Rakyat Nusantara News

Berita Terkini

Demi Menjaga Ketentraman Dan Kenyamanan Wilayah Piket Koramil 02/Banjarsari Bersama Linmas Melaksanakan Patroli Malam

Surakarta  - Piket Koramil 02/Banjarsari Serma Isdianto melaksanakan patroli bersama Linmas mewujudkan wilayah yang aman dan kondusif d...

Postingan Populer

Selasa, 27 Oktober 2026

Demi Menjaga Ketentraman Dan Kenyamanan Wilayah Piket Koramil 02/Banjarsari Bersama Linmas Melaksanakan Patroli Malam

Surakarta  - Piket Koramil 02/Banjarsari Serma Isdianto melaksanakan patroli bersama Linmas mewujudkan wilayah yang aman dan kondusif di Wilayah Kecamatan Banjarsari, Senin (26/10/2026).

Ditegaskan Serma Isdianto Kegiatan patroli ini dilaksanakan secara bersama sama dengan Linmas.

"Kegiatan patroli ini dimulai dari Kantor Kelurahan,Perkampungan warga,dan yang dianggap rawan Kriminalitas diwilayah Kecamatan Banjarsari."ujarnya.

"Harapan kami dengan adanya kegiatan patroli keamanan seperti ini akan terus memelihara situasi keamanan dan kondusifitas wilayah, terutama di wilayah kecamatan Banjarsari."pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Lapas Pasir Pangarayan Sambut Audit Kinerja Inspektorat Jenderal Terkait Penanganan Overcapacity dan Overcrowding




Pasir Pangarayan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menyambut kedatangan Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam rangka pelaksanaan Audit Kinerja atas Penanganan Overcapacity dan Overcrowding, Selasa (27/10/2026).



Kegiatan audit yang berlangsung di Lapas Pasir Pangarayan tersebut dipimpin oleh Pengendali Teknis R. Eri Irawan dan Ketua Tim Firman Septa Firdaus bersama anggota tim Inspektorat Jenderal.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, menyambut baik kedatangan tim audit dan menyatakan kesiapan jajaran Lapas Pasir Pangarayan dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, audit kinerja merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan, khususnya dalam penanganan permasalahan kapasitas hunian yang menjadi tantangan di berbagai lapas dan rumah tahanan.

“ Kami menyambut baik pelaksanaan audit kinerja ini sebagai bentuk evaluasi dan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan. Kami berharap melalui kegiatan ini, dapat diperoleh masukan dan rekomendasi yang konstruktif untuk meningkatkan kinerja serta mengoptimalkan penanganan overcapacity dan overcrowding di Lapas Pasir Pangarayan,” ujar Efendi P. Purba.

Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan secara profesional, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pelaksanaan audit kinerja ini diharapkan dapat menjadi sarana evaluasi terhadap langkah-langkah penanganan overcapacity dan overcrowding sekaligus mendorong peningkatan efektivitas tata kelola pemasyarakatan.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Pasir Pangarayan terus berupaya memperkuat komitmen dalam mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang semakin baik, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan.

***Friska Manalu***

Curi Uang Rp 97 Juta dan Puluhan Bungkus Rokok, Seorang Pemuda di Rambah Ditangkap Polres Rohul




ROKAN HULU  – Tim Resmob Polres Rokan Hulu bersama Tim Raga mengamankan seorang pemuda berinisial PN (19), yang diduga terlibat dalam kasus pencurian dengan pemberatan di sebuah warung di Desa Babussalam, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.



Penangkapan dilakukan pada Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 00.50 WIB di Jalan Lingkar Kilometer 4, Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah.

Kasus tersebut bermula ketika pemilik warung berinisial Z (54) hendak membuka usahanya pada Senin (26/10/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Saat tiba di warung, korban mendapati pintu dalam keadaan tidak terkunci dan gembok pintu belakang telah dirusak.

Setelah memeriksa kondisi warung, korban mengetahui sejumlah barang miliknya telah hilang. Kerugian yang dilaporkan meliputi uang tunai sebesar Rp 97 juta, sekitar 60 bungkus rokok, serta satu unit telepon genggam merek Oppo A37f.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkannya ke Polres Rokan Hulu untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Resmob dan Tim Raga Polres Rokan Hulu melakukan penyelidikan pada Senin malam. Dari hasil penyelidikan, petugas memperoleh informasi mengenai pihak yang diduga terlibat dalam pencurian tersebut.

Petugas kemudian mendapatkan informasi bahwa salah seorang terduga pelaku berinisial PN berada di sekitar Jalan Lingkar Kilometer 4, Desa Koto Tinggi. Tim Resmob selanjutnya mengamankan PN di lokasi tersebut.

Berdasarkan hasil interogasi awal, PN mengakui dugaan keterlibatannya dalam pencurian tersebut bersama dua orang lainnya berinisial K dan R. Keduanya saat ini berstatus daftar pencarian orang (DPO), berdasarkan laporan kepolisian.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain uang tunai Rp 1,2 juta, dua unit telepon genggam merek iPhone 14 Pro Max dan iPhone 11 Pro Max, serta sejumlah bungkus rokok dari berbagai merek.

Selanjutnya, tersangka beserta barang bukti dibawa ke Polres Rokan Hulu untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim Polres Rokan Hulu AKP Tony Prawira, S.Tr.K, S.I.K, M.H menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penegakan hukum terhadap tindak pidana yang meresahkan masyarakat.

Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan rumah maupun tempat usaha, serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana.

Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut, termasuk menelusuri keberadaan dua orang lainnya yang diduga terlibat dan mencari kemungkinan keterkaitan barang bukti dengan hasil pencurian.

Polres Rokan Hulu mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan masing-masing. 

***Friska Manalu***
*(Humas Polres Rohul)*

Lapas Pasir Pangarayan Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026




Pasir Pangarayan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 yang dilaksanakan di halaman Polres Rokan Hulu, Senin (26/10/2026).



Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, diwakili oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm. Kamtib), Moch. Subhan Zakaria, untuk mengikuti kegiatan apel tersebut.

Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 dalam rangka mendukung terciptanya ketertiban dan keselamatan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Rokan Hulu.

Kehadiran perwakilan Lapas Pasir Pangarayan merupakan bentuk dukungan terhadap sinergi antarinstansi, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing instansi di Kabupaten Rokan Hulu.

Kalapas Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, melalui Kasi Adm. Kamtib Moch. Subhan Zakaria, menyampaikan bahwa koordinasi dan sinergi antarinstansi merupakan hal penting dalam mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap sinergi dan koordinasi antarinstansi semakin kuat. Lapas Pasir Pangarayan mendukung upaya bersama dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas,” ujarnya.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait demi mendukung terciptanya kondisi wilayah Rokan Hulu yang aman dan kondusif.

***Friska Manalu***

Sat Lantas Polres Kuningan Sosialisasi Safety Riding dan Ops Patuh Lodaya 2026 di SMKN 1 Jagara



KUNINGAN – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kuningan melalui Unit Kamsel menggelar kegiatan Police Goes to School di SMK Negeri 1 Jagara, Selasa (27/10/2026). Langkah ini ditujukan untuk menanamkan etika berlalu lintas sekaligus menyosialisasikan pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 di lingkungan pelajar.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon, S.Tr.K., S.I.K., bersama Kanit Gakkum, Kanit Kamsel, dan personel Sat Lantas ini berfokus pada penekanan keselamatan berkendara (safety riding) serta pencegahan kecelakaan lalu lintas.

AKP Aktuin Moniharapon menyampaikan bahwa generasi muda, khususnya para siswa menengah kejuruan, perlu dibekali pemahaman mendalam terkait aturan lalu lintas agar terhindar dari perilaku berkendara berisiko tinggi.

"Kami memberikan edukasi mengenai sasaran prioritas Operasi Patuh Lodaya 2026. Fokus kami adalah menurunkan angka pelanggaran dan fatalitas korban kecelakaan di wilayah hukum Polres Kuningan. Kami menekankan kewajiban penggunaan helm standar SNI, kepemilikan kelengkapan surat kendaraan, serta penggunaan sabuk keselamatan," ujar AKP Aktuin.

Selain sosialisasi aturan dasar, petugas memberikan imbauan tegas terkait kelengkapan fisik kendaraan dan pencegahan kenakalan remaja.

* Larangan Knalpot Brong dan Balap Liar: Petugas melarang keras penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, aksi balap liar, maupun modifikasi kendaraan yang berpotensi membahayakan keselamatan di jalan raya.

* Pencegahan Keterlibatan Gangguan Kamtibmas: Siswa diimbau untuk menjauhi aksi tawuran antar-sekolah, keterlibatan dalam geng motor radikal, serta penyalahgunaan narkoba dan minuman keras.
* Penguatan Kemitraan Sekolah: Polres Kuningan bekerja sama dengan pihak pihak sekolah untuk penataan area parkir serta pengawasan berkala terhadap kelengkapan kendaraan siswa yang membawa sepeda motor.

Melalui kegiatan Police Goes to School ini, para siswa/i SMK Negeri 1 Jagara sepakat untuk berkomitmen menolak penggunaan knalpot brong dan siap menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

(Firnas)

Satgas TMMD Percepat Pengecatan Musala At-Taufik agar Segera Digunakan Warga


RN NEWS (Subang) - Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus mempercepat pengecatan Musala At-Taufik di Kampung Cinaga, RT 02/RW 03, Dusun 1, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Selasa (27/10/2026). Pekerjaan ini menjadi bagian dari rehabilitasi musala yang termasuk sasaran tambahan TMMD, agar fasilitas ibadah tersebut segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Pengecatan dilakukan untuk menyempurnakan kondisi bangunan setelah melalui tahapan rehabilitasi. Anggota Satgas terus melanjutkan pekerjaan agar musala dapat segera digunakan warga untuk beribadah dan melaksanakan kegiatan keagamaan.

Komandan Kompi Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa anggota Satgas terus mengupayakan penyelesaian pekerjaan sesuai tahapan yang berjalan. Percepatan dilakukan agar sasaran rehabilitasi dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami terus mengejar penyelesaian pengecatan Musala At-Taufik agar pekerjaan rehabilitasi ini segera rampung. Harapannya, musala dapat segera digunakan warga untuk beribadah dengan nyaman,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Bagi masyarakat Kampung Cinaga, keberadaan musala memiliki peran penting sebagai tempat beribadah sekaligus pusat kegiatan keagamaan warga. Marbot Musala At-Taufik, Bapak A. Makmur, menyambut baik rehabilitasi tersebut dan berharap penyelesaian pekerjaan dapat segera membuat musala kembali dimanfaatkan secara optimal.

