seluruh unsur di lingkungan Lapas dalam menghadapi potensi bencana. Sinergi dengan instansi terkait juga diharapkan dapat memperkuat sistem mitigasi dan penanggulangan bencana demi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.

Semangat Pantang Menyerah, Babinsa Koramil 04/Jebres Bersama Tim Damkar Melaksanakan Pendinginan Lahan di TPA Putri Cempo


Uploaded Image

Surakarta - Dalam upaya mengatasi dampak kebakaran lahan TPA Putri Cempo, Babinsa Koramil 04/Jebres bersama personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Damkar, BPBD, dan relawan masyarakat peduli melaksanakan giat pendinginan lahan pasca pemadaman di area TPA Putri Cempo Kelurahan Mojosongo Kec Jebres Kota Surakarta. Selasa ( 15/09/2026)

Kegiatan ini dilakukan setelah sebelumnya tim berhasil memadamkan api yang membakar lahan area TPA Putri Cempo seluas kurang lebih 2 hektare. Meskipun api telah berhasil dipadamkan, namun potensi munculnya bara api di dalam gambut masih sangat tinggi, sehingga dilakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak terjadi kebakaran ulang.

Babinsa Koramil 04/Jebres Serka Suparno yang ikut langsung dalam kegiatan menyampaikan bahwa pendinginan dilakukan secara menyeluruh dengan menggunakan alat pemadam dan semprotan air dari tangki Damkar yang stanby di lokasi. Selain itu, dilakukan juga penyisiran manual untuk memastikan tidak ada titik api yang tertinggal.

“Pendinginan ini penting untuk mencegah api muncul kembali, apalagi kondisi cuaca saat ini masih cukup panas dan angin kencang yang bisa memicu kebakaran baru,” ujar Serka Suparno

Sementara itu ditempat terpisah Danramil 04/Jebres Kapten Cba Sugiyono. S.Sos menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan Karhutla ini. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena dapat berdampak besar terhadap lingkungan dan kesehatan.

Dengan kegiatan ini, diharapkan upaya pencegahan Karhutla di wilayah Jebres semakin optimal serta menjadi wujud nyata kepedulian TNI dan seluruh stakeholder dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Penulis : Arda 72

Tanamkan Jiwa Nasionalisme, Danramil 04/Jebres Beri Materi Wasbang dan Bela Negara di KBD Tahap III Gandekan


Uploaded Image

Surakarta – Selain membangun infrastruktur, KBD juga membangun karakter. Danramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Kapten Cba Sugiyono, S.Sos menjadi narasumber dalam kegiatan Non Fisik Karya Bakti Daerah [KBD] Tahap III Tahun 2026 dengan materi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara. 

Kegiatan dilaksanakan Selasa (06/05/2026) pukul 19.00 WIB di Pendopo Citra Duta, Jl. Sungai Batanghari, Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.

KBD Tahap III tahun 2026 merupakan sinergi antara Pemerintah Kota Surakarta dan Kodim 0735/Surakarta. Selain sasaran fisik berupa pembangunan talud beton bertulang sepanjang 50,19 meter dengan tinggi 3,6 meter, juga dilaksanakan sasaran non-fisik berupa penyuluhan kepada masyarakat.

Dalam materinya, Danramil menyampaikan bahwa kegiatan Wasbang dan Bela Negara bertujuan untuk membentuk karakter masyarakat yang memiliki jiwa nasionalisme. 

"Tujuan Wasbang adalah untuk membangun masyarakat agar memiliki semangat cinta tanah air. Sehingga akan dapat mewujudkan masyarakat yang selalu siap menghadapi tantangan di masa depan, khususnya di tengah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi," tegas Danramil.

Beliau juga menekankan pentingnya pembinaan mental spiritual untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas dan mempertinggi moral budi pekerti agar mampu meningkatkan harkat dan martabat dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan adanya kegiatan non-fisik ini, diharapkan masyarakat Kelurahan Gandekan semakin memiliki rasa cinta tanah air, disiplin, dan siap bersinergi dalam setiap program pembangunan.

Penulis : Arda 72

Tanamkan Cinta Lingkungan, Bati Komsos Koramil 04/Jebres Jadi Narasumber OXYGENE 2026 FMIPA UNS


Uploaded Image

Surakarta – Sinergi TNI dengan dunia kampus kembali terjalin, Bati Komsos Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Pelda Rudi Hariyono dipercaya menjadi narasumber pada kegiatan _Day 2 OXYGENE 2026_ yang diselenggarakan FMIPA Universitas Sebelas Maret, Minggu (13/09/2026) pukul 08.00 WIB s.d selesai.

