Rabu, 21 Oktober 2026
Polsek Kepenuhan Tangkap Pengedar Sabu, 85,71 Gram Narkotika Disita
Perkuat Akuntabilitas dan Kualitas Pelayanan, Kalapas Pasir Pangarayan Ikuti Monitoring dan Evaluasi Capaian Kinerja Kanwil
Wujudkan Wilayah Tetap Aman Dan Kodisif Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam Dan Himbauan Kamtibmas
Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Sertu Teguh K melaksanakan Patroli malam dan Komsos himbaukan Kamtibmas di seputaran wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Selasa ( 20/10/2026 ) Pkl 21.00 Wib s.d selesai.
Rekrutmen Gratis, Danramil 04/Jebres Sosialisasikan Penerimaan Prajurit TNI AD Murid SMKN 08/Surakarta
Surakarta – Upaya menjaring pemuda terbaik untuk bergabung dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Danramil 04/Jebres Kapten Cba Sugiyono, S.Sos menggelar sosialisasi dan kampanye penerimaan calon Bintara PK dan Tamtama PK TNI AD Gelombang I Tahun 2027, Kegiatan ini berlangsung di SMKN 08 Surakarta Jl. Sangihe Kelurahan Kepatihan Wetan Kec Jebres Kota Surakarta. Rabu ( 21/10/2026 ) Pkl. 07.00 Wib
Dukungan Pendidikan Karakter Usia Dini, Sat Lantas Polres Kuningan Sambut Puluhan Siswa TK Negeri Luragung Landeuh
Babinsa Purwodiningratan Kawal Penyaluran Makan Bergizi Gratis di SMPN 14 Surakarta, Pastikan Distribusi Tepat Sasaran
Surakarta – Babinsa Kelurahan Purwodiningratan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka Suparno melaksanakan kegiatan monitoring dan pendampingan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah binaannya, bertempat di SMP N 14, Kelurahan Purwodiningratan, Kecamatan Jebres, Rabu (21/10/2026).
Sela Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Edukasi Pelajar tentang Bahaya Bullying
RN NEWS (Subang) - Kepedulian terhadap dunia pendidikan ditunjukkan anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang melalui edukasi tentang bahaya perundungan atau bullying kepada pelajar MTs Nurul Hikmah Cupunagara, Rabu (21/10/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di kantin sekolah, Kampung Cupunagara, Dusun 2, RT 02/RW 04, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.
Di sela waktu istirahat, Prada Kanu dan Prada Dandi memanfaatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan para siswa. Suasana santai tersebut menjadi ruang bagi prajurit untuk menyampaikan edukasi mengenai pentingnya menjaga sikap dan menghormati sesama di lingkungan sekolah.
Edukasi ini menyoroti bahaya perundungan yang dapat berdampak terhadap kondisi psikologis maupun hubungan sosial siswa. Para pelajar diajak memahami pentingnya menghindari perilaku mengejek, merendahkan, mengintimidasi, atau melakukan tindakan lain yang dapat menyakiti teman.
Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menekankan pentingnya perhatian terhadap pembentukan karakter generasi muda.
“Melalui edukasi seperti ini, kami berharap para siswa semakin memahami bahaya perundungan dan dapat membangun hubungan yang saling menghormati, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, kedekatan prajurit dengan pelajar dapat menjadi kesempatan untuk menyampaikan pesan positif secara langsung. Pendekatan yang sederhana dan komunikatif diharapkan membantu siswa memahami pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terhadap kehidupan sosial masyarakat, termasuk dunia pendidikan. Melalui interaksi langsung dengan pelajar, prajurit turut mendorong tumbuhnya kesadaran untuk mencegah perundungan dan membangun lingkungan sekolah yang lebih positif.
Pembukaan Jalan TMMD ke-130 Tembus Persawahan, Buka Akses bagi Petani Cupunagara
RN NEWS (Subang) - Pembukaan jalan dalam program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berlanjut di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Jalur yang dikerjakan menggunakan alat berat kini telah menembus kawasan persawahan, Rabu (21/10/2026).
