Rakyat Nusantara News

Berita Terkini

Tingkatkan Kesadaran Hukum Pelajar, Sat Lantas Polres Kuningan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas di SMAN 1 Kuningan

KUNINGAN – Guna menanamkan budaya tertib lalu lintas serta meminimalisir angka kecelakaan di kalangan remaja, jajaran Satuan Lal...

Postingan Populer

Jumat, 16 Oktober 2026

Tingkatkan Kesadaran Hukum Pelajar, Sat Lantas Polres Kuningan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas di SMAN 1 Kuningan

KUNINGAN – Guna menanamkan budaya tertib lalu lintas serta meminimalisir angka kecelakaan di kalangan remaja, jajaran Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kuningan menggiatkan program edukasi "Polisi Sahabat Generasi Muda" di SMA Negeri 1 Kuningan, Jumat (15/10/2026).

Kegiatan penyuluhan dan pembinaan karakter tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon, S.Tr.K., S.I.K., bersama Kanit Kamsel dan anggota Sat Lantas Polres Kuningan, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.

Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan edukasi mendalam mengenai etika berlalu lintas di jalan raya, pentingnya penggunaan helm berstandar SNI yang terkunci click, serta sosialisasi ketentuan kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi siswa yang telah genap berusia 17 tahun ke atas.

Selain edukasi keselamatan berkendara, Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon, S.Tr.K., S.I.K., melalui jajarannya memberikan imbauan tegas terkait larangan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (brong) dan aksi balap liar. Para pelajar juga diajak untuk membentengi diri dari kenakalan remaja seperti geng motor, perundungan (bullying), tawuran, hingga bahaya penyalahgunaan narkoba.

Melalui sosialisasi yang interaktif ini, Polres Kuningan berharap para siswa-siswi SMAN 1 Kuningan dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas (pioneer of safety) baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun di jalan raya demi terciptanya kamseltibcar lantas yang kondusif di wilayah Kabupaten Kuningan.

(Firnas)

Wujudkan Lingkungan Asri dan Sehat, Wakapolres Kuningan Pimpin Jumat Bersih Bersama Warga di Masjid Desa Ragawacana



KUNINGAN – Dalam rangka mempererat silaturahmi serta menjaga kebersihan tempat ibadah dan lingkungan masyarakat, jajaran Polres Kuningan menggelar kegiatan "Jumat Bersih Bersama Masyarakat" di Masjid Desa Ragawacana, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Jumat (16/10/2026) pagi.

Kegiatan kerja bakti yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Kuningan Kompol Eryda Kusumah, S.I.K., M.H., CPHR, didampingi Kabag SDM Polres Kuningan Kompol Her Budiman, S.Sos., M.A.P., serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Kuningan, Kapolsek Kramatmulya, para Perwira, personel Polri, ASN Polres Kuningan, dan warga masyarakat setempat.

Aksi gotong royong ini menyasar seluruh area lingkungan masjid, mulai dari pembersihan area dalam dan halaman utama masjid, penataan taman, area parkir, pembersihan saluran air (selokan), hingga fasilitas umum di sekitarnya.

Pelaksanaan kegiatan Jumat Bersih ini merupakan wujud implementasi program Kapolri yaitu "Polisi Bersama Masyarakat" dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan agar tercipta suasana yang bersih, sehat, dan nyaman bagi warga yang beribadah.

Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., melalui Wakapolres Kuningan Kompol Eryda Kusumah, S.I.K., M.H., CPHR, menyampaikan bahwa aksi gotong royong ini menjadi sarana untuk memupuk kebersamaan dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

"Melalui kegiatan Jumat Bersih ini, kami ingin menumbuhkan rasa kepedulian bersama terhadap kebersihan fasilitas umum dan tempat ibadah. Selain menciptakan lingkungan yang asri dan sehat, kegiatan ini juga menjadi jembatan silaturahmi untuk mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat," ungkap Kompol Eryda Kusumah.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Polres Kuningan berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan positif demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, harmonis, dan kondusif di wilayah Kabupaten Kuningan.
Uploaded Image
(Firnas)

Cirebon dan Sejarah Perdagangan: Festival Literasi Telusuri Jejak Kepabeanan yang Menakjubkan


RN NEWS (Kota Cirebon) -
Sejarah Kota Cirebon tidak hanya tersimpan dalam cerita masa lalu, tetapi juga melekat pada bangunan, jalur perdagangan, hingga aktivitas masyarakat yang berkembang dari generasi ke generasi. Kekayaan sejarah tersebut menjadi bagian penting dari identitas daerah yang perlu terus dikenalkan, khususnya kepada generasi muda.

Semangat inilah yang diangkat dalam Festival Literasi dan Historia Bea Cukai Tahun 2026 yang diselenggarakan Kantor Bea Cukai Cirebon, Kamis (15/10/2026). Melalui kegiatan ini, peserta diajak menelusuri jejak sejarah kepabeanan dan perdagangan yang memiliki hubungan erat dengan perjalanan panjang Kota Cirebon.

Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan pemaparan sejarah, tetapi juga memberikan pengalaman belajar secara langsung melalui kunjungan ke sejumlah lokasi bersejarah. Pendekatan ini menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan literasi, sejarah, dan pengalaman nyata di lapangan.

Kepala Kantor Bea Cukai Cirebon, Koen Rachmanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mengembangkan program literasi yang lebih luas, termasuk melalui penggalian sumber-sumber sejarah dan kolaborasi bersama berbagai instansi di Kota Cirebon.


“Kami berharap kegiatan ini dapat dikembangkan melalui penggalian sumber-sumber literasi, baik dari Bea Cukai sendiri maupun bekerja sama dengan instansi lain di Cirebon. Banyak bangunan yang ternyata memiliki sejarah panjang dalam konteks kecirebonan,” ujar Koen.

