Rakyat Nusantara News

Berita Terkini

Polisi Peduli Pendidikan, Polres Indramayu Ajak Pelajar SMPN 2 Balongan Jauhi Narkoba, Tawuran dan Geng Motor

INDRAMAYU – Masa depan generasi muda tidak hanya ditentukan oleh prestasi di ruang kelas, tetapi juga oleh lingkungan pergaulan ...

Postingan Populer

Kamis, 29 Oktober 2026

Polisi Peduli Pendidikan, Polres Indramayu Ajak Pelajar SMPN 2 Balongan Jauhi Narkoba, Tawuran dan Geng Motor



INDRAMAYU – Masa depan generasi muda tidak hanya ditentukan oleh prestasi di ruang kelas, tetapi juga oleh lingkungan pergaulan dan keputusan yang mereka ambil dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, menjaga pelajar dari pengaruh narkoba, tawuran, dan kekerasan menjadi tanggung jawab bersama.

Melalui program "Polisi Peduli Pendidikan", Polres Indramayu Polda Jawa Barat hadir memberikan edukasi dan pembinaan kepada para pelajar UPTD SMP Negeri 2 Balongan, Kabupaten Indramayu, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan sosialisasi yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut melibatkan personel dari sejumlah satuan fungsi Polres Indramayu sebagai narasumber.

Mereka diantaranya Kanit Jatanras Sat Reskrim Ipda Ridho Pratama S., S.Tr.K., Kanit Bin Tibmas Sat Binmas Aiptu Asikin, personel Satresnarkoba Aiptu Eka, Aipda Teguh Surya Putra, serta Brigpol Triono J.S., S.H., M.Si.

Kehadiran personel kepolisian di lingkungan sekolah tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, tawuran antarpelajar, serta keterlibatan dalam kelompok geng motor yang mengarah pada tindakan kekerasan.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian kepolisian terhadap pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk sikap, tanggung jawab, kedisiplinan, serta kemampuan memilih pergaulan yang positif.

Karena itu, Polres Indramayu terus berupaya mendukung lingkungan pendidikan melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan yang mengedepankan pendekatan humanis.

Melalui program "Polisi Peduli Pendidikan", Polres Indramayu ingin membekali pelajar dengan pengetahuan agar mampu mengenali risiko dan menghindari perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

AKP Tarno menjelaskan, langkah pencegahan perlu dilakukan sejak dini agar para pelajar memiliki pemahaman yang baik sebelum menghadapi berbagai pengaruh negatif di lingkungan pergaulan.

Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian memberikan edukasi mengenai jenis-jenis narkoba, bahaya penyalahgunaan, dampaknya terhadap kesehatan, serta konsekuensi hukum yang berkaitan dengan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Para pelajar diingatkan agar tidak mudah tergoda mencoba zat berbahaya, termasuk karena rasa penasaran maupun pengaruh teman sebaya, jelas AKP Tarno.

Penyalahgunaan narkoba dapat berdampak serius terhadap kesehatan fisik dan mental, mengganggu pendidikan, serta menghambat seseorang dalam meraih cita-cita.

Karena itu, pelajar diajak untuk lebih berhati-hati dalam memilih lingkungan pertemanan dan berani menolak ajakan yang dapat membahayakan masa depan mereka. Imbuhnya.

Selain bahaya narkoba, persoalan tawuran antar pelajar turut menjadi perhatian dalam kegiatan sosialisasi.

Petugas mengingatkan para pelajar agar tidak mudah terpancing emosi ketika menghadapi perselisihan, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Perbedaan pendapat dan persoalan pertemanan diharapkan dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik, bukan dengan tindakan kekerasan.

Para pelajar juga diajak membangun persaudaraan, menghormati perbedaan, dan menjaga hubungan baik dengan teman dari sekolah lain.

Menurut AKP Tarno, konflik yang bermula dari persoalan sederhana dapat menimbulkan dampak serius apabila diselesaikan melalui tawuran.

Karena itu, kemampuan mengendalikan emosi dan menyelesaikan permasalahan secara damai menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda.

Petugas juga memberikan pemahaman mengenai bahaya keterlibatan dalam kelompok geng motor yang melakukan tindakan melanggar hukum.

Pelajar diimbau tidak mengikuti ajakan konvoi yang mengganggu ketertiban, aksi kekerasan, maupun kegiatan yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Penggunaan media sosial juga menjadi perhatian dalam pembinaan tersebut.

Para pelajar diajak memanfaatkan teknologi digital untuk kegiatan yang bermanfaat, seperti belajar, mengembangkan kreativitas, serta memperluas pengetahuan.

Sebaliknya, mereka diingatkan agar tidak mudah terprovokasi oleh unggahan, tantangan, maupun ajakan yang dapat memicu permusuhan dan kekerasan antar kelompok.

AKP Tarno menekankan pentingnya peran orang tua, guru, dan lingkungan masyarakat dalam menjaga masa depan generasi muda.

Menurutnya, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, tawuran, dan kekerasan yang melibatkan remaja.

Orang tua diharapkan membangun komunikasi yang terbuka dengan anak, mengenali lingkungan pergaulan mereka, serta memberikan perhatian terhadap aktivitas anak, termasuk di media sosial.

Sementara itu, sekolah diharapkan terus menjadi tempat yang aman bagi pelajar untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan membangun karakter positif.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Polres Indramayu juga berupaya memperkuat kemitraan dengan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tertib, aman, dan terbebas dari kekerasan.

AKP Tarno juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memberikan perhatian terhadap perkembangan dan pergaulan generasi muda.

Sebab, melindungi masa depan anak-anak bukan hanya tentang menjauhkan mereka dari narkoba dan kekerasan, tetapi juga memberikan pendidikan, perhatian, serta ruang yang positif agar mereka dapat tumbuh dan meraih cita-citanya.

Lebih lanjut AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas melalui layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu di WhatsApp 081999700110 atau Call Center Polri 110. (Firnas)

Hormati Jasa Pemimpin Terdahulu, Satgas TMMD dan Warga Cupunagara Gelar Tabur Bunga


RN NEWS (Subang) - Peringatan Milangkala ke-68 Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, diisi dengan tradisi tabur bunga di makam para mantan kepala desa, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini diikuti masyarakat, perangkat desa, dan anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang sebagai bentuk penghormatan kepada para pemimpin terdahulu.

