Rakyat Nusantara News

Berita Terkini

Lapas Pasir Pangarayan Turut Meriahkan Jelajah Rimba Rohul ke-14 dalam Rangka HUT ke-27 Rohul

ROKAN HULU – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, yang diwakili oleh Kasubsi Portatib, Assau...

Postingan Populer

Senin, 26 Oktober 2026

Lapas Pasir Pangarayan Turut Meriahkan Jelajah Rimba Rohul ke-14 dalam Rangka HUT ke-27 Rohul




ROKAN HULU – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, yang diwakili oleh Kasubsi Portatib, Assaufi Mubarokh, turut menghadiri sekaligus mengikuti pelepasan ratusan rider dalam ajang Jelajah Rimba Rohul (JRR) ke-14, Minggu (25/10/2026).



Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Rokan Hulu tahun 2026. Pembukaan dan pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Bupati Rokan Hulu, Anton, serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Rokan Hulu.

Ajang Jelajah Rimba Rohul ke-14 menjadi salah satu kegiatan yang turut menyemarakkan peringatan hari jadi Kabupaten Rokan Hulu. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para pecinta olahraga petualangan untuk menyalurkan hobi, menjunjung tinggi sportivitas, serta mempererat tali silaturahmi antarpeserta.

Kehadiran perwakilan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan positif yang diselenggarakan pemerintah daerah sekaligus memperkuat sinergi antara jajaran pemasyarakatan, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda.

Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, melalui Kasubsi Portatib, Assaufi Mubarokh, menyampaikan bahwa partisipasi dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai agenda positif dalam memeriahkan HUT Kabupaten Rokan Hulu.

“Melalui kegiatan Jelajah Rimba Rohul ke-14 ini, kita berharap semangat kebersamaan, sportivitas, dan persaudaraan semakin kuat. Kami dari Lapas Pasir Pangarayan mendukung kegiatan positif yang mampu mempererat silaturahmi serta menyemarakkan peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan Hulu,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya Jelajah Rimba Rohul ke-14, diharapkan peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan Hulu tahun 2026 semakin meriah serta mampu memperkuat kebersamaan dan sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung kemajuan daerah.

**"Friska Manalu*""

Operasi Patuh Lodaya 2026 Dimulai, Kapolres Indramayu Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas



INDRAMAYU  - Keselamatan masyarakat di jalan raya menjadi perhatian utama Polres Indramayu Polda Jawa Barat, dalam pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026.

Hal tersebut ditegaskan Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P.M., S.I.K., M.Si., saat menyampaikan amanat dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2026, Senin (26/10/2026).

Dalam arahannya, Kapolres mengingatkan seluruh personel bahwa keberhasilan operasi lalu lintas tidak hanya diukur dari banyaknya pengendara yang ditindak, melainkan dari kemampuan kepolisian mencegah kecelakaan dan melindungi keselamatan masyarakat.

"Keberhasilan tugas tidak hanya diukur dari jumlah pelanggaran yang ditindak, tetapi terutama dari kemampuan mencegah kecelakaan, menekan fatalitas, dan meningkatkan kesadaran masyarakat," tegas AKBP Prianggo.

Operasi Patuh Lodaya 2026 dilaksanakan secara serentak di wilayah hukum Polda Jawa Barat selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

“Operasi tersebut mengusung tema "Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan." Jelas Kapolres.

Kapolres menjelaskan, tema tersebut menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi juga seluruh pengguna jalan.

Karena itu, pelaksanaan operasi mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi, imbauan, pengaturan lalu lintas, serta pendekatan persuasif dan humanis.

Upaya tersebut didukung penegakan hukum secara profesional, termasuk melalui sistem penegakan hukum lalu lintas elektronik dan pemberian teguran sesuai ketentuan.

Dalam amanatnya, personel diminta memetakan titik rawan kecelakaan, mengidentifikasi potensi kemacetan serta pelanggaran, dan menentukan langkah pengamanan sesuai karakteristik wilayah masing-masing.

Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026, AKBP Prianggo menekankan lima hal yang harus menjadi pedoman seluruh personel.

Pertama, menjadikan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kedua, mengedepankan edukasi serta pendekatan humanis agar masyarakat memahami pentingnya disiplin berlalu lintas.

Ketiga, melaksanakan penegakan hukum secara tegas, adil, profesional, dan bertanggung jawab.

Keempat, memperkuat koordinasi serta kerja sama lintas instansi guna mendukung kelancaran dan efektivitas operasi.

Kelima, melaksanakan pengawasan dan pengendalian secara melekat serta berjenjang agar setiap kegiatan berjalan sesuai prosedur.

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga soliditas, memastikan kesiapan sarana dan prasarana, serta mengoptimalkan sumber daya yang tersedia.

Menurutnya, upaya membangun budaya tertib berlalu lintas memerlukan keteladanan petugas sekaligus kesadaran dari masyarakat.

Melalui Operasi Patuh Lodaya 2026, Kapolres Indramayu mengajak seluruh pengguna jalan untuk semakin disiplin dan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.

Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas diharapkan tumbuh bukan semata karena adanya pengawasan atau penindakan, melainkan karena kesadaran bahwa keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya jauh lebih penting.

Kapolres menegaskan keberhasilan operasi harus terlihat dari menurunnya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, meningkatnya kepatuhan masyarakat, serta tumbuhnya budaya keselamatan di jalan raya.

Di akhir amanatnya, AKBP Prianggo mengingatkan seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.

"Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, dan berikan pengabdian terbaik pada masyarakat, bangsa, dan negara," pesannya.

Melalui semangat "Polisi Bersama Masyarakat", Operasi Patuh Lodaya 2026 diharapkan menjadi momentum untuk membangun kebiasaan berlalu lintas yang lebih tertib, aman, dan berkeselamatan.

Sebab, tujuan utama tertib berlalu lintas bukan sekadar menghindari sanksi, melainkan memastikan setiap perjalanan dapat berakhir dengan selamat. 