Karena itu, pihaknya turut melibatkan berbagai instansi dan lembaga yang memiliki keterkaitan dengan sejarah Kota Cirebon, termasuk perbankan BUMN, Kantor Pos, dan Sekolah Santa Maria. Melalui kolaborasi tersebut, Koen berharap berbagai jejak sejarah yang selama ini tersimpan di masing-masing lembaga dapat digali dan diperkenalkan kepada masyarakat secara lebih luas.

Koen juga mengungkapkan bahwa berdasarkan materi sejarah yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, praktik kepabeanan di wilayah Cirebon telah dikenal jauh sebelum kedatangan VOC. Hal ini menunjukkan bahwa Cirebon memiliki perjalanan panjang sebagai wilayah yang berkaitan dengan aktivitas perdagangan dan pengaturan keluar masuk barang.

“Cirebon memiliki sejarah kepabeanan yang sangat panjang, bahkan jauh sebelum VOC datang. Karena itulah kami mengangkat tema kepabeanan, selain sejarah kecirebonan itu sendiri,” jelasnya.


Lebih lanjut, Koen menegaskan bahwa Festival Literasi dan Historia Bea Cukai juga menjadi upaya untuk meningkatkan kesadaran literasi, baik di lingkungan internal Bea Cukai maupun masyarakat luas.

Menurutnya, kemampuan menggali informasi hingga ke sumbernya menjadi hal penting, terutama bagi generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi.

“Kami ingin meningkatkan kegiatan literasi, terutama di internal Bea Cukai. Kami juga mengajak masyarakat, termasuk pelajar dan mahasiswa, agar kesadaran literasi semakin tumbuh dan mereka terbiasa menggali informasi sampai ke sumbernya,” tuturnya.

Peneliti Sejarah, Endang Kusumasari, juga menjelaskan bahwa posisi Cirebon dalam sejarah perdagangan memiliki peran yang sangat penting. Aktivitas perdagangan bahkan telah berlangsung jauh sebelum kedatangan VOC. Berdasarkan catatan sejarah, pada sekitar tahun 1373 pelabuhan di Cirebon telah berkembang dan ramai, yang menunjukkan bahwa kegiatan perdagangan sudah berjalan sejak masa sebelumnya.


Menurut Endang, Cirebon memiliki sejumlah komoditas bernilai tinggi yang kemudian menarik perhatian bangsa Eropa, termasuk Portugis, Belanda, dan Inggris. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa Cirebon sejak dahulu telah menjadi salah satu titik penting dalam jaringan perdagangan.

“Cirebon memiliki sejarah perdagangan yang sangat panjang. Jauh sebelum pengaruh Eropa dan VOC datang, kita sebenarnya sudah memiliki sistem kepabeanan sendiri,” ujar Endang.

Jejak awal sistem kepabeanan tersebut, kata Endang, dapat ditelusuri dari kawasan Pelabuhan Muara Jati. Di wilayah Celancang hingga kini dikenal kawasan Pabean Kulon dan Pabean Wetan. Keberadaan nama tersebut menjadi salah satu penanda aktivitas kepabeanan yang telah berkembang pada masa lampau.

Ia juga menyebut sosok Ki Gedeng Tapa yang pada masa itu menjalankan peran sebagai syahbandar sekaligus mengatur aktivitas yang berkaitan dengan perdagangan dan kepabeanan di pelabuhan.

Menurutnya, sejarah tersebut penting dikenalkan kepada generasi muda agar pemahaman tentang kepabeanan di Cirebon tidak hanya dimulai dari masa kolonial.

“Generasi muda perlu mengetahui bahwa sejarah kita bukan sekadar bagian dari sejarah VOC. Cirebon memiliki sejarahnya sendiri, bahkan sistem perdagangan dan kepabeanannya sudah tumbuh jauh sebelumnya,” katanya.

Endang turut menyinggung akar istilah bea yang menurutnya telah ditemukan dalam sumber-sumber lama. Istilah tersebut berkaitan dengan kata veaya yang bermakna biaya atau ongkos dan menjadi salah satu bukti panjangnya perjalanan konsep pungutan dalam aktivitas perdagangan di Nusantara.

Selain perdagangan dan kepabeanan, perkembangan Cirebon sebagai kota perdagangan juga didukung kemajuan teknologi komunikasi pada masa berikutnya. Salah satunya melalui keberadaan telegraf yang berkembang seiring jaringan komunikasi dari Batavia.

Pada awalnya, telegraf banyak digunakan untuk kepentingan komunikasi militer. Namun, dalam perkembangannya, jaringan tersebut turut menunjang arus logistik dan perputaran komoditas. Keberadaannya menjadi penting bagi aktivitas perdagangan, termasuk menghubungkan kawasan produksi, British American Tobacco (BAT), dan pelabuhan.

“Telegraf kemudian tidak hanya berfungsi untuk komunikasi militer, tetapi juga mendukung jalur logistik dan perdagangan. Ketika produksi siap dikirim, komunikasi dengan pelabuhan dapat dilakukan melalui jaringan tersebut,” jelas Endang.

Ia berharap penggalian sejarah seperti ini terus dikembangkan agar generasi muda mengenal Cirebon bukan hanya dari bangunan atau peninggalannya, tetapi juga memahami besarnya peran kota ini dalam sejarah perdagangan, kepabeanan, dan komunikasi di Nusantara.

Belajar Sejarah Langsung dari Jejaknya

Salah satu hal menarik dari kegiatan ini adalah kesempatan bagi para peserta untuk mengenal sejarah melalui kunjungan langsung ke sejumlah bangunan dan peninggalan bersejarah di Kota Cirebon.