Tradisi tersebut menjadi momen untuk mengenang pengabdian para mantan kepala desa yang pernah berperan dalam perjalanan pemerintahan dan pembangunan Desa Cupunagara. Peringatan hari jadi desa pun menjadi kesempatan untuk menghargai sejarah yang diwariskan oleh generasi sebelumnya.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, dapat menyampaikan pandangannya mengenai makna penghormatan kepada para pendahulu dalam peringatan Milangkala tahun ini. 

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenang jasa para mantan kepala desa yang telah mengabdi dan menjadi bagian dari perjalanan Desa Cupunagara.”

Kehadiran anggota Satgas TMMD ke-130 dalam kegiatan tersebut turut memperlihatkan kebersamaan TNI dengan pemerintah desa dan masyarakat. Keterlibatan ini menjadi bagian dari interaksi sosial Satgas selama menjalankan program TMMD di Desa Cupunagara.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, dapat dimintai keterangan mengenai keterlibatan personel dalam tradisi masyarakat tersebut. 

“Kami mendukung kegiatan kemasyarakatan yang mempererat kebersamaan serta menghormati nilai-nilai dan sejarah yang dijaga oleh masyarakat setempat.”

Melalui tradisi tabur bunga dalam Milangkala ke-68, penghormatan terhadap para pemimpin terdahulu menjadi bagian dari upaya menjaga ingatan kolektif masyarakat tentang perjalanan Desa Cupunagara. Nilai penghargaan terhadap pengabdian generasi sebelumnya diharapkan terus terpelihara seiring pembangunan desa.

Tak Hanya Bangun Desa, Satgas TMMD Jalin Kedekatan dengan Anak-anak Cupunagara


RN NEWS (Subang) - Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang memanfaatkan waktu istirahat dengan bermain sepak bola bersama siswa SDN Bukanagara di Lapangan Sepak Bola Cupunagara, Kampung Sukamulya RT 11 RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Kamis (29/10/2026).

Suasana akrab terlihat ketika anggota Satgas berinteraksi dengan para siswa di lapangan. Permainan sepak bola menjadi kegiatan sederhana yang mempertemukan prajurit dan anak-anak dalam suasana santai di sela kesibukan pelaksanaan TMMD.

Kebersamaan tersebut memberikan warna tersendiri dalam kegiatan Satgas di Desa Cupunagara. Lapangan sepak bola menjadi ruang interaksi yang memungkinkan prajurit dan siswa berkomunikasi secara lebih dekat melalui olahraga yang mereka nikmati bersama.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menilai interaksi dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan TMMD.

“Melalui kegiatan sederhana seperti bermain sepak bola, kami dapat menjalin kedekatan dengan anak-anak dan masyarakat. Kebersamaan seperti ini menjadi bagian dari hubungan baik yang terus kami bangun selama bertugas di Desa Cupunagara,” ujarnya.

Kegiatan tersebut mencerminkan sisi humanis Satgas TMMD yang hadir di tengah masyarakat. Selain menjalankan sasaran pembangunan, anggota Satgas juga berkesempatan membangun komunikasi dan kebersamaan dengan warga dari berbagai kalangan.

Tingkatkan Kenyamanan Tempat Ibadah, Satgas TMMD Lanjutakan Pengecatan Musala At-Taufik di Cupunagara


RN NEWS (Subang) - Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang melanjutkan pengecatan Musala At-Taufik di Kampung Cinaga, Dusun 1, RT 02/RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Kegiatan ini merupakan bagian dari rehabilitasi tempat ibadah yang menjadi sasaran tambahan program TMMD. Kamis (29/10/2026).

Pengecatan dilakukan pada bagian luar bangunan, meliputi dinding dan ornamen musala. Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperbaiki kondisi fisik bangunan agar terlihat lebih bersih dan terawat.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa rehabilitasi musala merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap fasilitas yang digunakan masyarakat.

“Kami berupaya melaksanakan pekerjaan rehabilitasi ini dengan baik agar musala dapat digunakan masyarakat untuk beribadah dengan lebih nyaman,” ujarnya.

Bagi pengelola musala, perbaikan bangunan diharapkan mendukung aktivitas ibadah dan kegiatan keagamaan warga. Marbot Musala At-Taufik, A. Makmur, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan Satgas dalam rehabilitasi tempat ibadah tersebut.

“Dengan adanya perbaikan dan pengecatan ini, kami berharap kondisi musala semakin baik dan jamaah merasa lebih nyaman saat beribadah,” ungkap A. Makmur.

Rehabilitasi Musala At-Taufik menjadi bagian dari sasaran tambahan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara. Melalui kegiatan ini, Satgas turut mendukung pemeliharaan fasilitas keagamaan yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.

Momen Sederhana di Dapur Emak Iin, Potret Kedekatan Satgas TMMD dengan Warga


RN NEWS (Subang) - Kebersamaan anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang dengan masyarakat terlihat dalam aktivitas sederhana di dapur rumah Emak Iin, Kampung Cinaga, Dusun 1, RW 03, RT 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Di tengah pelaksanaan TMMD, seorang anggota Satgas turut membantu Emak Iin menyiapkan masakan menggunakan tungku kayu bakar. Kamis (29/10/2026).

Dapur sederhana dengan peralatan memasak tradisional menjadi tempat terjalinnya interaksi antara prajurit dan warga. Momen ini memperlihatkan kedekatan yang tumbuh melalui aktivitas sehari-hari, tanpa sekat antara anggota Satgas dan masyarakat yang mereka temui selama bertugas.

Kehadiran anggota Satgas di rumah warga menjadi bagian dari interaksi sosial selama program TMMD berlangsung. Kebersamaan tidak hanya terbangun saat mengerjakan sasaran pembangunan, tetapi juga melalui kegiatan sederhana yang mempertemukan prajurit dengan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menekankan pentingnya menjaga kedekatan dengan masyarakat selama pelaksanaan program.