(Firnas)

Kapolres Kuningan Pimpin Apel Operasi Patuh Lodaya 2026, Tekankan Keselamatan Berlalu Lintas


KUNINGAN – Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., memimpin langsung apel gelar pasukan Operasi Patuh Lodaya 2026 di wilayah hukum Polres Kuningan, Senin (26/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kuningan membacakan amanat Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Hengki, S. I. K, M. H yang menekankan pentingnya meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka kecelakaan, serta mengurangi fatalitas korban kecelakaan di jalan raya.
Operasi Patuh Lodaya 2026 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda Jawa Barat.
Dalam amanat Kapolda Jawa Barat yang dibacakannya, Kapolres Kuningan menyampaikan bahwa pelaksanaan operasi mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif yang bersifat edukatif, persuasif, serta humanis. Upaya tersebut didukung dengan penegakan hukum lalu lintas secara elektronik maupun pemberian teguran kepada para pelanggar.
“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Melalui Operasi Patuh Lodaya 2026, kita berupaya menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan serta meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas,” demikian pokok amanat Kapolda Jawa Barat yang disampaikan dalam apel tersebut.
Operasi Patuh Lodaya 2026 mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan.”
Tema tersebut menegaskan bahwa upaya menciptakan keamanan dan keselamatan di jalan raya tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Dalam amanatnya, Kapolda Jawa Barat meminta seluruh personel menjalankan tugas secara profesional, proporsional, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Penindakan harus dilakukan secara tegas, tetapi tetap mengedepankan sikap santun dan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Keberhasilan operasi, sebagaimana ditekankan dalam amanat tersebut, harus dapat dilihat dari menurunnya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, berkurangnya risiko di jalan raya, serta meningkatnya kepatuhan masyarakat terhadap aturan.
Dalam pelaksanaannya, Operasi Patuh Lodaya 2026 menyasar sejumlah pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Di antaranya Tidak menggunakan seatbelt, menggunakan HP dalam berkendara, melanggar marka atau rambu lalu lintas, menerobos lampu merah, melebihi batas kecepatan, kendaraan melawan arus, tidak menggunakan helm bagi pengendara motor dan penumpang, berboncengan lebih dari ketentuan, kendaraan tidak menggunakan pelat nomor sesuai aturan, kendaraan yang menerobos jalur busway dan ranmor yang parkir tidak sesuai tempatnya (trotoar).
Sedangkan pelanggaran yang akan dikenakan sanksi tilang untuk wilayah hukum Polres Kuningan adalah 
pelanggaran melawan arus, ranmor yang tidak menggunakan TNKB/TNKB yang tidak sesuai, ranmor yang menggunakan knalpot brong dan ranmor yang tidak sesuai spesifikasi kelengkapan berkendara.
Dengan demikian, pelaksanaan operasi tidak semata-mata berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi juga membangun budaya berlalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di wilayah Kabupaten Kuningan.

(Firnas)

Motor Warga Mogok di Tanjakan, Satgas TMMD Turun Tangan Membantu


RN NEWS (Subang) - Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang membantu seorang warga yang sepeda motornya mogok saat melewati jalan menanjak di Kampung Cisegel, RT 03/RW 05, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Senin (26/10/2026).

Melihat warga mengalami kesulitan, Pratu M. Refky Hernando bersama anggota Satgas lainnya secara spontan turun tangan mendorong sepeda motor tersebut. Bantuan itu diberikan agar warga dapat melanjutkan perjalanannya.

Kondisi jalan di wilayah Cupunagara yang memiliki sejumlah tanjakan terjal menjadi tantangan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Situasi tersebut membuat kepedulian dan bantuan langsung di lapangan menjadi berarti bagi warga yang mengalami kendala.

Pratu M. Refky Hernando mengatakan, membantu masyarakat merupakan bentuk kepedulian yang dapat dilakukan kapan saja, termasuk ketika anggota Satgas menjumpai warga yang mengalami kesulitan dalam perjalanan.

“Ketika melihat warga mengalami kesulitan, kami langsung berinisiatif membantu. Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, terlebih saat mereka menghadapi kendala dalam aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Peristiwa tersebut terjadi tidak jauh dari lokasi sasaran pembangunan sarana air bersih (SAB) titik 4 dalam program TMMD ke-130. Di sela pelaksanaan tugas pembangunan, anggota Satgas tetap berinteraksi dengan masyarakat dan memberikan bantuan ketika dibutuhkan.

Tindakan sederhana tersebut mencerminkan kepedulian anggota Satgas terhadap masyarakat di wilayah penugasan. Melalui interaksi langsung seperti ini, kedekatan TNI dan rakyat terus dibangun seiring pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara.

Di Sela Istirahat, Satgas TMMD dan Warga Cihaur Wetan Pererat Keakraban


RN NEWS (Subang) - Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang memanfaatkan waktu istirahat untuk menjalin komunikasi sosial (komsos) bersama masyarakat di Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RT 03/RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Senin (26/10/2026). Dalam suasana santai, para prajurit duduk bersama warga, Bapak Dandi dan Bapak Nana, sambil menikmati mangga yang disuguhkan sebagai bentuk keramahan tuan rumah.

Pertemuan sederhana tersebut menjadi kesempatan bagi anggota Satgas dan masyarakat untuk saling mengenal serta bertukar cerita di luar aktivitas pekerjaan. Interaksi yang berlangsung secara santai ini turut membangun suasana kekeluargaan selama pelaksanaan TMMD ke-130 di Desa Cupunagara.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa komunikasi dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas di wilayah. Kedekatan tersebut dibangun melalui interaksi sehari-hari, termasuk saat anggota Satgas beristirahat setelah menjalankan kegiatan.

“Melalui komunikasi seperti ini, kami bisa lebih dekat dengan masyarakat. Kami ingin kehadiran Satgas TMMD tidak hanya dirasakan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui kebersamaan dan hubungan baik yang terjalin dengan warga,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Bapak Dandi, salah seorang warga yang turut berbincang bersama anggota Satgas, menyambut baik kebersamaan tersebut. Menurutnya, kesempatan duduk bersama dan berbincang dalam suasana santai membuat hubungan antara masyarakat dan prajurit terasa lebih dekat.