Rangkaian kegiatan mencakup penelusuran Kantor Bea Cukai lama, pengenalan koleksi bersejarah seperti koin perak dan emas, hingga kunjungan ke kawasan Gedung British American Tobacco (BAT) yang menjadi salah satu bagian dari perjalanan sejarah Kota Cirebon.

Seorang guru SMK Pelayaran Buana Bahari Cirebon Uni Sunarti, yang turut mengikuti kegiatan tersebut mengapresiasi pendekatan pembelajaran sejarah yang diberikan. Menurutnya, kegiatan ini menghadirkan pengalaman berbeda karena peserta dapat menyaksikan langsung berbagai peninggalan sejarah yang sebelumnya mungkin hanya dikenal melalui buku atau cerita.

Ia juga menyoroti keberadaan pedati sebagai salah satu alat transportasi yang memiliki peran dalam perjalanan sejarah pembangunan Cirebon.

Menurutnya, kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemerhati sejarah perlu terus dikembangkan agar kekayaan sejarah lokal dapat menjadi bagian yang lebih kuat dalam pembelajaran.

“Kolaborasi pendidikan dan sejarah seperti ini sangat penting. Harapannya, sejarah kecirebonan bisa semakin dikembangkan dalam dunia pendidikan, bahkan menjadi bidang pembelajaran khusus di tingkat SMA, SMK, maupun perguruan tinggi,” ungkapnya.

Pengalaman serupa dirasakan oleh siswa SMAN 1 Kota Cirebon Syarifudin Azis, yang mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru setelah mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

Baginya, kesempatan mengunjungi langsung lokasi bersejarah memberikan pemahaman yang lebih nyata dibandingkan kegiatan sosialisasi yang hanya menampilkan foto atau penjelasan di dalam ruangan.

“Yang paling menarik, kami bisa berkeliling dan melihat langsung tempat-tempat bersejarahnya. Biasanya kalau sosialisasi hanya ditunjukkan melalui foto. Dari kegiatan ini saya juga jadi lebih tahu bahwa Cirebon ternyata pernah memiliki mata uang sendiri,” katanya.


Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa pembelajaran sejarah dapat menjadi lebih menarik ketika peserta diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan objek dan lingkungan yang menyimpan nilai sejarah.

Bagi Pemerintah Kota Cirebon, kegiatan literasi sejarah yang melibatkan berbagai lembaga pendidikan dan instansi menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap identitas daerah.

Kekayaan sejarah Kota Cirebon tidak hanya memiliki nilai edukasi, tetapi juga berpotensi menjadi sumber pengembangan wisata sejarah dan budaya yang dapat diperkenalkan secara lebih luas.

Melalui kolaborasi antara instansi pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas sejarah, dan masyarakat, warisan sejarah Kota Cirebon diharapkan semakin dikenal, dipahami, dan dijaga bersama.

Festival Literasi dan Historia Bea Cukai menjadi pengingat bahwa mengenal sejarah bukan sekadar melihat kembali masa lalu, melainkan juga memahami bagaimana perjalanan panjang tersebut membentuk Kota Cirebon hari ini dan menjadi bekal untuk membangun masa depannya.

 

(Elias) 

TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Rehab Pos Kamling di Cihaur Wetan


RN NEWS (Subang) -
Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang memulai pembongkaran pos keamanan lingkungan (pos kamling) yang akan direhabilitasi di Kampung Cihaur Wetan, Dusun I, RT 03/RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jumat (16/10/2026). Rehabilitasi ini merupakan sasaran tambahan TMMD untuk mendukung ketersediaan sarana keamanan lingkungan bagi masyarakat.

Pembongkaran menjadi tahap awal sebelum bangunan diperbaiki. Pos kamling memiliki fungsi sebagai tempat warga melaksanakan ronda sekaligus sarana memperkuat koordinasi dan kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungan.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa perbaikan fasilitas lingkungan merupakan bagian dari upaya TMMD membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di desa sasaran.

“Rehabilitasi pos kamling ini diharapkan dapat mendukung kegiatan ronda warga dan menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, berharap rehabilitasi pos kamling tersebut dapat menyediakan fasilitas yang lebih layak bagi warga untuk mendukung kegiatan ronda dan menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.

“Dengan adanya rehabilitasi ini, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan pos kamling dengan lebih baik dan terus menjaga semangat gotong royong dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib,” ungkapnya.

Rehabilitasi pos kamling melengkapi sasaran tambahan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, bersama perbaikan rumah tidak layak huni dan mushola. Program ini menjadi bagian dari upaya mendukung kebutuhan masyarakat melalui pembangunan sarana desa yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kapolsek Kepenuhan Gelar Jumat Keliling, Imbau Warga Cegah Karhutla dan Penyalahgunaan Narkoba




ROKAN HULU – Kapolsek Kepenuhan IPTU Jonnes, S.H., bersama personel Polsek Kepenuhan melaksanakan kegiatan Jumat Keliling dengan menyampaikan imbauan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) kepada jemaah salat Jumat di Masjid Besar Al-Ikhwan, Kelurahan Kepenuhan Tengah, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, Jumat (16/10/2026).




Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 12.10 WIB tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan, mencegah tindak pidana, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Kepenuhan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua LAM Kabupaten Rokan Hulu H. Zulyadaini, Kapolsek Kepenuhan IPTU Jonnes, S.H., Guru Pesantren Al-Furqon Ustaz H.Kh. Muhammad Zulhendri, Lc., M.A., Lurah Kepenuhan Tengah Ahmad Arif Bakhtiar, S.K.M., tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jemaah salat Jumat Masjid Besar Al-Ikhwan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Kepenuhan menyampaikan sejumlah imbauan kepada masyarakat, di antaranya agar tidak melakukan pembakaran lahan saat membuka lahan perkebunan. Masyarakat juga diajak menjadi polisi bagi diri sendiri dengan meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan masing-masing.