Pembangunan tersebut merupakan sasaran fisik TMMD berupa pembukaan jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter. Jalan ini direncanakan menghubungkan kawasan Kampung Gunung Geulis, Cisaga, Babakan Loa, dan Cisegel untuk mendukung aksesibilitas masyarakat.
Perkembangan pembukaan jalan hingga mencapai kawasan persawahan menjadi bagian penting dari upaya membuka akses menuju wilayah pertanian. Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menegaskan bahwa pengerjaan jalan terus dilanjutkan untuk memenuhi sasaran yang telah direncanakan.
“Pembukaan jalan ini kami lanjutkan sesuai sasaran yang telah ditentukan. Kami berharap jalan ini nantinya dapat mempermudah akses masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas pertanian di Desa Cupunagara,” ujarnya.
Pembangunan jalan tersebut disambut dengan harapan agar akses masyarakat menuju kawasan pertanian semakin mudah. Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, berharap jalan yang dibangun melalui program TMMD ke-130 ini nantinya dapat membantu aktivitas warga, terutama para petani dalam menjangkau lahan dan mengangkut hasil panen.
“Kami berharap jalan ini dapat mempermudah aktivitas masyarakat, khususnya para petani, baik saat menuju lahan maupun ketika mengangkut hasil panen,” ungkapnya.
Pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang dalam meningkatkan konektivitas wilayah dan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat Desa Cupunagara.
Satgas TMMD ke-130 Bantu Petani Rawat Tanaman Sayuran di Cupunagara
RN NEWS (Subang) - Kepedulian Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terhadap masyarakat ditunjukkan melalui aksi langsung di lahan pertanian. Prajurit membantu merawat tanaman sayuran milik warga di Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RT 03/RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Rabu (21/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, anggota Satgas membantu pemilik lahan, Pak Nano dan Ibu Anah, merawat tanaman sayuran yang tumbuh di kebun mereka. Kebersamaan ini menjadi salah satu bentuk kedekatan prajurit dengan masyarakat di sela pelaksanaan program TMMD.
“Kami merasa senang dengan kehadiran bapak-bapak TNI yang ikut membantu merawat tanaman di kebun. Bantuan ini membuat kami merasa diperhatikan dan semakin dekat dengan TNI,” Ungkap Pak Nano.
Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan bahwa kehadiran prajurit di tengah masyarakat diharapkan dapat mempererat hubungan serta menumbuhkan semangat saling membantu.
“Kebersamaan dengan masyarakat merupakan bagian penting dari pelaksanaan TMMD. Kami ingin terus hadir dan membantu warga sesuai kebutuhan serta kemampuan yang ada,” ujarnya.
Melalui kegiatan sederhana tersebut, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Kedekatan yang terbangun melalui aktivitas sehari-hari menjadi bagian dari upaya mendukung kehidupan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara prajurit dan warga Desa Cupunagara.
TMMD ke-130 Dorong Sinergi Masyarakat dalam Menjaga Lingkungan dan Kelestarian Hutan
RN NEWS (Subang) - Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang mendorong kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan melalui penyuluhan bertema Sinergi Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang Berkelanjutan, Rabu (21/10/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Desa Cupunagara, RT 02/RW 04, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.
Penyuluhan tersebut menghadirkan Kabid LH, Yayat Supriatna, serta diikuti oleh warga masyarakat Desa Cupunagara. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan ketersediaan sumber daya alam bagi generasi sekarang maupun mendatang.
Dalam pemaparannya, Yayat Supriatna membahas sejumlah persoalan lingkungan, mulai dari penumpukan sampah dan pencemaran hingga kerusakan hutan serta perubahan iklim. Permasalahan tersebut memerlukan kepedulian bersama agar dampaknya terhadap kehidupan masyarakat dapat dicegah.
Salah satu langkah yang disosialisasikan ialah penerapan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R), pemilahan sampah organik dan anorganik, serta kerja bakti membersihkan saluran air. Masyarakat juga diajak mendukung penghijauan, mencegah kebakaran hutan dan lahan, serta menggunakan energi secara bijak.
Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kepedulian dapat dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah dan lingkungan sekitar, kemudian dilakukan secara konsisten,” ujarnya.
Kegiatan penyuluhan ini merupakan salah satu sasaran nonfisik dalam program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Melalui kegiatan tersebut, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat agar berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan kehutanan secara berkelanjutan.
Gotong Royong Satgas TMMD dan Warga, Pembangunan Poskamling Cupunagara Berlanjut
RN NEWS (Subang) - Pembangunan Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) melalui program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berlanjut di Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RT 03/RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Rabu (21/10/2026). Satgas TMMD bersama warga bergotong royong mengerjakan bangunan yang kini memasuki tahap pemasangan rangka atap.
Dalam proses pengerjaan, prajurit dan warga saling membantu menyelesaikan bagian demi bagian bangunan. Kebersamaan tersebut mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pembangunan di wilayah sasaran TMMD.
Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menekankan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi unsur penting dalam mendukung kelancaran pembangunan.
“Kami berharap semangat gotong royong ini terus terjaga. Dengan bekerja bersama, pembangunan Poskamling dapat berjalan dengan baik dan nantinya bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Bagi warga, pembangunan Poskamling menjadi kesempatan untuk berpartisipasi langsung dalam mendukung keamanan lingkungan. Wahyu, salah seorang warga yang ikut bergotong royong, menyampaikan apresiasinya terhadap kebersamaan yang terjalin bersama anggota Satgas.
“Kami senang bisa ikut bergotong royong bersama bapak-bapak TNI. Mudah-mudahan Poskamling ini segera selesai dan bisa dimanfaatkan warga untuk mendukung keamanan lingkungan,” ungkap Wahyu.
Pembangunan Poskamling ini merupakan salah satu sasaran fisik TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Selain menghadirkan sarana pendukung keamanan lingkungan, proses pengerjaannya juga memperkuat kerja sama antara prajurit dan masyarakat dalam membangun desa.
Melalui gotong royong tersebut, Satgas TMMD dan warga Cupunagara terus berupaya menyelesaikan pembangunan Poskamling agar dapat dimanfaatkan sesuai fungsinya. Kebersamaan yang terbangun diharapkan turut mendorong kepedulian masyarakat terhadap keamanan dan kenyamanan lingkungan.
Selasa, 20 Oktober 2026
HUT Humas Polri ke-75, Polres Rokan Hulu Gelar Donor Darah, Kumpulkan 34 Kantong Darah untuk Kemanusiaan
Penataan Sungai Sukalila Hampir Selesai: Wali Kota Cirebon Targetkan 100% Rampung di Akhir Tahun
RN NEWS (Kota Cirebon) - Penataan Sungai Sukalila terus menunjukkan perkembangan. Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, meninjau langsung progres pekerjaan di kawasan Sungai Sukalila pada Selasa (20/10/2026), didampingi Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, serta Plt. Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Yuliana.
Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota melihat langsung perubahan kondisi kawasan sungai yang kini mulai terlihat lebih tertata. Progres pekerjaan yang telah mencapai 75 persen menjadi salah satu capaian yang diharapkan dapat segera dituntaskan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat Kota Cirebon.
Wali Kota berharap seluruh pekerjaan dapat selesai pada akhir Desember 2026. Dengan demikian, kawasan yang telah ditata tersebut diharapkan bisa mulai diresmikan pada Januari 2027.
“Alhamdulillah, progresnya sekarang sudah mencapai 75 persen. Kita berharap akhir Desember ini pekerjaan bisa selesai, sehingga Januari nanti mudah-mudahan sudah bisa diresmikan. Perubahannya juga mulai terlihat jelas. Kawasan yang sebelumnya terkesan kumuh, sekarang sudah jauh lebih tertata. Semoga hasilnya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Cirebon,” ujar Wali Kota.