Pelaksanaan kegiatan tersebut bertempat di Ruang C5.03 dan C5.02 Lantai 5 Gedung C FMIPA UNS, Jl. Ir. Sutami No. 36 A, Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.

Ditegaskan Pelda Rudy OXYGENE 2026 merupakan kegiatan pengenalan dan kaderisasi mahasiswa baru Program Studi Ilmu Lingkungan FMIPA UNS yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa / Keluarga Mahasiswa FMIPA dengan mengusung tema _“Samsara Artha”_. 

Dalam pemaparannya, Pelda Rudi Hariyono menyampaikan materi terkait peran serta masyarakat dan TNI dalam menjaga kelestarian lingkungan, pencegahan karhutla, serta pentingnya gotong royong dalam mengatasi permasalahan lingkungan di wilayah perkotaan.

Kehadiran TNI sebagai narasumber diharapkan dapat memberikan wawasan kepada mahasiswa baru tentang pentingnya kepedulian lingkungan dan sinergi antara akademisi, masyarakat, dan aparat dalam menjaga bumi tetap lestari.

Kegiatan berjalan lancar, aman, dan penuh antusiasme dari para mahasiswa baru Ilmu Lingkungan FMIPA UNS.

Penulis : Arda 72

Pangdam IV/Diponegoro Ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro di Makassar


Uploaded Image

Makassar – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., bersama Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro Ny. Nuning Achiruddin melaksanakan ziarah rombongan ke Makam Pangeran Diponegoro yang berada di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (15/9/2026). Ziarah tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kodam IV/Diponegoro sekaligus bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan Pangeran Diponegoro.
 
Bagi Kodam IV/Diponegoro, ziarah ini memiliki makna yang lebih dari sekadar mengenang sejarah. Pangeran Diponegoro merupakan sosok yang namanya diabadikan sebagai identitas Kodam, sehingga penghormatan kepada beliau menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan antara sejarah perjuangan dengan nilai-nilai yang menyertai pengabdian prajurit.

Pangeran Diponegoro lahir pada 11 November 1785 dan wafat di Makassar pada 8 Januari 1855. Pahlawan nasional tersebut dikenal karena memimpin perlawanan besar terhadap pemerintah kolonial Belanda dalam Perang Jawa yang berlangsung pada 1825–1830.

Uploaded Image

Perjuangannya meninggalkan keteladanan tentang keberanian, keteguhan dan kesetiaan pada perjuangan yang diyakini. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting untuk terus dikenang oleh setiap prajurit yang menyandang nama Diponegoro sebagai identitas kesatuannya.

Nama Pangeran Diponegoro kemudian diabadikan menjadi nama Kodam IV/Diponegoro yang dibentuk pada 5 Oktober 1950, dengan wilayah tanggung jawab di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Sejak itu, nama Diponegoro terus menyertai perjalanan Kodam dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya.

Semangat tersebut juga tercermin dalam sesanti Kodam IV/Diponegoro, “Sirnaning Yakso Katon Gapuraning Ratu”, yang bermakna lenyapnya segala bentuk kejahatan, hawa nafsu buruk, maupun rintangan, hingga terbuka jalan menuju kemenangan, kesejahteraan dan kedamaian.

Ziarah di tempat peristirahatan terakhir Pangeran Diponegoro menjadi momentum untuk memberikan penghormatan atas jasa perjuangannya sekaligus mengingat kembali keteladanan yang diwariskannya. Bagi prajurit Diponegoro, nama besar tersebut bukan hanya bagian dari sejarah, tetapi juga menjadi pengingat untuk menjaga kehormatan, keteguhan dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas.


Penulis : Pendam IV/Diponegoro 

Agar Wilayah Tetap Aman Dan Kondusif Piket Koramil 01/Laweyan Melaksanakan Patroli Malam


Uploaded Image

Surakarta - Piket Koramil 01/Laweyan Kodim 0735/Surakarta Sertu Eko bersama Linmas melaksanakan kegiatan patroli menyisir tempat maupun jalan yang rawan tindak kejahatan di Wilayah kecamatan Laweyan, Senin (14/09/2026).