Selain itu, Polsek Kepenuhan menyosialisasikan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Masyarakat yang memiliki anggota keluarga terdampak penyalahgunaan narkoba diimbau agar tidak ragu berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Saat ini, Polsek Kepenuhan telah menyediakan tempat pembinaan rohani dan mental bagi pengguna narkoba sebagai bagian dari upaya pembinaan.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kepenuhan IPTU Jonnes, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Keliling merupakan salah satu upaya Polri untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

“Melalui kegiatan Jumat Keliling ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan saat membuka perkebunan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak pidana di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Polsek Kepenuhan berkomitmen mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui pendekatan pembinaan rohani dan mental.

“Kami mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, agar bersama-sama mengawasi dan menyelamatkan anggota keluarga dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Apabila ada anggota keluarga yang terdampak, silakan berkoordinasi dengan Polsek Kepenuhan untuk mendapatkan pendampingan dan pembinaan. Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, kita berharap wilayah Kecamatan Kepenuhan tetap aman, nyaman, dan kondusif,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, Polsek Kepenuhan berharap hubungan silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat semakin erat. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat diharapkan mampu mendukung upaya pencegahan tindak pidana, penyalahgunaan narkoba, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

***Friska Manalu ***
 *(Humas Polres Rohul)*

TMMD ke-130 Buka Jalan Pertanian, Permudah Akses Warga Cupunagara


RN NEWS (Subang) -
Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang membuka jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jumat (16/10/2026). Jalan ini menghubungkan Kampung Gunung Geulis dengan Kampung Cisaga, Babakan Loa, dan Cisegel, sekaligus mendukung akses masyarakat menuju kawasan pertanian.

Dalam pengerjaannya, Satgas mengerahkan alat berat jenis ekskavator untuk membuka jalur dan menangani kondisi medan. Jalan tersebut diharapkan mempermudah mobilitas petani, termasuk saat menuju lahan dan mengangkut hasil pertanian.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan pembukaan jalan menjadi salah satu sasaran pokok untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat.

“Pembukaan jalan ini kami harapkan dapat mempermudah akses warga, terutama para petani yang membutuhkan jalur untuk menuju lahan pertanian. Karena itu, pengerjaannya terus kami upayakan sesuai sasaran yang telah direncanakan,” ujarnya.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, berharap pembangunan jalan tersebut dapat memperlancar aktivitas warga antarkampung sekaligus mendukung kegiatan pertanian.

“Dengan adanya jalan ini, kami berharap warga lebih mudah menuju lahan pertanian dan membawa hasil panen. Akses yang lebih baik tentu sangat dibutuhkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.

Pembukaan jalan ini menjadi bagian dari upaya TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang dalam mendukung pemerataan pembangunan desa. Selain menghubungkan sejumlah kampung, jalan tersebut diharapkan menunjang kegiatan ekonomi masyarakat melalui akses pertanian yang lebih mudah.

Makan Bersama di Rumah Ketua RT, Cerminkan Kedekatan Satgas TMMD dengan Warga


RN NEWS (Subang) - 
Suasana kekeluargaan mewarnai makan siang personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang di rumah Nana, Ketua RT setempat, di Kampung Cihaur Wetan, Dusun I, RT 03/RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jumat (16/10/2026). Kebersamaan tersebut menjadi bagian dari interaksi sehari-hari antara prajurit dan masyarakat selama pelaksanaan program TMMD.

Kegiatan makan bersama itu juga memperlihatkan keterlibatan warga dalam mendukung kebutuhan personel di lapangan. Satgas memberikan uang untuk pengadaan bahan makanan, sementara proses memasak dilakukan oleh warga setempat.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., menjelaskan bahwa kebutuhan konsumsi personel turut melibatkan masyarakat sekitar. Selain mempererat hubungan, asupan makanan yang memadai juga menjadi perhatian untuk menjaga kondisi prajurit selama menjalankan tugas pembangunan.

“Untuk kebutuhan makan anggota, kami memberikan uang kepada warga agar bahan makanan disiapkan dan dimasak oleh masyarakat setempat. Sayuran kebetulan tersedia di sini, tetapi saya juga menekankan agar lauk yang disajikan tetap memperhatikan kandungan protein, karena anggota membutuhkan tenaga yang cukup untuk bekerja di lapangan,” jelasnya.

Bagi Nana, rumah warga yang menjadi tempat makan bersama menghadirkan kesempatan untuk menjalin kedekatan dengan personel Satgas. Interaksi dalam suasana sederhana seperti ini menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi antara prajurit dan masyarakat di wilayah sasaran TMMD.

“Kami senang bisa makan bersama anggota Satgas di rumah warga. Momen seperti ini membuat hubungan kami semakin dekat dan menambah keakraban dengan bapak-bapak TNI yang sedang bertugas membangun desa,” ujar Nana.

Kebersamaan tersebut menjadi gambaran bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya berlangsung melalui pengerjaan sasaran fisik, tetapi juga melalui hubungan sosial yang terbangun antara prajurit dan masyarakat. Interaksi sehari-hari diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong serta kemanunggalan TNI dengan rakyat selama program TMMD ke-130 berlangsung.

TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara


RN NEWS (Subang) - 
Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Subang menggelar sosialisasi penguatan wawasan kebangsaan dan bela negara di Aula Desa Cupunegara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jumat (16/10/2026). Kegiatan yang diikuti masyarakat dan aparat desa ini menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Sosialisasi menghadirkan Sekretaris Bakesbangpol Kabupaten Subang Yuli Merdekawati, S.Sos., S.Kp., dan Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0605/Subang Kapten Inf Ganjar Andriana Belo sebagai narasumber. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada pentingnya menanamkan nilai kebangsaan dan semangat bela negara dalam kehidupan sehari-hari.

Yuli Merdekawati menyebutkan bahwa wawasan kebangsaan menjadi landasan penting dalam menjaga keharmonisan di tengah masyarakat yang memiliki beragam latar belakang. Semangat persatuan perlu terus dipelihara melalui sikap saling menghormati, kepedulian sosial, dan kesadaran untuk menjaga keutuhan bangsa.

“Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, nilai-nilai kebangsaan dan semangat bela negara perlu terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat,” ujar Yuli Merdekawati.

Pasiter Kodim 0605/Subang Kapten Inf Ganjar Andriana Belo menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga persatuan dan mendukung pembangunan di wilayahnya. Menurutnya, keberhasilan pembangunan desa perlu berjalan seiring dengan terpeliharanya kebersamaan dan kepedulian antarsesama.

“Melalui kegiatan TMMD, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya persatuan, semangat gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan. Nilai-nilai tersebut menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan serta memperkuat ketahanan wilayah,” ungkapnya.

Sosialisasi wawasan kebangsaan dan bela negara melengkapi berbagai sasaran fisik TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Melalui perpaduan pembangunan infrastruktur dan pembinaan masyarakat, program TMMD diharapkan mampu mendukung kemajuan desa sekaligus memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Usai Salat Magrib, Satgas TMMD ke-130 Dampingi Anak-anak Mengaji di Cupunagara


RN NEWS (Subang) - 
Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang mendampingi anak-anak belajar membaca Al-Qur’an setelah salat Magrib berjamaah di Mushola At-Taufik, Kampung Cinaga, RT 02/RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Kamis malam (15/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari kebersamaan prajurit dengan masyarakat di sela pelaksanaan program TMMD.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Satgas duduk bersama anak-anak untuk mendampingi mereka membaca Al-Qur’an. Suasana belajar berlangsung dalam lingkungan mushola, menghadirkan interaksi yang dekat antara prajurit dan generasi muda setempat.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menekankan pentingnya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat, termasuk mendampingi anak-anak dalam kegiatan keagamaan.

“Melalui kegiatan mengaji bersama ini, kami ingin menjalin kedekatan dengan anak-anak dan masyarakat. Kami berharap kebersamaan ini dapat menumbuhkan semangat belajar agama sekaligus mempererat hubungan antara Satgas dan warga,” ujarnya.

Marbot Mushola At-Taufik, A. Makmur, turut menjadi bagian dari kegiatan keagamaan di lingkungan mushola. Kebersamaan antara anggota Satgas dan anak-anak diharapkan dapat mendukung kegiatan belajar mengaji serta menjaga suasana mushola tetap hidup dengan aktivitas yang positif.

Kegiatan ini melengkapi pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang yang tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat. Melalui pendampingan sederhana seperti belajar mengaji, kedekatan TNI dengan warga dibangun dalam kehidupan sehari-hari.

Tanamkan Cinta Tanah Air Sejak Dini, Babinsa Joyotakan Beri Wasbang di SD Mijipinilihan


Uploaded Image

Surakarta – Dalam rangka menanamkan rasa cinta tanah air dan membentuk karakter generasi muda sejak dini, Babinsa Kelurahan Joyotakan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serma Rumbawa melaksanakan kegiatan pembinaan generasi muda melalui pemberian materi Wawasan Kebangsaan, bertempat di SD Mijipinilihan, Jl. Karandan RW 05, Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan,Jumat (16/10/2026)

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa memberikan pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila, kedisiplinan, semangat persatuan dan kesatuan, serta pentingnya menghormati guru dan orang tua.

Para siswa juga diberikan motivasi agar rajin belajar, memiliki sikap tanggung jawab, dan menjunjung tinggi nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.

"Generasi muda adalah penerus bangsa. Sejak dini harus kita tanamkan nilai Pancasila, disiplin, dan rasa cinta tanah air agar mereka tumbuh menjadi anak yang berkarakter dan berjiwa nasionalis," ujar Serma Rumbawa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berkarakter, berjiwa nasionalis, memiliki semangat belajar yang tinggi, serta mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Kegiatan ini juga merupakan wujud kepedulian Babinsa dalam mendukung pembinaan generasi muda di wilayah binaan, agar tercipta generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan mencintai NKRI.

Penulis : Arda 72

Pastikan Tepat Sasaran, Babinsa Tegalharjo Kawal Penyaluran Makan Bergizi Gratis untuk 210 Siswa


Uploaded Image

Surakarta – Babinsa Kelurahan Tegalharjo Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka Joko Riyanto melaksanakan kegiatan monitoring dan pendampingan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah binaannya, bertempat di SDN I Tegalharjo, Kelurahan Tegalharjo, Kecamatan Jebres, Jumat (16/10/2026).

Dalam pelaksanaan hari ini, penyaluran makanan bergizi menyasar sebanyak 210 siswa dan siswi SDN Tegalharjo. Adapun menu gizi yang disajikan kepada para pelajar terdiri dari nasi putih, tahu goreng, telur fuyunghai, oseng buncis, dan penutup berupa puding mangga.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini bertujuan untuk memastikan proses penyaluran berjalan sesuai prosedur, aman, dan tepat sasaran, serta memantau langsung kualitas makanan dan penerimaan manfaat program oleh anak-anak di sekolah.

Serka Joko Riyanto menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam meningkatkan gizi dan kesehatan anak-anak, khususnya generasi penerus bangsa.