Menurutnya, pekerjaan penataan Sungai Sukalila menjadi bagian penting dari upaya memperbaiki kondisi kawasan sungai sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih nyaman. Dengan panjang penataan sekitar 1,8 kilometer di sisi kiri dan kanan sungai, pekerjaan tersebut membutuhkan proses dan koordinasi agar hasilnya sesuai dengan harapan.
Wali Kota juga mengapresiasi progres pekerjaan yang telah berjalan dalam beberapa bulan terakhir. Ia berharap penyelesaian penataan tidak hanya memperbaiki tampilan kawasan, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan ruang yang lebih baik bagi masyarakat.
Selain penataan fisik sungai, Pemerintah Kota Cirebon turut menjajaki rencana pembangunan jembatan khusus pejalan kaki yang menghubungkan kawasan Kalibaru Selatan dan Kalibaru Utara. Jembatan tersebut direncanakan memiliki desain menyerupai jembatan gantung dan diperuntukkan bagi pejalan kaki, bukan kendaraan bermotor.
“Kita ingin nanti ada variasi dan ruang yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Saya juga sudah meminta izin kepada BBWS untuk rencana pembangunan jembatan khusus pejalan kaki, yang menghubungkan Kalibaru Selatan dengan Kalibaru Utara. Harapannya, desainnya bisa dibuat menarik, seperti jembatan gantung, sehingga selain memudahkan akses warga, kawasan ini juga semakin nyaman untuk dinikmati,” katanya.
Rencana tersebut akan dikoordinasikan lebih lanjut bersama BBWS Cimanuk-Cisanggarung, dengan tetap memperhatikan ketentuan teknis dan kebutuhan penataan kawasan sungai. Kehadiran jembatan pejalan kaki diharapkan dapat menjadi akses penghubung bagi warga sekaligus menambah nilai guna kawasan yang sedang dibenahi.
Pemerintah Kota Cirebon berharap penataan Sungai Sukalila dapat diselesaikan sesuai target. Kolaborasi dengan BBWS Cimanuk-Cisanggarung menjadi bagian penting untuk memastikan pekerjaan berjalan dengan baik, sehingga kawasan sungai dapat berkembang menjadi lingkungan yang lebih tertata, nyaman, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Harapan kita, setelah selesai nanti, Sungai Sukalila bisa memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Bukan hanya lebih bersih dan tertata, tetapi juga menjadi kawasan yang nyaman dan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh warga Kota Cirebon,” Tuturnya.
(Elias)
Dewan pimpinan Cabang Perkumpulan Pers Daerah Seluruh Indonesia Kabupaten Rokan Hulu ( DPC PPDI Rohul )SELAMAT HARI ULANG TAHUN KE 52 TAHUN ANTON.,ST., MM Bupati Rokan Hulu
Ketua DPC LSM Penjara Rohul Bistok Sihombing ,Sekretaris DPC LSM Penjara Rohul Hobbi Pargaulan, WB. Dan Bendahara DPC LSM Penjara Rohul M Arifin Kabupaten Rokan Hulu staf beserta segenap Jajarannya Mengucapkan SELAMAT HARI ULANG TAHUN KE 52 TAHUN ANTON.,ST., MM Bupati Rokan Hulu
Klarifikasi Resmi PT Yujie Gufen Indonesia Blok Prongol Cirebon, Isu Viral di TikTok Tidak Benar, Jam Lembur Sudah Dihitung Sesuai Aturan
Pemkot Cirebon Salurkan Bantuan PKH dan Sembako
RN NEWS (Kota Cirebon) - Pemerintah Kota Cirebon terus memperkuat upaya perlindungan sosial melalui penyaluran bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menghadiri sekaligus menyerahkan secara langsung kartu ATM dan PIN Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako Tahun 2026 di Aula Kecamatan Pekalipan, Selasa (20/10/2026).
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat yang memenuhi kriteria dapat mengakses bantuan sosial dengan lebih mudah, aman, dan tepat sasaran. Melalui kerja sama antara Dinas Sosial Kota Cirebon dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Cirebon, bantuan disalurkan melalui sistem perbankan untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas, sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi keluarga penerima manfaat (KPM).