“Kami senang bisa duduk dan berbincang bersama anggota Satgas. Suasananya akrab, seperti sedang berkumpul dengan keluarga sendiri. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjalin selama kegiatan TMMD berlangsung,” ungkap Bapak Dandi.

Suguhan mangga dari warga menjadi pelengkap momen kebersamaan tersebut. Melalui komunikasi sosial yang berlangsung secara alami, TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang turut memperkuat hubungan TNI dan masyarakat serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan Desa Cupunagara.

Satgas TMMD Periksa Kesehatan Abah Unan yang Mengeluhkan Nyeri Sendi


RN NEWS (Subang) - Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat turut mewarnai pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Pada Senin (26/10/2026), anggota Satgas TMMD, PNS Mukmin, melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap Abah Unan, seorang warga lanjut usia di Kampung Cinaga, Dusun 1, RT 02/RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.

Pemeriksaan dilakukan setelah Abah Unan mengeluhkan sakit pada bagian persendian kaki. Dalam dokumentasi kegiatan, Mukmin tampak memeriksa bagian kaki yang dikeluhkan warga tersebut sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi kesehatannya.

Kehadiran anggota Satgas di lingkungan tempat tinggal warga menjadi bagian dari pendekatan humanis selama pelaksanaan TMMD. Selain menjalankan pembangunan fisik, Satgas juga berupaya menjalin kedekatan dengan masyarakat melalui kepedulian terhadap kebutuhan dan kondisi warga.

Mukmin menjelaskan bahwa perhatian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya warga lanjut usia, merupakan bagian dari kepedulian Satgas selama berada di Desa Cupunagara. Pemeriksaan awal diharapkan dapat membantu mengidentifikasi keluhan yang dirasakan Abah Unan agar dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

“Pemeriksaan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya warga lanjut usia. Kami berharap Abah Unan mendapatkan penanganan yang sesuai dengan keluhan yang dirasakan,” ujar Mukmin.

Melalui kegiatan tersebut, TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang menunjukkan bahwa kedekatan dengan masyarakat juga dibangun melalui perhatian terhadap kondisi warga. Kehadiran Satgas di tengah masyarakat diharapkan dapat mempererat hubungan TNI dan rakyat sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan warga Desa Cupunagara.

Satgas TMMD Pasang Toren Air Bersih di Kampung Cilutung


RN NEWS (Subang) - Pembangunan sarana air bersih (SAB) melalui program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berlanjut. Di titik 1, Kampung Cilutung, Dusun 1, RT 02/RW 06, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, anggota Satgas mulai melaksanakan pemasangan toren sebagai bagian dari pembangunan fasilitas penampungan air bersih. Senin (26/10/2026)

Pemasangan toren menjadi salah satu tahapan dalam penyediaan sarana air bersih bagi masyarakat. Fasilitas penampungan ini diharapkan dapat mendukung sistem distribusi air sehingga nantinya bisa dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah seluruh pekerjaan selesai.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa pemasangan toren menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan sarana air bersih untuk mendukung kebutuhan masyarakat. Menurutnya, setiap tahapan pekerjaan terus dilaksanakan agar fasilitas tersebut dapat berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat bagi warga setelah pembangunan selesai. 

“Pemasangan toren ini merupakan bagian dari tahapan pembangunan sarana air bersih. Kami berharap pengerjaan dapat berjalan dengan baik sehingga fasilitas ini nantinya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan sarana air bersih merupakan salah satu sasaran fisik utama TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Program ini mencakup pembangunan fasilitas air bersih di lima titik sebagai upaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di Desa Cupunagara.

Ketersediaan air bersih memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas rumah tangga dan menjaga kebersihan lingkungan. Karena itu, pembangunan fasilitas ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh air bersih setelah sarana selesai dikerjakan dan siap digunakan.

Melalui pembangunan sarana air bersih tersebut, TMMD ke-130 tidak hanya mendorong pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan, tetapi juga berupaya menghadirkan fasilitas yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pengerjaan yang terus berjalan menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mendukung peningkatan kesejahteraan warga Desa Cupunagara.

Satgas TMMD dan Warga Mulai Pasang Instalasi Listrik Rumah Rutilahu


RN NEWS (Subang) - Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dalam program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berlanjut. Pada Senin (26/10/2026), anggota Satgas bersama warga mulai mengerjakan pemasangan instalasi listrik di rumah milik Ruhimah dan Casmita, Kampung Cilalay, RT 03/RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.

Pemasangan instalasi listrik menjadi salah satu tahapan untuk melengkapi fasilitas dasar rumah yang sedang direhabilitasi. Pekerjaan ini dilakukan secara bertahap agar rumah tersebut nantinya dapat digunakan dengan lebih nyaman oleh penghuninya.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan masyarakat. 

“Pemasangan instalasi listrik ini menjadi bagian dari proses rehabilitasi rumah agar fasilitas yang dibutuhkan penghuni dapat terpenuhi. Kami bersama warga berupaya menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan dengan baik,” ujarnya.

Keterlibatan warga dalam pengerjaan tersebut memperlihatkan semangat gotong royong yang menjadi bagian dari pelaksanaan TMMD. Kebersamaan antara anggota Satgas dan masyarakat turut mendukung proses pembangunan rumah agar berjalan sesuai tahapan yang direncanakan.

Sementara itu, pemilik rumah, Emak Ruhimah dan Abah Casmita, menyambut baik pengerjaan yang mulai memasuki tahap pemasangan instalasi listrik.

“Kami bersyukur rumah kami diperbaiki. Semoga setelah selesai nanti, rumah ini menjadi lebih nyaman untuk ditempati dan bisa kami gunakan dengan lebih baik,” ungkapnya.