"Program MBG ini sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Kami hadir untuk memastikan makanan yang dibagikan higienis, bergizi, dan diterima dengan baik oleh siswa," ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan penyaluran dan pendampingan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai, dan disambut dengan antusias oleh para siswa dan pihak sekolah.

Penulis : Arda 72

Dukung Hidup Sehat, Babinsa Kepatihan Wetan Kawal Deklarasi Kampung Bebas Asap Rokok


Uploaded Image

Surakarta – Peran aktif Babinsa dalam mendukung program kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan. Babinsa Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Budiono mendampingi Puskesmas Purwodiningratan dan Pemerintah Kelurahan Kepatihan Wetan melaksanakan Deklarasi Kampung Bebas Asap Rokok (KBAR), Kamis (15/10/2026) bertempat di Pendopo Kelurahan, Jl. Sutan Syahrir No.26, Kel. Kepatihan Wetan, Kec. Jebres.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Camat Jebres Daryono, S.E dan Lurah Kepatihan Wetan Enny Susilowati, SH, MH yang menyampaikan selamat datang kepada hadirin serta maksud dan tujuan kegiatan tersebut.

Selanjutnya disampaikan materi tentang upaya penghentian rokok di Indonesia oleh dr. Bayu Sarwo Edhi HS dari Puskesmas Purwodiningratan, dilanjutkan dengan pembuatan komitmen Kawasan Bebas Asap Rokok.

Dalam komitmen tersebut disepakati bahwa bebas asap rokok akan diterapkan di masyarakat, bukan untuk melarang orang merokok tetapi untuk menempatkan merokok pada tempatnya.

"Bebas asap rokok bukan melarang orang merokok, tapi menempatkan merokok pada tempatnya, agar perokok pasif tidak menjadi korban," jelas dr. Bayu.

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Jebres, Lurah Kepatihan Wetan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua LPMK, Ketua RW, Ketua RT, kader kesehatan, pendidik PAUD, serta perwakilan warga perokok pasif maupun aktif. Acara ditutup dengan penandatanganan komitmen bebas asap rokok oleh seluruh peserta yang hadir.

"Pasca deklarasi dan penandatanganan komitmen bebas asap rokok ini, diharapkan perokok aktif mengubah pola merokok sehingga mengurangi dampak, khususnya bagi perokok pasif," pungkasnya.

Melalui deklarasi KBAR ini, diharapkan Kelurahan Kepatihan Wetan menjadi kawasan percontohan yang sehat, bersih, dan bebas asap rokok, demi melindungi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil.

Penulis : Arda 72

Guna Terciptanya Keamanan Wilayah, Piket Koramil 02/Banjarsari Laksanakan Patroli Malam di Wilayah Kecamatan Banjarsari

Surakarta - Piket Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta  Serda  Gayuh Thoyibi bersama Linmas melaksanakan kegiatan Patroli malam di wilayah Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta, Kamis (110/2026).

Dikatakan Serda Gayuh kegiatan Patroli malam ini rutin dilaksanakan oleh Piket Koramil 02/Banjarsari guna mencegah tindakan - tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Tujuan Patroli tersebut untuk mengecek keadaan wilayah  dan menjaga keamanan di wilayah Kecamatan Banjarsari."terangnya.

"Adapun tempat-tempat yang di patroli adalah obyek vital, tempat-tempat yang menjadi pusat keramaian masyarakat yang ada di wilayah kecamatan Banjarsari."imbuhnya.

"Kegiatan patroli disamping  menjaga keamanan di wilayah, juga sebagai sarana sambang warga."pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Gandeng Pemkab dan PDAM, Polres Majalengka Lepas 20 Truk Tangki Air Bersih Bantu Kebutuhan Warga

Majalengka — Meringankan beban warga yang masih mengalami kesulitan pemenuhan pasokan air bersih, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka kembali menggelar aksi kemanusiaan secara masif. Sebanyak 20 unit truk tangki air bersih dilepas secara resmi untuk didistribusikan ke pemukiman warga di delapan wilayah kecamatan di Kabupaten Majalengka, Jumat (16/10/2026).

Pelepasan puluhan armada tangki air bersih tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., bertempat di Mako Polres Majalengka sekira pukul 10.00 WIB.

Dalam pelepasan tersebut, Kapolres Majalengka didampingi Wakapolres Majalengka Kompol Ngadiman, S.Kom., serta dihadiri oleh Kasubag Informasi dan Pemasaran PDAM Majalengka Hj. Cucu Ratnasari, S.E., Pejabat Utama (PJU) Polres Majalengka, dan para Kapolsek jajaran penerima bantuan.

Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman menegaskan bahwa aksi sosial pembagian air bersih ini merupakan bagian tak terpisahkan dari program kerja prioritas Polres Majalengka yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka dan PDAM Majalengka.

"Hari ini alhamdulillah kita kembali melepas 20 unit truk tangki air bersih secara serentak menuju kantong-kantong pemukiman warga. Ini merupakan wujud komitmen berkelanjutan kami untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih tetap terpenuhi," ujar AKBP M Aldy Sulaiman di Mako Polres Majalengka.

Adapun puluhan armada tangki air bersih tersebut disebar secara proporsional ke delapan wilayah kecamatan di Kabupaten Majalengka. Rincian pendistribusiannya meliputi Kecamatan Ligung sebanyak 5 tangki, Kecamatan Kasokandel 5 tangki, Kecamatan Majalengka 4 tangki, dan Kecamatan Palasah 3 tangki. Selain itu, bantuan juga disalurkan ke Kecamatan Kertajati, Kecamatan Maja, Kecamatan Cigasong, serta Kecamatan Kadipaten yang masing-masing menerima alokasi sebanyak 2 tangki air bersih.