“Bagi kami, kebersamaan dengan warga merupakan bagian penting dari pelaksanaan TMMD. Kami ingin kehadiran Satgas dapat dirasakan melalui interaksi dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Bagi Emak Iin, momen memasak bersama anggota Satgas menjadi gambaran kebersamaan yang terjalin selama keberadaan prajurit di Desa Cupunagara. Aktivitas sederhana di dapur tersebut menghadirkan sisi lain pelaksanaan TMMD, yakni hubungan sosial yang tumbuh melalui pertemuan langsung dengan warga.

Pembangunan Rutilahu Emak Ruhimah Berlanjut, Lantai Rumah Mulai Dikerjakan


RN NEWS (Subang) - Pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik Emak Ruhimah di Kampung Cilalay RT 03/RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, terus berlanjut. Dalam pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, pengerjaan kini memasuki tahap pembuatan lantai rumah.

Pekerjaan ini menjadi bagian dari proses pembangunan untuk menghadirkan hunian yang lebih layak bagi Ruhimah. Sebelumnya, rumah yang mengalami kerusakan dan kebocoran saat hujan tersebut telah melalui tahap pembongkaran dan pengerjaan bagian bangunan lainnya.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa pengerjaan Rutilahu dilaksanakan secara bertahap sesuai rencana.

“Kami terus mengupayakan agar setiap tahapan pembangunan berjalan dengan baik sehingga rumah ini dapat segera diselesaikan dan memberikan manfaat bagi pemiliknya,” ujarnya.

Pengerjaan lantai menjadi salah satu bagian penting dalam penyelesaian rumah. Kondisi lantai yang baik diharapkan dapat menunjang kebersihan dan kenyamanan penghuni ketika rumah selesai dibangun.

Bagi Ruhimah, pembangunan rumah tersebut menjadi harapan untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.

“Saya bersyukur rumah ini mendapat bantuan perbaikan. Semoga setelah selesai nanti, rumah ini bisa kami tempati dengan lebih nyaman,” ungkapnya.

Melalui sasaran tambahan Rutilahu, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus melanjutkan pembangunan rumah warga di Desa Cupunagara. Pengerjaan dilakukan secara bertahap agar rumah dapat diselesaikan dan dimanfaatkan oleh pemiliknya.

Rabu, 28 Oktober 2026

Operasi Pekat Miras Polres Cirebon Kota Sita 442 Botol Minuman Keras



Cirebon Kota - Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota menyita 442 botol minuman keras berbagai merek dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Miras di wilayah hukum Polres Cirebon Kota, Rabu (28/10/2026). Operasi yang dilaksanakan mulai pukul 11.00 WIB tersebut menyasar sebuah warung penjual minuman keras milik Sdr. J di Jalan Basalamah, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, sebagai upaya menekan peredaran minuman beralkohol di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh anggota Unit 3 Satresnarkoba Polres Cirebon Kota melalui pemeriksaan di lokasi yang menjadi sasaran operasi. Petugas melakukan pengecekan terhadap minuman keras yang ditemukan di warung tersebut, kemudian mendata dan mengamankan barang bukti berupa ratusan botol minuman keras dari berbagai jenis dan merek.

Dari hasil operasi, petugas mengamankan minuman keras merek Kawa-Kawa Anggur Hijau sebanyak 48 botol, Kawa-Kawa Blackcurrant 121 botol, Kawa-Kawa Anggur Merah 19 botol, Joker 12 botol, Api Anggur Hijau tujuh botol, Ani Anggur Hijau 24 botol, Asoka 24 botol, Friendship 12 botol, AO 24 botol, OT Besar dua botol, OT Kecil 29 botol, OT Ketan Hitam dua botol, Atlas Rambutan 10 botol, Kilin delapan botol, Anggur Merah delapan botol, Intisari 60 botol, Intisari kecil Anggur Hijau 11 botol, Intisari kecil Blackcurrant lima botol, Guinness lima botol, Bintang lima botol, serta Prost enam botol.

Operasi Pekat Miras ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mengawasi peredaran minuman keras yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Satresnarkoba Polres Cirebon Kota berupaya mengidentifikasi lokasi penjualan minuman keras serta melakukan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku terhadap temuan di lapangan.

Keberadaan minuman keras yang beredar tanpa memenuhi ketentuan dapat menimbulkan persoalan sosial apabila tidak diawasi secara tepat. Karena itu, pengawasan terhadap tempat penjualan minuman keras perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan kepedulian masyarakat, sehingga potensi gangguan yang berkaitan dengan konsumsi maupun peredaran minuman beralkohol dapat dicegah sejak dini.

Satresnarkoba Polres Cirebon Kota juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas penjualan minuman keras yang diduga melanggar ketentuan. Sinergi polisi bersama masyarakat menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung upaya pencegahan penyakit masyarakat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Pelaksanaan Operasi Pekat Miras tersebut dipimpin melalui kegiatan Unit 3 Satresnarkoba dengan fokus pada pengawasan peredaran minuman keras di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. Barang bukti yang ditemukan di lokasi kemudian diamankan untuk kepentingan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., melalui Kasat Resnarkoba AKP Shindi Al Afghani, S.H., M.H., M.M., menegaskan bahwa pengawasan terhadap peredaran minuman keras akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan masyarakat. Ia juga mengingatkan para pelaku usaha agar mematuhi ketentuan yang berlaku dalam menjalankan kegiatan penjualan minuman beralkohol serta tidak mengabaikan tanggung jawab terhadap lingkungan.

“Operasi Pekat Miras ini merupakan langkah kepolisian untuk mengawasi peredaran minuman keras dan mencegah potensi gangguan yang dapat merugikan masyarakat. Kami mengimbau seluruh masyarakat agar turut menjaga lingkungannya, tidak terlibat dalam peredaran minuman keras yang melanggar aturan, serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan. Melalui semangat polisi bersama masyarakat, kami mengajak seluruh elemen untuk terus menjalankan Jaga Baik Cirebon Kota demi lingkungan yang lebih aman dan tertib,” ujar AKP Shindi Al Afghani.

(Red.)