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial Kota Cirebon dan BNI Cabang Cirebon atas koordinasi serta kesiapan teknis dalam pelaksanaan penyaluran bantuan. Menurutnya, pengaturan jadwal berdasarkan wilayah kecamatan merupakan langkah penting agar masyarakat dapat menerima pelayanan secara tertib dan nyaman.
“Bantuan sosial ini bukan sekadar penyaluran dana, tetapi juga bentuk perhatian pemerintah untuk membantu keluarga memenuhi kebutuhan dasarnya. Kami mengapresiasi kerja sama Dinas Sosial dan BNI yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik, sehingga proses penyaluran dapat berjalan lebih tertib dan masyarakat terlayani dengan nyaman,” ujar Wakil Wali Kota.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan dilaksanakan secara bertahap. Pada Senin (19/10/2026), kegiatan telah dilaksanakan untuk wilayah Kecamatan Lemahwungkuk, Harjamukti, dan Kejaksan. Selanjutnya, penyaluran di Kecamatan Pekalipan dilaksanakan pada Selasa (20/10/2026), kemudian dijadwalkan berlanjut di Kecamatan Kesambi pada Rabu (21/10/2026).
Menurut Wakil Wali Kota, PKH dan Program Sembako memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan, kesehatan, dan pendidikan. Karena itu, bantuan yang diterima masyarakat diharapkan dapat dimanfaatkan secara bijaksana sesuai dengan peruntukannya.
“Kami berharap kartu ATM dan PIN ini disimpan dan dijaga sendiri oleh penerima manfaat, tidak dipindahtangankan kepada siapa pun, serta digunakan dengan bijak. Utamakan kebutuhan pokok keluarga, pemenuhan gizi, kesehatan, dan pendidikan anak. Harapannya, bantuan ini benar-benar membantu meringankan beban keluarga sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan mereka,” tuturnya.
Wakil Wali Kota juga meminta petugas Dinas Sosial dan BNI memberikan pendampingan yang ramah dan mudah dipahami, terutama terkait tata cara penggunaan kartu ATM serta keamanan PIN. Ia berharap evaluasi terus dilakukan selama rangkaian penyaluran berlangsung agar kendala administratif dapat segera ditangani dan seluruh penerima manfaat yang terdaftar memperoleh pelayanan sesuai ketentuan.
Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Kota Cirebon, Agus Syahron, menjelaskan bahwa penerima bantuan sosial harus memenuhi persyaratan dan kriteria yang telah ditetapkan. Data penerima juga perlu dipastikan melalui proses verifikasi, termasuk kesesuaian identitas dan domisili.
“Untuk memastikan bantuan diberikan kepada warga yang memenuhi kriteria, kami melakukan pengecekan dan asesmen sesuai kebutuhan. Kondisi tempat tinggal, termasuk warga yang masih mengontrak, perlu dilihat berdasarkan ketentuan program dan hasil verifikasi. Yang terpenting, data penerima harus sesuai dan bantuan diberikan berdasarkan persyaratan yang berlaku,” kata Agus.
Ia menambahkan, PKH memiliki komponen bantuan yang disesuaikan dengan kondisi keluarga penerima manfaat. Selain dukungan untuk kebutuhan dasar, keluarga yang memenuhi kriteria juga berpeluang memperoleh pendampingan pemberdayaan sesuai ketentuan dan ketersediaan program.
Di sisi lain, Camat Pekalipan, Yoga Pramono, berharap penyaluran bantuan sosial dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar tercermin dalam angka statistik. Menurutnya, keberhasilan penanggulangan kemiskinan perlu dilihat dari perubahan kondisi keluarga penerima manfaat, termasuk ketika mereka mulai mampu memenuhi kebutuhan secara mandiri.