Rehabilitasi Rutilahu merupakan salah satu sasaran fisik tambahan dalam TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Program ini ditujukan untuk membantu meningkatkan kelayakan hunian masyarakat melalui perbaikan rumah secara bertahap.

Minggu, 25 Oktober 2026

Ungkapan Syukur Warga, Malam Minggu Satgas TMMD Diwarnai Makan Bersama


RN NEWS (Subang) - Suasana malam Minggu di Kampung Sukamanah, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, terasa berbeda. Pada Sabtu malam (24/10/2026), warga menjamu personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang dalam suasana penuh keakraban di rumah Ibu Lina, RT 01/RW 05.

Jamuan makan bersama tersebut menjadi ungkapan rasa syukur warga atas kehadiran Satgas TMMD di tengah kehidupan masyarakat. Hidangan yang disiapkan dinikmati bersama, menghadirkan suasana kekeluargaan tanpa sekat antara prajurit dan warga.

Bagi warga, kehadiran para prajurit selama pelaksanaan TMMD tidak hanya berkaitan dengan pembangunan yang sedang dikerjakan di desa. Interaksi dan kebersamaan dalam keseharian turut memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat personel Satgas yang bertugas di wilayah mereka.

Ibu Lina mengungkapkan bahwa jamuan tersebut merupakan bentuk rasa senang dan syukur warga atas kehadiran Satgas TMMD.

“Kami senang bisa berkumpul dan makan bersama Bapak-Bapak TNI. Ini bentuk rasa syukur kami sekaligus ungkapan terima kasih atas kehadiran Satgas TMMD di desa kami.” Ungkap Ibu Lina

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan masyarakat. Menurutnya, kebersamaan seperti ini menjadi bagian penting dari kedekatan TNI dengan rakyat selama pelaksanaan TMMD.

“Kami merasa diterima dengan baik oleh masyarakat. Kebersamaan seperti ini menjadi penyemangat bagi kami dalam menjalankan tugas dan terus menjalin hubungan yang baik dengan warga.”

Melalui TMMD ke-130, Kodim 0605/Subang terus berupaya membangun desa sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Kehangatan di rumah Ibu Lina menjadi salah satu potret bahwa semangat gotong royong dan rasa saling menerima dapat tumbuh dari kebersamaan sehari-hari.

Perhatikan Aliran Air, Satgas TMMD Siapkan Pembangunan Gorong-Gorong di Cupunagara


RN NEWS (Subang) - Pembangunan jalan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, terus berlanjut dengan memperhatikan kondisi aliran air di sepanjang jalur yang dibuka. Salah satu tahap yang disiapkan ialah pembangunan gorong-gorong pada titik lintasan air yang berada di kawasan pertanian warga. Minggu (25/10/2026)

Persiapan tersebut dilakukan melalui pengukuran di lokasi yang memperlihatkan aliran air melintasi jalur pembukaan jalan. Tahapan ini diperlukan untuk menentukan kebutuhan teknis gorong-gorong agar aliran air tetap terjaga ketika jalan selesai dibangun.

Komandan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., menegaskan bahwa keberadaan gorong-gorong merupakan bagian penting dari pembangunan jalan, terutama di wilayah yang memiliki persawahan dan kebun warga.

“Pembangunan gorong-gorong penting untuk memastikan aliran air tetap berjalan dengan baik dan tidak mengganggu fungsi jalan. Karena jalur ini melintasi kawasan pertanian, kondisi aliran air perlu diperhatikan agar infrastruktur yang dibangun dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal,” ujarnya.

Jalan yang menjadi sasaran fisik utama TMMD ke-130 tersebut direncanakan memiliki panjang 1.500 meter dan lebar 4 meter. Jalur ini menghubungkan Kampung Gunung Geulis dengan sejumlah wilayah, termasuk Kampung Cisaga, Babakan Loa, dan Cisegel, di Desa Cupunagara.

Selain membuka konektivitas antarkampung, pembangunan jalan tersebut berada di kawasan yang mendukung aktivitas pertanian masyarakat. Karena itu, penanganan titik lintasan air menjadi salah satu aspek yang perlu diperhitungkan untuk menunjang fungsi jalan sekaligus memperhatikan kondisi lingkungan di sekitarnya.

Percepat Pembukaan Jalan, Satgas TMMD Kerahkan Alat Berat di Cupunagara


RN NEWS (Subang) - Pengerjaan jalan dalam program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, terus dikebut. Hingga Minggu (25/10/2026), progres pembukaan jalan sepanjang 1.500 meter tersebut mencapai 28 persen atau sekitar 420 meter.

Untuk mempercepat pengerjaan, Satgas TMMD mengerahkan tiga unit alat berat, yakni ekskavator, bulldozer, dan roller. Ketiganya mendukung pekerjaan penggalian dan pemindahan tanah, perataan badan jalan, serta pemadatan permukaan jalur yang sedang dibuka.

Pasiter Kodim 0605/Subang, Kapten Inf Ganjar Andriana Belo, menjelaskan bahwa dukungan alat berat tersebut disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan di lapangan.

“Penambahan alat berat ini merupakan upaya untuk mempercepat pembukaan jalan. Dengan dukungan ekskavator, bulldozer, dan roller, pekerjaan penggalian, perataan, hingga penyiapan badan jalan dapat dilakukan lebih efektif sesuai kondisi medan,” ujar Pasiter.

Jalur dengan lebar 4 meter tersebut melintasi kawasan persawahan dan kebun milik warga. Pembukaan akses ini menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD ke-130 yang diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas pertanian di Desa Cupunagara.

Melalui pengerjaan bertahap dan dukungan alat berat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus mengupayakan penyelesaian sasaran jalan sesuai target. Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya membuka akses wilayah dan mendukung pemerataan pembangunan di pedesaan.