Meriahkan Lomba Satkamling 2026, Polres Kuningan Gelar Wayang Golek "PAK 3" di Darma



KUNINGAN — Mengusung semangat "Polisi Bersama Masyarakat", Kepolisian Resor (Polres) Kuningan menggelar pergelaran kesenian tradisional Wayang Golek Pusaka Aria Kamuning 3 (PAK 3) di Kampung Gunung Luhur RT 26 RW 04, Desa dan Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Selasa malam (27/10/2026) mulai pukul 19.30 WIB.

Acara seni budaya Sunda ini diselenggarakan secara khusus untuk memeriahkan sekaligus memberikan apresiasi kepada para pemenang Lomba Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) Tingkat Polres Kuningan Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., serta dihadiri oleh Ps. Kabag Ops Polres Kuningan AKP Supian, S.Sos., Kasat Binmas AKP Nurjani, S.E., Kasat Samapta AKP Mukhali, S.H., M.H., Kasat Lantas AKP Aktuin Moniharapon, S.Tr.K., S.I.K., Kasi Humas AKP Mugiyono, S.E., M.M., dan Kapolsek Darma AKP Farikin, S.E., beserta jajaran personel Sat Binmas, Sat Lantas, dan Polsek Darma.

Turut hadir pula Camat Darma Denny Rosmayadi, S.STP., M.Si., Kepala Desa Darma Yadi Juharyadi beserta perangkat desa, perwakilan Koramil Kadugede-Darma Babinsa Sertu Hartoyo, unsur BPD, LPM, Kasatgas Linmas, para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta ratusan warga setempat yang antusias memadati lokasi acara.

Kemeriahan malam itu semakin terasa dengan hadirnya dalang kondang Ki Dalang Aan Anjasmara Hamzah, H.S., dari Lingkung Seni Pusaka Arya Kemuning, Garawangi, Kabupaten Kuningan. Selain menjadi wadah pelestarian budaya lokal dan hiburan bagi masyarakat, pergelaran ini dimanfaatkan jajaran kepolisian sebagai sarana efektif menyampaikan pesan-pesan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara humanis.

Berdasarkan Surat Telegram Kapolres Kuningan Nomor: ST/77/X/OPS.4.1./2026 tanggal 21 Oktober 2026, rangkaian penilaian administrasi dan kunjungan lapangan oleh Tim Penilai Sat Binmas Polres Kuningan telah dilaksanakan pada 12 hingga 16 Oktober lalu. Dari hasil penilaian tersebut, Satkamling RT 26 RW 04 Dusun Gunungluhur Desa Darma (Polsek Darma) berhasil keluar sebagai Juara I. Menyusul di posisi kedua, Satkamling RT 08 RW 01 Dusun Cisantana Desa Cisantana (Polsek Cigugur) sebagai Juara II, dan Satkamling RT 04 RW 02 Dusun Cirahayu Barat Desa Cipedes (Polsek Ciniru) sebagai Juara III.

Sementara itu, predikat Juara Harapan I diraih Satkamling RT 02 RW 02 Dusun Gunungmanik Desa Silebu (Polsek Pancalang), Juara Harapan II diraih Satkamling RT 05 RW 02 Dusun Manis Desa Kaliaren (Polsek Cilimus), Juara Harapan III diraih Satkamling RT 02 RW 03 Dusun Puhun Desa Sindangsuka (Polsek Luragung), serta Juara Harapan IV diraih Satkamling RT 03 RW 05 Dusun Kliwon Desa Haurkuning (Polsek Kadugede).

Rangkaian acara dibuka dengan pembacaan doa, laporan Sambutan Kepala Desa Darma, dan dilanjutkan dengan sambutan Kapolres Kuningan. Di hadapan ratusan warga yang hadir, AKBP Bellen Anggara Pratama menyampaikan apresiasi mendalam atas peran aktif masyarakat yang konsisten menjaga keamanan lingkungan secara swakarsa.

"Sinergitas antara Polri dan masyarakat harus terus ditingkatkan, sesuai dengan slogan 'Polisi Bersama Masyarakat' guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Kami juga menekankan agar kegiatan siskamling tetap dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, tidak hanya pada saat berlangsungnya perlombaan saja," tegas Kapolres.

Acara kemudian ditandai dengan penyerahan piala dan hadiah secara simbolis kepada para pemenang lomba, penyerahan cenderamata kepada Kapolres Kuningan, sesi foto bersama, serta ditutup dengan pementasan Wayang Golek Pusaka Aria Kamuning 3 yang berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga akhir acara.

(Firnas)

Erick Thohir dan Transformasi Pemuda Cirebon di Hari Sumpah Pemuda 2026


RN NEWS (Kota Cirebon) -
Semangat Sumpah Pemuda tidak cukup hanya dikenang sebagai bagian dari sejarah perjuangan bangsa. Ikrar yang menyatukan pemuda Indonesia pada 28 Oktober 1928 itu harus terus dihidupkan melalui karya, kepedulian, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Kota Cirebon tahun 2026, yang berlangsung di Halaman Apel Balai Kota Cirebon, Rabu (28/10/2026). Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir.

Sebelum membacakan amanat, Sekda menegaskan komitmen Pemerintah Kota Cirebon untuk menempatkan pemuda sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, generasi muda tidak semestinya hanya dipandang sebagai sasaran program pemerintah, tetapi juga perlu dilibatkan sebagai mitra strategis yang turut menentukan arah kemajuan kota.


Pembangunan daerah, lanjutnya, membutuhkan keterlibatan anak muda yang mampu berpikir rasional, bekerja berdasarkan data, dan menerjemahkan gagasan menjadi tindakan nyata. Kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, menggerakkan ekonomi lokal, serta menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat juga menjadi modal penting yang perlu terus dikembangkan.

“Pemuda harus menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan pembangunan. Kita membutuhkan generasi muda yang tidak hanya memiliki gagasan dan semangat, tetapi juga mampu menerjemahkannya menjadi karya yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Sekda.

Ia menambahkan, peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kerja kolaboratif antara pemerintah, komunitas pemuda, dunia pendidikan, pelaku usaha, dan berbagai elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut perlu diarahkan pada kegiatan yang memiliki tujuan jelas, dapat diukur hasilnya, serta memberikan dampak nyata bagi kemajuan Kota Cirebon.