Selain melaksanakan patroli, Piket Koramil 01/Laweyan juga mengingatkan kepada warga agar selalu siap siaga dalam menjaga keamanan lingkungan dengan penuh rasa tanggung jawab serta senantiasa mewaspadai orang yang tidak dikenal serta mencurigakan guna meminimalisir pergerakan orang yang akan berbuat kejahatan.

"Kegiatan patroli malam menyisir jalan yang rawan kejahatan tidak hanya menghimbauan kepada warga untuk meningkatkan keamanan dan kesadaran masyarakat tetapi serta menjalin silahturahmi dengan mitra karib dengan harapan agar dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket dan berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga lingkungan masing-masing agar terhindar dari berbagai bahaya termasuk bahaya kebakaran yang saat ini sering terjadi."tegas Sertu Eko disela-sela pelaksanaan kegiatan patroli.

Penulis : Arda 72

Polsek Tambusai Utara Gerebek Rumah Kontrakan, Seorang Pengedar Diamankan dengan Barang Bukti 4,16 Gram Sabu



ROKAN HULU — Polsek Tambusai Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial A (29), yang diduga berperan sebagai pengedar narkotika jenis sabu, diamankan dalam penggerebekan di sebuah rumah kontrakan di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu.

Penangkapan tersebut dilakukan pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 18.50 WIB, setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika yang kerap berlangsung di rumah kontrakan tersebut.

Kapolsek Tambusai Utara AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H., kemudian memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Rezi Fahmi, S.H., bersama Unit Reskrim Polsek Tambusai Utara untuk melakukan penyelidikan.

Setelah dilakukan penyelidikan selama beberapa hari, petugas memperoleh informasi yang semakin menguatkan dugaan adanya aktivitas peredaran narkotika di rumah kontrakan yang ditempati A alias Bram di Bangun Jaya RT 001 RW 001, Desa Bangun Jaya.

Sekitar pukul 18.50 WIB, setelah memastikan keberadaan terduga pelaku di lokasi, tim bergerak melakukan penyergapan. Petugas berhasil mengamankan A yang berada di dalam rumah kontrakan tersebut.

Penggeledahan kemudian dilakukan dengan didampingi Ketua RT setempat. Dari dalam rumah, petugas menemukan dua paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor keseluruhan 4,161 gram.

Selain sabu, polisi turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan dan peredaran narkotika, yakni satu plastik jajan Stick Roll, satu bungkus kartu Simpati, satu pipet tetes, satu plastik klip kecil, satu unit handphone Vivo Y21 warna biru dongker, serta satu buah pipa paralon.
Seluruh barang bukti bersama A kemudian dibawa ke Polsek Tambusai Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, A juga diketahui menjalani tes urine dengan hasil positif (+) Amphetamine (AMP) dan positif (+) Methamphetamine (MET).

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana jo Lampiran II Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana jo Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolsek Tambusai Utara AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya pemberantasan narkotika, khususnya di wilayah hukum Polsek Tambusai Utara.

“Pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam memberantas peredaran narkotika. Kami tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku yang mencoba menjadikan wilayah Tambusai Utara sebagai tempat transaksi maupun peredaran narkotika,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan aktivitas peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.

“Peran masyarakat sangat penting. Setiap informasi akan kami tindak lanjuti dan kami pastikan penanganannya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya. *(Humas Polres Rohul)*

Terus Bergerak! TNI dan Tim Gabungan Lakukan Pendinginan di TPA Putri Cempo, Cegah Karhutla Susulan


Uploaded Image

Surakarta – Upaya penanganan kebakaran lahan belum berhenti. Babinsa Koramil 04/Jebres bersama tim gabungan TNI, Polri, Damkar, BPBD, dan relawan masyarakat peduli melaksanakan giat pendinginan lahan pasca kebakaran di area TPA Putri Cempo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Senin (14/09/2026)

Kegiatan ini dilakukan setelah sebelumnya api berhasil dipadamkan dari lahan TPA Putri Cempo seluas kurang lebih 2 hektare. Meski api besar sudah padam, potensi munculnya bara api di dalam timbunan sampah masih tinggi.

Proses pendinginan dilakukan menyeluruh dengan menggunakan alat pemadam dan semprotan air dari tangki Damkar yang standby di lokasi. 

Tim juga melakukan penyisiran manual untuk memastikan tidak ada titik api kecil yang tertinggal.