Satgas TMMD Bangun SAB Titik Kedua di Kampung Cilutung, Fasilitas Air Bersih Disiapkan untuk Warga


RN NEWS (Subang) - Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang terus mengerjakan pembangunan sarana air bersih (SAB) di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Kali ini, pengerjaan berlanjut pada sasaran SAB titik kedua yang berlokasi di Kampung Cilutung, Dusun 1, RT 02/RW 06. Minggu (25/10/2026)

Personel Satgas terlihat bergotong royong menempatkan tandon air pada struktur penampungan. Penyiapan tandon dan jaringan pipa menjadi bagian dari pekerjaan untuk mendukung penyediaan sarana air bersih bagi masyarakat setempat.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa pembangunan sarana air bersih merupakan salah satu sasaran fisik tambahan dalam program TMMD. Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kebutuhan fasilitas agar nantinya dapat dimanfaatkan sesuai fungsinya.

“Pembangunan sarana air bersih ini menjadi bagian dari upaya kami membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Kami berupaya menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan dengan baik agar fasilitas yang dibangun nantinya dapat memberikan manfaat bagi warga,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Ketua RW setempat, Pak Patana, menyambut baik pembangunan SAB di wilayahnya. Menurutnya, fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan air bersih masyarakat dan memberikan manfaat bagi warga Kampung Cilutung setelah pengerjaan selesai.

“Kami menyambut baik pembangunan sarana air bersih ini. Harapannya, setelah selesai dan dapat digunakan, fasilitas ini membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga di lingkungan kami,” ungkap Pak Patana.

Pembangunan SAB titik kedua ini merupakan bagian dari sasaran tambahan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang yang mencakup lima titik sarana air bersih. Program tersebut menjadi salah satu upaya untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat melalui pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.

Petani Cupunagara Berharap Jalan TMMD Permudah Aktivitas Pertanian


RN NEWS (Subang) - Pembangunan jalan melalui program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang membawa harapan bagi petani di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Di sebuah saung dekat lokasi pembukaan jalan, Minggu (25/10/2026), Pak Ade berbincang dengan personel Satgas sambil menyampaikan harapannya agar jalan baru tersebut dapat mempermudah berbagai aktivitas pertanian.

Bagi Pak Ade, akses jalan yang lebih baik bukan hanya memudahkan perjalanan menuju lahan. Jalan tersebut juga diharapkan membantu kegiatan sehari-hari, mulai dari mengangkut pupuk dan kebutuhan pertanian, menjangkau kebun, hingga membawa hasil panen.

Selama ini, berbagai pekerjaan pertanian membutuhkan akses yang memadai agar waktu dan tenaga dapat digunakan lebih efektif. Karena itu, pembangunan jalan menjadi harapan tersendiri bagi Pak Ade dan warga yang menggantungkan aktivitasnya pada lahan pertanian.

“Harapannya, setelah jalan ini selesai, semua aktivitas pertanian bisa lebih mudah. Mau membawa hasil panen, mengangkut pupuk, atau pergi ke kebun juga lebih terbantu. Jadi, pekerjaan sehari-hari bisa lebih ringan,” ungkap Pak Ade.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa pembangunan jalan di Cupunagara diharapkan dapat menjawab kebutuhan akses masyarakat, termasuk warga yang beraktivitas di kawasan pertanian.

“Jalan ini diharapkan dapat membantu mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk para petani yang perlu menjangkau lahan dan membawa hasil pertanian. Karena itu, pengerjaan jalan ini menjadi salah satu sasaran penting dalam mendukung kebutuhan masyarakat,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Bagi Pak Ade, manfaat pembangunan ini nantinya akan terasa melalui kegiatan yang dilakukannya setiap hari. Kemudahan menjangkau lahan dan membawa kebutuhan maupun hasil pertanian menjadi harapan nyata dari pembangunan akses di lingkungan tempat tinggalnya.

Jalan yang menjadi sasaran fisik utama TMMD ke-130 tersebut direncanakan memiliki panjang 1.500 meter dan lebar 4 meter. Jalurnya melintasi kawasan persawahan dan kebun warga serta menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas sejumlah wilayah di Desa Cupunagara.

Tingkatkan Keamanan, Babinsa Pucangsawit Bersama Lurah dan Linmas Laksanakan Patroli Siskamling

Surakarta - Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Pucangsawit Koramil 04/Jbres kodim 0735/Surakarta Sertu Tarto besama Bhabinkamtibmas, Lurah Pucangsawit dan Linmas melaksanakan patroli siskamling dalam rangka pantau wilayah kelurahan Pucangsawit. Sabtu (24/10/2026) pukul 21.00 wib.

Kegiatan patroli ini dilakukan secara rutin untuk memastikan kondisi wilayah tetap kondusif dan mencegah potensi gangguan keamanan. Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, Lurah dan Linmas berkeliling wilayah serta menyempatkan diri berdialog dengan warga yang sedang berjaga.

Sertu Tarto menyampaikan bahwa kerja sama dengan masyarakat seperti ini sangat penting untuk memperkuat keamanan wilayah. “Patroli ini bukan hanya tugas TNI, tetapi tanggung jawab kita bersama. Dengan sinergi TNI dan masyarakat, kita bisa menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Sementara Lurah Pucangsawit Iwan Setyawan mangatakan “Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Babinsa  dan Bhabinkamtibmas yang selalu rutin patroli siskamling di Kelurahan Pucangsawit ini, sehingga masyarakat merasa aman ada nya kegiatan ini” pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Video Remaja Bawa Sajam Viral di Pantura Indramayu, Polisi Amankan 9 Orang



INDRAMAYU – Polres Indramayu Polda Jawa Barat, mengamankan sembilan remaja terkait video viral yang memperlihatkan dugaan aksi geng motor membawa senjata tajam di jalur Pantura, Kabupaten Indramayu.

Kesembilan remaja yang berusia 15 hingga 17 tahun itu diamankan setelah Tim Resmob Satreskrim Polres Indramayu bersama Unit Reskrim Polsek Widasari dan Polsek Jatibarang melakukan penyelidikan terhadap rekaman yang beredar di media sosial.