“Kami bersyukur musala ini mendapat bantuan rehabilitasi melalui program TMMD. Kami berharap pengecatan segera selesai sehingga masyarakat bisa beribadah dengan lebih nyaman dan musala dapat kembali digunakan untuk kegiatan keagamaan,” tutur Bapak A. Makmur.

Rehabilitasi Musala At-Taufik menjadi salah satu bentuk perhatian TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terhadap kebutuhan fasilitas ibadah masyarakat. Melalui penyelesaian sasaran ini, Satgas TMMD berharap warga dapat menikmati tempat ibadah yang lebih baik sekaligus menjaga semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Pembukaan Jalan TMMD ke-130 Mendekati Permukiman Dusun 1 Cupunagara


RN NEWS (Subang) - Pembukaan jalan penghubung antar-dusun melalui program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berlanjut. Dengan dukungan alat berat, pengerjaan badan jalan kini mendekati kawasan permukiman Dusun 1 Desa Cupunagara, Selasa (27/10/2026).

Dalam dokumentasi di lapangan, alat berat tampak bekerja membuka badan jalan di tengah kawasan yang masih dikelilingi vegetasi. Pekerjaan ini menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD untuk membuka akses jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter di Desa Cupunagara.

Komandan Kompi Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa pembukaan jalan terus dilakukan secara bertahap untuk mencapai sasaran yang telah direncanakan. Dukungan alat berat membantu proses pembukaan badan jalan, terutama pada bagian yang masih memerlukan pengerjaan tanah.

“Pembukaan jalan ini terus kami kerjakan secara bertahap. Dengan dukungan alat berat, kami berupaya melanjutkan pembukaan badan jalan sesuai rencana agar akses penghubung antar-dusun dapat terwujud dan nantinya memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Bagi pemerintah desa, pembangunan jalan penghubung ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah di Cupunagara. Akses yang lebih baik diharapkan dapat mendukung mobilitas warga serta mempermudah aktivitas sehari-hari, termasuk ketika masyarakat menuju kebun maupun mengangkut hasil pertanian.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, menyampaikan bahwa pembangunan jalan tersebut diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Kami berharap jalan penghubung ini dapat mempermudah mobilitas warga dan mendukung aktivitas perekonomian masyarakat. Semoga pengerjaannya berjalan lancar sehingga nantinya akses ini bisa dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan warga,” ungkapnya.

Melalui sasaran pembukaan jalan ini, TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus mendorong peningkatan aksesibilitas di wilayah pedesaan. Pembangunan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya pemerataan infrastruktur sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Desa Cupunagara.

Satgas TMMD Angkut Material untuk Pembangunan Bak Air Bersih Titik 5


RN NEWS (Subang) - Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang melaksanakan pengangkutan material untuk pembangunan bak tampungan air bersih pada sasaran sarana air bersih (SAB) titik 5 di Kampung Cupunagara, Dusun 2, RW 04, RT 02, Desa Cupunagara, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan pembangunan fasilitas air bersih bagi masyarakat setempat.

Komandan Kompi Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa ketersediaan material di lokasi sasaran diperlukan agar pengerjaan SAB titik 5 berjalan sesuai rencana. Pengangkutan material tersebut menjadi bagian dari upaya Satgas dalam mendukung pembangunan bak tampungan air bersih bagi masyarakat.

“Pengangkutan material ini merupakan bagian dari persiapan pembangunan bak tampungan air bersih di titik 5. Kami berupaya memastikan material yang dibutuhkan tersedia sehingga pengerjaan dapat berjalan lancar dan sasaran pembangunan bisa diselesaikan sesuai rencana,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Pembangunan SAB titik 5 diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat. Bagi warga, ketersediaan sarana penampungan air menjadi hal penting untuk menunjang kebutuhan sehari-hari.

Ketua RW setempat, Pak RK Tana, menyampaikan harapan masyarakat terhadap pembangunan fasilitas tersebut. Menurutnya, pembangunan bak tampungan air bersih diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga di lingkungan setempat.

“Kami berharap pembangunan bak tampungan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga. Mudah-mudahan setelah selesai, fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Pak RK Tana.

Pengangkutan material ini menjadi bagian dari upaya Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang dalam merealisasikan sasaran fisik di Desa Cupunagara. Melalui pembangunan sarana air bersih, program TMMD diharapkan dapat mendukung peningkatan fasilitas dasar sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dari Dapur Warga, Kebersamaan Satgas TMMD dan Masyarakat Cupunagara Terjalin


RN NEWS (Subang) - Kebersamaan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang dengan masyarakat terlihat hingga ke dapur warga. Setelah menjalankan aktivitas pekerjaan di lapangan, anggota Satgas turut membantu ibu-ibu memasak untuk menyiapkan makan siang di rumah Abah Tahyat dan Mak Tini, Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RW 02, RT 02, Desa Cupunagara, Selasa (27/10/2026).

Anggota Satgas dan warga bekerja bersama menyiapkan hidangan bagi personel yang telah menyelesaikan pekerjaan. Kegiatan ini memperlihatkan kedekatan yang terbangun melalui interaksi sehari-hari selama pelaksanaan TMMD, sekaligus menunjukkan semangat gotong royong di lingkungan masyarakat.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letkol Czi Deny Widi Anggoro, menjelaskan bahwa skema tersebut memang dirancang agar kebutuhan konsumsi Satgas turut memberi manfaat kepada masyarakat.