"Pendinginan ini penting untuk mencegah api muncul kembali, apalagi kondisi cuaca saat ini masih cukup panas dan angin kencang yang bisa memicu kebakaran baru," ujar Babinsa Koramil 04/Jebres Serka Taufik yang ikut langsung di lapangan.

Sementara itu Danramil 04/Jebres Kapten Cba Sugiyono,S.Sos mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan Karhutla. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dampaknya sangat besar terhadap lingkungan dan kesehatan warga sekitar.

Dengan kegiatan pendinginan ini, diharapkan pencegahan Karhutla di wilayah Jebres semakin optimal dan menjadi wujud nyata kepedulian TNI bersama seluruh stakeholder dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan berjalan aman, lancar, dan terus dimonitor hingga lokasi benar-benar dinyatakan aman.

Penulis : Arda 72

Senin, 14 September 2026

Perkuat Pengawasan dan Pelayanan, Lapas Pasir Pangarayan Tindaklanjuti Arahan Dirjenpas



Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan mengikuti arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan, pelayanan, pembinaan, serta keterbukaan informasi kepada masyarakat, Senin (14/9/2026).

Arahan tersebut mencakup sejumlah hal yang berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas pelaksanaan tugas Pemasyarakatan, di antaranya penguatan pelayanan, peran Hubungan Masyarakat (Humas), ketahanan pangan dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), pelaksanaan operasi gabungan, serta optimalisasi layanan komunikasi bagi warga binaan.

Dalam aspek pelayanan, penguatan Pos Bapas menjadi salah satu perhatian dalam mendukung pelayanan Pemasyarakatan. Keberadaan Pos Bapas diharapkan dapat membantu memberikan akses informasi dan layanan yang berkaitan dengan tugas Pembimbing Kemasyarakatan dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) secara lebih dekat dan mudah dijangkau.

Sementara itu, dari sisi pengawasan, jajaran Pemasyarakatan diarahkan untuk meningkatkan langkah pencegahan terhadap masuknya barang-barang terlarang, khususnya handphone ilegal dan narkoba ke dalam Lapas atau Rutan.

Hasil pelaksanaan kegiatan juga akan disampaikan kepada masyarakat melalui publikasi dan ekspos bersama media atau wartawan, sehingga masyarakat dapat mengetahui langkah-langkah yang dilakukan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.
Di bidang komunikasi publik, Humas juga mendapat perhatian untuk semakin aktif menyampaikan informasi yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat. Informasi mengenai pelayanan, kegiatan pembinaan, ketahanan pangan dan UMKM didorong untuk dikemas menjadi konten yang dapat memberikan gambaran mengenai berbagai aktivitas pembinaan di Lapas.

Pengembangan UMKM dan ketahanan pangan juga menjadi bagian dari upaya mendorong kegiatan produktif. Produk hasil pembinaan diharapkan dapat diperkenalkan kepada masyarakat secara lebih luas melalui berbagai saluran informasi maupun kerja sama dengan pihak ketiga dan platform perdagangan elektronik.

Selain itu, optimalisasi Wartelsuspas menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung komunikasi warga binaan dengan keluarga secara tertib dan sesuai ketentuan. Keberadaan layanan komunikasi resmi tersebut juga menjadi bagian dari upaya mencegah penggunaan handphone ilegal di dalam Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menyampaikan bahwa arahan pimpinan menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengawasan di lingkungan Lapas.

“Kami akan menindaklanjuti arahan pimpinan dengan terus memperkuat pengawasan, pelayanan dan pembinaan. Kami juga berkomitmen memberikan informasi yang terbuka dan positif kepada masyarakat mengenai berbagai kegiatan yang dilaksanakan di Lapas Pasir Pangarayan,” ujar Efendi.

Menurutnya, sinergi dengan berbagai pihak juga diperlukan untuk mendukung terciptanya lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib dan kondusif.

“Kami berharap dukungan dan sinergi dari seluruh pihak dapat terus terjalin. Dengan koordinasi yang baik, kami dapat bersama-sama mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan sekaligus memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” tambahnya.

Melalui tindak lanjut arahan tersebut, Lapas Pasir Pangarayan terus berupaya menghadirkan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan yang mengedepankan keamanan, pelayanan, pembinaan dan keterbukaan informasi, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai berbagai upaya yang dilakukan di lingkungan Lapas.