Video tersebut sebelumnya menjadi perhatian masyarakat karena memperlihatkan sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan tawuran di Jalan Pantura Baru, Desa Ujungpendok, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menjelaskan, penyelidikan dilakukan setelah kepolisian memperoleh informasi mengenai video tersebut pada Sabtu (24/10/2026).

Dari hasil penelusuran, polisi mengidentifikasi sejumlah remaja yang diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa dalam rekaman tersebut.

Tim gabungan kemudian mendatangi lokasi keberadaan sejumlah remaja dan mengamankan sembilan orang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu senjata tajam jenis golok, satu celurit, enam telepon genggam, serta satu unit sepeda motor Honda Beat Deluxe warna hitam beserta kuncinya.

AKP Tarno menjelaskan, berdasarkan keterangan awal yang diperoleh penyidik, peristiwa tersebut diduga bermula dari komunikasi antara dua kelompok remaja melalui media sosial Instagram.

Komunikasi itu kemudian berkembang menjadi rencana pertemuan di Jalan Pantura Baru, Desa Ujungpendok, Kecamatan Widasari, pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Sejumlah remaja diduga datang ke lokasi dengan membawa senjata tajam.

Namun, berdasarkan keterangan awal yang diperoleh polisi, kedua kelompok belum sempat terlibat bentrokan fisik.

Salah satu kelompok disebut memilih berbalik arah dan meninggalkan lokasi setelah melihat jumlah anggota kelompok lain yang lebih banyak.

Kepolisian masih mendalami kronologi kejadian, kepemilikan senjata tajam, serta peran masing-masing remaja yang telah dimintai keterangan.

Setelah diamankan, kesembilan remaja dibawa ke Mapolres Indramayu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penanganan selanjutnya diserahkan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Indramayu mengingat seluruh remaja yang diamankan masih berusia di bawah 18 tahun.

AKP Tarno menjelaskan, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan keterlibatan masing-masing anak berdasarkan fakta dan alat bukti yang ditemukan.

Langkah tersebut juga dilakukan untuk mengantisipasi terulangnya aksi serupa yang dapat membahayakan keselamatan remaja maupun masyarakat pengguna jalan.

Selain melakukan penyelidikan, kepolisian mengingatkan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam mencegah keterlibatan anak-anak dalam kekerasan jalanan.

Orang tua diharapkan meningkatkan komunikasi dan pengawasan terhadap aktivitas anak, termasuk pergaulan serta penggunaan media sosial, kata AKP Tarno, Minggu (25/10/2026)

Perselisihan yang bermula dari komunikasi di dunia maya tidak seharusnya berkembang menjadi tindakan yang membahayakan keselamatan.

Pihaknya juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila mengetahui adanya kelompok remaja yang berpotensi melakukan tawuran atau membawa senjata tajam.

Laporan dapat disampaikan melalui Call Center Polri 110 maupun layanan kepolisian "Lapor Pak Polisi Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110.

Melalui langkah penyelidikan dan pencegahan, kepolisian berupaya menjaga keamanan wilayah sekaligus melindungi masa depan generasi muda agar tidak terjerumus dalam tindakan kekerasan.

Perkara tersebut masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik. Jelas AKP Tarno. (Firnas)

Sabtu, 24 Oktober 2026

Gencarkan Pasar! Pertamina SMEXPO 2026 Hadir di Cirebon


RN NEWS (Kota Cirebon) -
Produk usaha mikro dan kecil (UMK) lokal perlu mendapat ruang yang lebih luas agar mampu berkembang, menjangkau pasar baru, dan bersaing di tengah perubahan ekonomi digital. Upaya tersebut menjadi salah satu fokus pelaksanaan Pertamina Small Medium Enterprise Expo (SMEXPO) Cirebon 2026 yang resmi digelar di CSB Mall Cirebon, Jumat (23/10/2026).

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan yang diselenggarakan PT Pertamina Patra Niaga bersama PT Pertamina (Persero) tersebut. Berlangsung selama tiga hari, SMEXPO 2026 menjadi kesempatan bagi para pelaku UMK binaan Pertamina untuk memperkenalkan produk unggulan, bertemu calon pembeli, serta memperluas jaringan pemasaran dan kerja sama bisnis.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Pertamina atas kepercayaan menjadikan Kota Cirebon sebagai salah satu lokasi pelaksanaan SMEXPO. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah dan dunia usaha dalam memperkuat perekonomian masyarakat, khususnya melalui pemberdayaan pelaku usaha lokal.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kota Cirebon, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat bersama PT Pertamina (Persero). Kehadiran SMEXPO 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan BUMN memiliki peran penting dalam mendorong UMK agar semakin berkembang, adaptif, dan mampu menghadapi persaingan ekonomi digital,” ujar Wali Kota.


Ia menilai, SMEXPO bukan sekadar pameran produk, melainkan juga sarana pembinaan yang dapat membuka peluang pengembangan usaha secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, pelaku UMK memiliki kesempatan untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus membangun hubungan langsung dengan pembeli potensial, investor, maupun mitra usaha.

Wali Kota berharap, produk-produk unggulan dari Kota Cirebon dan wilayah sekitarnya semakin dikenal karena memiliki kualitas, karakter, serta nilai budaya yang kuat. Menurutnya, potensi lokal tersebut perlu dikembangkan melalui pengelolaan usaha yang profesional, peningkatan kualitas produk, dan strategi pemasaran yang mampu mengikuti kebutuhan pasar.

“Produk lokal kita memiliki keunggulan dan ciri khas tersendiri. Saya berharap para pelaku UMK dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, membangun komunikasi dengan calon pembeli, mempelajari perkembangan selera pasar, dan menangkap peluang kerja sama yang ada. Kita ingin produk dari Cirebon tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” katanya.

Wali Kota menambahkan, perkembangan ekonomi Kota Cirebon yang menunjukkan tren positif perlu dijaga melalui kebijakan yang tepat sasaran dan kerja sama lintas sektor. Ketika UMK mampu meningkatkan skala usahanya, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pemilik usaha, tetapi juga berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, dan perputaran ekonomi daerah.