“Kodim 0605/Subang memberikan dalam bentuk uang kepada warga, untuk mengelola rangsum. Sehingga dapur warga bisa ngebul, dan perputaran roda perekonomian masyarakat bisa jalan,” jelasnya.

Pelibatan masyarakat dalam penyediaan konsumsi memberikan kesempatan bagi warga untuk memperoleh manfaat ekonomi selama program berlangsung. Bahan pangan dari kebun setempat juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan memasak, sehingga potensi yang tersedia di lingkungan desa ikut mendukung kegiatan tersebut.

Bagi Abah Tahyat dan Mak Tini, keterlibatan dalam penyediaan konsumsi menjadi kesempatan untuk memperoleh manfaat ekonomi selama TMMD berlangsung. Uang ransum yang dikelola warga digunakan untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan, sehingga kegiatan tersebut turut menggerakkan aktivitas ekonomi rumah tangga.

Melalui pendekatan tersebut, TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang mendorong pembangunan desa yang melibatkan masyarakat, baik dalam pekerjaan fisik maupun aktivitas pendukung yang memberi manfaat bagi kehidupan warga.

Satgas TMMD ke-130 Jajaki Kolaborasi dengan Mahasiswa KKN UPI di Cupunagara


RN NEWS (Subang) - Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang mengunjungi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang tengah melaksanakan pengabdian di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Selasa (27/10/2026). Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi antara personel Satgas dan mahasiswa untuk mendukung pembangunan serta pemberdayaan masyarakat.

Kunjungan yang berlangsung di Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RW 02, RT 02, menjadi ruang komunikasi untuk menyelaraskan potensi dan kegiatan masing-masing pihak. Melalui pertemuan tersebut, Satgas dan mahasiswa menjajaki bentuk kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Cupunagara.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa komunikasi dengan mahasiswa menjadi salah satu peluang untuk memperkuat sinergi dalam pengabdian kepada masyarakat.

“Kami ingin membangun komunikasi dan menjajaki kolaborasi dengan mahasiswa KKN UPI agar kegiatan yang dilaksanakan dapat saling mendukung serta memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Cupunagara,” ujarnya.

Mahasiswa KKN UPI, Haekal, menyambut baik kunjungan tersebut sebagai kesempatan untuk membangun komunikasi dan membahas peluang kerja sama dengan Satgas TMMD.

“Melalui pertemuan ini, kami dapat bertukar pandangan dan melihat peluang kolaborasi yang bisa dilakukan bersama untuk mendukung masyarakat desa,” ungkapnya.

Kolaborasi antara personel Satgas dan mahasiswa berpotensi mempertemukan pengalaman pendampingan masyarakat dengan pengetahuan akademis yang dimiliki mahasiswa. Koordinasi yang baik diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan serta potensi desa yang dapat dikembangkan bersama.

Melalui komunikasi lintas unsur tersebut, pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara diharapkan semakin membuka ruang partisipasi berbagai pihak dalam mendukung pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Senin, 26 Oktober 2026

emkot Cirebon Tingkatkan Akses Layanan Digital dengan Aktivasi IKD di Setiap Kelurahan


RN NEWS (Kota Cirebon) -
Akses layanan publik kini semakin mudah melalui pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Pemerintah Kota Cirebon terus mendorong penggunaan identitas digital ini untuk memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan, sekaligus mendukung tertib administrasi kependudukan dan ketepatan sasaran program bantuan sosial.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kantor Kelurahan Jagasatru, Kota Cirebon, Senin (26/10/2026). Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, hadir dan memberikan arahan kepada masyarakat tentang pentingnya aktivasi serta pemanfaatan IKD dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota menekankan bahwa digitalisasi administrasi kependudukan bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih tertib, mudah, dan tepat sasaran. Dengan IKD yang dapat diakses melalui telepon genggam, masyarakat diharapkan semakin terbiasa menggunakan layanan digital untuk memenuhi kebutuhan administrasi kependudukan.

“Bagi Pemerintah Kota Cirebon, IKD sangat penting untuk membangun data kependudukan yang lebih tertib dan akurat. Pelayanan yang baik harus dimulai dari data yang benar. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat menyusun program, menentukan sasaran bantuan, dan memberikan pelayanan yang lebih tepat kepada masyarakat,” ujar Wakil Wali Kota.


Ia juga menekankan pentingnya integrasi data kependudukan dengan data penerima bantuan sosial. Menurutnya, akurasi data merupakan salah satu faktor utama agar program bantuan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Untuk itu, ia mengajak masyarakat mengikuti tahapan aktivasi IKD dengan baik dan memanfaatkan pendampingan yang disediakan petugas. Ia berharap sosialisasi tersebut tidak hanya sebatas penyampaian informasi, tetapi juga membantu warga memahami proses aktivasi hingga identitas digital dapat digunakan melalui telepon genggam masing-masing.

“Pemerintah ingin masyarakat mendapatkan kemudahan dalam mengakses pelayanan. Karena itu, ikuti prosesnya dengan sabar, manfaatkan kesempatan untuk bertanya, dan pahami cara menggunakan IKD agar nantinya bisa diakses langsung melalui telepon genggam,” tuturnya.

Kepala Disdukcapil Kota Cirebon, Andi Armawan, menjelaskan bahwa kegiatan di Kelurahan Jagasatru bertujuan mempercepat aktivasi IKD melalui pelayanan langsung. Disdukcapil juga bekerja sama dengan Dinas Sosial untuk mendukung pendataan digital penerima bantuan sosial.