Cegah Kebakaran Semakin Meluas, TNI, BPBD, Damkar dan Warga Padamkan Kobaran Api di Desa Ngambrsari


Uploaded Image

Wonogiri – Anggota Koramil 23/Karangtengah Kodim 0728/Wonogiri bersama personel BPBD, Pemadam kebakaran dan warga masyarakat berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Ngambarsari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Wonogiri, Senin (14/9/2026).

Mendapat informasi adanya titik api, petugas bersama warga segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas. Dengan peralatan yang tersedia, upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama hingga api berhasil dikendalikan.

Danramil 23/Karangtengah Letda Inf Riyanto menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud sinergitas TNI, Polri, dan masyarakat dalam penanganan karhutla serta menjaga keselamatan lingkungan.

“Kami bersama BPBD, pemadam kebakaran dan masyarakat langsung melakukan pemadaman agar api tidak meluas. Sinergi dan kepedulian masyarakat sangat penting dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Petugas selanjutnya melakukan pemantauan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. 

Penulis : Arda 72

Kompak Padamkan Api, TNI, BPBD, Damkar dan Warga Cegah Karhutla Meluas di Ngambarsari


Uploaded Image

Wonogiri – Aksi cepat dan kompak ditunjukkan. Anggota Koramil 23/Karangtengah Kodim 0728/Wonogiri bersama personel BPBD, Damkar, dan warga masyarakat berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Desa Ngambarsari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Wonogiri, Senin (14/9/2026)

Mendapat laporan adanya titik api, tim gabungan bersama warga langsung bergerak ke lokasi. Dengan peralatan seadanya, upaya pemadaman dilakukan bersama-sama untuk mencegah api semakin meluas. Berkat sinergi dan kecepatan penanganan, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan.

Danramil 23/Karangtengah Letda Inf Riyanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas TNI, BPBD, Damkar dan masyarakat dalam penanganan karhutla serta menjaga keselamatan lingkungan.

“Kami bersama BPBD, pemadam kebakaran dan masyarakat langsung melakukan pemadaman agar api tidak meluas. Sinergi dan kepedulian masyarakat sangat penting dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Usai pemadaman, petugas tetap melakukan pemantauan di lokasi guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan di musim kemarau dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan agar kejadian serupa tidak terulang.

Penulis : Arda 72

Polres Cirebon Kota Ungkap 23 Kasus Narkoba dan Musnahkan Ribuan Barang Bukti Hasil Operasi Pekat

Cirebon Kota - Polres Cirebon Kota menggelar konferensi pers sekaligus pemusnahan barang bukti hasil Operasi Pekat di Mako Polres Cirebon Kota, eks Pusdik Latpri, Jalan Dr. Sudarsono, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Senin (14/09/2026) sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIB. Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. dan dihadiri unsur Forkopimda Kota Cirebon.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Cirebon Effendi Edo, S.A.P., M.Si., Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Harry Saputra Gani, S.H., Danlanal Cirebon Letkol Laut (P) Mizar Hanoeng, Pj. Kasdim 0614/Kota Cirebon Kapten Inf Ridwan, Kepala Satpol PP Kota Cirebon Edi Siswoyo, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Kota Cirebon Bangbang N. Turut hadir Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek, PJU, Kanit, dan personel Polres Cirebon Kota.

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. menyampaikan hasil pengungkapan perkara yang dilakukan jajaran Polres Cirebon Kota selama Agustus 2026. Pengungkapan tersebut mencakup tindak pidana penyalahgunaan narkotika, psikotropika, obat keras tertentu atau sediaan farmasi tanpa izin edar, serta minuman keras.

Kapolres menjelaskan, Satres Narkoba Polres Cirebon Kota berhasil mengungkap 23 kasus, terdiri atas 15 kasus narkotika, lima kasus obat keras tertentu atau sediaan farmasi tanpa izin edar, satu kasus psikotropika, dan satu kasus terkait minuman keras. Dari keseluruhan perkara tersebut, sebanyak 33 orang ditetapkan sebagai tersangka.

“Dari 33 tersangka, sebanyak 20 orang berperan sebagai pengedar dan 13 orang merupakan pengguna. Terhadap 13 pengguna tersebut telah dilakukan asesmen melalui Tim Asesmen Terpadu dan mendapatkan rekomendasi untuk menjalani rehabilitasi di BNN Kota Cirebon,” jelas AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain sabu dengan berat bruto keseluruhan 75,39 gram, 45.751 butir obat keras tertentu atau sediaan farmasi tanpa izin edar, 121 butir ekstasi atau inex, 81 butir psikotropika, serta tembakau sintetis sebanyak 1,02 gram dan bibit tembakau sintetis sebanyak 16 mililiter. Selain itu, polisi juga mengamankan telepon seluler berbagai merek, timbangan digital, plastik klip bening, dan lakban.