Dalam amanat Menteri Pemuda dan Olahraga yang dibacakannya, Sekda juga menyampaikan kembali makna penting Sumpah Pemuda sebagai tonggak sejarah yang menyatukan berbagai perbedaan dalam satu tekad kebangsaan. Sembilan puluh delapan tahun setelah ikrar tersebut lahir, semangat persatuan harus tetap hidup dalam karakter dan tindakan generasi penerus bangsa.


Tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini memang berbeda dengan masa perjuangan para pendahulu. Perkembangan teknologi, perubahan sosial, serta persaingan di berbagai bidang menuntut anak muda untuk terus meningkatkan kemampuan dan memperluas wawasan. Namun, di tengah perubahan tersebut, nilai persatuan, cinta tanah air, dan kepedulian terhadap sesama tetap menjadi landasan yang tidak boleh ditinggalkan.

Amanat tersebut juga menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak semata-mata diukur dari pembangunan fisik, kecanggihan teknologi, atau pertumbuhan ekonomi. Kemajuan yang sesungguhnya berawal dari kualitas manusia, karakter yang kuat, serta kemampuan untuk menjaga kepedulian sosial di tengah berbagai perubahan.

Karena itu, generasi muda Indonesia diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang patriotik, gigih, dan berempati. Patriotisme perlu diwujudkan melalui pengabdian dan tindakan nyata. Kegigihan harus tercermin dari kemampuan untuk bangkit menghadapi kesulitan, sedangkan empati menjadi pengingat agar setiap pencapaian tidak membuat seseorang melupakan kondisi dan kebutuhan orang lain.

Nilai-nilai tersebut relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membangun Kota Cirebon. Anak muda dapat mengambil peran melalui pengembangan usaha kreatif, pemanfaatan teknologi digital, kegiatan sosial, penguatan komunitas, hingga keterlibatan aktif dalam mencari solusi bagi persoalan lingkungan dan masyarakat.

Sekda menilai, potensi generasi muda perlu diimbangi dengan ruang partisipasi yang memadai agar kreativitas dan kemampuan mereka dapat berkembang secara produktif. Dukungan dari berbagai pihak menjadi penting untuk memastikan bahwa semangat pemuda tidak berhenti pada gagasan, tetapi berlanjut menjadi kegiatan dan karya yang berkelanjutan.

“Semangat Sumpah Pemuda harus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari. Anak muda perlu berani bermimpi, bekerja keras, dan mengambil peran dalam pembangunan, tetapi tetap memiliki kepedulian terhadap sesama. Kita ingin generasi yang mampu memimpin, sekaligus bersedia melayani dan memberikan manfaat bagi lingkungannya,” tutur Sekda.

Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, Pemerintah Kota Cirebon mengajak seluruh generasi muda untuk menjadikan persatuan sebagai kekuatan, ilmu pengetahuan sebagai bekal, dan karya nyata sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa.

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa masa depan Kota Cirebon tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh keterlibatan masyarakat, terutama generasi muda yang memiliki energi, kreativitas, dan keberanian untuk membawa perubahan.

Dengan semangat Sumpah Pemuda, generasi muda diharapkan terus mengambil bagian dalam mewujudkan Kota Cirebon yang semakin maju, inklusif, dan berdaya saing, tanpa kehilangan nilai kemanusiaan dan semangat gotong royong yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia.

(Elias)

Pinjam Motor Lalu Digadaikan, Pria di Rambah Samo Ditangkap Polsek Rambah Samo




ROKAN HULU  – Polsek Rambah Samo, Polres Rokan Hulu, mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggelapan sepeda motor yang dilakukan seorang pria berinisial EM (25). Pelaku diduga menggadaikan sepeda motor milik korban setelah meminjam kendaraan tersebut dengan alasan hendak pergi ke Teluk Aur.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan dugaan penggelapan yang diterima Polsek Rambah Samo pada Senin (26/10/2026).

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (23/10/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di rumah seorang warga di Desa Rambah Samo, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Saat itu, pelapor berinisial W (26) menggunakan sepeda motor Honda Beat Street warna hitam milik adik kandungnya, I (23), untuk mengantarkan nasi bungkus ke rumah seorang warga berinisial A.

Setibanya di lokasi, pelapor bertemu dengan EM yang kemudian meminjam sepeda motor tersebut dengan alasan hendak pergi ke Teluk Aur. Pelapor mengizinkan peminjaman kendaraan itu dengan meminta agar segera dikembalikan.

Namun, setelah beberapa jam ditunggu, EM tidak kunjung kembali. Pelapor bersama A kemudian berusaha mencari keberadaan pelaku di sejumlah tempat di wilayah Rambah Samo, tetapi tidak berhasil menemukannya.

Dua hari kemudian, Minggu (25/10/2026), pelapor mendapat informasi dari seorang temannya bahwa sepeda motor tersebut telah digadaikan di kawasan Pasar Boter, Pasir Pengaraian.

Pelapor kemudian mendatangi lokasi bersama dua orang temannya. Di sana, pelapor bertemu dengan seseorang yang mengantarkan sepeda motor tersebut dan meminta uang tebusan sebesar Rp1,8 juta.

Pelapor akhirnya menyerahkan uang tersebut untuk mengambil kembali sepeda motor milik adiknya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Rambah Samo memerintahkan Kanit Reskrim beserta anggota untuk melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan, polisi memperoleh informasi bahwa terduga pelaku sedang berada di rumah temannya di belakang Pasar Surau Gading.

Petugas kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan EM. Saat diinterogasi, EM mengakui telah meminjam sepeda motor milik pelapor, kemudian menggadaikannya kepada seorang temannya di kawasan Pasar Boter dengan nilai Rp1,5 juta.

Selanjutnya, terduga pelaku dibawa ke Polsek Rambah Samo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat Street warna hitam.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek IPDA Sarlose Mesra, S.H, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam meminjamkan kendaraan kepada orang lain.

Masyarakat juga diharapkan segera melapor kepada pihak kepolisian apabila mengalami atau mengetahui adanya dugaan tindak pidana di lingkungan sekitarnya.

Kasus dugaan penggelapan tersebut diproses berdasarkan Pasal 486 KUHP.