Pemerintah Kota Cirebon, melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) serta didukung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), terus mendorong penguatan kapasitas pelaku UMK melalui pendampingan dan berbagai program strategis. Namun, Effendi menegaskan, upaya tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak agar hasilnya lebih optimal.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dunia usaha dan BUMN melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang berkelanjutan sangat dibutuhkan. Kolaborasi seperti yang dilakukan Pertamina ini merupakan bentuk gotong royong dalam membangun kemandirian ekonomi daerah. Ketika UMK kita naik kelas, dampaknya akan dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth Marcelino Verieza, menjelaskan bahwa SMEXPO merupakan agenda rutin Pertamina untuk memberikan ruang promosi sekaligus mendorong pengembangan UMK binaan. Program tersebut menjadi bagian dari peran Pertamina Patra Niaga yang tidak hanya menjalankan bisnis distribusi energi, tetapi juga berkontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurut Roberth, penguatan UMK merupakan salah satu bentuk dukungan Pertamina dalam menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan. Melalui program pembinaan, pelaku usaha didorong meningkatkan kualitas produk, memperbaiki manajemen, memenuhi persyaratan sertifikasi dan perizinan, hingga memperluas jangkauan pemasaran.

“SMEXPO ini bukan hanya kegiatan pameran, tetapi juga bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga untuk turut serta dalam pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kami ingin UMK mendapatkan kesempatan yang lebih besar untuk berkembang, meningkatkan kualitas pengelolaan usahanya, dan menjangkau pasar yang lebih luas. Harapannya, semakin banyak UMK yang mampu naik kelas, bahkan membawa produknya ke pasar ekspor,” ujar Roberth.

Ia mengungkapkan, pemilihan Kota Cirebon sebagai lokasi SMEXPO didasarkan pada potensi daerah yang dinilai semakin berkembang, terutama di sektor pariwisata. Akses transportasi melalui jalan tol dan kereta api turut mendukung mobilitas wisatawan, sehingga Cirebon memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu tujuan wisata sekaligus pusat aktivitas ekonomi di wilayah Jawa Barat bagian timur.

Kondisi tersebut, lanjutnya, perlu diimbangi dengan kesiapan pelaku UMK dalam menyediakan produk yang berkualitas dan memiliki daya saing. Wisatawan yang datang ke Cirebon diharapkan tidak hanya menikmati wisata kuliner, tetapi juga tertarik membeli produk-produk lokal sebagai bagian dari pengalaman berkunjung.

Roberth menyebutkan, Pertamina telah membina sekitar 684 UMK di Kota Cirebon. Pembinaan tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, Kamar Dagang dan Industri (KADIN), Dekranasda, serta berbagai lembaga terkait untuk memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha.

“Kami melihat Cirebon memiliki peluang yang besar. Kota ini tidak hanya mempunyai daya tarik wisata dan kuliner, tetapi juga potensi produk UMK yang dapat dikembangkan lebih jauh. Karena itu, kami ingin mendorong agar produk-produk lokal memiliki kualitas, manajemen, dan cara pemasaran yang mampu bersaing dengan produk dari daerah lain,” jelasnya.


Ia menambahkan, pelaksanaan SMEXPO di Cirebon merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pertamina di wilayah Jawa Bagian Barat. Setelah sebelumnya diselenggarakan di Pekanbaru, kegiatan di Cirebon menjadi salah satu upaya memperluas jangkauan pemberdayaan UMK sebelum berlanjut ke Cilacap, Jawa Tengah.

Pertamina Patra Niaga juga berharap kegiatan ini memberikan dampak yang lebih luas daripada transaksi selama pameran berlangsung. Penguatan UMK diharapkan dapat terhubung dengan sektor lain, seperti pariwisata, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, sehingga tercipta efek berganda yang mendukung pertumbuhan daerah.

“Kami berharap SMEXPO di Kota Cirebon dapat menjadi contoh bahwa pemberdayaan UMK bisa dilakukan melalui kolaborasi yang konkret. Dampaknya tidak berhenti pada pelaku usaha yang mengikuti pameran, tetapi juga dapat memberikan motivasi kepada UMK lainnya untuk terus belajar, memperbaiki pengelolaan usaha, menjaga kualitas produk, dan berani memperluas pasar,” ungkap Roberth.

 

(elias) 

Satgas TMMD ke-130 dan Warga Cinaga Gotong Royong Jaga Kebersihan Lingkungan


RN NEWS (Subang) - Semangat gotong royong ditunjukkan personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang bersama masyarakat melalui kegiatan Jumat Bersih di Kampung Cinaga, Dusun 1, RT 02 RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jumat (23/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, anggota Satgas TMMD bersama Ketua RW, Dadang, dan warga membersihkan jalan lingkungan. Mereka menyapu permukaan jalan serta membersihkan rumput dan tumbuhan liar di sepanjang sisi jalan agar lingkungan permukiman tetap bersih dan nyaman.

Kegiatan ini menjadi wujud kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kehadiran personel Satgas di tengah warga juga memperkuat hubungan sosial melalui kegiatan sederhana yang dilakukan secara bersama-sama.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menegaskan bahwa keterlibatan anggota dalam kegiatan kemasyarakatan merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan warga.

“Melalui kegiatan Jumat Bersih ini, kami ingin terus menumbuhkan semangat gotong royong bersama masyarakat. Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ketua RW setempat, Dadang, menyambut baik keterlibatan personel Satgas TMMD dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan seperti ini dapat mendorong warga untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan tempat tinggal mereka.

“Kami senang bisa bekerja bersama anggota Satgas TMMD. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi penyemangat bagi warga untuk rutin menjaga kebersihan lingkungan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Jumat Bersih, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

Satgas TMMD ke-130 Makan Bersama Warga, Uang Ransum Bantu Gerakkan Ekonomi Lokal


RN NEWS (Subang) - Kebersamaan personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang dengan masyarakat terlihat saat mereka makan bersama setelah melaksanakan pekerjaan sasaran fisik di Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RT 03 RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Sabtu (24/10/2026).