Dari hasil Operasi KRYD, Polres Cirebon Kota juga mengamankan sebanyak 4.123 botol minuman keras. Sementara itu, Satuan Lalu Lintas bersama Polsek jajaran selama Agustus hingga September 2026 melakukan penindakan terhadap kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis dan mengamankan 669 knalpot brong.

Kapolres menerangkan, pengungkapan perkara narkotika tersebut dilakukan di 23 TKP, dengan 22 TKP berada di wilayah hukum Polres Cirebon Kota dan satu TKP berada di luar wilayah hukum Polres Cirebon Kota. Berdasarkan barang bukti narkotika yang berhasil diamankan, jajaran Satres Narkoba memperkirakan sekitar 46.997 jiwa dapat diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkoba.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan konferensi pers dan pemusnahan barang bukti tersebut merupakan bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat sekaligus edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, peredaran minuman keras, dan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
“Polres Cirebon Kota akan terus menyampaikan hasil penanganan perkara kepada masyarakat secara terbuka. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjauhi narkoba dan minuman keras serta mematuhi ketentuan lalu lintas. Mari kita perkuat kepedulian bersama untuk Jaga Baik Cirebon Kota,” ujar AKP M. Aris Hermanto.

Wujudkan Kondusifitas Diwilayah Jebres, Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam


Uploaded Image

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Pelda Rudi Hariyono melaksanakan Patroli malam di seputaran wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Minggu (13/09/2026) Pkl 21.00 Wib s.d selesai.

Ditegaskan Pelda Rudi Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket koramil dengan sasaran objek vital pemerintahan dan tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal di wilayah kecamatan Jebres.

Dalam patroli tersebut, Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah 

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Polsek Kunto Darussalam Tangkap Pengedar Narkotika, Sita 33,45 Gram Sabu dan 3,53 Gram Ganja




ROKAN HULU — Jajaran Polsek Kunto Darussalam berhasil mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu dan ganja di wilayah Desa Bukit Intan Makmur, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Minggu (13/9/2026) dini hari.



Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial SY alias L (37), warga Desa Bukit Intan Makmur. Tersangka diduga berperan sebagai pengedar narkotika.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan 16 paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 33,45 gram dan satu paket narkotika jenis ganja dengan berat kotor 3,53 gram.

Selain narkotika, petugas turut menyita sejumlah barang bukti lainnya, yakni satu buah kaca pirex, dua buah sendok sabu yang terbuat dari pipet, dua buah mancis, dua unit timbangan digital, satu tas selempang warna hitam, dua unit telepon seluler Android, uang tunai Rp1,5 juta, satu unit sepeda motor Honda Supra X tanpa nomor polisi, satu bungkus plastik klip bening ukuran sedang serta dua kotak berwarna hitam dan putih.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kunto Darussalam AKP Joko Frasanta, mengatakan pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika jenis sabu yang kerap terjadi di wilayah Desa Bukit Intan Makmur.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kanit Reskrim Polsek Kunto Darussalam IPDA Rahmat Sandra, S.H., M.H., bersama personel kemudian melakukan penyelidikan untuk memastikan keberadaan target yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika.

“Setelah dilakukan penyelidikan, petugas berhasil mengidentifikasi target dan melakukan penindakan. Dari hasil penggeledahan awal ditemukan satu paket diduga narkotika jenis sabu yang berada di dalam tas selempang milik tersangka,” ujar AKP Joko Frasanta.

Petugas kemudian melakukan pengembangan dengan menggali keterangan dari tersangka terkait kemungkinan adanya tempat lain yang digunakan untuk menyimpan narkotika.

Dari hasil pengembangan tersebut, petugas membawa tersangka ke sebuah gubuk yang berada di dalam kebun kelapa sawit, yang diduga merupakan lokasi tersangka biasa melakukan aktivitas jual beli narkotika.

Di lokasi tersebut, petugas menemukan satu paket sabu dan satu paket ganja kering yang disimpan di dalam jok sepeda motor milik tersangka.

Tidak berhenti sampai di sana, petugas selanjutnya melakukan penggeledahan di rumah tersangka yang berada di RT 01/RW 02, Desa Bukit Intan Makmur.