***Friska Manalu ***
 *(Humas Polres Rohul)*

Prajurit Teritorial Hadir di Kegelapan Malam, Piket Koramil 01/Laweyan Gelar Patroli Jaga Kamtibmas


Uploaded Image

Surakarta – Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Piket Koramil 01/Laweyan Kodim 0735/Surakarta Serka Widodo melaksanakan kegiatan patroli malam di wilayah Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Selasa (27/10/2026).

Ditegaskan Serka Widodo Patroli malam merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh jajaran Koramil 01/Laweyan sebagai wujud tanggung jawab aparat teritorial dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah binaan.

"Kegiatan patroli tersebut bertujuan untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya tindak kejahatan, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga masyarakat Kecamatan Laweyan di malam hari."ujarnya.

Dengan kehadiran prajurit TNI di lapangan pada malam hari, diharapkan situasi Kamtibmas di wilayah Laweyan tetap aman, tertib, dan terkendali.

Penulis : Arda 72

Lapas Pasir Pangarayan Gelar Kontrol Keliling Tembok , Pastikan Keamanan dan Ketertiban Tetap Terjaga




Pasir Pangarayan – Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan serta memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan kegiatan kontrol keliling (trolling) tembok keliling yang melibatkan Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adm Kamtib), serta Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal), Rabu (28/10/2026).



Kegiatan kontrol keliling tersebut diikuti oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka.KPLP) Freddy Rinadi Siregar, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib) Moch. Subhan Zakaria, Kepala Subseksi Keamanan Andika Syahputra, serta anggota Satops Patnal Lapas Pasir Pangarayan, Assaufi Mubarokh.

Kontrol keliling dilaksanakan dengan melakukan pemantauan secara langsung terhadap kondisi tembok keliling dan area sekitar Lapas guna memastikan situasi keamanan tetap terkendali serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, melalui Ka.KPLP Freddy Rinadi Siregar yang didampingi Kasi Adm Kamtib Moch. Subhan Zakaria, menyampaikan bahwa kegiatan kontrol keliling merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan langkah preventif dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan Lapas.

“Kontrol keliling ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memastikan keamanan Lapas tetap terjaga. Melalui pemantauan langsung di lapangan, setiap potensi gangguan keamanan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat segera dilakukan langkah antisipasi,” ujar Freddy Rinadi Siregar.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh jajaran pengamanan harus senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan menjalankan tugas sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Kami mengingatkan seluruh petugas agar selalu waspada, disiplin, dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas. Keamanan Lapas merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga secara konsisten,” tambahnya.

Sementara itu, Kasi Adm Kamtib Moch. Subhan Zakaria mengatakan bahwa kegiatan kontrol keliling menjadi salah satu langkah penting dalam memastikan kondisi keamanan dan ketertiban Lapas tetap kondusif.

“Melalui kegiatan ini, kami dapat memantau secara langsung kondisi sarana pengamanan, khususnya tembok keliling, serta memastikan tidak terdapat hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban,” ungkap Moch. Subhan Zakaria.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara jajaran pengamanan dan seluruh unsur terkait sangat diperlukan untuk mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang aman dan tertib.

Di sisi lain, Assaufi Mubarokh dari Satops Patnal Lapas Pasir Pangarayan menyampaikan bahwa keterlibatan Satops Patnal dalam kegiatan kontrol keliling merupakan bentuk pengawasan dan penguatan kepatuhan internal guna memastikan pelaksanaan tugas pengamanan berjalan sesuai ketentuan.

“Kami dari Satops Patnal terus mendukung upaya penguatan keamanan dan ketertiban melalui pengawasan serta kontrol secara langsung di lapangan. Hal ini penting untuk memastikan seluruh petugas tetap menjalankan tugas sesuai aturan dan standar operasional prosedur,” tuturnya.

Melalui pelaksanaan kontrol keliling ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat pengawasan, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban demi mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.

***Friska Manalu***

Lapas Pasir Pangarayan Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kobarkan Semangat Patriotisme




Pasir Pangarayan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026, Rabu (28/10/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dengan mengusung tema “PATRIOTIK, GIGIH, BEREMPATI: PEMUDA UNTUK INDONESIA”.



Upacara dipimpin oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Denny Rio Sandy, selaku Inspektur Upacara. Kegiatan diikuti oleh pejabat struktural eselon IV dan V, petugas Lapas Pasir Pangarayan, serta warga binaan.

Dalam pelaksanaan upacara, warga binaan yang tergabung dalam Pramuka Lapas Pasir Pangarayan dipercaya sebagai petugas pengibar bendera Merah Putih. Keterlibatan warga binaan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kepribadian untuk menanamkan nilai-nilai patriotisme, semangat cinta tanah air, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab.

Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ini juga menjadi sarana untuk memperkuat semangat persatuan dan kesatuan bangsa, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam membangun masa depan Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Inspektur Upacara Denny Rio Sandy membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, teknologi, maupun kekayaan, tetapi juga dari kualitas karakter dan kepedulian masyarakatnya.

“Saudara-saudaraku, Kita ingin membangun Indonesia yang maju. Tetapi kemajuan bukan hanya tentang gedung yang menjulang tinggi, teknologi yang semakin canggih, atau kekayaan yang berlimpah. Kemajuan sejati dimulai dari manusia. Dari karakter. Dari hati yang mencintai tanah air, dari jiwa yang tidak menyerah, dan dari kepedulian terhadap sesama,” demikian kutipan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga yang dibacakan oleh Denny Rio Sandy.

Lebih lanjut, sambutan tersebut mengajak seluruh pemuda Indonesia untuk menjadi generasi yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan.

“Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026! Mari kita bangun generasi yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan. Sebab masa depan bangsa bukan hanya sesuatu yang akan kita temui. Masa depan adalah sesuatu yang sedang kita bangun bersama. Salam Pemuda!” demikian pesan penutup dalam sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga.

Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, Lapas Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan kepribadian warga binaan melalui kegiatan yang menanamkan nilai nasionalisme, semangat persatuan, dan cinta tanah air.

Diharapkan, semangat Sumpah Pemuda dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus memperbaiki diri, membangun karakter positif, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

***Friska Manalu ***

Bupati Anton Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Rohul Bidik Tuan Rumah Provinsi 2028




ROKAN HULU, — Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) memadati halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu di Pasir Pengaraian, Senin (26/10/2026).