AKBP M Aldy Sulaiman menambahkan, kehadiran jajaran Kepolisian di tengah masyarakat bukan sekadar menjaga kamtibmas dan penegakan hukum, melainkan juga responsif memberikan solusi atas beban sosial yang dihadapi warga.

"Aksi sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat. Kami berharap pasokan air bersih ini dapat memberikan manfaat nyata, sekaligus semakin mempererat jalinan silaturahmi dan sinergitas antara Polres Majalengka dengan seluruh lapisan masyarakat," pungkas AKBP M Aldy Sulaiman

Sambut Musim Hujan, Kapolres Majalengka Bersama Warga Cigasong Gotong Royong Gelar Aksi 'GEBER'

Majalengka — Mencegah potensi penumpukan sampah dan menjaga kelestarian lingkungan jelang musim penghujan, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka menggelar aksi Gerakan Bersih-Bersih (GEBER) secara gotong royong di Blok Karyalaksana, Desa Batujaya, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan aksi peduli lingkungan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., dengan didampingi Wakapolres Majalengka Kompol Ngadiman, S.Kom., serta Pejabat Utama (PJU) Polres Majalengka.

Sinergi lintas sektor tersebut diikuti sedikitnya 100 peserta gabungan yang terdiri dari jajaran kepolisian, instansi pemerintahan, TNI, hingga warga masyarakat setempat.

Turut hadir dalam aksi gotong royong tersebut Camat Cigasong Oo Taopik, S.K.M., M.M., Kapolsek Cigasong AKP Sarjiyo, S.E., M.H., CPHR., Babinsa Desa Batujaya Serma Andik mewakili Danramil 1701/Majalengka, Kasi Trantibum Kecamatan Cigasong Ronny Asmara Gapuraaji, S.T., Kasi Kesra Kecamatan Cigasong Sri Nurahmi, S.Kep., M.K.M., Pj. Kepala Desa Batujaya Didi Sukardi, S.E., Tim Saber Cigasong, perangkat desa, serta para tokoh masyarakat dan pemuda Desa Batujaya.

Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman menyampaikan bahwa kegiatan "GEBER" ini merupakan wujud komitmen serta kepedulian bersama antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam memelihara kebersihan serta keasrian lingkungan.

"Aksi Gerakan Bersih-Bersih (GEBER) ini kita laksanakan secara serentak dan bergotong royong di Blok Karyalaksana. Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan asri, aksi ini juga bertujuan mencegah penyumbatan saluran air serta mengantisipasi potensi timbulnya penyakit di musim hujan," ujar AKBP M Aldy Sulaiman, Jumat (16/10/2026).

Dalam aksi sosial tersebut, tim gabungan bersama masyarakat membersihkan tumpukan sampah plastik, rumput liar, serta mengangkat kotoran yang mengendap di sepanjang saluran air dan fasilitas umum pemukiman warga.

Selain membersihkan area pemukiman, momentum ini dijadikan wadah mempererat kebersamaan dan menggalakkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat pedesaan.

Camat Cigasong Oo Taopik beserta Pj. Kepala Desa Batujaya Didi Sukardi mengapresiasi tinggi kehadiran dan kepemimpinan Kapolres Majalengka yang turun langsung menggerakkan aksi kebersihan di wilayahnya.
"Kami berharap Gerakan Bersih-Bersih ini tidak berhenti sampai di sini, namun dapat memicu kesadaran masyarakat secara berkelanjutan untuk tidak membuang sampah sembarangan dan rajin menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing," pungkas AKBP M Aldy Sulaiman.

Tebar Kepedulian, Lapas Pasir Pangarayan Ringankan Beban Keluarga Warga Binaan




Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan kembali melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan membagikan 12 paket sembako kepada keluarga warga binaan yang kurang mampu, Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus komitmen Lapas Pasir Pangarayan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Bakti sosial tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan sebagai upaya membantu meringankan beban ekonomi keluarga warga binaan yang membutuhkan. Melalui penyaluran 12 paket sembako ini, Lapas Pasir Pangarayan berupaya mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan salah satu bentuk implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, sekaligus wujud nyata pemasyarakatan yang berdampak positif bagi masyarakat.

“Bakti sosial ini bukan sekadar kegiatan berbagi, tetapi juga merupakan wujud kepedulian dan kehadiran pemasyarakatan di tengah masyarakat. Melalui pembagian 12 paket sembako ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban keluarga warga binaan yang kurang mampu serta memberikan manfaat nyata bagi mereka,” ujar Efendi P. Purba.

Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan ini diharapkan dapat terus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial, sekaligus membangun citra pemasyarakatan yang lebih humanis dan bermanfaat.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus mendukung program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta mewujudkan pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi keluarga warga binaan dan masyarakat luas.

***Friska Manalu**"

Evaluasi Kinerja, Kalapas Pasir Pangarayan Pimpin Rapat Pejabat Struktural




Pasir Pengaraian - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, memimpin langsung rapat pejabat struktural pada Jumat (16/10/2026). Rapat ini dilaksanakan sebagai langkah evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi (tusi) masing-masing seksi sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Dalam rapat tersebut, masing-masing pejabat struktural menyampaikan laporan terkait pelaksanaan tugas dan fungsi pada seksi yang dipimpin, termasuk perkembangan kegiatan, capaian kinerja, serta hambatan yang perlu mendapat perhatian dan penyelesaian bersama.

Kalapas Efendi P. Purba menegaskan bahwa evaluasi secara berkala sangat penting untuk memastikan seluruh program kerja berjalan sesuai dengan target dan ketentuan yang berlaku. Melalui rapat ini, setiap seksi diharapkan dapat melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugasnya serta mencari solusi atas berbagai kendala yang ditemukan.