Suasana akrab tampak ketika anggota Satgas dan warga duduk bersama menikmati hidangan yang telah disiapkan. Momen tersebut menjadi bagian dari kebersamaan yang tumbuh selama pelaksanaan program TMMD, ketika prajurit dan masyarakat bekerja berdampingan untuk mendukung pembangunan desa.

Dalam pelaksanaannya, uang ransum personel Satgas diberikan kepada warga untuk menyiapkan makanan. Pola ini memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat sekaligus menghadirkan kesempatan bagi anggota Satgas dan warga untuk menikmati hidangan bersama setelah menyelesaikan pekerjaan.

Komandan Kodim 0605/Subang, Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., menjelaskan bahwa mekanisme tersebut menjadi salah satu cara agar kehadiran Satgas TMMD turut memberikan manfaat langsung bagi warga di sekitar lokasi kegiatan.

“Uang ransum personel kami berikan kepada warga untuk menyiapkan makanan. Dengan begitu, masyarakat juga merasakan manfaat ekonomi dari kegiatan TMMD, sementara makanan yang disiapkan bisa dinikmati bersama oleh anggota Satgas dan warga,” ujar Dandim.

Warga setempat, Wahyu, turut merasakan suasana kebersamaan tersebut. Makan bersama setelah bekerja menghadirkan kesempatan bagi warga dan anggota Satgas untuk berinteraksi lebih dekat dalam suasana kekeluargaan.

Kebersamaan seperti ini melengkapi pelaksanaan sasaran fisik TMMD ke-130, termasuk pembangunan Pos Kamling di Kampung Cihaur Wetan. Selain mendorong pembangunan infrastruktur, kegiatan tersebut memperkuat hubungan sosial dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.

Melalui program TMMD ke-130, Kodim 0605/Subang terus mendorong pembangunan desa yang memberikan manfaat bagi masyarakat, baik melalui pembangunan fisik maupun penguatan kebersamaan dan kepedulian terhadap perekonomian warga.

Rehabilitasi Musola At-Taufik Berlanjut, Satgas TMMD ke-130 Mulai Pengecatan Interior


RN NEWS  (Subang) - Rehabilitasi Musola At-Taufik di Kampung Cinaga, Dusun 1, RT 02 RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, terus berlanjut. Personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang kini mulai melakukan pengecatan pada bagian dalam musola sebagai bagian dari upaya memperbaiki kondisi tempat ibadah masyarakat, Sabtu (24/10/2026).

Berdasarkan dokumentasi di lapangan, anggota Satgas terlihat mengecat bagian plafon dan area interior musola. Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari tahapan rehabilitasi untuk memperbaiki tampilan ruangan agar lebih bersih dan nyaman digunakan oleh masyarakat dalam menjalankan ibadah.

Rehabilitasi tempat ibadah ini merupakan salah satu sasaran tambahan program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Pelaksanaannya diharapkan dapat mendukung kenyamanan warga sekaligus menjaga keberadaan fasilitas keagamaan yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa rehabilitasi musola menjadi bagian dari komitmen Satgas dalam membantu memperbaiki fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.

“Melalui rehabilitasi Musola At-Taufik ini, kami berharap tempat ibadah warga menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman digunakan. Kami ingin sasaran TMMD yang dikerjakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pengurus Dewan Kemakmuran Musola (DKM) At-Taufik, Bapak Makmur, menyambut baik pelaksanaan rehabilitasi tersebut. Perbaikan musola diharapkan dapat menunjang kegiatan ibadah warga dan membuat masyarakat semakin nyaman saat menggunakannya.

“Kami bersyukur musola ini mendapat perhatian melalui program TMMD. Semoga setelah diperbaiki, warga semakin nyaman beribadah dan kegiatan keagamaan di sini dapat berjalan dengan lebih baik,” ungkap Makmur.

Melalui rehabilitasi Musola At-Taufik, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus mendukung pembangunan fasilitas masyarakat di Desa Cupunagara. Pembangunan tersebut diharapkan memberikan manfaat yang berkelanjutan, termasuk dalam menunjang kehidupan sosial dan keagamaan warga.

Pembangunan Pos Kamling di Cihaur Wetan Berlanjut, Dinding Mulai Diplester


RN NEWS (Subang) - Pembangunan Pos Kamling yang menjadi salah satu sasaran tambahan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berlanjut. Personel Satgas bersama warga melaksanakan pekerjaan plesteran dinding Pos Kamling di Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RT 03 RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Sabtu (24/10/2026).

Dalam dokumentasi kegiatan, anggota Satgas TMMD terlihat bekerja bersama warga meratakan adukan semen pada permukaan dinding bangunan. Tahap plesteran ini menjadi bagian dari proses pengerjaan untuk mempersiapkan dinding sebelum memasuki tahap penyelesaian berikutnya.

Pembangunan Pos Kamling tersebut dilaksanakan melalui semangat gotong royong antara personel Satgas dan masyarakat. Keterlibatan warga dalam proses pengerjaan turut memperkuat kebersamaan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang dibangun di lingkungan mereka.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan bahwa pembangunan Pos Kamling merupakan bagian dari upaya mendukung kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan.

“Pembangunan Pos Kamling ini kami harapkan dapat memberikan manfaat bagi warga. Melalui kerja bersama Satgas dan masyarakat, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong sekaligus mendukung tersedianya fasilitas yang dibutuhkan lingkungan,” ujarnya.

Warga setempat menyambut baik kelanjutan pembangunan Pos Kamling tersebut. Keterlibatan Satgas TMMD bersama masyarakat dalam pengerjaan bangunan menjadi wujud kebersamaan dalam mewujudkan fasilitas lingkungan yang dapat dimanfaatkan bersama.

Pembangunan Pos Kamling ini menjadi salah satu sasaran tambahan program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara. Melalui pengerjaan yang dilakukan secara bertahap, fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.