Kehadiran para santri tersebut dalam rangka mengikuti Upacara Bendera Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 yang mengusung tema nasional "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas".

Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Bupati Rokan Hulu, Anton, S.T., M.M., yang hadir didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu, Drs. H. Zulkifli Syarif, M.Si.

Upacara khidmat ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan KUA kecamatan, pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Rokan Hulu, para guru pengasuh, serta ribuan santri dengan mengenakan busana muslim bernuansa putih.

Kakan Kemenag Rohul, H. Zulkifli Syarif, dalam arahannya menyampaikan pesan penting agar para santri membekali diri tidak hanya dengan kedalaman ilmu agama, tetapi juga penguasaan teknologi serta akhlak mulia guna mengambil peran strategis dalam pembangunan bangsa ke depan.

"Santri harus siap menghadapi tantangan zaman dengan memadukan ilmu agama dan penguasaan teknologi, serta tetap menjunjung tinggi akhlakul karimah," ujar Zulkifli Syarif, Senin (26/10/2026).

Zulkifli juga mengungkapkan kebanggaannya atas pengesahan Ditjen Pondok Pesantren oleh DPR RI di lingkungan Kementerian Agama RI, yang dinilai akan memperkuat kelembagaan pesantren dari sebelumnya bernaung di bawah Ditjen Pendis.

Menanggapi perkembangan pendidikan keagamaan di Bumi Lancang Sekepung, tercatat saat ini terdapat 53 lembaga pondok pesantren di Rokan Hulu dengan jumlah santri mencapai 7.500 orang.

Pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dapat terus meningkatkan alokasi dukungan anggaran dan fasilitas bagi pengembangan pondok pesantren.

Sebagai langkah konkret, Kemenag Rohul bersama Pemkab Rohul kini tengah menggodok rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pondok Pesantren agar memiliki payung hukum resmi dalam pengalokasian anggaran daerah.

Tidak hanya itu, Pemkab Rohul bersama Kemenag juga tengah membidik kesiapan daerah untuk maju sebagai tuan rumah penyelenggaraan peringatan Hari Santri Tingkat Provinsi Riau pada tahun 2028 mendatang.

***Yeni friska***

Polres Kuningan Gencarkan Edukasi Tertib Berlalu Lintas Melalui Talkshow Radio dalam Operasi Patuh Lodaya 2026


KUNINGAN — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan terus menggencarkan langkah preemtif dan edukatif guna menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas. Melalui kegiatan siaran dialog interaktif bertajuk "Polisi Bersama Masyarakat" yang digelar di Studio Radio Rasilima 103,2 FM Kuningan pada Rabu (28/10), jajaran kepolisian aktif menyampaikan imbauan keselamatan kepada masyarakat luas dalam rangkaian pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026.

Kegiatan siaran langsung tersebut dihadiri dan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Kuningan bersama jajaran, yang didampingi oleh Kanit Gakkum, Kanit Kamsel, serta Anggota Satlantas Polres Kuningan. Kehadiran para pejabat utama Satlantas ini dimanfaatkan secara optimal untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada pendengar mengenai pentingnya budaya tertib berlalu lintas di jalan raya.

Dalam sesi materi edukasi, terdapat beberapa poin utama yang disampaikan kepada masyarakat pendengar. Fokus pertama adalah sosialisasi terkait pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 yang bertujuan menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), sekaligus menekan angka fatalitas korban kecelakaan di wilayah hukum Polres Kuningan.

Selain itu, petugas juga memaparkan sasaran prioritas penegakan hukum dalam operasi tersebut. Sasaran utama meliputi kewajiban penggunaan helm berstandar nasional Indonesia (SNI), kepatuhan terhadap batas kecepatan, larangan melawan arus lalu lintas, larangan penggunaan telepon genggam saat berkendara, serta kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor.

Aspek keselamatan bagi generasi muda turut menjadi sorotan khusus. Pihak Satlantas Polres Kuningan memberikan penekanan tegas kepada para orang tua agar tidak memberikan izin kepada anak di bawah umur yang belum memenuhi syarat untuk mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya, demi mencegah terjadinya kecelakaan fatal.

Suasana siaran semakin menarik tatkala acara memasuki sesi tanya jawab. Para pendengar setia Radio Rasilima memanfaatkan sarana telepon dan pesan singkat untuk berkonsultasi langsung mengenai aturan lalu lintas, prosedur pengurusan administrasi kendaraan, hingga memantau kondisi arus lalu lintas di Kabupaten Kuningan. Seluruh pertanyaan dijawab secara humanis, komunikatif, dan edukatif oleh narasumber dari kepolisian.

Melalui pelaksanaan kegiatan ini, sejumlah hasil positif berhasil dicapai. Di antaranya adalah tersampaikannya pesan-pesan keselamatan dan informasi Operasi Patuh Lodaya 2026 secara masif kepada masyarakat pendengar di Kabupaten Kuningan, meningkatnya kesadaran hukum masyarakat, serta terwujudnya ruang komunikasi dua arah _(feedback positif)_ yang harmonis antara institusi kepolisian dan masyarakat.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga memperkuat kemitraan strategis dan sinergi yang solid antara Polres Kuningan dengan media penyiaran lokal dalam upaya bersama mengampanyekan keselamatan berkendara demi keamanan bersama di jalan raya.

(Firnas)

Jaga Kebersihan & Keamanan Lingkungan, Babinsa Danukusuman Bersama Lurah Koordinasi di Tanggul

Surakarta – Babinsa Kelurahan Danukusuman Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serda Tito bersama Lurah Danukusuman Bapak Putut melaksanakan peninjauan dan koordinasi dengan pengelola tanggul Bapak Sinung di Tanggul RT 01 RW 14, Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Serengan, Rabu (28/10/2026).

Ditegaskan Serda Tito kegiatan koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan kebersihan lingkungan di area tanggul tetap terjaga. 

"Mengingat lokasi tanggul yang jarang dilewati warga, perlu dilakukan pengecekan rutin, terutama di musim penghujan di mana banyak dahan pohon dan rumput yang berserakan."ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Lurah Danukusuman mengucapkan terima kasih kepada penunggu atau pengelola tanggul yang telah senantiasa menjaga dan merawat tanggul dengan baik serta menjaga kebersihan lingkungannya.