Hasilnya, polisi kembali menemukan 14 paket narkotika jenis sabu yang diduga telah dipersiapkan untuk diedarkan.

“Total barang bukti narkotika yang berhasil diamankan berupa 16 paket sabu dengan berat kotor 33,45 gram dan satu paket ganja dengan berat kotor 3,53 gram. Selain itu, turut diamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran dan penggunaan narkotika,” jelas Kapolsek.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tes urine, tersangka juga diketahui positif mengandung Amphetamine (AMP) dan Tetrahydrocannabinol (THC).

Selanjutnya, tersangka beserta seluruh barang bukti diamankan ke Mapolsek Kunto Darussalam untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan peredaran narkotika tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Lampiran II Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana jo Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polsek Kunto Darussalam.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku peredaran narkotika. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran narkotika,” pungkasnya. 

***Friska Manalu***
*(Humas Polres Rohul)*

Mudahkan Aktifitas Masyarakat, Koramil 04/Jebres Gotong Royong Dalam Rangka Karya Bakti Daerah Tahap III TA. 2026 Di Wilayah Gandekan


Uploaded Image

Surakarta - Selalu ada di setiap kegiatan di wilayah teritorialnya, Anggota Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta melaksanakan apel pagi bersama semua elemen masyarakat dipimpin oleh Bati Wanwil Koramil 04/Jebres Peltu Sugeng dalam rangka Karya Bakti Daerah Tahap III Ta. 2026 dengan sasaran revitalisasi saluran air di Ds. Karangasem Rt 02 Rw 02 Kelurahan Gandekan Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Minggu ( 13/09/2026 ) Pkl 07.30 Wib

“Membangun semangat kebersamaan untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur di wilayah teritorialnya, demi mensejahterakan  masyarakat. Personil Koramil 04/Jebres selalu ada di tengah-tengah masyarakat. memberikan contoh dan teladan yang baik untuk melestarikan budaya gotong royong demi memajukan daerahnya,”ucap Peltu Sugeng

Seperti nampak terlihat pada kegiatan pembangunan revitalisasi saluran air diwilayah Gandekan, aparat teritorial bersama sama warga nampak akrab dan kompak dalam menyiapkan material serta alat molen atau merapikan besi begesteng yang akan di cor,”terang Bati Wanwil.

Penulis : Arda 72

Minggu, 13 September 2026

Polisi Gerak Cepat Tangani Korban Kecelakaan Kerja di Kesambi, Dua Pekerja Jalani Perawatan Medis

Cirebon Kota - Polres Cirebon Kota bersama Polsek Kesambi bergerak cepat menangani kecelakaan kerja yang terjadi saat proses pembongkaran tower di Kantor Kelurahan Kesambi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Minggu (13/09/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua pekerja mengalami luka setelah terjatuh dari ketinggian, sementara satu pekerja lainnya selamat dari kejadian tersebut.

Dua pekerja yang mengalami luka masing-masing berinisial A, laki-laki, warga Kecamatan Kedawung, yang mengalami cedera pada bagian leher serta mengeluarkan darah dari hidung dan mulut, kemudian SS, laki-laki, warga Kecamatan Harjamukti, yang mengalami luka robek pada bagian belakang kepala dan mengeluarkan darah dari hidung. Keduanya mendapatkan penanganan medis dan menjalani perawatan di RSD Gunung Jati.

Berdasarkan keterangan saksi Asep Saefudin selaku mandor, pekerjaan pembongkaran tower telah dimulai sekitar pukul 11.00 WIB dengan melibatkan tiga pekerja. Dua pekerja berada di atas tower untuk melakukan pemotongan bagian besi, sedangkan satu pekerja berada di bawah. Saat pekerjaan berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB, tower kemudian miring dan roboh sehingga dua pekerja yang berada di atas terjatuh dari ketinggian sekitar 20 meter.

Keterangan tersebut diperkuat oleh saksi Alton Faisal yang saat kejadian berada di dalam kantor dan mendengar suara benda jatuh sekitar pukul 13.30 WIB. Setelah keluar, saksi melihat dua pekerja telah berada di bawah dalam kondisi mengalami luka, kemudian meminta bantuan warga dan menyampaikan kejadian tersebut kepada Lurah Kesambi. Warga selanjutnya menghubungi PSC 119 hingga kedua korban mendapatkan pertolongan dan dibawa ke RSD Gunung Jati untuk menjalani pemeriksaan serta perawatan medis.