“Rapat evaluasi ini menjadi sarana untuk melihat sejauh mana pelaksanaan tugas dan fungsi pada masing-masing seksi berjalan. Setiap kendala yang dihadapi perlu disampaikan agar dapat kita bahas bersama dan dicarikan solusi yang tepat, sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan lebih optimal,” tegas Efendi P. Purba.

Ia juga mengharapkan seluruh pejabat struktural terus meningkatkan koordinasi, komunikasi, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sesuai dengan bidang masing-masing. Sinergi antarseksi dinilai penting untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program kerja serta meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan di Lapas Pasir Pangarayan.

Melalui rapat evaluasi ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi, memperkuat koordinasi internal, serta memastikan setiap kendala yang muncul dapat ditindaklanjuti demi terwujudnya penyelenggaraan pemasyarakatan yang optimal.

***Friska Manalu*""

Jaga Kebugaran dan Semangat Pengabdian, Personel Polres Majalengka Gelar Olahraga Pagi

MAJALENGKA – Dalam upaya menjaga kebugaran fisik dan meningkatkan semangat dalam menjalankan tugas, personel Polres Majalengka Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan olahraga pagi dengan berlari mengitari area Mako Polres Majalengka, Jumat (16 Oktober 2026).

Kegiatan olahraga pagi ini menjadi salah satu upaya untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat dan bugar, sehingga personel dapat menjalankan tugas kepolisian secara optimal. Aktivitas fisik secara rutin juga menjadi bagian penting dalam membangun kedisiplinan serta menjaga stamina di tengah berbagai tuntutan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melalui Paurmin SDM Ipda Ade Iwan Ridwan, S.Sy., menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani sebagai salah satu penunjang kesiapan personel dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

Dengan berlari bersama mengitari lingkungan mako, personel diharapkan dapat menjaga daya tahan tubuh sekaligus memperkuat kebersamaan dan kekompakan antaranggota. Kondisi fisik yang prima menjadi salah satu modal penting untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Polres Majalengka terus mendorong personel untuk menerapkan pola hidup sehat serta meluangkan waktu untuk berolahraga secara teratur. Dengan tubuh yang sehat dan semangat yang terjaga, diharapkan setiap anggota mampu menjalankan tugas secara profesional, responsif, dan penuh tanggung jawab.

#PolisiBersamaMasyarakat #PolresMajalengka #OlahragaPagi #PersonelSehat

Perkuat Kesiapsiagaan dan Pelayanan Prima, Polres Majalengka Tekankan Profesionalisme Anggota dalam Apel Pagi

MAJALENGKA – Polres Majalengka Polda Jawa Barat melaksanakan apel pagi di Lapangan Apel Mako Polres Majalengka, Jumat (16 Oktober 2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai situasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam apel pagi tersebut, amanat yang disampaikan menekankan pentingnya kesiapan setiap anggota dalam menjalankan tugas, baik dalam situasi rutin maupun ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan respons cepat. Seluruh personel diharapkan senantiasa menjaga kedisiplinan, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas kepolisian.

Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melalui Paurmin SDM Ipda Ade Iwan Ridwan, S.Sy., menekankan bahwa kesiapsiagaan anggota merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Selain kesiapan personel, pelayanan prima juga menjadi perhatian utama. Setiap anggota diharapkan mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, ramah, dan humanis dengan tetap berpedoman pada aturan serta prosedur yang berlaku.

Apel pagi juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi dalam pelaksanaan tugas, sehingga setiap personel dapat menjalankan tanggung jawabnya secara optimal sesuai dengan fungsi masing-masing.

Melalui kegiatan ini, Polres Majalengka berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapan dan kualitas sumber daya manusia guna mewujudkan pelayanan kepolisian yang profesional, responsif, dan dipercaya masyarakat.
Dengan semangat disiplin dan pengabdian, Polres Majalengka mengajak seluruh personel untuk senantiasa memberikan yang terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

#PolisiBersamaMasyarakat #PolresMajalengka #ApelPagi #PelayananPrima

Polsek Tandun Amankan Pria dengan 3,04 Gram Sabu di Desa Tandun




ROKAN HULU – Polsek Tandun mengamankan seorang pria berinisial S (40) terkait dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu di sebuah rumah di Desa Tandun, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas menyita satu paket diduga sabu dengan berat 3,04 gram dan satu unit handphone merek Oppo berwarna ungu.



Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat kepada Kapolsek Tandun AKP P. Simatupang, S.H., mengenai dugaan aktivitas transaksi narkotika di lokasi tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, Kapolsek memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Tandun IPDA Zus Rico Candra, S.H., M.H., bersama personel untuk melakukan penyelidikan.

Saat berada di lokasi, petugas menemukan seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan. Setelah diamankan dan dilakukan penggeledahan, petugas menemukan satu paket diduga sabu di kantong belakang sebelah kanan tersangka. Berdasarkan keterangan awal, tersangka mengaku menyimpan barang tersebut untuk digunakan bersama teman-temannya.

Selain itu, hasil pemeriksaan urine sementara terhadap tersangka menunjukkan hasil positif amphetamine dan methamphetamine.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Tandun AKP P. Simatupang, S.H., mengapresiasi masyarakat yang telah memberikan informasi sehingga membantu pengungkapan kasus tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam membantu kepolisian memberantas narkoba dan melindungi generasi muda dari bahayanya,” ujarnya.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Tandun untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Tersangka disangkakan melanggar Pasal 609 ayat (1) huruf a dan/atau Pasal 20 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Lampiran II Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

***Friska Manalu***
 *(Humas Polres Rohul)*