Selaku pemangku wilayah, Babinsa siap untuk diajak berkolaborasi dan mendampingi setiap kegiatan di wilayah, guna menjaga keharmonisan dan keselarasan demi keutuhan wilayah.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Babinsa Setabelan Ajak Warga, Linmas & Petugas Kebersihan Bersihkan Lingkungan Kelurahan


Uploaded Image

Surakarta – Babinsa Kelurahan Setabelan Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serka Syukur dan Sertu Narmin bersama dengan Linmas dan petugas kebersihan Kelurahan Setabelan dan warga masyarakat melaksanakan kegiatan bersih-bersih di seputaran kantor kelurahan, Rabu (28/10/2026)

Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman dan lingkungan sekitar Kelurahan Setabelan, Jl. Lumban Tobing No. 25, Kelurahan Setabelan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta.

Dikatakan Serka Syukur kegiatan bersih-bersih ini merupakan kegiatan rutin yang biasa dilakukan di wilayah, di mana Babinsa hadir di tengah-tengah warga masyarakat yang merupakan wujud Kemanunggalan TNI dengan rakyat, agar TNI selalu dekat dan dicintai rakyat.

"Kegiatan bersih-bersih lingkungan tersebut bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, enak dipandang mata, dan juga untuk mencegah timbulnya bibit-bibit penyakit, sehingga lingkungan menjadi sehat dan nyaman."tegasnya.

Penulis : Arda 72

Satgas TMMD dan Warga Ikuti Doa Bersama Milangkala Desa Cupunagara ke-68


RN NEWS (Subang) - Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang bersama perangkat desa dan masyarakat mengikuti doa bersama dalam rangka Milangkala Desa Cupunagara ke-68. Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Cupunagara, Dusun 2, RW 04, RT 02, sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan dan perkembangan desa. Selasa (27/10/2026)

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara Satgas TMMD, pemerintah desa, dan masyarakat. Di tengah pelaksanaan program TMMD, kebersamaan dalam kegiatan kemasyarakatan turut memperkuat hubungan antara TNI dan warga Desa Cupunagara.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa partisipasi anggota Satgas dalam kegiatan desa merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan doa bersama ini, kami berharap kebersamaan antara Satgas TMMD, pemerintah desa, dan masyarakat semakin erat. Semoga Desa Cupunagara semakin maju, masyarakatnya sejahtera, serta seluruh rangkaian kegiatan TMMD berjalan lancar,” ujarnya.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, menyampaikan bahwa peringatan Milangkala ke-68 menjadi momen penting bagi masyarakat untuk bersyukur sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun desa.

“Melalui doa bersama ini, kami berharap Desa Cupunagara senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, dan kemajuan. Kami juga berharap kebersamaan seluruh elemen masyarakat terus terjaga demi pembangunan desa yang lebih baik,” ungkapnya.

Kehadiran Satgas TMMD dalam kegiatan tersebut mencerminkan dukungan terhadap kehidupan sosial dan kemasyarakatan di Desa Cupunagara. Momentum Milangkala ke-68 diharapkan semakin memperkuat semangat gotong royong dan sinergi dalam mewujudkan desa yang maju serta masyarakat yang harmonis.

Satgas TMMD Bangun Enam Gorong-Gorong dan Dua Jembatan di Cupunagara


RN NEWS (Subang) - Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang mengerjakan enam gorong-gorong dan dua jembatan untuk mendukung pembukaan jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Jalan tersebut melintasi kawasan pesawahan dan perkebunan warga. Rabu (28/10/2026)

Pembangunan gorong-gorong dan jembatan menjadi bagian penting untuk menunjang fungsi jalan, terutama dalam mengatur aliran air dan mendukung mobilitas masyarakat. Seluruh pekerjaan masih berlangsung sesuai tahapan pembangunan.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan pembangunan infrastruktur pendukung tersebut dilakukan untuk menunjang akses jalan bagi masyarakat.

“Enam gorong-gorong dan dua jembatan ini merupakan bagian dari sasaran pembukaan jalan. Kami terus mengerjakan seluruh sasaran agar nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, berharap pembangunan jalan beserta infrastruktur pendukungnya dapat mempermudah aktivitas warga, khususnya petani yang mengakses lahan pertanian dan perkebunan.

“Kami berharap jalan ini dapat memperlancar aktivitas masyarakat dan membantu warga menjangkau lahan pertanian maupun perkebunan dengan lebih mudah,” ungkapnya.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus melanjutkan pengerjaan jalan, gorong-gorong, dan jembatan sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas serta mendukung kegiatan ekonomi masyarakat Desa Cupunagara.

Tim Kesehatan Satgas TMMD Pantau Kondisi Anak Peserta Khitanan Massal


RN NEWS (Subang) - Tim kesehatan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang memantau kondisi Muhamad Alpan, anak dari Ibu Heni, yang mengikuti khitanan massal saat pembukaan TMMD. Pemeriksaan dilakukan di Kampung Cinaga, Dusun 1, RT 03/RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Rabu (28/10/2026)

Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kondisi anak setelah menjalani khitan. Anggota tim kesehatan, PNS Mukmin, memeriksa kondisi hasil khitan dan memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik.

PNS Mukmin mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi khitan Muhamad Alpan dalam keadaan baik. Pemantauan tersebut merupakan bagian dari perhatian Satgas terhadap kesehatan warga yang mengikuti pelayanan kesehatan dalam rangkaian TMMD.

“Kondisi hasil khitan Muhamad Alpan saat diperiksa terlihat baik. Kami terus memantau kondisinya agar proses pemulihan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ibu Heni menyambut baik perhatian tim kesehatan Satgas TMMD yang kembali memeriksa kondisi anaknya setelah mengikuti khitanan massal. Pemantauan tersebut memberikan ketenangan bagi keluarga dalam mendampingi proses pemulihan anak.

Melalui pemantauan pascakhitan ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang memastikan pelayanan kesehatan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga mencakup perhatian terhadap kondisi penerima manfaat setelah tindakan dilakukan.