Sementara itu, saksi K, laki-laki, warga Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, yang merupakan salah satu pekerja dan selamat dalam kejadian tersebut, membenarkan bahwa dirinya bersama dua rekannya sedang melakukan pekerjaan pembongkaran tower. Saksi menerangkan bahwa kedua rekannya mengalami kecelakaan saat berada di atas tower dan selanjutnya mendapatkan pertolongan untuk dibawa ke rumah sakit.

Setelah menerima informasi kejadian, personel Polres Cirebon Kota bersama Polsek Kesambi mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal, berkoordinasi dengan petugas terkait, meminta keterangan saksi-saksi, serta melakukan pengecekan terhadap lokasi kejadian. Penanganan juga melibatkan Unit Inafis Satreskrim Polres Cirebon Kota untuk mendukung proses pemeriksaan di tempat kejadian perkara.

Kapolsek Kesambi Iptu H. Suganda, S.H., mengatakan bahwa langkah pertama yang dilakukan petugas adalah memastikan para korban segera mendapatkan pertolongan medis, sekaligus melakukan pengumpulan informasi dari saksi-saksi dan pemeriksaan awal terhadap lokasi kejadian.

“Petugas bersama pihak terkait segera melakukan penanganan terhadap korban agar mendapatkan perawatan medis. Di sisi lain, keterangan para saksi dan kondisi lokasi kejadian juga kami periksa sebagai bagian dari proses penyelidikan,” ujar Iptu H. Suganda.

Kapolsek menegaskan bahwa penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut masih dalam proses penyelidikan. Polres Cirebon Kota dan Polsek Kesambi masih melakukan pendalaman terhadap rangkaian kejadian, termasuk kondisi tower, proses pekerjaan, serta keterangan pihak-pihak yang berada di lokasi, sehingga kesimpulan mengenai penyebab kejadian akan disampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan dan fakta yang diperoleh petugas.

Wujudkan Wilayah Tetap Aman, Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Melaksanakan Patroli Malam Bersama Linmas


Uploaded Image

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Sertu Agus Santoso melaksanakan Patroli malam bersama Linmas di seputaran wilayah Kecamatan Pasar Kliwon Kota Surakarta. Sabtu,(12/09/2026) Pkl 21.00 Wib s.d selesai.

Dikatakan Sertu Agus Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket Koramil dengan sasaran tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal di wilayah kecamatan Jebres.

Dalam patroli tersebut, Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah.

Penulis : Arda 72

Sabtu, 12 September 2026

Turun Langsung ke Lapangan, Dandim 0735/Surakarta "Bakar" Semangat Prajurit & Warga di Lokasi KBD Gandekan


Uploaded Image

Surakarta – Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H. meninjau langsung pelaksanaan Karya Bakti Daerah (KBD) Tahap III TA. 2026 di Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, Sabtu (12/09/2026)

Kunjungan didampingi Pasiterdim 0735/Surakarta Kapten Inf Sukardi, Danramil 04/Jebres Kapten Cba Sugiyono, S.Sos, Bati Tuud Peltu Edi Yanto, dan Babinsa Gandekan Sertu Teguh Kusno. 

Tujuannya untuk memastikan seluruh rangkaian KBD berjalan lancar sesuai rencana.

KBD Tahap III di Kelurahan Gandekan ini ditargetkan selama 30 hari, dimulai sejak pembukaan tanggal 9 September hingga 30 September 2026. Sasaran utamanya adalah revitalisasi talud, pavingisasi, dan pemasangan pagar pengaman di Ds. Karangasem RT 02 RW 02.

Di tengah terik matahari, Dandim menyapa dan memberikan motivasi langsung kepada anggota TNI, Relawan LDII, MTA, Linmas, dan warga masyarakat yang sedang bergotong royong.

“Pekerjaan ini tidak usah tergesa-gesa, yang penting kualitasnya bagus dan bisa selesai sesuai target waktu yang diberikan. Semua pihak sudah memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” tegas Dandim.

Beliau juga mengapresiasi semangat kebersamaan yang terlihat di lapangan. Sinergi antara Koramil 04/Jebres, relawan, Linmas, dan warga dinilai menjadi kunci keberhasilan KBD.

Dengan semangat kemanunggalan TNI-Rakyat, diharapkan seluruh sasaran fisik maupun non-fisik KBD dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat langsung bagi warga Gandekan.

Penulis : Arda 72