“Harapan kami, bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan menjadi salah satu jalan untuk mengurangi beban ekonomi keluarga. Keberhasilan penanganan kemiskinan tidak cukup dilihat dari angka, tetapi juga dari perubahan kondisi warga. Ketika keluarga semakin mandiri dan tidak lagi memenuhi kriteria penerima bantuan, itu menjadi tanda bahwa upaya yang dilakukan mulai menunjukkan hasil,” ungkap Yoga.
Melalui penyaluran PKH dan Program Sembako Tahun 2026, Pemerintah Kota Cirebon berharap perlindungan sosial dapat berjalan semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi keluarga yang membutuhkan.
“Semoga sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, petugas pendamping, dan masyarakat diharapkan terus terjaga agar bantuan tidak hanya meringankan beban saat ini, tetapi juga mendukung keluarga untuk tumbuh lebih mandiri dan sejahtera,” ujar Yoga.
(Elias}
Tanamkan Kedisiplinan Sejak Dini, Sat Lantas Polres Kuningan Sambut Ceria Kunjungan Siswa TKIT dan PAUD
Satgas TMMD dan Warga Gotong Royong Angkut Material Sarana Air Bersih di Cupunagara
RN NEWS (Subang) - Personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang bersama warga bergotong royong mengangkut material untuk pembangunan sarana air bersih (SAB) titik ketiga di Kampung Babakan Loa RT 01/RW 06, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Selasa (20/10/2026).
Anggota Satgas dan warga terlihat bekerja bersama menyiapkan serta memindahkan material yang dibutuhkan untuk pembangunan fasilitas tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan sarana air bersih bagi masyarakat setempat.
Komandan Kompi Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan keterlibatan warga dalam pengangkutan material membantu mendukung pengerjaan sasaran fisik TMMD.
“Pengangkutan material ini kami lakukan bersama warga agar kebutuhan pembangunan sarana air bersih dapat dipersiapkan dengan baik. Kami berharap fasilitas ini nantinya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Salah seorang warga, Husen, turut terlibat dalam kegiatan gotong royong tersebut. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bentuk dukungan terhadap pembangunan fasilitas yang diharapkan dapat digunakan bersama.
“Kami ikut membantu mengangkut material karena pembangunan sarana air bersih ini penting bagi warga. Mudah-mudahan setelah selesai, fasilitasnya bisa dimanfaatkan dan membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat,” kata Husen.
Pembangunan sarana air bersih merupakan salah satu sasaran fisik tambahan dalam TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Melalui kerja sama Satgas dan masyarakat, pengerjaan fasilitas tersebut diharapkan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi warga Desa Cupunagara.
Dapur Warga Dukung Kebutuhan Makan Satgas TMMD ke-130 di Cupunagara
RN NEWS (Subang) - warga Desa Cupunagara turut membantu menyiapkan makanan bagi personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang yang bertugas melaksanakan pembangunan di Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Selasa(20/10/2026)
Berbeda dengan kehidupan di barak yang memiliki petugas khusus memasak, pemenuhan kebutuhan makan Satgas di lokasi TMMD melibatkan warga setempat. Bahan makanan disiapkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi prajurit selama menjalankan pekerjaan fisik di lapangan.
Komandan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan makanan bagi personel selama bertugas.
“Kebutuhan makan prajurit perlu diperhatikan karena mereka melaksanakan pekerjaan fisik setiap hari. Menu yang disiapkan juga perlu memperhatikan kecukupan gizi, termasuk protein dan sayuran, agar kondisi fisik tetap terjaga,” ujarnya.
Keterlibatan warga dalam menyiapkan hidangan juga menjadi bagian dari interaksi sehari-hari antara Satgas dan masyarakat. Makanan yang telah disiapkan kemudian disantap oleh para prajurit untuk menunjang aktivitas mereka selama menjalankan program TMMD.
Melalui dukungan tersebut, pelaksanaan TMMD ke-130 tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperlihatkan keterlibatan masyarakat dalam mendukung kebutuhan personel yang bertugas di wilayah mereka.






















.jpeg)