Menurut Andi, IKD merupakan fondasi penting pelayanan publik digital yang diharapkan mendukung integrasi administrasi kependudukan dengan layanan kesehatan, perbankan, pendidikan, dan perpajakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Percepatan aktivasi terus dilakukan agar lebih banyak warga memanfaatkan IKD. Melalui kegiatan di kelurahan, masyarakat mendapat penjelasan dan pendampingan aktivasi.

“Pelayanan ini bukan hanya aktivasi IKD, tetapi juga kami kolaborasikan dengan Dinas Sosial untuk mendukung pendataan masyarakat penerima bantuan sosial. Kami terus mendorong agar semakin banyak warga yang memiliki dan dapat menggunakan IKD,” jelas Andi.

Ia juga menyampaikan bahwa warga yang belum memiliki telepon genggam akan didata agar dapat ditindaklanjuti oleh petugas terkait. Dengan demikian, keterbatasan perangkat dapat diidentifikasi sejak awal dan menjadi dasar koordinasi dalam pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat.


Layanan jemput bola aktivasi IKD dijadwalkan berlangsung dua kali sepekan, yakni setiap Senin dan Rabu, dengan menyasar kelurahan-kelurahan di Kota Cirebon. Program ini diharapkan dapat mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada warga, sehingga mereka tidak harus selalu datang ke kantor dinas.

Melalui kolaborasi lintas perangkat daerah dan pelayanan langsung di tingkat kelurahan, Pemerintah Kota Cirebon berupaya memperluas pemanfaatan identitas digital sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola data kependudukan. Langkah berkelanjutan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah dijangkau, tertib, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Pelayanan jemput bola ini kami lakukan untuk mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Kami berharap warga dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan aktivasi IKD sekaligus memperoleh pendampingan secara langsung,” ujarnya.

Lapas Pasir Pangarayan Turut Meriahkan Jelajah Rimba Rohul ke-14 dalam Rangka HUT ke-27 Rohul




ROKAN HULU – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, yang diwakili oleh Kasubsi Portatib, Assaufi Mubarokh, turut menghadiri sekaligus mengikuti pelepasan ratusan rider dalam ajang Jelajah Rimba Rohul (JRR) ke-14, Minggu (25/10/2026).



Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Rokan Hulu tahun 2026. Pembukaan dan pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Bupati Rokan Hulu, Anton, serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Rokan Hulu.

Ajang Jelajah Rimba Rohul ke-14 menjadi salah satu kegiatan yang turut menyemarakkan peringatan hari jadi Kabupaten Rokan Hulu. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para pecinta olahraga petualangan untuk menyalurkan hobi, menjunjung tinggi sportivitas, serta mempererat tali silaturahmi antarpeserta.

Kehadiran perwakilan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan positif yang diselenggarakan pemerintah daerah sekaligus memperkuat sinergi antara jajaran pemasyarakatan, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda.

Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, melalui Kasubsi Portatib, Assaufi Mubarokh, menyampaikan bahwa partisipasi dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai agenda positif dalam memeriahkan HUT Kabupaten Rokan Hulu.

“Melalui kegiatan Jelajah Rimba Rohul ke-14 ini, kita berharap semangat kebersamaan, sportivitas, dan persaudaraan semakin kuat. Kami dari Lapas Pasir Pangarayan mendukung kegiatan positif yang mampu mempererat silaturahmi serta menyemarakkan peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan Hulu,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya Jelajah Rimba Rohul ke-14, diharapkan peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan Hulu tahun 2026 semakin meriah serta mampu memperkuat kebersamaan dan sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung kemajuan daerah.

**"Friska Manalu*""

Operasi Patuh Lodaya 2026 Dimulai, Kapolres Indramayu Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas



INDRAMAYU  - Keselamatan masyarakat di jalan raya menjadi perhatian utama Polres Indramayu Polda Jawa Barat, dalam pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026.

Hal tersebut ditegaskan Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P.M., S.I.K., M.Si., saat menyampaikan amanat dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2026, Senin (26/10/2026).

Dalam arahannya, Kapolres mengingatkan seluruh personel bahwa keberhasilan operasi lalu lintas tidak hanya diukur dari banyaknya pengendara yang ditindak, melainkan dari kemampuan kepolisian mencegah kecelakaan dan melindungi keselamatan masyarakat.

"Keberhasilan tugas tidak hanya diukur dari jumlah pelanggaran yang ditindak, tetapi terutama dari kemampuan mencegah kecelakaan, menekan fatalitas, dan meningkatkan kesadaran masyarakat," tegas AKBP Prianggo.

Operasi Patuh Lodaya 2026 dilaksanakan secara serentak di wilayah hukum Polda Jawa Barat selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

“Operasi tersebut mengusung tema "Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan." Jelas Kapolres.

Kapolres menjelaskan, tema tersebut menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi juga seluruh pengguna jalan.

Karena itu, pelaksanaan operasi mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi, imbauan, pengaturan lalu lintas, serta pendekatan persuasif dan humanis.

Upaya tersebut didukung penegakan hukum secara profesional, termasuk melalui sistem penegakan hukum lalu lintas elektronik dan pemberian teguran sesuai ketentuan.

Dalam amanatnya, personel diminta memetakan titik rawan kecelakaan, mengidentifikasi potensi kemacetan serta pelanggaran, dan menentukan langkah pengamanan sesuai karakteristik wilayah masing-masing.

Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026, AKBP Prianggo menekankan lima hal yang harus menjadi pedoman seluruh personel.

Pertama, menjadikan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kedua, mengedepankan edukasi serta pendekatan humanis agar masyarakat memahami pentingnya disiplin berlalu lintas.

Ketiga, melaksanakan penegakan hukum secara tegas, adil, profesional, dan bertanggung jawab.

Keempat, memperkuat koordinasi serta kerja sama lintas instansi guna mendukung kelancaran dan efektivitas operasi.

Kelima, melaksanakan pengawasan dan pengendalian secara melekat serta berjenjang agar setiap kegiatan berjalan sesuai prosedur.

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga soliditas, memastikan kesiapan sarana dan prasarana, serta mengoptimalkan sumber daya yang tersedia.

Menurutnya, upaya membangun budaya tertib berlalu lintas memerlukan keteladanan petugas sekaligus kesadaran dari masyarakat.

Melalui Operasi Patuh Lodaya 2026, Kapolres Indramayu mengajak seluruh pengguna jalan untuk semakin disiplin dan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.

Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas diharapkan tumbuh bukan semata karena adanya pengawasan atau penindakan, melainkan karena kesadaran bahwa keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya jauh lebih penting.

Kapolres menegaskan keberhasilan operasi harus terlihat dari menurunnya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, meningkatnya kepatuhan masyarakat, serta tumbuhnya budaya keselamatan di jalan raya.

Di akhir amanatnya, AKBP Prianggo mengingatkan seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.

"Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, dan berikan pengabdian terbaik pada masyarakat, bangsa, dan negara," pesannya.

Melalui semangat "Polisi Bersama Masyarakat", Operasi Patuh Lodaya 2026 diharapkan menjadi momentum untuk membangun kebiasaan berlalu lintas yang lebih tertib, aman, dan berkeselamatan.

Sebab, tujuan utama tertib berlalu lintas bukan sekadar menghindari sanksi, melainkan memastikan setiap perjalanan dapat berakhir dengan selamat. 

(Firnas)

Kapolres Kuningan Pimpin Apel Operasi Patuh Lodaya 2026, Tekankan Keselamatan Berlalu Lintas


KUNINGAN – Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., memimpin langsung apel gelar pasukan Operasi Patuh Lodaya 2026 di wilayah hukum Polres Kuningan, Senin (26/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kuningan membacakan amanat Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Hengki, S. I. K, M. H yang menekankan pentingnya meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka kecelakaan, serta mengurangi fatalitas korban kecelakaan di jalan raya.
Operasi Patuh Lodaya 2026 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda Jawa Barat.
Dalam amanat Kapolda Jawa Barat yang dibacakannya, Kapolres Kuningan menyampaikan bahwa pelaksanaan operasi mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif yang bersifat edukatif, persuasif, serta humanis. Upaya tersebut didukung dengan penegakan hukum lalu lintas secara elektronik maupun pemberian teguran kepada para pelanggar.
“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Melalui Operasi Patuh Lodaya 2026, kita berupaya menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan serta meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas,” demikian pokok amanat Kapolda Jawa Barat yang disampaikan dalam apel tersebut.
Operasi Patuh Lodaya 2026 mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan.”
Tema tersebut menegaskan bahwa upaya menciptakan keamanan dan keselamatan di jalan raya tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Dalam amanatnya, Kapolda Jawa Barat meminta seluruh personel menjalankan tugas secara profesional, proporsional, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Penindakan harus dilakukan secara tegas, tetapi tetap mengedepankan sikap santun dan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Keberhasilan operasi, sebagaimana ditekankan dalam amanat tersebut, harus dapat dilihat dari menurunnya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, berkurangnya risiko di jalan raya, serta meningkatnya kepatuhan masyarakat terhadap aturan.
Dalam pelaksanaannya, Operasi Patuh Lodaya 2026 menyasar sejumlah pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Di antaranya Tidak menggunakan seatbelt, menggunakan HP dalam berkendara, melanggar marka atau rambu lalu lintas, menerobos lampu merah, melebihi batas kecepatan, kendaraan melawan arus, tidak menggunakan helm bagi pengendara motor dan penumpang, berboncengan lebih dari ketentuan, kendaraan tidak menggunakan pelat nomor sesuai aturan, kendaraan yang menerobos jalur busway dan ranmor yang parkir tidak sesuai tempatnya (trotoar).
Sedangkan pelanggaran yang akan dikenakan sanksi tilang untuk wilayah hukum Polres Kuningan adalah 
pelanggaran melawan arus, ranmor yang tidak menggunakan TNKB/TNKB yang tidak sesuai, ranmor yang menggunakan knalpot brong dan ranmor yang tidak sesuai spesifikasi kelengkapan berkendara.
Dengan demikian, pelaksanaan operasi tidak semata-mata berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi juga membangun budaya berlalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di wilayah Kabupaten Kuningan.

(Firnas)

Motor Warga Mogok di Tanjakan, Satgas TMMD Turun Tangan Membantu


RN NEWS (Subang) - Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang membantu seorang warga yang sepeda motornya mogok saat melewati jalan menanjak di Kampung Cisegel, RT 03/RW 05, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Senin (26/10/2026).

Melihat warga mengalami kesulitan, Pratu M. Refky Hernando bersama anggota Satgas lainnya secara spontan turun tangan mendorong sepeda motor tersebut. Bantuan itu diberikan agar warga dapat melanjutkan perjalanannya.

Kondisi jalan di wilayah Cupunagara yang memiliki sejumlah tanjakan terjal menjadi tantangan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Situasi tersebut membuat kepedulian dan bantuan langsung di lapangan menjadi berarti bagi warga yang mengalami kendala.

Pratu M. Refky Hernando mengatakan, membantu masyarakat merupakan bentuk kepedulian yang dapat dilakukan kapan saja, termasuk ketika anggota Satgas menjumpai warga yang mengalami kesulitan dalam perjalanan.

“Ketika melihat warga mengalami kesulitan, kami langsung berinisiatif membantu. Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, terlebih saat mereka menghadapi kendala dalam aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Peristiwa tersebut terjadi tidak jauh dari lokasi sasaran pembangunan sarana air bersih (SAB) titik 4 dalam program TMMD ke-130. Di sela pelaksanaan tugas pembangunan, anggota Satgas tetap berinteraksi dengan masyarakat dan memberikan bantuan ketika dibutuhkan.

Tindakan sederhana tersebut mencerminkan kepedulian anggota Satgas terhadap masyarakat di wilayah penugasan. Melalui interaksi langsung seperti ini, kedekatan TNI dan rakyat terus dibangun seiring pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara.

Di Sela Istirahat, Satgas TMMD dan Warga Cihaur Wetan Pererat Keakraban


RN NEWS (Subang) - Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang memanfaatkan waktu istirahat untuk menjalin komunikasi sosial (komsos) bersama masyarakat di Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RT 03/RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Senin (26/10/2026). Dalam suasana santai, para prajurit duduk bersama warga, Bapak Dandi dan Bapak Nana, sambil menikmati mangga yang disuguhkan sebagai bentuk keramahan tuan rumah.

Pertemuan sederhana tersebut menjadi kesempatan bagi anggota Satgas dan masyarakat untuk saling mengenal serta bertukar cerita di luar aktivitas pekerjaan. Interaksi yang berlangsung secara santai ini turut membangun suasana kekeluargaan selama pelaksanaan TMMD ke-130 di Desa Cupunagara.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa komunikasi dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas di wilayah. Kedekatan tersebut dibangun melalui interaksi sehari-hari, termasuk saat anggota Satgas beristirahat setelah menjalankan kegiatan.

“Melalui komunikasi seperti ini, kami bisa lebih dekat dengan masyarakat. Kami ingin kehadiran Satgas TMMD tidak hanya dirasakan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui kebersamaan dan hubungan baik yang terjalin dengan warga,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Bapak Dandi, salah seorang warga yang turut berbincang bersama anggota Satgas, menyambut baik kebersamaan tersebut. Menurutnya, kesempatan duduk bersama dan berbincang dalam suasana santai membuat hubungan antara masyarakat dan prajurit terasa lebih dekat.

“Kami senang bisa duduk dan berbincang bersama anggota Satgas. Suasananya akrab, seperti sedang berkumpul dengan keluarga sendiri. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjalin selama kegiatan TMMD berlangsung,” ungkap Bapak Dandi.

Suguhan mangga dari warga menjadi pelengkap momen kebersamaan tersebut. Melalui komunikasi sosial yang berlangsung secara alami, TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang turut memperkuat hubungan TNI dan masyarakat serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan Desa Cupunagara.

Satgas TMMD Periksa Kesehatan Abah Unan yang Mengeluhkan Nyeri Sendi


RN NEWS (Subang) - Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat turut mewarnai pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Pada Senin (26/10/2026), anggota Satgas TMMD, PNS Mukmin, melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap Abah Unan, seorang warga lanjut usia di Kampung Cinaga, Dusun 1, RT 02/RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.

Pemeriksaan dilakukan setelah Abah Unan mengeluhkan sakit pada bagian persendian kaki. Dalam dokumentasi kegiatan, Mukmin tampak memeriksa bagian kaki yang dikeluhkan warga tersebut sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi kesehatannya.

Kehadiran anggota Satgas di lingkungan tempat tinggal warga menjadi bagian dari pendekatan humanis selama pelaksanaan TMMD. Selain menjalankan pembangunan fisik, Satgas juga berupaya menjalin kedekatan dengan masyarakat melalui kepedulian terhadap kebutuhan dan kondisi warga.

Mukmin menjelaskan bahwa perhatian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya warga lanjut usia, merupakan bagian dari kepedulian Satgas selama berada di Desa Cupunagara. Pemeriksaan awal diharapkan dapat membantu mengidentifikasi keluhan yang dirasakan Abah Unan agar dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

“Pemeriksaan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya warga lanjut usia. Kami berharap Abah Unan mendapatkan penanganan yang sesuai dengan keluhan yang dirasakan,” ujar Mukmin.

Melalui kegiatan tersebut, TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang menunjukkan bahwa kedekatan dengan masyarakat juga dibangun melalui perhatian terhadap kondisi warga. Kehadiran Satgas di tengah masyarakat diharapkan dapat mempererat hubungan TNI dan rakyat sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan warga Desa Cupunagara.

Satgas TMMD Pasang Toren Air Bersih di Kampung Cilutung


RN NEWS (Subang) - Pembangunan sarana air bersih (SAB) melalui program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berlanjut. Di titik 1, Kampung Cilutung, Dusun 1, RT 02/RW 06, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, anggota Satgas mulai melaksanakan pemasangan toren sebagai bagian dari pembangunan fasilitas penampungan air bersih. Senin (26/10/2026)

Pemasangan toren menjadi salah satu tahapan dalam penyediaan sarana air bersih bagi masyarakat. Fasilitas penampungan ini diharapkan dapat mendukung sistem distribusi air sehingga nantinya bisa dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah seluruh pekerjaan selesai.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa pemasangan toren menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan sarana air bersih untuk mendukung kebutuhan masyarakat. Menurutnya, setiap tahapan pekerjaan terus dilaksanakan agar fasilitas tersebut dapat berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat bagi warga setelah pembangunan selesai. 

“Pemasangan toren ini merupakan bagian dari tahapan pembangunan sarana air bersih. Kami berharap pengerjaan dapat berjalan dengan baik sehingga fasilitas ini nantinya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan sarana air bersih merupakan salah satu sasaran fisik utama TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Program ini mencakup pembangunan fasilitas air bersih di lima titik sebagai upaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di Desa Cupunagara.

Ketersediaan air bersih memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas rumah tangga dan menjaga kebersihan lingkungan. Karena itu, pembangunan fasilitas ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh air bersih setelah sarana selesai dikerjakan dan siap digunakan.

Melalui pembangunan sarana air bersih tersebut, TMMD ke-130 tidak hanya mendorong pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan, tetapi juga berupaya menghadirkan fasilitas yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pengerjaan yang terus berjalan menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mendukung peningkatan kesejahteraan warga Desa Cupunagara.

Satgas TMMD dan Warga Mulai Pasang Instalasi Listrik Rumah Rutilahu


RN NEWS (Subang) - Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dalam program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berlanjut. Pada Senin (26/10/2026), anggota Satgas bersama warga mulai mengerjakan pemasangan instalasi listrik di rumah milik Ruhimah dan Casmita, Kampung Cilalay, RT 03/RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.

Pemasangan instalasi listrik menjadi salah satu tahapan untuk melengkapi fasilitas dasar rumah yang sedang direhabilitasi. Pekerjaan ini dilakukan secara bertahap agar rumah tersebut nantinya dapat digunakan dengan lebih nyaman oleh penghuninya.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan masyarakat. 

“Pemasangan instalasi listrik ini menjadi bagian dari proses rehabilitasi rumah agar fasilitas yang dibutuhkan penghuni dapat terpenuhi. Kami bersama warga berupaya menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan dengan baik,” ujarnya.

Keterlibatan warga dalam pengerjaan tersebut memperlihatkan semangat gotong royong yang menjadi bagian dari pelaksanaan TMMD. Kebersamaan antara anggota Satgas dan masyarakat turut mendukung proses pembangunan rumah agar berjalan sesuai tahapan yang direncanakan.

Sementara itu, pemilik rumah, Emak Ruhimah dan Abah Casmita, menyambut baik pengerjaan yang mulai memasuki tahap pemasangan instalasi listrik.

“Kami bersyukur rumah kami diperbaiki. Semoga setelah selesai nanti, rumah ini menjadi lebih nyaman untuk ditempati dan bisa kami gunakan dengan lebih baik,” ungkapnya.

Rehabilitasi Rutilahu merupakan salah satu sasaran fisik tambahan dalam TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Program ini ditujukan untuk membantu meningkatkan kelayakan hunian masyarakat melalui perbaikan rumah secara bertahap.

Minggu, 25 Oktober 2026

Ungkapan Syukur Warga, Malam Minggu Satgas TMMD Diwarnai Makan Bersama


RN NEWS (Subang) - Suasana malam Minggu di Kampung Sukamanah, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, terasa berbeda. Pada Sabtu malam (24/10/2026), warga menjamu personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang dalam suasana penuh keakraban di rumah Ibu Lina, RT 01/RW 05.

Jamuan makan bersama tersebut menjadi ungkapan rasa syukur warga atas kehadiran Satgas TMMD di tengah kehidupan masyarakat. Hidangan yang disiapkan dinikmati bersama, menghadirkan suasana kekeluargaan tanpa sekat antara prajurit dan warga.

Bagi warga, kehadiran para prajurit selama pelaksanaan TMMD tidak hanya berkaitan dengan pembangunan yang sedang dikerjakan di desa. Interaksi dan kebersamaan dalam keseharian turut memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat personel Satgas yang bertugas di wilayah mereka.

Ibu Lina mengungkapkan bahwa jamuan tersebut merupakan bentuk rasa senang dan syukur warga atas kehadiran Satgas TMMD.

“Kami senang bisa berkumpul dan makan bersama Bapak-Bapak TNI. Ini bentuk rasa syukur kami sekaligus ungkapan terima kasih atas kehadiran Satgas TMMD di desa kami.” Ungkap Ibu Lina

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan masyarakat. Menurutnya, kebersamaan seperti ini menjadi bagian penting dari kedekatan TNI dengan rakyat selama pelaksanaan TMMD.

“Kami merasa diterima dengan baik oleh masyarakat. Kebersamaan seperti ini menjadi penyemangat bagi kami dalam menjalankan tugas dan terus menjalin hubungan yang baik dengan warga.”

Melalui TMMD ke-130, Kodim 0605/Subang terus berupaya membangun desa sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Kehangatan di rumah Ibu Lina menjadi salah satu potret bahwa semangat gotong royong dan rasa saling menerima dapat tumbuh dari kebersamaan sehari-hari.